fc points playstation 4 Besuche die Website Buyfc26coins.com. Fairer Deal..UD9i
2.933 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sop Empal
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Sop empal merupakan makanan dari daerah Muntilan, Jawa Tengah. Sop empal bukan berarti sop yang berisi empal. Sop disini diartikan sebagai kuah untuk empal yang dihidangkan terpisah. Warung sop empal dapat ditemukan di jalan veteran, Muntilan. Makanan ini dapat dikatakan minimalis, namun rasanya legendaris dan khas.  Saat menyantap, kita pasti sangat heran dengan kesederhanaan sop ini yang hanya berisi bihun, wortel dan kol. Namun, saat sop dan empal dipadukan dan dimakan dengan nasi, tidak usah diragukan lagi kelezatannya. Sop empal yang hangat dapat dimakan kapan saja, terutama di saat pagi hari dan malam hari. Setiap saya berkunjung ke Muntilan, saya pasti akan mampir ke warung yang tidak pernah sepi ini.   Berikut adalah cara membuat sop empal   Bahan : Daging sapi 1 kilo Bihun 100 gram Kol 200 gram Daun bawang Wortel 200 gram...

avatar
OSKM18_16518159_Cynthia Athena Mahadewi Subroto
Gambar Entri
Sate Jagal
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Ada yang tau darimana sate Jagal berasal? Sate Jagal merupakan makanan khas Blora, Jawa Tengah. Sate Jagal merupakan olahan sapi dibakar sampai matang dipadukan dengan bumbu kacang, kecap serta kuah santan, dan brambang. Nah apa sih perbedaan Sate Jagal dengan sate sapi yang biasa? Perbedaan antara hidangan sate sapi dan jagal terletak pada kuahnya. Untuk Sate Jagal biasanya ditambah dengan kecambah mentah. Bahan-bahan yang digunakan : 1. 250 gram daging sapi has dalam yang telah di potong potong 2 x 2 cm 2. 125 gram kacang tanah goreng ,haluskan 3. 200 ml santan instan 4. 1 sendok makan minyak goreng 5. bumbu halus 6. 5 butir bawang merah 7. 2 siung bawang putih 8. 1/2 sendok teh ketumbar yang telah di sangrai 9. 1/4 dendok teh merica 10. 2 cm kencur 11. 15 buah cabai rawit 12. 1 sendok teh garam 13. 50 gram gula merah Bumbu kuah sate : 1. 3 butir bawang merah yang telah dihaluskan 2. 1 siung bawang putih haluskan 3. 2 butir kemiri yang telah dihaluskan 4....

avatar
OSKM18_16018347_DevyAmaliaRahmadani
Gambar Entri
arem-arem, saudara lemper yang berbeda
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Indonesia merupakan Negara yang memiliki keragaman budaya yang sangat berlimpah, tak terkecuali di bidang kuliner. Salah satunya adalah arem-arem, sejenis lontong yang memiliki isian dan dibungkus dengan daun pisang. Arem-arem berasal dari daerah Kebumen, Jawa Tengah dan daerah sekitarnya. Karena cukup mengenyangkan dan praktis, banyak orang yang mengonsumsi arem-arem bukan sebagai kudapan melainkan makanan untuk sarapan. Seringkali masyarakat menganggap bahwa arem-arem sama dengan lemper, padahal keduanya berbeda. Arem-arem adalah jenis jajanan pasar yang bentuknya sekilas mirip dengan lemper. Bentuknya memanjang dan terbungkus daun pisang. Yang berbeda, arem-arem terbuat dari nasi aron yang dipadatkan dan diberi bahan isian, sedangkan lemper terbuat dari beras ketan. Bahan isian ini berfungsi seperti lauk pauk yang membuatnya dapat disantap tanpa makanan pendamping lain. Jenis bahan isian dalam arem-arem amat beragam. Bahan-bahan tersebut disesuaikan dengan selera dan ting...

