Dayeuh Luhur, atau jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia berarti "kota atas" adalah sebuah daerah yang sangat kental akan nilai historis bagi Kabupaten Sumedang karena tempat ini adalah daerah yang dipilih oleh Prabu Geusan Ulun sebagai pusat kerajaan yang baru setelah dipindahkannya pusat kerajaan Sumedang Larang dari Kutamaya, hal tersebut dilakukan karena Kutamaya saat itu porak poranda diserbu oleh Kesultanan Cirebon akibat salah paham dalam kasus Ratu Harisbaya. Di Dayeuh Luhur inilah Prabu Geusan Ulun meneruskan pemerintahan Sumedang Larang hingga beliau wafat. Mungkin itu sekilas kisah sejarah Sumedang ditempat bernama Dayeuh Luhur ini, namun mungkin bukan itu yang akan saya ceritakan kali ini karena pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan sebuah sasakala atau cerita rakyat yang berkembang di tempat ini, ceritanya berkisah tentang terbentuknya gunung-gunung yang ada di daerah Dayeuh Luhur yaitu Gunung Bongkok, Gunung Gajah, dan Gunung Bagug Anjing....
Kesenian ini merupakan sebuah kesenian pertunjukan akrobatik dalam seutas tali sepanjang 6 meter yang dibentangkan dan dikaitkan diantara dua buah bamboo dengan ketinggian 12 sampai 13 meter. Kesenian Lais di ambil dari nama seseorang yang sangat terampil memanjat pohon kelapa yang bernama ”Laisan” yang sehari-hari di panggil Pak Lais. Lais ini sudah dikenal sejak zaman penjajahan Belanda, tempatnya di Kampung Nangka Pait, Kec. Sukawening. Atraksi yang di tontonkan mula-mula pelais memanjat bambu lalu pindah ke tambang sambil menari-nari dan berputar di udara tanpa menggunakan sabuk pengaman dengan diiringi musik reog, kendang penca, dog-dog dan terompet.
Sebuah sungai dimanapun pastilah mempunyai peran yang sangat vital bagi masyarakat, apalagi pada zaman dahulu, banyak kegiatan yang bertumpu pada keberadaan sungai, bahkan peninggalan peradaban zaman purba banyak ditemukan di daerah sungai daripada di tempat-tempat lainnya. Di Kabupaten Sumedang dan sekitarnya, sungai yang memiliki peran sangat vital bagi masyarakat dari masa lalu sampai sekarang diantaranya adalah Sungai Cimanuk. Beberapa sumber mengakatakan bahwa Sungai Cimanuk adalah sungai yang berhulu di kaki Gunung Papandayan Kabupaten Garut pada ketinggian +-1200 di atas permukaan laut (dpl), mengalir ke arah timur laut sepanjang 180 km dan bermuara di Laut Jawa di Kabupaten Indramayu, semakin ke hilir Sungai Cimanuk ini semakin lebar, itu sebabnya pada abad ke-16 muara sungai ini menjadi salah satu pelabuhan milik Kerajaan Sunda yang paling ramai. Dengan aliran sungai sepanjang 180 km, Sungai Cimanuk ini melintasi beberapa kabupaten yaitu Garut, Sume...
Diceritakan, mereka yang pertama kali datang ke daerah yang sekarang bernama Kecamatan Darmaraja ini adalah para pemburu dan pengembara yang sering berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, dimana sebagian dari mereka ada yang hidup lalu menetap disana. Setelah kedua golongan tersebut, barulah datang para resi yang mempunyai misi menyebarkan agamanya. Salah satu resi yang datang ke tempat tersebut adalah Sanghyang Resi Agung dari Negeri (Kerajaan) Galuh, ia membuat padepokan di Cipeueut yang bertempat di Desa Cipaku Darmaraja sekarang, tepatnya dipinggir sungai Cimanuk. Setelah beliau datang dan membangun sebuah padepokan, dikemudian hari datang juga seorang pemuka agama yang bernama Guru Aji Putih dimana dikemudian hari Guru Aji Putih ini mendirikan Kerajaan Tembong Agung di sebuah tempat yang sekarang bernama Leuwi Hideung. Kerajaan Tembong Agung ini merupakan kerajaan pertama yang didirikan di wilayah Sumedang sekarang, ia merupakan cikal bakal...
