Telasanan adalah budaya berupa unjung-unjung asli asal lumajang, jawa timur. Berasal dari bahasa madura telas yang berarti habis. Habis disini karena bertepatan dengan hari raya idulfitri yang bermakna penghabisan dosa selama setahun penuh. Tradisi ini dilakukan selama riyoyo yaitu tanggal 1-7 syawal. Tradisi telasanan dilakukan dengan cara tuan rumah menerima dan menyiapkan tamu dan tetangga dengan sajian makanan. Para ibu sejak tanggal 23 ramadan mulai memasak jangan pedes atau sayur pedas dengan cabai 12 genggaman tangan, ketupat, lontong. Telasanan dimulai setelah ibadah sholat ied. Warga pulang dari ibadah mengunjungi rumah-rumah. Tuan rumah menyajikan makanan tersebut di ruang tamu, minuman (biasanya teh mocca , teh tradisional), dan rokok. Setelah disambut dan disuguhi, tuan rumah pergi meninggalkan para tamu sekitar 20 menit. Penyajian rokok disini bervariasi, ada yang menyajikan toples berisi cengkeh dan tembakau ditambah kertas...
Kota Kediri adalah salah satu kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, 130 km sebelah barat daya Ibukota provinsi Surabaya. Menurut jumlah penduduk, Kota Kediri adalah kota terbesar ketiga di Jawa Timur setelah Surabaya dan Malang. Kota Kediri sendiri terkenal dengan berbagai makanan khasnya. Namun, ada satu makanan yang belum diketahui banyak orang. Padahal, makanan ini sangat digemari warga Kediri dan dapat ditemukan dengan sangat mudah. Walaupun belum menjadi kota yang benar-benar mentropolitan, Kota Kediri tidak bisa dibilang sepi. Saat malam hari, pusat Kota Kediri yang berada di sekitar Jalah Dhoho menjadi lebih hidup dengan berbagai pedagang makanan menggelar lapaknya di sepanjang bahu jalan. Salah satu yang akan sering kita temui adalah penjual nasi goreng. Namun, mereka biasanya tidak hanya menjual satu jenis makanan saja. Tersedia pula mie kuah, mie goreng, capcay, nasi mawut, dan satu makanan yang akan kita bahas kali ini, Krengsengan Kediri. Krengsengan K...
Permen ting-ting jahe merupakan permen khas jawa timur, lebih spesifiknya di Kota Pasuruan. Bahan utama dari permen ini terdapat di dalam namanya, Jahe, dan beberapa bahan lainnya seperti tepung tapioka, gula pasir, dan lain lain. Jika memakan permen ini, pertama yang anda akan rasakan adalah rasa manis dan tekstur kenyal dan lengketnya. Lalu hangatnya jahe mulai terasa saat anda terus memakan permen ini, cocok untuk dimakan pada saat udara dingin. Karena kehangatan ini, ting-ting jahe populer di negeri yang memiliki 4 musim, terutama saat musim dingin. ting-ting Jahe biasa dibungkus oleh kertas, tetapi mengikuti perkembangan jaman, ting-ting Jahe mulai memakai bungkus plastik. bentuk ting-ting jahe juga lebih bervariasi. Bentuk ting-ting jahe biasa balok, tetapi ada ting-ting jahe datar atau gepeng. Ting-ting jahe memiliki rasa manis, biasanya di taburi oleh gula pasir. Ada juga ting-ting jahe yang lebih pahit dan ditaburi oleh gula aren. Ting-ting jahe ternyata juga pernah di sebu...
Ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal usul Reog dan Warok [1] , namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu , seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi , Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak istri raja Majapahit yang berasal dari Tiongkok , selain itu juga murka kepada rajanya dalam pemerintahan yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan Kerajaan Majapahit akan berakhir. Ia lalu meninggalkan sang raja dan mendirikan perguruan di mana ia mengajar seni bela diri kepada anak-anak muda, ilmu kekebalan diri, dan ilmu kesempurnaan dengan harapan bahwa anak-anak muda ini akan menjadi bibit dari kebangkitan kerajaan Majapahit kembali. Sadar bahwa pasukannya terlalu kecil untuk melawan pasukan kerajaan maka pesan politis Ki Ageng Kutu disampaikan melalui pertunjukan seni Reog , yang merupakan "sindiran" kepada Raja Ker...
Buceng Kuat Buceng kuat dalam tradisi orang kediri biasanya untuk acara syukuran. Waktu pelaksanaannya sendiri masih menggunakan hitungan kalender jawa. Biasanya dilaksanakan pada hari jumat pon, jumat kliwon, atau minggu kliwon. Buceng kuat mempunyai filosofi untuk mendekatkan diri kepada Allah dan tetap konsisten dalam beribadah. Buceng kuat memiliki 7 komponen yaitu, 1. Tumpeng buceng Nasi putih yang dibentuk gunung lancip dengan bagian atasnya dari ketan yang melambangkan tetap lekat dengan Allah. Ini karena sifay ketan yang lebih erat ketimbang nasi. Biasanya tumpeng ini tertutup setengah oleh daun pisang yang sudah dibentuk kerucut. Nasi golong Nasi golong merupakan nasi puith yang dibentuk genggaman. Jumlahnya 9 buah atau dan dihitung sesuai dengan jumlah hitungan hari buceng dilaksanakan. Mempunyai arti filosofi 'nggolongne karep' atau tujuan harus bulat dan dikehendaki sesuai aturan. Ayam ingkung Ayam ini dari ayam jago atau pejantan. Lebih bagus lagi, jika a...