avatar
OSKM18_16718224_Haydar Baheramsyah
Gambar Entri
Tari Topeng Ireng
Tarian Tarian
Jawa Tengah

          Tari Topeng Ireng berasal dari Dusun Tuk Songo pada tahun 1950-an oleh Bapak Ahmad Sujak. Tari Topeng Ireng dari Dusun Tuk Songo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah telah menyebar ke seluruh Kecamatan Borobudur. Penyebaran tari Topeng Ireng pada tahun 1990-an diikuti dengan perkembangan penyajian tari Topeng Ireng. Pada tahun 2008, tari Topeng Ireng berkembang ke Dusun Besaran, Desa Congkrang, Muntilan. Perkembangan tersebut, memunculkan grup tari Topeng Ireng Mahesa Jenar. Tari Topeng Ireng mengalami perkembangan hingga 4 periode, yaitu periode 1950-an, 1990-an, 2008 dan 2010. Kemunculan tari Topeng Ireng pertama pada periode tahun 1950-an masih dengan gerakan sederhana berupa langkah kaki, kostum yang sederhana berupa daun kelapa, dan musik menggunakan dodog, bende, serta jedhor. Pengembangan tari Topeng Ireng muncul pada periode tahun 1990-an dengan penyempurnaan gerakan, penambahan kostum dari kain...

avatar
OSKM18_16418302_AnthonyLim
Gambar Entri
Tari Topeng Ireng
Tarian Tarian
Jawa Tengah

          Tari Topeng Ireng berasal dari Dusun Tuk Songo pada tahun 1950-an oleh Bapak Ahmad Sujak. Tari Topeng Ireng dari Dusun Tuk Songo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah telah menyebar ke seluruh Kecamatan Borobudur. Penyebaran tari Topeng Ireng pada tahun 1990-an diikuti dengan perkembangan penyajian tari Topeng Ireng. Pada tahun 2008, tari Topeng Ireng berkembang ke Dusun Besaran, Desa Congkrang, Muntilan. Perkembangan tersebut, memunculkan grup tari Topeng Ireng Mahesa Jenar. Tari Topeng Ireng mengalami perkembangan hingga 4 periode, yaitu periode 1950-an, 1990-an, 2008 dan 2010. Kemunculan tari Topeng Ireng pertama pada periode tahun 1950-an masih dengan gerakan sederhana berupa langkah kaki, kostum yang sederhana berupa daun kelapa, dan musik menggunakan dodog, bende, serta jedhor. Pengembangan tari Topeng Ireng muncul pada periode tahun 1990-an dengan penyempurnaan gerakan, penambahan kostum dari kain...

avatar
OSKM18_16418302_AnthonyLim
Gambar Entri
Olor :A Javanese Tradition
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Olor adalah makanan tradisional asal Provinsi Jawa Tengah, lebih spesifiknya lagi berasal dari Semarang. Olor merupakan makanan yang terbuat dari sumsum tulang belakang sapi yang dipadukan dengan sensasi telur yang telah dikocok menjadi adonan dadar nikmat. Makanan ini biasa disajikan bersama asam -asam daging dan nasi, dengan nasi saja, maupun sebagai kudapan. Cara membuat Olor adalah sebagai berikut : 1. Siapkan tulang belakang sapi, rebus selama beberapa jam hingga tulang tersebut lunak. 2. Sesudah tulang tersebut lunak, belah tulang tersebut pada bagian tengahnya dan ambil sumsum dari tulang belakang tersebut (sumsum tersebut berwarna putih seperti bertekstur seperti jelly). Jika tulang masih kurang lunak, masukkan tulang tersebut kedalam plastik dan hancurkan tulang tersebut dengan palu hingga sumsum mudah dikeluarkan dari tulang. 3. Bersihkan sumsum, lalu potonglah sumsum dengan ukuran 1cm perpotong. 4. Kocoklah telur hingga tercampur rata dan terdapat gelembun...

