Tapai Menaon Tapai Menaon, mungkin sebagian besar dari kita masih asing dengan jenis olahan beras ketan hitam ini. Makanan yang berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat ini memiliki bentuk yang sama dengan tapai ketan hitam biasanya. Namun, teksturnya jauh lebih lembut seperti bubur. Tekstur yang lembut didapatkan dari tahap pemasakan akhir yang membuat tekstur makanan ini lembut seperti bubur. Tapai Menaon biasa disajikan pada saat hari-hari besar seperti nikahan, lebaran, dan lain-lain. Tapai Menaon diberi nama demikian karena proses memasaknya yang lama, seolah-olah seperti “menaon” atau menahun. Rasa tapai ini juga sangat khas karena perpaduan rasa asam dari fermentasi dan manis dari gula pasir. Apabila Anda sedang berada di Pontianak atau sedang mencari oleh-oleh khas Pontianak,...
Bakcang saat ini telah menjadi makanan yang umum dan juga telah menjadi kuliner yang cukup disukai oleh masyarakat Jakarta dan juga daerah di Jawa Barat. Kata ”bakcang” sendiri berasal dari dialek Hokkian yang lazim dibahasakan di antara suku Tionghoa di Indonesia.Menurut legenda, Bakcang Pertama kali muncul pada zaman Dinasti Zhou, ketika Qu Yuan yang bunuh diri dengan melompat ke Sungai Miluo. Pada saat itu, bakcang dilemparkan rakyat sekitar ke dalam sungai untuk mengalihkan perhatian makhluk-makhluk di dalamnya supaya tidak memakan jenazah Qu Yuan. Walaupun begitu,Bakcang awalnya tetap merupakan sebuah kuliner khas yang berasal dari daerah Kalimantan Barat tepatnya di Kota Pontianak. Bakcang biasanya dibuat oleh Masyarakat Pontianak khususnya yang berasal dari suku tionghua dalam rangka untuk memperingati Hari Imlek atau Penanggalan China tanggal 5 bulan 5 setiap tahun, pada hari itu mas...
Bakcang saat ini telah menjadi makanan yang umum dan juga telah menjadi kuliner yang cukup disukai oleh masyarakat Jakarta dan juga daerah di Jawa Barat. Kata ”bakcang” sendiri berasal dari dialek Hokkian yang lazim dibahasakan di antara suku Tionghoa di Indonesia.Menurut legenda, Bakcang Pertama kali muncul pada zaman Dinasti Zhou, ketika Qu Yuan yang bunuh diri dengan melompat ke Sungai Miluo. Pada saat itu, bakcang dilemparkan rakyat sekitar ke dalam sungai untuk mengalihkan perhatian makhluk-makhluk di dalamnya supaya tidak memakan jenazah Qu Yuan. Walaupun begitu,Bakcang awalnya tetap merupakan sebuah kuliner khas yang berasal dari daerah Kalimantan Barat tepatnya di Kota Pontianak. Bakcang biasanya dibuat oleh Masyarakat Pontianak khususnya yang berasal dari suku tionghua dalam rangka untuk memperingati Hari Imlek atau Penanggalan China tanggal 5 bulan 5 setiap tahun, pada hari itu mas...
Sembahyang kubur adalah tradisi masyarakat Tionghua khususnya yang berasal dari Singkawang dan daerah sekitar-nya untuk bersembahyang ke makam-makam leluhurnya yang dilakukan 2 kali dalam setahun. Masa sembahyang kubur jatuh pada bulan kedua dan bulann ketujuh dalam kalender Cina. Waktu sembahyang kubur diberikan kurang lebih selama 2 minggu, jadi bisa bebas memilih hari untuk pergi sembahyang. Tradisi ini telah berlangsung turun temurun. Bahan yang perlu disediakan untuk persembahan kepada roh leluhur adalah makanan seperti : ayam rebus; daging; telur matang; paling dikit 3 macam buah-buahan; dan kue-kue maupun teh. Alat yang dibutuhkan antara lain "Uang dewa" serta baju dan barang-barang yang berupa kertas. Selain persembahan untuk leluhur, harus disediakan pula makanan untuk para Dewa berupa buah-buahan. #OSKMITB2018
Di kota Pontianak, sebagian dari masyarakatnya adalah suku Tionghua, atau sering juga disebut suku Chinese.Masyarakat Tionghua, terutama yang menganut agama Konghuchu di Pontianak, memiliki tradisi tahunan sembahyang kubur atau ziarah ke makam pendahulu mereka, terutama yang merupakan satu keturunan atau keluarga besar. Tradisi tahunan ini dilaksanakan 2 kali setahun, yaitu setiap bulan ketiga dan ketujuh dalam penanggalanimlek dari tanggal 1 sampai 15 pada bulan itu. Biasanya ziarah makam dan sembahyang dimulai dari jam 4 subuh sampai kurang lebih jam 9 pagi selama hari-hari sembahyang kubur. Biasanya masing-masing keluarga membawaapam beras, bakpao, kue ku berwarna merah, atau biasa disebut ang khak tho, kuanchiang (olahan bengkuang),terkadang ada keluarga yang membawa makanan favorit almarhum selama dia hidup. Tradisinya, mereka harus membawa semangkuk nasi, dengan tahu di atas nasi dan ditancap sepasang sumpit, sayuran ku chai di potongkecil dan diremdam air, ayam jantan reb...
