Kesultanan Yogya adalah pemerintahan tradisional yang berlokasi di Jawa Tengah. Dibentuk pada tahun 1755 saat Kesultanan Mataram dibagi menjadi dua berdasarkan Perjanjian Giyanti: Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta. Daerah Teritorial YOgyakarta dibagi empat kelompok: 1. Keraton: daerah sekitar istana kerajaan yang menjadi residensi resmi Sultan 2. Nagari Yogyakarta: Ibu kota kerajaan 3. Negara Agung: Kawasan di luar Nagari Yogyakarta yang masih dikuasai oleh keluarga kerajaan 4. Mancanegara: kawasan luar Yogyakarta yang memiliki pemerintahan otonom. Birokrasi Kerajaan dapat digambarkan sebagai berikut: - Pemerintahan Pusat Sultan: penguasa di Yogyakarta dengan gelar Hamengku Buwono Patih Dalem: kementerian tertinggi dan duduk sebagai representasi Sultan sebagai kepala eksekutif dalam birokrasi Yogyakarta. Menteri Dalam Negeri: terdiri dari 4 departemen yang dipimipin oleh menteri kerajaan, disebut yaitu Kanayakan Keparak (Menteri Yayasa...
Pendahuluan Angklung adalah alat musik tradisional yang dapat berkembang mengikuti perkembangan musik modern. Perkembangan alat musik ini bahkan sudah mendapatkan pengakuan dunia dengan dideklarasikannya angklung sebagai "world heritage" oleh UNESCO. Perkembangan angklung tidak diikuti oleh penelitian yang cukup sehingga penelitian pada alat musik ini perlu dilakukan terutama dalam menentukan karakterisitik akustik dari musik angklung. Karakteristik akustik dari suatu musik dapat dibedakan menjadi karakter akustik yang bersifat objektif dan subjektif. Pada saat ini karakter akustik dari musik angklung belum diketahui secara lengkap sehingga dirasakan perlu diadakan penelitian tentang karakteristik musik angklung. Dengan diketahuinya parameter akustik tersebut nantinya akan menambah kekayaan budaya Indonesia, membantu seniman dalam menciptakan karya baru berdasarkan karakter musik angklung yang paling optimum dan dapat dibuat disain gedung konser yang didedikasikan untuk musik...
Pagaruyung didirikan pada tahun 1347 dan berubah menjadi kesultanan islam pada abad ke-16. Kerajaan ini dapat dipandang sebagai bentuk kelanjutan dari sistem politik konfederasi yang telah luas berkembang di kalangan masyarakat Minangkabau sebelumnya. I. Wilayah Konsep kewilayahan Pagaruyung dapat dilihat dalam dua cara pandang, yaitu secara geografis dan secara budaya. Dalam sudut pandang geografis, kerajaan Pagaruyung terduru daru 3 kawasan wilayah, yaitu Darek, Rantau dan Pesisir. Wilayah Derek merupakan wilayah utama Pagaruyung yang berlokasi di tanah tinggi di kawasan Bukit Barisan. Nagari-nagari didalam wilayah Darek dapat pula diklasifikasi menjadi tiga kelompok, yang disebut Luhak nan Tigo, yaitu: • Luhak Tanah Data terdiri dari 9 kelompok nagari: Tampuak Tangkai Pariangan Salapan Koto (Pariangan, Padang Panjang, Guguak, Sikaladi, Koto Tuo, Tanjuang Limau, Sialahan, Batu Basa), Tujuah Langgam di Hilia (Turawan, Padang Lua, Padang Magek, Sawah Kareh, Kinawai, Balimbiang,...
Pustaha Batak, disebut Pustaha Laklak Kode 4301 (linguistik). Sekarang berada di Logan Museum of Anthropology, Wisconsin, AS. Kondisi: Sudah sangat rusak. Beberapa halaman sudah hancur dan tidak dapat dibaca lagi, tetapi bagian yang masih utuh memiliki teks dan ilustrasi yang cukup jelas. Bahan: Kulit Kayu Ukuran: 28 x 18 cm Bungkus jilid (terbuat dari kayu, disebut "lampak") berdimensi 35 x 18 cm. Koleksi: Harley Harris Bartlett (1886-1960) Catatan: Harley Harris Bartlett (1886-1960) adalah penulis "The Labors of the Datoe and Other Essays on the Bataks of Asahan (North Sumatra)" dalam "Michigan Papers on South and Southeast Asia, 15. Ann Arbor: University of Michigan Press (1973). Bartlett ialah seorang antropolog dan ahli tumbuh-tumbuhan yang meneliti di daerah Asahan pada tahun 1917 dan 1927. Dalam pustaha tertulis: "Ahu pangulubalang si bahir bangke darajahon di | bulung ni sapuate (atau sada ate?) asa daparap ma dohot si | biyangsa panaluwan bunu ma musungku si a...
