Wanita
2.366 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Palang Pintu Sebagai Pengantar Pernikahan Adat Betawi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Pernikahan adalah kegiatan yang diadakan oleh sekelompok orang untuk mempersatukan sepasang manusia dalam ikatan perkawinan. Tiap-tiap daerah di Indonesia memiliki adat istiadat tersendiri dalam melaksanakan pernikahan. Salah satunya adalah tradisi Palang Pintu. Palang Pintu adalah salah satu kegiatan yang dilakukan dalam upacara pernikahan adat betawi. Dalam pernikahan adat betawi, rombongan calon mempelai laki-laki mendatangi kediaman calon mempelai wanita untuk melakukan prosesi lamaran. Namun calon mempelai laki-laki harus melewati 'palang pintu '. Secara materi, palang pintu adalah bagian dari sebuah rumah adat betawi yang membatasi antara bagian dalam dan bagian luar rumah. Sehingga tradisi Palang Pintu dapat diartikan sebagai pembatas yang harus dilewati calon mempelai laki-laki agar dapat diterima kedalam keluarga calon mempelai wanita. " Palang Pintu ntu, ujian buat calon laki supaya bisa ngelamar calon bininye. Biasanye ujiannye ntu tes ngaji dan tes kemampuan...

avatar
OSKM18_19918005_Haykal Hielmy
Gambar Entri
Kue Bacot: Cerita dari Sang Penghubung Keluarga
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Kesakralan pernikahan bukanlah hanya milik kedua mempelai yang akan mengikrarkan janji sehidup semati, melainkan juga milik kedua belah pihak keluarga yang turut serta berbahagia. Pernikahan tidak hanya menyatukan dua insan yang ditakdirkan Tuhan untuk saling melengkapi, tetapi juga menyatukan adat dan budaya dari pihak yang bersuka cita. Dalam sebuah pernikahan, kedua belah pihak tentunya ingin mempersembahkan identitas terbaik mereka, baik melalui pakaian, tarian, lagu, maupun hidangan yang tersaji. Melalui berbagai macam persembahan yang diberikan oleh Sang Pemilik Hajat, tentunya kita akan menyadari betapa banyaknya keragaman yang harus dihargai di negeri ini. Teman, pernahkah kamu mendengar sebuah hidangan bernama Kue Bacot? Ya, namanya Kue Bacot. Mungkin sebagian dari kalian merasa aneh membaca namanya, tapi hidangan itu memang benar-benar ada. Kue Bacot adalah sebuah hidangan tradisional dari daerahku yang terletak di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten. Pada dasarn...

avatar
Oskm18_16318126_muzaimatul
Gambar Entri
Tradisi Pernikahan di Musi Banyuasin
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Secara umum tata cara pernikahan di kabupaten Musi banyuasin hampir sama dengan tata cara pernikahan melayu, karena secara turun temurun merupakan peninggalan dari kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang ada di Sumatera Selatan, dari pakaian, bentuk singgah sana maupun tata cara perkawinan. Adapun tata cara perkawinan masyarakat di Bumi Serasan Sekate ini dibagi menjadi enam bagian yaitu : Madik Dalam tradisi madik keluarga calon mempelai pria berkunjung ke rumah calon mempelai perempuan untuk berkenalan sekaligus melakukan observasi terhadap keadaan calon mempelai wanita dan keluarganya. Penting juga untuk diketahui asal usul serta silsilah keluarga masing-masing dan apakah wanita yang dituju itu belum ada orang lain yang meminangnya. Beberapa “tenong” atau “songket” yang berbentuk bulat terbuat dari anyaman bambu, juga beberapa “tenong” berbentuk songket segi empat dibungkus dengan kain batik bersulam benang emas yang berisi bah...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Tari Setabik
Tarian Tarian
Sumatera Selatan

Tari Setabik dapat digolongkan kepada tari tradisional, apabila dilihat dari segi karakter (sifat), segi penyajian, tata rias, tata busana dan musik pengiring . Tari Setabik merupakan rangkaian upacara penerimaan tamu agung di Kabupaten Musi Banyuasin. Tari Setabik telah ada di Kabupaten Musi Banyuasin cukup lama, yaitu sejak zaman penjajahan Belanda. Ini dapat dilihat dari nama tari tersebut yaitu Setabik. Setabik berasal dari dari kata tabik (tabe, artinya menghormat, atau penghormatan). Kemudian nama tersebut beradaptasi dengan daerah setempat menjadi setabik. Dari asal kata itulah kemudian terbentuk sebuah tarian daerah yang bersifat penghormatan kepada tamu¬tamu (Pemerintah dan pemuka adat) yang datang ke Musi Banyuasin (MUBA). Salah satu ciri tari Setabik tersebut ada gerakan menghormat (tabik). Dari sisi penyajian, umumnya tari-tari penyambutan yang tersebar di Sumatera Selatan semuanya sama, yaitu dilakukan pada waktu menghormati kedatangan tamu. Penari terdiri d...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Ketuk Tilu (Tarian Khas dari Tanah Sunda)
Tarian Tarian
Jawa Barat

Ketuk tilu adalah suatu tarian pergaulan cikal bakal jaipongan. Biasanya diselenggarakan pada acara pesta perkawinan, acara hiburan suatu kegiatan atau diselenggarakan secara khusus di suatu tempat yang cukup luas. Istilah nama ini diambil dari alat musik pengiringnya, yaitu 3 buah bonang, kendang indung (yang besar), kulanter (yang kecil) , kecrek dan goong. Pada zaman dulu, ketuk tilu adalah upacara penyambutan panen padi sebagai rasa terima kasih kepada Dewi Sri. Upacara ini biasanya dilakukan pada malam hari. dan biasanya pada acara pagelaran ini ada seorang penari yang sedang menumbuk lesung. Gerakan dalam tarian ini adalah goyang, pencak, muncid, gitek, dan geol. biasanya diawali dengan alunan music dan lagu pengiring untuk mengumpulkan para penonton. Kemudian para penari memasuki panggung dengan gerakan jajangkungan dan dilanjutkan dengan gerak wawayangan yaitu saat penari menyanyi dan menari. kemudian dilanjutkann dengan tari berpasangan. Kostum yang dipaka...