Senin, 14 Februari 2011 KEPERCAYAAN KUNO DAN PRAKTIK PENGOBATAN KEPERCAYAAN KUNO DAN PRAKTIK PENGOBATAN Sistem pengobatan tradisional merupakan sub unsur kebudayaan masyarakat sederhana , pengetahuan tradisional . Dalam masyarakat tradisional , sistem pengobatan tradisional ini adalah pranata sosial yang harus dipelajari dengan cara yang sama seperti mempelajari pranata social umumnya dan bahwa praktek pengobatan asli ( tradisional ) adalah rasional dilihat dari sudut kepercayaan yang berlaku mengenai sebab akibat. Beberapa hal yang berhubungan dengan kesehatan (sehat - sakit) menurut budaya - budaya yang ada di Indonesia diantaranya adalah : BUDAYA JAWA Menurut orang Jawa , "sehat " adalah keadaan yang seimbang dunia fisik dan batin . Bahkan , semua itu berakar pada batin . Jika " batin karep ragu nututi " , artinya batin berkehendak , raga / badan akan mengikuti . Sehat dalam konteks raga berarti " waras " . Apabila seseorang tetap mampu menjalankan peranan sosialnya sehar...
Apa diantara sobat ada yang suka dengan buah salak? buah yang orang barat sering menyebutnya dengan snake fruit ini biasanya mempunyai rasa agak asam kecut dan sedikit manis, buah ini biasanya cocok disantap siang hari ketika panas sedang terik-teriknya karena rasanya yang dominan asam bisa menyegarkan dan menghilangkan rasa kantuk, sebutan snake fruit ini didapat karena kulit buahnya mempunyai sisik yang mirip dengan binatang ular. Buah yang daun pohonnya berbentuk majemuk manyirip ini mempunyai nama latin Salacca Zalacca dan banyak tumbuh di berbagai pelosok negara kita, umumnya buahnya dijadikan buah meja yang disantap langsung ataupun dijadikan manisan. Dalam satu buah salak biasanya terdapat tiga keping buah dengan ukuran besar dan kecil. Berbicara tentang buah salak yang terkenal di Indonesia...beberapa dari sobat mungkin akan langsung menebak bahwa itu adalah salak pondoh dan salak condet karena memang buah salak tersebu...
Tahu Sumedang , penganan yang satu ini adalah kuliner yang paling dikenal dari kabupaten Sumedang selain ubi Cilembu, dan meski tidak sampai diekspor seperti ubi Cilembu, tahu sumedang sudah mulai menyebar dan bisa dinikmati di berbagai penjuru tanah air walau masih dalam lingkup yang terbatas. Walau sudah banyak perajin tahu Sumedang yang membuat dan menjual tahu sumedang diluar daerah Sumedang, banyak yang percaya bahwa tahu sumedang yang dibuat diluar daerah Sumedang rasanya akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan tahu sumedang yang dibuat di Sumedang, dengan kata lain tahu sumedang kualitas baik dengan rasa khasnya hanya bisa didapat jika tahu tersebut dibuat di kabupaten Sumedang, kenapa demikian ?? konon katanya, selain keahlian perajin tahunya, hal yang membuat tahu sumedang mempunyai rasa yang khas adalah air yang dipakai dalam mengolahnya lah yang mempunyai peran penting , air tersebut adalah air yang bersumber dari gunung tampomas, gunung tampomas send...
Angleng dan Wajit merupakan penganan / kuliner yg dibuat berdasarkan bahan dasar yg sama hanya bentuk dan cara mengolah sdkt berbeda.. Makanan Khas Garut Angleng terbuat dari Beras ketan berkualitas dan bahan bahan pilihan terbaik.Sepintas makanan daerah ini mirip dengan wajit, namun Angleng punya rasa tersendiri di lidah kita. Rasa unik yang dimiliki cemilan inilah yang membuat penduduk Garut khususnya, sering menjadikan Angleng sebagai makanan suguhan tamu pada perayaan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran serta perayaan lainnya masyarakat di Jawa Barat.
Es cendol adalah minuman yang terbuat dari air gula merah yang dicampur dengan es batu, dan terdapat berwarna hijau seperti cacing yg dinamakan cendol yg terbuat dari tepunh. es cendol sangat cocok dinikmati saat siang hari karena rasanya yg menyegarkan. penjual Es cendol dapat dijumpai di banyak tempat, biasanya dijual menggunakan gerobak dorong.