Bahan: 300 gram gula pasir. 250 gram kacang (kacang mete dan kacang tanah). 1 sendok makan margarin. Prosedur Pembuatan Sangrai kacang mete dan kacang tanah kupas sampai matang. Untuk mempercepat waktu sangrai, cincang kacang terlebih dahulu. Buat karamel dari gula pasir menggunakan api kecil sampai gula cair, kemudian baru dilakukan pengadukan. Setelah gula pasir menjadi cair, masukan kacang kemudian aduk rata. Masukan margarin, kemudian aduk kembali sampai tercampur. Matikan api, dan langsung tuang di tempat yang sudah dialasi baking paper, giling dengan rolling pin. Tunggu agak dingin baru kemudian dipotong-potong. Tunggu sampai dingin, baru kemudian dimasukan ke dalam toples. Sumber: https://cookpad.com/id/resep/12573177-noga-kacang?via=search&search_term=resep%20noga
Leuweung (Hutan) Larangan Pacawati terletak di Desa Pancawati Kec.Caringin Kab.Bogor jarak tempuh dari Kota Cibinong kurang lebih 28 km.masuk dari Desa Cikureuteg menuju Pancawati sekitar kurang kebih 7 km,dengan waktu 80 menit,posisi Leuweung Larangan berada pada sebuah Bukit berjalan sekitar 800 m. Menurut penuturan Bp.Wirya sebagai juru kunci /Kuncen (juru pelihara )merupakan larangan keras untuk dapat di abadikan,difoto ataupun ditulis,oleh sebab itu seizin beliau kami dapat membuat Narasi dan mengambil beberapa bagian foto sebagai bahan Dokumentasi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab.Bogor. Hasil Observasi lapangan,tempat itu merupakan suatu yang disaklarkan tidak menyebutkan silsilah terperinci serat asal usulnya,namun dapat di ketahui di antara makam keramat tersebut ,merupakan Tokoh penyebar Agama islam yang mengambil garis turunanya ada hubungan dan kaitanya dengan makam Cikundul,(Arya Wiratama Data Cianjur).dan makam Embah Arya Pasir Angin Kec. Megamendung Kab.Bogor....
Sumber: https://lektur.kemenag.go.id/web/ Logo Kemenag RI LKK_CIAMIS2013_MLM03 TAUHID LKK_CIAMIS2013_MLM03 Bhs. Sunda Aks. Jawi Prosa TH 150hal /22 baris 17.x 11 cm Kertas Eropa Judul naskah ini tidak terdapat pada kaper, yang ada hanya nama pemilik naskah bernama Malik Makmun, alamat: Kawali Ciamis. Nama tersebut dijumpai pada kulit muka naskah, berikut tahun penulisan 1945. Sementara pada kulit belakang tertulis ayat Al Quran berupa doa, yaitu: “ Rabbanā Lā Tuzig Qulūbanā Baʽda iż Hadaitana.... Adapun bahasa yang dipakai meliputi dua jenis bahasa, yaitu bahasa Sunda dipakai ketika memberi penjelasan. Sedangkan bahasa Arab dipakai ketika menulis Al Qur’an dan Hadis. Naskah seluruhanya ditulis dengan huruf Jawi, Pegon atau huruf Arab Melayu, tulis tangan dengan tinta warna hitam. Ketebalan naskah seluruhnya 150 halaman, dimana setiap halaman terdiri dari 22-27 baris dengan tidak mencantumkan nomor halaman, juga tidak menggunakan tanda sambung ke halaman sela...
Sumber: https://lektur.kemenag.go.id/web/ Logo Kemenag RI LKK_CIAMIS2013_MLM05 FIQIH LKK_CIAMIS2013_MLM05 Bhs. Arab Aks. Arab Prosa FQ 216 hal /15 baris 17.x 11 cm Kertas Eropa Dalam naskah ini tidak dijumpai judul buku, baik pada kulit depan maupun dalam teks. Penetapan judul Fiqih berdasarkan kajian isi naskah yang membahas masalah ilmu fiqih tentang taharah dan ibadah. Nama penulis juga tidak dijumpai dalam naskah ini, baik pada kaver maupun dalam teks naskah. Nama yang ada adalah nama pemilik naskah bernama Ondi M, alamat Kwali, Ciamis Jawa Barat, yang ditulis pada lembar kedua kaver, ditulis dengan tinta biru huruf latin. Naskah ilmu fiqih ini ditulis dalam bentuk nazom atau syair, dimaksudkan untuk memudahkan santri menghafalnya. Adapun bahasa yang dipakai dua bahasa, yaitu bahasa Arab dipakai ketika menjelaskan qaidah-qaidah ilmu fiqih atau kaitan dengan nukilan dari Al Qur’an dan Hadist. Naskah ini ditulis tangan dengan tinta hitam, yang seluruhnya ditu...
Sumber: https://lektur.kemenag.go.id/web/ Logo Kemenag RI LKK_CIAMIS2013_MLM07 DOA ARWAH LKK_CIAMIS2013_MLM07 Bhs. Arab Aks. Jawi Prosa DO 56 hal /10 baris 17.x 11 cm Kertas Eropa Naskah ini diberi judul “Doa Arwah”. Pemberian judul ini berdasarkan dari isi naskah itu sendiri, karena judul aslinya tidak dijumpai baik pada kaper maupun teks naskah itu sendiri. Demikian juga nama penulis naskah maupun nama pemilik naskah tidak diketahui, baik pada kaper maupun dalam teks naskah. Adapun bahasa yang dipakai dalam tulisan naskah ini adalah bahasa Arab, sedangkan untuk penjelasannya mengunakan bahasa Jawa. Naskah ini ditulis yang biasa dipakai oleh anak-anak sekolah, jenis HVS bergaris, ketebalan 56 halaman, setiap halaman terdiri dari 10 baris, tanpa mencantumkan nomor halaman. Kondisi naskah tidak utuh lagi, ada beberapa lembar yang hilang, demikian juga jenis tulisannya tidak teratur, sebagian ditulis dengan tinta hitam dan sebagian lagi ditulis dengan tinta bir...
