"KOPI SIPIROK" Sejarah perkebunan kopi Sipirok mulai berdiri sejak tahun 1800-an, saat penjajahan Belanda. Kopi Sipirok berasal dari dataran tinggi Sipirok, Sumatera Utara. Lebih tepatnya berdekatan dengan Mandailing. Sipirok adalah perluasan dari perkebunan dan pengolahan kopi di Mandailing. Kopi ini diambil dari kelompok tani kopi dan aren di Sipirok. Kopi Sipirok mungkin belum banyak dikenal orang. Kopi Sipirok kini bisa dinikmati para pecinta kopi di Jakarta. Saat diseruput ternyata rasanya tidak seseram seperti namanya yaitu Jantan Sipirok. Teksturnya tidak pekat dan lembut. Rasa pahit khas kopi dengan mudah mengalir sampai ke ujung lidah. Bagi pecinta kopi sejati pasti tak butuh waktu lama untuk menikmati secangkir kecil espresso Jantan Sipirok ini. Bisa juga diracik ala Americano untuk sensasi yang berbeda. Bila ingin manis, disarankan Drip Kopi. Kopinya diseduh dengan cara tetesan ala Vietnam dicampur susu kental manis. Rasanya jadi seperti permen karena manisnya....
Kue Putu Bambu Khas Medan DARI Medan, berkembang ke Jakarta bahkan Malaysia. Begitulah perjalanan cemilan bernama putu bambu dan putu mayang. Seperti namanya, putu bambu adalah putu seperti yang kita kenal, terbuat dari tepung beras dan irisan gula jawa dimasak dalam bambu yang yang sudah dikemas sedemikian rupa. Setelah itu, diberi topping parutan kelapa. Bedanya, ketika putu bambu dimasak tak mengeluarkan bunyi seperti penjual putu yang biasa keliling. Selain itu, ukuran putu bambu lebih besar dibandingkan putu biasa. Bambu yang digunakan otomatis lebih besar. Warna putu bambu aslinya adalah putih tidak seperti putu ”jakarta” yang berwarna hijau, meski putu bambu juga bisa diberi warna hijau sesuai selera warga Jakarta. Perbedaan lain, selain taburan kelapa, putu bambu juga bertabur gula pasir. Demikian pula putu mayang, tak seperti di Jakarta yang berwarna-warni, putu mayang medan tak mau berdandan centil. Dia tetap pada waran aslinya,...
Dali Ni Horbo Makanan tradisional Sumatera Utara dengan nama dali no horbo merupakan olahan dari susu kerbau yang dimasak sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk susu yang menggumpal seperti keju. Jika keju dibuat dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu, dali justru dibuat dengan cara tradisonal tanpa bantuan bahan kimia apapun. Selain disebut dengan dali, keju batak tersebut kerap disebut dengan bagot ni horbo karena bagot berarti susu sesuai bahan utamanya. Penggunaan susu kerbaunya juga tidak asal-asalan, karena yang akan diambil hanya dari induk kerbau yang baru melahirkan anak dengan umur 1 bulan. Begitu pula dengan proses memerahnya yang hanya dilakukan saat pagi hari saja dan setelah 5 bulan diperah, bulan selanjutnya tidak lagi diperah. Umumnya, untuk membuat makanan asal Sumatera Utara ini hanya memerlukan susu kerbau bersama dengan air nenas dan air hasil perasan daun pepaya. Susu kerbau nantinya akan direbus sampai benar-benar mendidih, saat itu biasanya p...
Ik an Arsik adalah salah satu makanan tradisional yang berasal dari daerah Sumatera Utara . Makanan satu ini terbuat dari bahan dasar ikan mas yang dimasak dengan bumbu khusus sehingga menghasilkan cita rasa yang khas dan berbeda dengan masakan berbahan ikan lainnya. Ikan Arsik merupakansalah satu makanan tradisional yang cukup terkenal di Sumatera Utara , khususnya di daerah Toba Samosir dan Tapanuli Utar Asal Usul Ikan Arsik Ikan Arsik merupakan salah satu makan tradisional yang berasal dari masyarakat Batak Toba di daerah Toba Samosir dan Tapanuli Utara, Sumatera Utara . Konon makanan ini sudah ada sejak dahulu kala dan diwariskan oleh nenek moyang mereka secara turun-temurun. Dalam tradisi masyarakat Batak, makanan ini tidak hanya sekedar makanan biasa, namun juga memiliki nilai-nilai dan filosofi tersendiri di dalamnya. Ikan Arsik biasanya disa...
Cimpa adalah makanan khas suku Karo. Cimpa menjadi makanan penting dalam acara-acara adat Karo. Cimpa adalah makanan yang dibua dari beras ketan merah atau putih. Di dalam beras ketan merah dimasukkan gula merah atau gula aren yang telah dicampur dengan kelapa parut. Cimpa biasanya dibungkus dengan daun pisang. Cimpa biasanya dimasak dengan dikukus. Cimpa adalah salah satu makanan yang sangat penting bagi orang Karo. Cimpa harus ada di setiap pelaksanaan acara-acara adat suku Karo. Cimpa harus dihadirkan saat berlangsungnya acara pesta adat pernikahan, kerja tahun atau merdang merdem, dan kematian. Jika dalam salah satu acara adat tersebut tidak dihadirkan cimpa, maka acara tersebut dianggap kurang dan tidak sempurna. Pada awalnya, cimpa dihadirkan hanya pada saat acara kerja tahun atau merdang merdem suatu desa saja. Pembuatan cimpa tersebut dilakukan pada hari ke enam, pada saat kerja tahun atau merdang merdem. Cimpa disediakan di setiap rumah, di suatu kampung yang se...
