Jika datang ke kota Pati coba datang ke kawasan Dukuh Runting, Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati Kota. Di daerah ini kalian akan menemukan kuliner yang bernama petis kambing runting, Petis kambing runting kuahnya dicampur tepung beras serta rebusan daging, tulang dan iga kambing, kadangkala dicampur dengan jeroan atau lemak kambing yang telah lebur. Sehingga makanan khas yang satu ini banyak butiran kenyal hangat yang lumer saat kuah telah masuk di mulut. Rasa kuahnya itu gurih dan bisa dinikmati dengan nasi hangat. Cara membuat petis kambing runting adalah sebaga berikut: Bahan : • 250 gram iga kambing, dipotong-potong • 25 gram gula merah • 3 lembar daun jeruk • 2 sendok makan kecap manis • 2 sendok makan beras menir disangrai hingga cokelat lalu dihaluskan • 1 liter air Bumbu Halus : • 5 butir bawang merah • 3 butir kemiri • 2 cm kencur • 2 siung bawang putih • 2 buah cabai merah • 2 cm...
Makanan khas Tegal berikutnya adalah kupat glabed. Seperti namanya “Glabed” diambil dari kentalnya kuah makanan ini yang ngglabed. Kuliner Tegal yang satu ini biasanya dipasangkan dengan sate Blengong. Sate yang terbuat dari daging Blengong (peranakan dari mentok dan bebek). Kuliner khas Tegal ini bisa kita temui di beberapa tempat di antaranya di deket stasiun Kota Tegal, di komplek warung deket stasiun. Namun, daerah yang terkenal dengan kupat glabed dan sate blengongnya adalah Tegalsari. Di daerah ini banyak yang menjual kuliner khas ini. Adapun pilihan tempat yang lainnya yang juga tak kalah enak dengan beberapa tempat di atas, ada salah satu penjual Kupat Glabed yang menjadi favorit beberapa warga Tegal yaitu di jl. Kapten Sudibyo, “Kupat Glabed Mba Bila” tepatnya ada didepan SMP 7 Tegal. Mungkin bagi kamu yang ingin mencobanya bisa dateng ke salah satu tempat-tempat yang disebutkan tadi. Bahan-bahan 5 porsi...
Cerita Rakyat Jawa Tengah Alkisah, di Dusun Medang Kawit, Desa Majethi, Jawa Tengah, hiduplah seorang pendekar tampan yang sakti mandraguna bernama Aji Saka. Ia mempunyai sebuah keris pusaka dan serban sakti. Selain sakti, ia juga rajin dan baik hati. Ia senantiasa membantu ayahnya bekerja di ladang, dan menolong orang-orang yang membutuhkan pertolongannya. Ke mana pun pergi, ia selalu ditemani oleh dua orang abdinya yang bernama Dora dan Sembada. Pada suatu hari, Aji Saka meminta izin kepada ayahnya untuk pergi mengembara bersama Dora. Sementara, Sembada ditugaskan untuk membawa dan menjaga keris pusaka miliknya ke Pegunungan Kendeng. “Sembada! Bawa keris pusaka ini ke Pegunungan Kendeng. Kamu harus menjaganya dengan baik dan jangan berikan kepada siapa pun sampai aku sendiri yang mengambilnya!” pesan Aji Saka kepada Sembada. “Baik, Tuan! Saya berjanji akan menjaga dan merawat keris pusaka Tuan!” jawab Sembada. Setelah itu, berangkatlah...
Opor Enthog merupakan masakan khas dari daerah Magelang. ‘’Enthog’’ adalah nama lain dari Angsa dalam bahasa Jawa. Biasanya opor enthog disajikan pada Hari Raya Idul Fitri. Opor enthog termasuk ikon kuliner kota Magelang yang merujuk pada makanan berkuah yang menggunakan angsa sebagai hidangan utamanya. Makanan ini bisa biasanya paling banyak ditemukan di desa Menowo yang masih termasuk dalam kawasan Magelang. Salah satu tempat makan opor enthog di desa Menowo, Magelang yang terkenal adalah Opor Enthog Johar Sari ala Bu Cipto. Angsa atau enthog yang diolah menjadi opor pertama-tama disembelih lalu dimasak dengan cara dibakar menggunakan tungku hingga semua bulunya rontok. Saat dibakar daging enthog juga mengeluarkan lemak dan minyak sehingga kuah kaldu opornya lebih kental dan berminyak dibuatnya. Opor enthog dan opor ayam berbeda dengan opor ayam. Jika opor ayam kuah dan kaldunya disatukan, opor enthog memisahkan kuah dan enthognya. Penyajian opor en...