Sumber: https://lektur.kemenag.go.id/web/ Logo Kemenag RI LKK_CIAMIS2013_MLM10 TASAWUF LKK_CIAMIS2013_MLM10 Bhs. Arab Aks. Arab Prosa TS 44 hal/19 baris 17.x 11 cm Kertas Eropa Judul naskah dijumpai pada kaver depan Kitab Tasawuf, ditulis oleh Sayyid Abdul Wahab al-Arif Billah, ditulis pada Hari Sabtu 3 Rabiul Awal 1302 Hijrah, Dicetak dan diterbitkan oleh Almiriyah al Kainah di Makkah pada tahun 1301 Hijrah. Kitab ini milik Muhammad Afiyah. Naskah tasawuf ini ditulis dalam bahasa Arab. Ketebalan 40 halaman, setiap halaman 19 baris, tanpa mencantumkan nomor halaman, diganti dengan tanda penghubung ke halaman berikutnya. Naskah ditulis di atas kertas Eropa dengan tulisan tangan tinta hitam, dijilid dengan benang. Kondisi kertas sedikit agak usang, pada sisi kertas sudah agak mengeriting, namun tulisan masih jelas dibaca. Naskah ini diawali dengan: ” Alḥamdulillāh al Raḥmān Al Raḥīm, Alḥamdu lillāh al-Raḥmān al-Raḥīm. Alḥamdulillāh faraḍa al-taubata, wa ḥarrama...
Sumber: https://lektur.kemenag.go.id/web/ Logo Kemenag RI LKK_CIAMIS2013_MLM14 SILSILAH BUPATI GALUH LKK_CIAMIS2013_MLM14 Bhs. Sunda Aks. Latin Prosa SJ 20 hal/26 baris 17.x 11 cm Kertas Eropa Naskah ini berjudul “Asal-usul Bupati Galuh”. Judul tersebut terdapat pada halaman lembar pertama, ditulis tangan dalam huruf latin tinta biru. Naskah ini ditulis pada kertas bergaris, yaitu sebuah buku tulis dengan sampul warna biru tua, tanpa menyebutkan penulisnya. Kondisi kertas sudah agak usang, sudut dan pinggiran kertas agak kriting, tulisan sebagian sudah sulit dibaca. Teks naskah seluruhnya mengunakan bahasa Sunda wiwitan, dengan ketebalan naskah 20 halaman, setiap halaman terdiri dari 26 baris, tanpa mencantumkan nomor halaman. Naskah dijilid dengan benang kawat yang kondisinya sudah karatan. Pada lembaran pertama tertulis: “Kenging nurun tina buku tjarita Dipati Padakarta, kadjadian dina taun Walanda 1625, dikaluarkeun ku Chapur’s Bibliotheer ,Singaparna... Tas...
Sumber: https://lektur.kemenag.go.id/web/ Logo Kemenag RI LKK_CIAMIS2013_MLM15 PELAJARAN SYARIAH LKK_CIAMIS2013_MLM15 Bhs. Arab Aks. Arab Prosa FQ 96 hal /13 baris 17 x 11 cm Kertas Eropa Naskah ini berjudul “Pelajaran Syariah”. Judul tersebut terdapat pada kulit muka naskah ditulis tangan tinta hitam. Demikian juga teks naskah ditulis dengan tangan, tinta warna hitam pada kertas bergaris. Kondisi kertas dan teks naskah cukup baik dan terang mudah dibaca. Naskah dijilid dengan benang, sampul warna kream, dengan ketebalan 96 halaman, setiap halaman terdiri dari 13-14 baris, tanda mencantumkan nomor halaman atau kode lain ke halaman berikutnya. Teks naskah segaian besar mengunakan bahasa Arab, huruf Arab, sesekali terdapat penjelasan dengan bahasa Indonesia huruf latin tinta biru. Halaman pertama naskah tertulis: “Wamā umirū illā liyaʽbudū Allāha mukhliṣīna lahu al-dīn hunafā-a wa yuqīmūna al-ṣalāta wa yuʽtu alzakāta wa żālika dīnu al-qayyimah. Wa qad mannā ilā...
Sumber: https://lektur.kemenag.go.id/web/ Logo Kemenag RI LKK_CIAMIS2013_MLM16 DOA SAEFI LKK_CIAMIS2013_MLM16 Bhs. Arab Aks. Arab Prosa DO 8 hal/11 baris 17.x 11 cm Kertas Eropa Naskah ini berjudul “Asal-usul Bupati Galuh”. Judul tersebut terdapat pada halaman lembar pertama, ditulis tangan dalam huruf latin tinta biru. Naskah ini ditulis paa kertas bergaris, yaiu sebuah buku tulis dengan sampul warna biru tua, tanpa menyebutkn penulisnya. Kondisi kertas sudah agak usang, sudut dan pinggiran kertas agak kriting, tulisan sebagian sudah sulit dibaca. Teks naskah seluruhnya mengunakan bahasa Sunda wiwitan, dengan ketebalan naskah 20 halaman, setiap halaman terdiri dari 26 baris, tanpa mencantumkan nomor halaman. Naskah dijilid dengan benang kawat yang kondisinya sudah karatan. Pada lembaran pertama tertulis: “Kenging nurun tina buku tjarita Dipati Padakarta, kadjadian dina taun Walanda 1625, dikaluarkeun ku Chapur’s Bibliotheer ,Singaparna... Tasikmalaya. Kening [...