Paduan kuah kari dengan bihun dan ceker ayam di tambah dengan bumbu rempah dan taburan bawang merah goreng, akan menyulut selera makan anda. Resep Bihun Kari dari Medan ini disajikan dengan sambal dan kerupuk. Resep Kari Bihun Khas Medan adalah masakan tradisional yang berasal dari Medan Sumatera Utara, kota ini terkenal dengan wisata kulinernya, dan hari ini kita akaan mencoba menu resep tradisional khas Medan. Resep Kari Bihun Khas Medan Bahan-bahan yang disiapkan 3 sdm minyak, untuk menumis 12 buah ceker ayam, potong bagian berkuku, seduh air panas, kupas kulit arinya, bilas bersih 1 L air 1 bungkus (8 g)bumbu pelezat serbaguna rasa ayam 2 potong dada ayam 250 ml santan kental 1 sdt garam 1 sdt merica bubuk Bihun, seduh air mendidih hingga empuk, tiriskan, sisihkan Bawang merah goreng, untuk taburan Bumbu yang dihaluskan: 10 butir bawang merah 4 siung bawang putih 3 cm jahe 5...
Ikan mas yang dimasak dengan bumbu arsik merupakan makanan yang khas dari Sumatra Utara. banyak diantara anda yang mungkin belum pernah mencicipi makanan yang satu ini atau bahkan baru mendengar namanya. Makanan ini memiliki ciri khas rasa asam manis pedas gurih yang sangat cocok disajikan sebagai menu makanan sehari-hari. Selain itu, ikan bumbu arsik ini juga dapat anda hidangkan ketika anda mempunyai acara yang meriah sehingga anda dapat menyenangkan bagi para tamu yang datang. Yang menjadi ciri khas lain dalam maskan ikan bumbu arsik ini adalah sisik ikan yang masih menembpel utuh pada tubuh ikan yang akan dibuat menjadi ikan arsik. Memang sangat unik, tetapi anda juga tidak perlu khawatir akan kualitas rasa yang dimilikinya. Selain rasanya yang enak dan nikmat, proses membuatnya pun sangat mudah dilakukan oleh siapapun hanya dengan cara yang sederhana. Ikan yang dimasak dengan bumbu arsik ini biasanya menggunakan ikan mas, akan tetapi anda juga bisa menggantinya dengan ikan lain...
Keistimewaan yang ada pada kopi ini adalah terletak pada kualitas rasa dan juga kualitas dari aroma. Kopi memang memiliki cita rasa yang sangat istimewa. Rasa kopi biasanya di dominasi rasa pait, sepat bahkan ada juga yang dikombinasi dengan rasa asam. Seperti jenis kopi yang berasal dari taruntung ini. Rasa kopi yang pahit, gurih, dengan rasa sepat dan asam yang pas membuat kopi ini mampu memanjakan lidah siapa saja yang menikmatinya. Selain rasanya yang begitu pas, kopi ini juga memiliki aroma yang sangat spesial. Setiap jenis kopi dari wilayah tertentu akan memiliki aroma yang berbeda beda. Hal ini dikarenakan aroma kopi banyak dipengaruhi oleh tanaman yang tumbuh di sekitarnya. Apabila kopi di tanam bersamaan dengan pohon jeruk maka nantinya kopi akan memiliki aroma yang segar dan sedikit mengandung aroma jeruk. Ada juga kopi yang memiliki aroma khas yang bercampur aroma rempah karena di tanam di dekat lahan yang ditumbuhi banyak rempah rempah. Kopi dari tarutung ini memilik...
Tano Ponggol tentu tidak asing lagi bagi kita, khususnya masyarakat yang berasal dari Kabupaten Samosir. Tano Ponggol dalam bahasa asli lokal disebut Tano Magotap, yang memisahkan Pulau Samosir dengan Pulau Sumatera yang terletak sebelah Barat Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Sebutan Tano Ponggol / Tano Magotap dilatarbelakangi sejarahnya. Konon sebelum masa penjajahan Hindia Belanda Pulau Samosir menyatu dengan Sumatera dan pada masanya belum ada kata pulau tetapi hanya Samosir. Sekitar Tahun 1900-an, waktu itu Indonesia masih dijajah Belanda termasuk Samosir, dan pada saat itu yang berkuasa di Pemerintahan Hindia Belanda adalah Ratu Willhelmina (pengakuan orang tua dulu yang ikut kerja paksa menggali Tano Ponggol). Sekitar 1905 Pemerintah Hindia Belanda memerintahkan kepada Tentara Belanda yang ada di Sumatera Utara, untuk melakukan kerja paksa menggali tanah sepanjang 1,5 km dari ujung lokasi Tajur sampai dengan Sitanggang Bau. Kerja...