avatar
OSKM18_16318235_Neng Tia
Gambar Entri
Arak-Arakan Pengantin Tradisi dari Palembang
Tarian Tarian
Sumatera Selatan

       Ini merupakan salah satu tradisi yang biasa dilakukan di acara pernikahan yang berasal dari Sumatera Selatan. Biasa disebut “Ngarak” berasal dari bahasa daerah Empat Lawang, Palembang.  Jika anda menghadiri pernikahan dari pengantin yg salah satu atau keduanya berasal dari Sumatra Selatan, maka tidak heran jika anda akan melihat arak-arakan awal-awal prosesi pernikahan.             Arak-arakan biasa dilakukan sebelum pengantin naik ke pelaminan. Jadi dari mobil/pintu depan gedung pernikahan menuju ke pelaminan pengantin pria dan wanita akan di arak oleh beberapa anak muda yg menari diiringi lagu marawis Bahasa Palembang. Mereka juga akan diiringi oleh keluarga dibelakang yang membawa mas kawin dan berbagai hadiah pernikahan lainnya. Arak-arakan ini juga bisa dilakukan untuk sunatan anak laki-laki.             Tradisi ini be...

avatar
Oskm18_19818036_elliza Fitrianti
Gambar Entri
Misteri Jembatan Panus
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Depok merupakan salah satu kota yang ada di Jawa Barat atau tepatnya berada di sebelah selatan wilayah Jakarta, wilayah kota ini asalnya merupakan daerah kekuasaan VOC (17 April 1784). Seorang mantan pejabat VOC bernama Cornelis Chastelein membeli tanah yang luasnya mencakup Depok, wilayah Jakarta Selatan dan kabupaten Bogor dengan total luas wilayah 1.244 hektar pada tahun 1684. Ketika Cornelis Chastelein wafat, ia mewariskan tanah tersebut kepada para pekerjanya yang terbagi menjadi 12 marga, Jonathans, Leander, Bacas, Loen, Samuel, Jacob, Laurens, Joseph, Tholens, Isakh, Soediro, dan Zadhok. Banyak sekali bangunan bangunan peniggalan orang Belanda yang masih berdiri kokoh bahkan digunakan untuk fasilitas umum hingga sekarang, salah satunya adalah jembatan Panus. Jembatan Panus merupakan jembatan yang membantu masyarakat Depok melintasi sungan Ciliwung. nama "jembatan Panus" diambil dari seorang keturunan Belanda bernama Stephanus Leander yang di anggap warga setempat sebagai oran...

avatar
Oskm18_16818161_nadhira
Gambar Entri
Tradisi Rebut Dandang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Masyarakat Betawi pinggir mulai dari Bekasi hingga Depok tidak akan asing dengan perhelatan Rebut dandang, yang merupakan suatu tradisi adopsi yang berbentuk kegiatan yang masih dilaksankan hingga saat ini oleh masyarakat Betawi pinggiran atau Betawi Ora pada saat prosesi perkawinan. Sebagai tradisi adopsi, Rebut dandang banyak menggunakan pantun layaknya tradisi Palang pintu, Namun menggunakan subdialek Betawi pinggir atau Betawi Ora. Pada penyelenggaraannya, ada dua pihak jawara yaitu jawara dari pihak mempelai pria dan jawara dari pihak mempelai wanita yang bertemu dan saling adu pantun dan adu jurus silat antara keduanya, dalam tradisi Rebut dandang yang dilakukan di daerah Bekasi, jawara pihak mempelai wanita harus merebut dandang yang diikatkan selendang dan disematkan ke punggung jawara pihak pria, sementara untuk wilayah Depok dan sekitarnya berlaku sebaliknya dimana jawara pihak prialah yang harus bersusah payah merebut dandang dari jawara pihak mempelai wanita. Namun a...

avatar
Anton Agus Pratomo
Gambar Entri
Si Raja Lontung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Pada suatu hari, di tengah Hutan Uludarat, Sumatera Utara, seorang wanita bernama Siborupareme sedang dalam penantian akan kelahiran atau kematian bayi yang sedang dikandungnya. Kehamilan Siborupareme ini merupakan kehamilan terlarang dalam adat orang Batak. Ia dihamili oleh Sariburaja, kakak laki-lakinya sendiri. Hal tersebut merupakan pelanggaran yang teramat serius dan berat. Hukuman yang harus diberikan terhadaap pelanggaran tersebut adalah hukuman mati bag mereka berdua. Namun, karena dalam kondisi hamil, Siborupareme tidak boleh dibunuh. Itulah sebabnya ia dibuang ke Hutan Uludarat (sekarang daerah Sabulan, Sumatera Utara) dengan maksud supaya ia mati kelaparan atau dimakan harimau. Hutan tersebut memang dikenal sebagai markas hewan buas, terutama harimau.  Ketika sedang menantikan anaknya, Siborupareme ini didatangi seorang harimau yang pincang (kerap disebut dengan nama Harimau Babiat/Babiat Siltepang oleh masyarakat lokal). Harimau tersebut mengaum dan meraung samb...

avatar
Oskm2018_16918144_justindavid