Replika Pustaha Batak Pane Na Bolon Aslinya berada di: Museum für Völkerkunde Hamburg, Jerman (13.81.24). Replikai dibuat oleh: Liberty Manik. Replika saat ini ada di perpustakaan IACI, Bandung. Isi: Naskah ini merupakan naskah ilmu nujum orang Batak, terkait pada nujum Naga Besar yang juga dikenal oleh masyarakat etnik kuno Melayu. Pustaha dan nujum Pane Na Bolon (Pane Besar) biasanya dibuka saat hendak mengadakan peperangan atau hendak mendirikan desa yang baru. Pane Na Bolon adalah penamaan dewa yang mengelilingi bumi dan dalam perjalanannya menempati keempat arah mata angin selama sekitar 3 bulan. TIap kali Pane Na Bolon berpindah, ia mendirikan desa baru dan sesuai dengan kepercayaan Batak kuno, perlu diadakan pesta perjamuan yang merupakan jiwa manusia yang diambilnya pada saat peperangan atau wabah penyakit. Pane Na Bolon merupakan dewa yang sangat ditakuti, dan hanya datu yang mengetahui cara menangkal keberadaannya. Dalam teks pustaha tertulis, "Mulai bulan pertama hingga b...
Bahan katun, digunakan sebagai selendang pelengkap busana wanita, juga biasa dijadikan kain gendongan pada saat nyambungan. Dibuat pada masa evakuasi menjelang kemerdekaan RI, tahun 1942. Ragam hias kotak-kotak, lambang keselamatan.
Banyak orang mungkin tak akan menemukan makanan bernama Lontong Balap kecuali di Surabaya atau daerah Jawa Timur pada umumnya. Makanan Indonesia yang menjadi kuliner khas kota Surabaya ini memang memiliki keunikan tersendiri. Lontong balap terbuat dari lontong, taoge rebus, tahu goreng yang dipotong-potong, lentho, dan kuah lontong dengan bumbu sambal petis, dan dilengkapi dengan bawang goreng. Meski menjadi makanan yang wajib dicoba ketika mengunjungi Surabaya, tidak semua orang tahu bagaimana sejarah atau asal mula lontong balap bisa ada hingga sekarang. Dilansir dari Travel Kompas , seorang pedagang lontong balap bernama Sisno (pemilik warung lontong balap Cak Pri) mengungkapkan bahwa menurut kakeknya yang sudah berjualan lontong balap sejak tahun 1913, dulunya lontong balap dijual di sepanjang Jalan Semarang (kebun binatang). Setiap pagi mereka naik sepeda untuk menjajakan lontong dengan cara kebut-kebutan atau dalam istilah Jawa disebut "balapan". Oleh...
sate yg dibumbuin dengan kelapa baru kemudian dipanggang RM/Toko yang Menyediakan : Sate Kelopo Ondomohen Bu Asih Rumah Makan Indonesia Alamat: Jl. Walikota Mustajab No.36, Ketabang, Genteng, Kota SBY, Jawa Timur 60272 Telepon: (031) 5474575
Kuliner ini merupakan olahan dengan bahan dasar daging ayam. Kaya akan bumbu rempah yang khas, aroma yang kuat, gurih dan memiliki cita rasa pedas. Bahan: 1 ekor ayam, potong 8 atau 12 2 bh jeruk nipis, ambil airnya 2 bh tomat hijau, iris 3 btg sereh, memarkan 5 lbr daun jeruk purut 3 ikat daun kemangi 5 btg daun bawang, potong panjang 1 sdt garam 1 sdt gula pasir 1 sdt kaldu bubuk 200 ml air 100 ml minyak goreng Bumbu, haluskan: 10 bh bawang merah 100 gr cabe rawit merah 10 bh kemiri 1 ruas kunyit 1 ruas jahe Cara membuatnya : Lumuri ayam dengan air jeruk nipis, diamkan 15 menit. Panaskan minyak dalam wajan, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan ayam, aduk rata. Biarkan ayam berubah warna lalu beri air, tomat, daun jeruk, sereh dan daun jeruk purut. Masukkan juga garam, gula pasir dan kaldu bubuk, aduk rata. Tutup wajan, biarkan hingga ayam...