Tidak lengkap rasanya kalau berkunjung ke Bangka tanpa mencicipi makanan khas Bangka yaitu mie koba. Mie Koba merupakan kuliner khas kota Bangka. Di kota yang kerap menjadi destinasi wisata tersebut, Mie Koba menjadi favorit penduduk lokal dan turis yang berkunjung.
Nama Mie Koba memang belum setenar kuliner berbahan dasar mie dari daerah lain seperti Mie Aceh, Mie Celor, atau Mie Cikalang. Namun, Mie Koba cukup familiar bagi mereka yang suka travelling ke daerah Bangka. Koba sebenarnya adalah nama kota kecil di provinsi Bangka –Belitung, tepatnya kabupaten Bangka Tengah. Sedikit cerita, Mie Koba ini ternyata sudah ada selama berpuluh-puluh tahun lalu di kota Koba, namun baru terkenal setelah Bangka menjadi provinsi sendiri melepaskan diri dari Sumatra Selatan.
Hal paling membedakan Mie Koba dari daerah lain terletak pada kuah yang lezat dan menyegarkan dengan paduan bumbu dan hasil laut (sea food). Mie Koba sangat cocok bagi Anda penggemar sea food yang ingin mencoba sensasi baru dari olahan hasil laut.
Mie berkuah gurih dari kaldu tenggiri. Bukannya bakso, mie koba menyuguhkan telur rebus dan kesegaran jeruk kunci yang otentik dirasakan di Bangka.
Kesegaran mie ini bukan berasal dari sambal atau pun irisan daun seledri. Warga Bangka sudah terbiasa membubuhkan jeruk dalam makanan kuah. Jeruk yang dipilih pun bukan jeruk peras biasa. Bila Anda melihat beberapa bulir jeruk di atas meja makan, itulah yang disebut dengan jeruk kunci. Jeruk kunci konon hanya tumbuh di beberapa bagian pulau Sumatera saja, termasuk di Bangka dan Belitung. Jeruk ini dijadikan bagian dari penyedap makanan bagi warga Bangka. Tambahkan satu perasan jeruk ini ke dalam Mie Koba, dan bersiaplah untuk merindukannya lagi.
Keistimewaan tak berhenti di jeruk kunci. Mie Koba berciri khas tambahan telur di dalamnya. Telur yang telah direbus matang, dikuliti hingga bersih dan dijadikan side dish Mie Koba. Jadi, bukan telur dadar atau mata sapi yang biasa disiapkan di rumah makan, melainkan telur rebus bercampur kuah tenggiri yang gurih.
Alamat dan Kontak Penjual:
Mie Koba Iskandar
Gedung Nasional, Taman Sari, Gedung Nasional, Taman Sari, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung 33684
0812-7842-7777
Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.
Cara membatalkan pinjaman ayopinjam Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.
Cara membatalkan pinjaman ayopinjam: Hubungi Call Center AyoPinjam Resmi Di Nomor ☎ 0831•6926•5049, Kontak WhatsApp Cs AyoPinjam 📞0857•5833•7054 Layanan Bantuan Kendala. Live Chat AyoPinjam Menyediakan Layanan Kontak Percakapan Atau Live Chat Yang Terdapat Pada Aplikasi AyoPinjam. Layanan Ini Tersedia Setiap Hari Online 24 jam.
PESAN INDUK TI KIDUNG LAKBOK Hikmah Karuhun Pikeun Kahirupan Ditulis ku: Henry Purwanto Kategori: Etika, Moral & Pepatah PENDAHULUAN Kidung Lakbok lain ukur carita baheula. Lian ti éta, ieu naskah kuno nyimpen pituduh anu jero pisan pikeun kahirupan urang di jaman kiwari. Karuhun urang teu ngan ninggalkeun carita, tapi ogé pangalaman, peringatan, jeung hikmah. Ieu pesan induk jadi pondasi pikeun urang hirup: ngajaga jati diri bari tetep maju ka hareup. Hayu urang bahas hiji-hiji. ULAH POHO KA ASAL-USUL (Jangan Lupa Pada Asalnya) Makna: Saha urang, ti mana asalna, naon sajarah karuhun urang – kabehna kudu dipikanyaho. Ulah isin ku sajarah sorangan, sabab dinya tempat urang tumuwuh. Kaitan jeung Lakbok: Karajaan Bandjarpatroman téh akar ti wewengkon ieu. Lamun urang poho sajarah, sarua jeung neangan leungit jati diri. Urang bakal gampang kaileng ku budaya deungeun anu teu saluyu jeung ajén-inajén lembur. Pesen: Sugema jeung bagja téh mimitina mah nya tina n...
Naskah Nusantara • Sunda Kuno Kidung Lakbok Kisah Kerajaan Banjarpatroman, Ramalan Abadi, dan Kelahiran Wayang Kila Kidung Lakbok adalah sebuah karya sastra lama berbentuk prosa naratif atau puisi naratif dalam bahasa Sunda yang menceritakan tentang sejarah dan legenda Kerajaan Banjarpatroman. Kerajaan tersebut dipercaya pernah berdiri di wilayah yang kini dikenal sebagai Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Naskah ini sempat nyaris hilang, kemudian ditulis ulang dan dilestarikan kembali pada tahun 2013 melalui publikasi daring. 📜 Sejarah dan asal-usul Menurut naskah Kidung Lakbok, Kerajaan Banjarpatroman mengalami masa kejayaan sebelum akhirnya runtuh akibat perang saudara atau perebutan kekuasaan. Peristiwa tersebut dianggap sebagai dosa besar yang menimbulkan kutukan. Akibat perbuatan tersebut, turunlah azab berupa bencana alam besar, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir bandang. Kerajaan yang dahsyat itu akhirnya tenggelam dan berubah menja...