Situs Biaro/Candi Tandihat I berada di Desa Tandihat, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara. Secara astronomis, situs ini berada di koordinat N1.37409 E99.75404 dengan luas areal ± 3.500 m2 dan luas bangunan + 36 m2. Batas-batas situs, antara lain: sebelah Utara berbatasan dengan kebun sawit, sebelah Selatan berbatasan kebun sawit, sebelah Barat berbatasan dengan kebun sawitdan sebelah Timur berbatasan dengan kebun sawit. Situs ini telah teregistrasi sebagai Cagar Budaya dengan nomor RNCB.20111017.04.000415 dan telah mendapatkan penetapan dari kementerian dengan SK Menteri NoPM.88/PW.007/MKP/2011 dan pada saat ini dikelola oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh. Situs Biaro/Candi Tandihat I dalam kondisi terawat, memiliki fasilitas pelindungan berupa pagar situs, papan nama situs, papan larangan, meunasah dan juru pelihara. Biaro/Candi Tandihat I (Sijoreng Belanga I) terletak di Desa Tandihat, Kecamatan Barumun Tengah, Kabup...
Situs Biaro/Candi Tandihat II berada di Desa Tandihat, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara. Secara astronomis, situs ini berada di koordinat 1º22’42.0”N 99º45’20.7”E dengan luas areal ± 2.400 m2 dan luas bangunan + 20 m2. Batas-batas situs, antara lain: sebelah Utara berbatasan dengan jalan setapak, sebelah Selatan berbatasan kebun sawit, sebelah Barat berbatasan dengan kebun sawit dan sebelah Timur berbatasan dengan kebun sawit. Situs ini telah teregistrasi sebagai Cagar Budaya dengan nomor RNCB.20111017.04.000416 dan telah mendapatkan penetapan dari kementerian dengan SK Menteri NoPM.88/PW.007/MKP/2011 dan pada saat ini dikelola oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh. Situs Biaro/Candi Tandihat II dalam kondisi terawat, memiliki fasilitas pelindungan berupa pagar situs, papan nama situs, papan larangan, meunasah dan juru pelihara. Candi Tandihat II/Joreng Belanga II terletak di Desa Tand...
Pustaha adalah sebuah buku atau surat dalam budaya Batak yang berisi catatan pengobatan tradisional, ilmu-ilmu gaib, keterangan tentang cara menolak hal-hal yang jahat ( poda ), mantra, ramalan-ramalan baik yang baik maupun yang buruk, serta ramalan mimpi. Buku ini biasa ditulis dengan aksara Batak . Secara fisik, pustaha terdiri dari lampak (sampul) dan laklak (kulit kayu sebagai media penulisan). [1] Sampul buku ini sering dihiasi dengan motif Ilik , seekor kadal yang melambangkan dewa Boraspati ni Tano . Pada dasarnya ilmu pengetahuan yang tertulis di dalam pustaha dapat dibagi menjadi tiga bagian besar, yaitu ilmu yang menyambung hidup, ilmu yang menghancurkan hidup dan ilmu nujum. Pustaha digunakan oleh seorang datu atau seorang murid yang belajar untuk menjadi seorang datu. Pustaha biasa dibuat dari kayu atau kulit kayu pohon alim ( Aquilaria malaccensis ) yang dikupas. Panjang kulit kayu bisa...
Bahan-bahan 2 kg kerang dara Bahan rebus kerang : 2 serai geprek 5 daun jeruk 1 jempol jahe iris 1 jempol lengkuas, iris Garam secukupnya Air Bahan saos : 5 sdm saus cabai 5 sdm saus tomat 5 sdm saus tiram 1/2 sdt garam 1 bawang bombay, iris 3 bawang putih, cincang halus 1 nanas madu, potong kecil 3 bj cabe iri...
Kuliner Khas Medan ini menambah resep di CP pawonku. Sebagian masakan khas Medan merupakan hidangan khas melayu yang terkenal dengan hidangan nan lezat Bahan-bahan 250 gr udang pancet buang kepalanya (sisakan bag ekor) 50 gr lokio 2 btr asam kandis 1/2 sdt garam 3 sdm minyak goreng Bumbu halus 5 bh cabe merah (selera pedasnya ya) 6 siung bawang merah 1 bh tomat (saya potong kotak") 1 sdt garam Langkah Siapkan bahan.dan siangi udang cuci sisi...
Bahan-bahan 1/2 kg lengkio (siangi) 1/4 kg udang (sedang) goreng sebentar (sy skip krn g ad) 2 ruas kunyit (parut) 2 sdm garam 1/2 sdt gula pasir penyedap rasa minyak utk menumis bumbu iris: 5 siung bawang merah 3 siung bawang putih 5 bh cabe merah 2 bh cabe rawit merah Langkah Setelah disiangi, remas" lengkio dengan kunyit parut dan garam hg lemas. Diamkan selama 5-10 mnt. Kemudian cu...
Bahan-bahan 5 orang 1/4 kg teri medan Bumbu yang di ulek Cabe merah Bawang putih Bawang merah Tomat Sayuran Kacang panjang Bawang batak Plus garam + royco Minyak untuk menggoreng Langkah Cuci ikan terinya lalu goreng dengan apai yang sedang biar renyah. Bumbunya di ulek semua yh biar lebih maknyus (dari s...
Bahan-Bahan : 10 ekor ikan lele asap (ikan sale) 15 telur tebu secukupnya garam 800 ml santan encer 400 ml santan kental 1 ikat daun singkong 2 batang daun sereh digeprek 1 lembar daun salam 1 buah tomat potong dadu secukupnya minyak untuk menumis bumbu halus : 10 bawang merah 4 bawang putih 3 butir kemiri 3 buah cabe merah keriting 2 cm jahe 2 cm kunyit 3 cm lengkuas Langkah-Langkah : 1. cuci bersih ikan kemudian tiriskan 2. kupas telur teby kemudian ambil bagian putihnya saja, cuc bersih 3. cuci daun sngkong lalu rebus 4. panaskan minyak, masukkan bumbu halus, tumis sampai harum dan tambahkan sereh 5. masukkan santan encer aduk-aduk sampai mendidih 6. masukkan ikan, telur tebu dan daun singkong. aduk-aduk dan masukkan garam dan gula.. masak sampai mendidih 7. masukkan santan kental dan toma. aduk sampai kuah sedikit menyusut. source : coo...
mie par par adalah mie khas daerah sumatera utara tepatnya di rantau parapat dan mie par par ini hanya ada di daerah rantau parapat tidak ada ditempat lain. mie par par ini sama dengan mie tek tek cara pembuatan maupun cara masaknya namun yang membedakan ada ditahap pembuatan terakhirnya . jikalau mie tek tek identik dengan mie kering yang digoreng namun mie par par ini miegoreng yang diberi kuah khas. Bahan: 1 bungkus mie kuning 1 batang daun bawang Irisan Kol secukupnya 1 buah tomat belah secukupnya Merica /bumbu rumahan lainnya Kaldu 1 sdm saos cabe secukupnya Kecap Cara Memasak: rebus mie kuning beberapa menit dan keringkan Siapkan wajan, tumis bawang daun sampai harum Masukan irisan kol, tumis sampai layu Masukan tomat dan kecap, aduk2 sebentar, Jika sudah cukup,masukan mi beserta bumbu dan pelengkapnya, beri saos, merica. Masak hingga mi matang masukan kaldu dan tutup wajan sambil dipanaskan. setelah diraca cukup sajikan di magkuk Sumber: Wawancara mahasiswa ITB 2019 asal daer...