Kacang Shanghai yang oleh orang asli Tulungagung dengan logat jawanya sering disebut “Canggei” ini merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia berupa makanan khas yang bisa disumbangkan oleh Kabupaten Tulungagung, salah satu dari 29 kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Nama kacang shanghai ini sering dikenal dengan istilah kacang atom. Sebaga nama produk pasarannya. Namun, seperti yang sudah saya jelaskan di awal, masyarakat Tulungagung sering menyebut makanan ini, canggei. Menurut orang Jawa, canggei ini memiliki arti kaCANG sing diGawE karo diinterI atau dalam bahasa Indonesia berarti kacang yang dibuat (mungkin maksudnya dibuat menjadi makanan) dan diinteri berarti dibuat bulatan-bulatan, karena memang canggei ini bentuknya bulat-bulat seperti kelereng. Canggei ini dikatakan sebagai makanan atau tepatnya camilan khas dari Tulungagung karena sejarahnya sebagai berikut : dulunya, canggei ini bukan merupakan camilan khas dari Tulungagung, namun kemudian mulai sekitar t...
BERSIH DESO adalah sebuah ritual upacara pembersihan lingkungan desa dengan melibatkan sebagian masyarakat desa dan di pimpin oleh kepala adat ( biasanya dari kalangan yang menguasai ilmu gaib/orang pintar). Tempat pelaksanaan : Dipusatkan di PEPUNDEN yaitu suatu tempat yang dianggap sakral atau di kramatkan oleh desa tersebut. Waktu : dibulan Syuro hari : kamis kliwon jumat legi (Pelaksanaan di jumat) namun unsur hari wajib kamis kliwon jumat legi tidak boleh ganti oleh jenis hari lain misal kamis wage jumat pahing. TUJUAN : Ritual upacara ini bertujuan untuk menciptakan keharmonisan alam gaib dan nyata pada masyarakat di sebuah wilayah. Kepercayaaan yang terjadi adalah jika keharmonisan alam tersebut terjadi maka cita masyarakat desa tersebut tercapai dan tidak gangguan hal-hal gaib di wilayah tersebut. Sekilas tentang tatacara upara bersih desa : Biasanya 1 bulan sebelum hari pelaksanaan bers...
Reog Kendang Tulungagung mungkin sudah familiar di telinga banyak orang, salah satunya mungkin karena Reog Kendhang Tulungagung juga pernah diundang di istana negara. Reog Kendang Tulungagung ini merupakan satu dari sekian banyak kekayaan kesenian dan kebudayaan yang dimiliki oleh Kabupaten Tulungagung. Reog Kendhang dikisahkan sebagai gambaran dari arak-arakan prajurit yang hendak menuju Ratu Kilisuci dengan kisah yang berawal dari ketika Raja Bugis jatuh cinta kepada putri Kediri, yaitu Ratu Kilisuci itu sendiri. Namun, Raja Bugis tidak berani melamar Ratu Kilisuci sendiri sehingga ia meminta prajuritnya untuk melamarkan. Sesampainya di Kediri, prajurit mengutarakan maksud sebenarnya mereka datang yaitu untuk melamar sang putri, namun sang putri mengajukan persyaratan sebagai bukti apakah Raja Bugis memang benar mencintainya. Persyaratan yang diberikan oleh sang putri berupa kalimat isyarat bukan lugas, sehingga para prajurit pergi ke Tulungagung dan dibantu oleh warga di Dhadh...
Makam Mbah Condrodipo dan Nyai Condrodipo terletak di Jl. Mayjend Sungkono, Klangonan, Kembangan, Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Makam ini tempat bersemayamnya ulama penyebar agama islam di Gresik selain Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim. Situs sejarah ini awalnya mulai terlupakan sehingga tempat ini dibangun menjadi balai rukyat hilal karena tempatnya yang tinggi dan memiliki medan pandang yang luas pada arah barat. Sehingga tempat ini digunakan oleh ormas-ormas dan masyarakat sekitar untuk mengamati hilal pada pergantian bulan hijriah. Saat ini makam Mbah dan Nyai Condrodipo menjadi lebih terawat dan tetap dikenal oleh masyarakat. Masyarakat perlu mengetahui bahwa beliaulah yang telah menyebarkan agama islam dan hal ini perlu dikenang sebagai sejarah. Pelaksanaan rukyatul hilal di Condrodipo #OSKMITB2018
SEJARAH AYAM SONGKEM Kata songkem muncul saat pertama kali masakan ini dibuat beberapa puluh tahun yang lalu dan makanan yang satu ini mulai terkenal sejak awal tahun 2000-an. Sejarahnya pun cukup banyak versinya. Mulai dari dikaitkan dengan acara–acara keagamaan, yang katanya masyarakat kota Sampang dengan notabene menjunjung dan menghormati Kyai, selalu membawa oleh-oleh bila hendak ke rumah sang Kyai untuk sungkeman (songkeman). Maka jadilah masakan yang mereka bawa ini disebut ayam atau bebek songkem. CIRI KHAS AYAM SONGKEM Ayam Songkem memang tergolong cukup unik, karena rasanya yang cukup pedas. Istimewanya, begitu dibuka dari pembungkusnya, aroma harum mampu menggugah selera makan. Jika biasanya daging ayam dimasak dengan cara digoreng atau dipanggang, lain halnya dengan Ayam Songkem ini. Di Madura ada varian lain dari olahan ayam, yakni dengan cara dikukus dicampur bumbu seperti cabe rawit dan bawang. Kenikmatan daging ayam kukus campur bumb...