Kalau kamu berkunjung ke Wonogiri dan bingung harus membeli oleh-oleh apa? Geti jawabannya! Geti merupakan jajanan khas Wonogiri yang terbuat dari gula jawa, jahe dan wijen. Geti juga bisa dijadikan cemilan dan bekal saat kamu berpergian. Jangan takut makanan ini basi, karena geti adalah jajanan khas Wonogiri yang dapat bertahan lama meskipun tanpa pengawet. Harga nya juga cukup murah, jadi kamu bisa beli geti dan membagikannya kepada teman, saudara, dan tetangga. Penasaran dengan cara membuatnya? Berikut ulasan bahan dan langkah nya! Bahan : Kacang tanah 1 kg, tanpa kulit ari atau dengan kulit ari Gula merah 500 gram Gula pasir 500 gram Wijen secukupnya disangrai untuk campuran Vanili secukupnya Air secukupnya Wijen secukupnya Cara pembuatannya : Pertama-tama, sangrai dulu kacang tanah hingga matang, atau berubah warna menjadi coklat keemasan. Angkat dan tumbuk kacang tersebut, tap...
Pindang kambing merupakan makanan khas dari Wonogiri yang sudah ada sejak dahulu. Pindang kambing biasanya menggunakan kikil, tulang, dan jeroan sebagai bahan utamanya. Tetapi terkadang juga menggunakan daging dari kambing itu sendiri. Yang menjadi unik, pindang kambing dibungkus dengan daun jati. Untuk membuat pindang kambing, berikut bahan-bahan yang dibutuhkan : 1kg tulang kambing (yang masih ada dagingnya) 250gr daging kambing (potong kecil-kecil) 3L air untuk merebus 500gr tepung gaplek atau tiwul (diadoni dengan 1 gelas air sampai menjadi bulir-bulir kecil) 10 lembar daun salam 10 siung bawang putih 10 siung bawang merah 2sdm ketumbar 250gr lengkuas (digeprek) 1sdm garam 50gr gula jawa Cara pembuatannya : Rebus tulang kambing dan daging sampai empuk bersama dengan bumbu halus (bawang putih, bawang merah dan ketumbar) Masukkan daun salam dan lengkuas geprek Masukkan ga...
Jika kalian berjalan-jalan ke daerah Magelang dan sekitarnya pasti kalian akan menemui Sego Godhog. ‘’Sego’’ dalam bahasa Jawa berarti nasi, sedangkan ‘’Godhog’’ berarti rebus. Bedanya dengan Sego Godhog yang berada di Yogya, Sego Godhog Magelang menggunakan mie. Jadi, intinya Sego Godhog adalah nasi yang direbus menggunkan bumbu dan kuah kaldu ayam yang gurih. Jika belum pernah mencoba mungkin kalian akan ragu karena melihat tampilannya yang tidak menggugah selera. Tapi jiga sudah mencobanya, dijamin kalian pasti akan ketagihan! Bahan-Bahan: 400 gr nasi putih 400 gr mi basah, siap pakai 400 gr kol, potong-potong 200 gr ayam goreng, disuwir-suwir 6 batang daun bawang, diris-iris 4 batang daun seledri, diiris-iris 4 buah tomat, potong-potong 4 sendok makan kecap manis 4 sendok makan bawang goreng 2 butir telur ayam 2 sendok makan minyak goring 1 liter air kald...
Jemunak merupakan penganan tradisional yang sekilas mirip dengan bubur sumsum. Kehadiran jemunak tidak setiap hari, tetapi biasanya hanya satu kali dalam setahun atau tepatnya ketika menjelang bulan puasa. Saat memasuki Ramadhan, di pinggiran jalan kota Magelang cukup marak penjual jemunak dadakan untuk pengendara yang tidak sempat berbuka di rumah atau masyarakat sekitar yang sedang ngabuburit. Jemunak memiliki cita rasa manis yang dihasilkan dari cairan gula atau kinca. Sementara bubur utama yang disajikan dibuat dari bahan dasar ketela, beras ketan, gula merah, dan kelapa. Jajanan yang satu ini banyak dijual untuk takjil karena bisa mengembalikan stamina tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa. Jemunak biasanya dihidangkan di atas wadah berupa daun pisang agar lebih praktis untuk mereka yang lagi dalam perjalanan. Jemunak adalah jajanan yang berasal dari Desa Gunungpring, di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Jemunak ini menjadi jajanan khas di saat Ramad...
Tape ketan adalah jajanan tradisional khas Magelang yang biasa dibuat oleh masyarakat setempat yang sekaligus pemilik toko oleh-oleh. Penduduk Magelang biasa memanggil tape ketan yang dibeli sebagai buah tangan sebagai “muntilan”. Tape ketan terbuat dari beras ketan putih yang diberikan pewarna alami dari daun katu. Ada dua jenis tape ketan yang dikemas sebagai oleh-oleh. Pertama, dibungkus dengan kemasan plastik yang diikat karet dengan isi ½ kg. Kemudian yang kedua dimasukkan dalam kemasan stoples dengan isi 1 kg. Saat ini, penjual Tape Ketan Muntilan semakin membludak di Magelang sehingga para wisatawan bisa lebih mudah memburunya tanpa harus berebut dengan pengunjung lain. Tape Ketan Muntilan sendiri bukan hanya dibuat oleh produsen kecil, melainkan ada juga produsen skala besar yang ikut serta memproduksinya. Tapi biasanya, produk wajik pabrikan menggunakan zat pewarna dengan sedikit kandungan kimia tapi masih dalam tahap aman dikonsumsi. &nbs...