avatar
Oskm18_sbm_eileenchan
Gambar Entri
Rumah Adat Panggang Pe
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Rumah Panggang Pe berasal dari kata panggang dan epe (dijemur). Rumah ini dinamakan demikian karena pada zaman dahulu, rumah berdesain seperti ini sering dipakai untuk menjemur barang-barang (daun teh, ketela, dll). Ciri khas dari rumah adat ini sebelum mengalami modernisasi adalah memiliki atap bagian depan yang lebih landai dari bagian tengah/belakkang, memiliki 4-6 tiang penyangga atap di depan rumah (tiang penyangga sebagai penentu bentuk atap), dan biasanya hanya terdapat satu ruang di dalamnya. Atap landai memudahkan orang untuk menjemur, sedangkan ruangan yang hanya ada 1 membuat rumah adat ini jarang digunakan sebagai tempat tinggal tetap oleh pemiliknya. Rumah ini lebih sering digunakan untuk berjualan dan memproduksi barang. Rumah Adat Panggang Pe ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis, sesuai dengan bentuk atapnya. Misalnya panggang pe gedhang salirang (atap tinggi di belakang), panggang pe empyak setangkep (kedua bagian atap landai), dan panggang pe gedhang setangkep (a...

avatar
OSKM_19918157_isai abcd
Gambar Entri
Tari Dolalak Purworejo
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Dolalak merupakan warisan budaya bangsa yang berasal dari Purworejo Jawa Tengah.  Tidak ada yang tau kapan pastinya tarian ini mulai berkembang, berdasarkan beberapa sumber tarian ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Di mana setiap unsur geraknya diadopsi dari perilaku serdadu – serdadu atau yang orang awam seperti kita ini menyebutnya sebagai tentara Belanda. Pada masa itu serdadu Belanda sangat gemar sekali untuk menunjukkan euforianya, salah satunya adalah berpesta, berdansa, dan minum minum. Dolalak sendiri diambil dari kata “do” dan “la-la” yang dimaksud not balok dari do,re,mi,fa,sol,la,si,do, yang diambil dari pendengaran penduduk pribumi yang berubah menjadi lidah jawa dolalak. Dulu sekali, tarian ini dijadikan sebagai media untuk meluluhkan hati kolonial Belanda.  Jadi,dengan kata lain terselip unsur politik di dalamnya. Tarian ini bila dilihat secara sepintas hampir mirip dengan tarian Angguk dari Yogyakarta,...

avatar
OSKM_16218148 _Amillia_SF ITB_2018
Gambar Entri
Sejarah Gethuk
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Sudah lama orang mengenal Gethuk atau getuk (dalam bahasa Indonesia), namun dengan lamanya orang mengenal Gethuk, ternyata belum banyak yang mengetahui asal mula dan sejarah terciptanya makanan yang satu ini. Sejarah Gethuk berawal pada jaman penjajahan Jepang, konon pada masa itu beras yang merupakan makanan pokok Indonesia, merupakan barang langka yang sulit untuk di temukan, sehingga penduduk lokal (asli) Magelang berupya mengganti makanan pokok mereka dengan ketela, yang saat itu banyak terdapat di sekitar rumah dan mudah ditemukan di pasar. Hingga tersebutlah nama mbah Ali Mohtar yang berasal dari Desa Karet, Magelang yang mencoba berinovasi dengan ketela tersebut menjadi satu makanan yang cukup menarik untuk dihidangkan dan tak membosankan dimakan. Ketika itu beliau mencoba untuk mengolah ketela dengan cara dikukus kemudian dihaluskan sekedarnya kemudian dicampur dengan gula. Dari sanalah konon makanan yang bernama Gethuk ini berasal. Meskipun saat itu, untuk menghaluskan ke...

avatar
Oskm18_19718079_agatha