Bagi mayoritas rakyat Indonesia, makanan lunak yang biasa disebut bubur pasti sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, beberapa menjadikan bubur sebagai makanan rumahan mereka. Mulai dari bubur ayam khas Jawa Barat hingga Bubur Manado. Namun, dari begitu banyaknya bubur dari Nusantara masih ada bubur yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Salah satunya adalah Bubur Masin . Bubur khas Gresik, Jawa Timur ini adalah salah satu bubur khas daerah tersebut selain bubur romo dan bubur harizah/harisah. Istilah masin sendiri berasal dari sebutan untuk tepung jagung, yaitu maizena. Tidak seperti bubur pada umumnya, bubur ini dapat dibilang unik karena bahan dasar utamanya adalah jagung yang sudah dihaluskan. Waktu munculnya makanan ini pun khas, yaitu saat bulan suci Ramadhan. Sebenarnya pada hari dan bulan biasa dapat ditemukan juga makanan ini tapi untuk menemukannya butuh usaha yang tidak sedikit. Namun, jumlah pedagang yang menawarkan bubur ini saat bu...
Apakah pernah bermain permainan ini? Permainan yang sudah ada sejak tahun 2000-an ini sangat digemari anak-anak di zamannya, bukan tanpa alasan permainan ini memiliki keunikan tersendiri dan bisa dimainkan oleh banyak orang. Ya, permainan ini adalah Do nal Bebek , yang diduga berasal Jawa. Nama Donal Bebek sendiri sampai saat ini masih belum jelas bagaimana mendapatkannya. Cara untuk memainkan permainan ini pun mudah yaitu: Pemain dengan minimal 2 pemain, membuat lingkaran kecil dan bergandengan tangan dengan pemain sebelahnya. Lalu, nyanyian dimulai dengan “ Donal Bebek. Maju 1 langkah. Mundur 3 langkah. 1 2 3… ”. Dengan langkah kaki mengikuti lirik tersebut. Setelah itu, para pemain bermain hompimpa dengan nyanyiannya. Pemain yang menang akan mendapatkan satu kali kesempatan untuk menginjak kaki pemain yang ada disebelahnya tanpa aba-aba dengan menginjak ke samping kanan atau kiri. Kemudian pema...
Maleman Di Malang, Jawa Timur, serta daerah sekitarnya, terdapat suatu tradisi yang banyak dilakukan sekitar bulan Ramadhan, baik sebelum Ramadhan maupun sebelum Hari Raya. Hal ini cukup serupa dengan tradisi Berkatan. Maleman merupakan kegiatan mengirimkan makanan kepada tetangga sekitar dan saudara. Makanan yang dibagikan dapat berupa makanan mentah, yakni berupa bahan makanan, ataupun makanan matang, yakni masakan. Masakan ini pun bermacam-macam. Ada yang berupa kue, makanan tradisional, atau pun takjil. Maleman dilaksanakan masyarakat dengan antusias. Saling bertukar makanan dapat mempererat tali silaturahmi. Dasar dari kegiatan ini yakni adanya suatu prestasi yang diharapkan oleh warga sekitar, yakni pahala bagi orang yang memberi makan sesama yang sedang berpuasa. Bahan makanan mentah yang biasa saling dikirimkan yakni dapat berupa : 1. Beras 2. Gula 3. Kecap 4. Bawang 5. Minyak Kemudian masakan yang biasa dikirim yakni :...
Goal Cup adalah permainan sederhana namun seru dilakukan dan tidak perlu mengeluarkan dana yang berarti. Cukup berbekal bola plastik berdiameter kurang lebih 20 cm dan jalan berupa tanah, paving maupun cor-coran sekitar rumah pedesaan yang relatif sepi sebagai tempatnya, sudah bisa dilakukan dengan mudahnya. Permainan ini biasanya dilakukan oleh laki-laki bocah hingga remaja. Semakin banyak yang ikut bermain semakin asyik pula untuk memainkannya. Goal Cup dimainkan dengan mencari atau membuat tempat cekung untuk bola tersebut diletakkan, lalu semua pemain akan menentukan siapa yang akan berjaga untuk bola itu dengan cara hompimpah. Setelah tersisa satu pemain untuk berjaga, pemain lainnya akan segera mencari tempat sembunyi di sekitar area bermain itu dengan cara penjaga menghitung 1 sampai 20 tidak terlalu cepat ataupun terlalu lambat dilakukan dengan berjongkok dan mendekap bola di bawahnya dengan mata tertutup oleh kedua tangannya pandangan ke arah bola. Setelah hitungan selesai,...