Bubur Catok memang hampir sama seperti bubur - bubur lainnya, namun siapa yang tahu jika bubur ini biasa dihidangkan setelah tiga hari runtutan acara pernikahan. Wah, menarik bukan? Nah, jadi bubur ini dihidangkan untuk memulihkan stamina atau tenaga para masyarakat sekitarnya yang telah ikut membantu menyiapkan hingga pelaksanaaan acara pernikahan yang sudah disiapkan dari tujuh hari sebelumnya. Bubur Catok merupakan salah satu kudapan yang cukup mengenyangkan yang terbuat dari tepung beras yg semakin nikmat dengan adanya siraman gula aren. Meskipun nama bubur catok jarang didengar namun ternyata bubur ini mungkin tak asing lagi bagi kita karena memiliki kemiripan dengan bubur sumsum.Namun, memang setiap daerah di Indonesia memeliki nama - nama unik untuk setiap makanannya, dan memiliki fungsi yang berbeda beda juga. Nah resep untuk membuat bubur catok dapat kalian lihat di : http://www.resepborneo.com/2016/06/resep-makanan-lezat-bubur-catok.html...
Cap Go Meh adalah lafal dialek Tio Ciu dan Hokkian, artinya malam 15. Sedangkan lafal dialek Hakka adalah Cang Njiat Pan , artinya Pertengahan bulan satu. Di daratan Tiongkok dinamakan Yuan Xio Jie dalam bahasa Mandarin yang berarti festival tanggal 15 bulan satu Kalender Tionghoa.jadi Cap Go Meh adalah perayaan yang diperingati oleh etnis Tionghua setiap tahunnya pada saat hari kelima belas setelah Tahun Baru Imlek. Banyak versi yang menyebutkan asal muasal perayaan Cap Go Meh. Salah satu versi menyebutkan Dinasti Zhou (770-256 Sebelum Masehi) yang diyakini mengawali perayaan Cap Go Meh setiap tanggal 15 malam bulan satu Imlek. Perayaan ini diperingati oleh kebanyakan etnis Tionghua di Indonesia. Namun perayaan terbesarnya dan yang paling terkenal terletak di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Pada saat perayaan Cap Go Meh di Singkawang sering diadakan atraksi tatung. Warga etnis Tionghoa di Singkawang meyakini tatung sebagai tokoh yang menjadi medium arwah para ksatri...
Salah satu adat tradisi suku Dayak di Kalimantan Barat adalah merayakan Tahun Baru Padi yang biasanya juga disebut oleh masyarakat sekitar dengan nama “ Gawai Dayak ”. Tradisi ini sudah dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat Dayak hingga sekarang. Tradisi ini merupakan acara yang dirayakan besar-besaran setiap setahun sekali pada awal bulan Maret atau April dimana pada bulan tersebut masyarakat suku Dayak memanen hasil pertanian mereka besar-besaran yaitu padi. Tanggalnya tidak pasti dan disesuaikan dengan waktu panen masing-masing wilayah. Biasanya hanya berlangsung beberapa hari. Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur dan sukacita masyarakat Dayak kepada sang pencipta yakni “ Jubata ” (Tuhan) atas berkat panen padi yang telah diberikan kepada mereka. Tradisi biasa dilakukan dengan makan besar-besaran bersama dengan keluarga dan kerabat. Biasanya mereka yang merayakan Gawai Dayak ini mengundang para tetangga dan kerabat mereka untuk datang...
burung ruai ? burung apa itu. burung ruai adalah salah satu hewan endemik yang berasal dari kalimantan barat. burung ini terkenal akan keindahannya. seperti apasih burungnya ? jadi ada sebuah legenda dari mana burung ruai berasal. mau baca ? silahkan baca cerita di bawah ini. pada zaman dahulu tinggallah seorang raja yang memiliki tujuh orang putri. raja tersebut suda tidak memiliki istri lagi semenjak terakhirkali ia ditingga oleh permaisurinya di istana. dari seluruh putrinya, sang raja sangat menyayangi si bungsu. sang raja sangat menyayangi putri bungsunya dikarenakan si bungsu merupakan pribadi yang rajin, baik, suka menolong dan taat kepada orang tuanya. hal tersebutlah yang membedakannya dari keenak kakaknya. karena kasih sayang sang raja, keenam putri itupun iri dan merasa tidak senang dengan si bungsu dan perlahan lahan perasaan itu pun berubah menjadi rasa benci. suatu hari raja sedang pergi dan tidak ada di tempat. pada saat itu kebencian dari para sau...