Rujak Kelang Khas Muncar Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang bahwa Kecamatan Muncar merupakan salah satu daerah penghasil ikan terbesar di Indonesia. Salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Banyuwangi ini memang terkenal akan hasil laut yang melimpah. Hal tersebut mendorong penduduk sekitar untuk berkreasi untuk membuat jenis makanan yang memanfaatkan hasil dari laut. Salah satu makanan tersebut yaitu Rujak Kelang. Mungkin banyak orang yang tidak mengetahui tentang makanan ini bahkan masyarakat banyuwangi pun banyak yang tidak mengetahuinya. Berikut saya akan menjelaskan deskripsi singkat tentang rujak kelang khas muncar. Rujak Kelang, Rujak yaitu beberapa bahan tertentu yang diberi bumbu dan kelang yaitu Kaldu dari Ikan ataupun hasil laut lainnya. Jadi Rujak Kelang yaitu rujak yang diberi kaldu ikan. Banyak orang yang merasa enggan untuk mencobanya dikarenakan kaldu ikannya, tetapi kaldu ikannya tersendiri tidak amis karena perbandingan antara a...
Let-Pelet Betteng Pernikahan adalah salah satu bentuk anugerah dari Allah Yang Maha Esa. Dilakukannya pernikahan tentu juga memiliki tujuan. Salah satu tujuan dari pernikahan yaitu ingin mempunyai keturunan. Proses mempunyai keturunan pastinya melalui beberapa tahap. Salah satu tahapnya adalah masa mengandungi keturunan tadi. Masa kandungan adalah masa-masa yang krusial. Mengapa demikian? Karena masa tersebut adalah masa yang rentan terhadap suatu ancaman yang dapat membuat keinginan kita memiliki keturunan atau anak buyar begitu saja. Bahkan, bisa saja bayi yang dikandungi selamat akan tetapi istri kita yang meninggal, atau bisa saja kedua-duanya direnggut nyawanya. Untuk itu, menjaga kondisi ibu hamil sangatlah penting agar kondisi bayi yang dikandunginya sehat dan tentunya ibunya juga sehat. Dalam menjaga kondisi Ibu dan bayi yang dikandunginya, mengkonsumsi makan-makanan sehat dan menjaga pola hidup tentu saja masih belum cukup. Do'a kepada Tuhan juga diper...
OSKM18 16018175 M. Nizar Zulmi Berkunjung ke Kabupaten Banyuwangi pada bulan Rabiul Awal penanggalan Islam, ada sebuah tradisi unik dan menarik yang bisa dinikmati. Tradisi tersebut untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal. Masyarakat Banyuwangi menyebutnya Tradisi Muludan Endog-endogan. Endog dalam bahasa Indonesia berarti telur. Telur tersebut direbus dan diletakkan pada tusukan bambu kecil yang dihias dengan kembang kertas yang disebut dengan kembang endog. Nantinya kembang endog akan ditancapkan pada jodang, yaitu pohon pisang yang juga dihias dengan kertas warna-warni. Biasanya dalam satu jodang berisi 27, 33 ataupun 99 kembang endog. Kemudian jodang-jodang yang sudah ditancap kembang endog akan diarak keliling kampung, bisa dipanggul ataupun menggunakan becak serta diiringi dengan alat musik tradisional seperti alat musik patrol, terbang, ataupun rebana. Setelah diarak keliling kampung, jodang akan diletakkan di serambi m...
Rujak Kelang Khas Muncar Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang bahwa Kecamatan Muncar merupakan salah satu daerah penghasil ikan terbesar di Indonesia. Salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Banyuwangi ini memang terkenal akan hasil laut yang melimpah. Hal tersebut mendorong penduduk sekitar untuk berkreasi untuk membuat jenis makanan yang memanfaatkan hasil dari laut. Salah satu makanan tersebut yaitu Rujak Kelang. Mungkin banyak orang yang tidak mengetahui tentang makanan ini bahkan masyarakat banyuwangi pun banyak yang tidak mengetahuinya. Berikut saya akan menjelaskan deskripsi singkat tentang rujak kelang khas muncar. Rujak Kelang, Rujak yaitu beberapa bahan tertentu yang diberi bumbu dan kelang yaitu Kaldu dari Ikan ataupun hasil laut lainnya. Jadi Rujak Kelang yaitu rujak yang diberi kaldu ikan. Banyak orang yang merasa enggan untuk mencobanya dikarenakan kaldu ikannya, tetapi kaldu ikannya tersendiri tidak amis karena perbandingan antara a...