pemuda
140 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sampyong Sebagai Kearifan Lokal Kota Angin (Majalengka)
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Sampyong Sebagai Kearifan Lokal Kota Angin (Majalengka) Sampyong merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional masyarakat Majalengka. Nama sampyong berasal dari dua suku kata, yaitu "Sam" dan "Pyong". Sam, yang berarti tiga, dan Pyong yang berarti pukulan. Nama tersebut diambil dari salah seorang penonton keturunan Cina yang secara tidak sengaja mengucapkan kata itu ketika ia tertarik dengan jumlah pukulan pertunjukan tersebut. Menurut sejarah, pada tahun 1960, di daerah Cibodas, kecamatan Majalengka terdapat pemainan rakyat tradisional, dengan nama Ujungan (Sampyong yang dikenal saat ini). Permainan tersebut adalah permainan adu ketangkasan dan kekuatan, yaitu dimana pemain nya akan saling memukul. Terdiri dari dua orang pemain yang saling berhadapan, baik perempuan ataupun laki-laki, serta dipimpin oleh seorang wasit. Alat pemukulnya berupa rotan dengan panjang 60 cm, para pemain menggunakan pelindung kepala, yang disebut taregos atau balakutal, dan sasaran pukul...

avatar
OSKM18_1631820_ Muhammad Bahrun Najah
Gambar Entri
Chocodot
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Dodol merupakan salah satu oleh-oleh makanan khas dari Garut. Dodol merupakan oleh oleh yang wajib dibeli para wisatawan ketika berkunjung ke Garut. Akibat makanan yang manis legit ini Garut mendapat julukan kota dodol. Kini sebagian Dodol yang bermetamorfosis menjadi Chocodot ini terkenal hingga ke berbagai negara seperti Eropa Berkat tangan kreatif dan pemikiran yang inovatif, seorang pengusaha muda bernama Kiki Gumelar, membuat inovasi baru yang asalnya dodol biasa saja menjadi makanan yang lebih menarik dan mewah serta memiliki citarasa tinggi. Kiki Gumelar mengabungkan antara cokelat dan dodol serta mengemasnya semenarik mungkin hinga terciptanya Chocodot. Chocodot kini menjadi salah satu makanan khas dari Garut dan merupakan oleh-oleh yang paling banyak dibeli oleh pengunjung terutama anak muda. Kemunculan Chocodot sukses membuat para penikmat kuliner penasaran dengan balutan cokelat isi dodol ini. Tidah butuh waktu lama kehadiran Chocodot langsung diminati masyarakat. Selain Ch...

avatar
OSKM18_16318170_Akmal azhar
Gambar Entri
Pangsi dan Iket, Lambang Jajaka Priangan
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

  sumber:  galeri-iket.com       Salah satu dari sekian banyak jenis budaya Tatar Sunda yang perlu dilestarikan adalah pakaian, khususnya pangsi dan iket Sunda. Pangsi dan iket Sunda merupakan ciri khas jajaka (pemuda) Sunda dalam berpakaian sehari-hari.   Masyarakat pada umumnya mendengar kata "pangsi" identik dengan celana dan baju tanpa kerah berwarna hitam. Namun, sebenarnya yang disebut pangsi adalah bagian bawahnya (celana), sedangkan bagian atas (baju) disebut dengan Salontreng . [1] Akan tetapi, masyarakat lebih mengenal pakaian ini "sepaket" dengan istilah pangsi.    Iket Sunda sendiri merupakan selembar kain yang dibentuk sedemikian rupa sehingga dipakai dan digunakan sebagai penutup kepala. Iket di Tatar Sunda dikenal juga dengan istilah totopong . Dahulu, iket hanya terbatas berwarna hitam atau putih, tetapi seiring perkembangan zaman, warnanya semakin bervariasi dan mulai berkemb...

avatar
Muhamad Daffa Wicaksana
Gambar Entri
Adu Muncang
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

ADU MUNCANG Adu muncang merupakan permainan tradisional yang pernah populer selama setahun di Kampung Kerenceng, Desa Bojongmalaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung,Jawa Barat. Tujuan utama permainanini adalah mendapatkan muncang yang bisa menang melawan muncang milik orang lain. Syarat utama permainan ini hanya satu, yaitu Pohon Muncang yang sedang berbuah. Pada awalnya setiap orang akan membuat ketapel masing-masing dari bekas batang tumbuhan dan kulit sepatu sebagai dudukan batu di ketapel. Setelah itu semua orang akan berkumpul ditempat pohon muncang yang sudah berbuah tadi. Setelah itu mereka berburu muncang, menjatuhkannya dengan batu yang dilontarkan lewat ketapel yang telah mereka buat tadi. Setelah memilah-milah dan mendapatkan muncang yang mereka rasa bagus, mereka langsung mempertandingkannya. Tiap pertandingan berisi 2 orang pemain. Muncang yang menjadi jagoan mereka akan diletakan di bawah sebuah papan yang umumnya berbentuk persegi, kemudian akan ada orang...

avatar
OSKM18_16018408_Aji Gumilang
Gambar Entri
Gema Shalawat Al-Alawiyah
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Gema Shalawat Al-Alawiyah merupakan Grup Kesenian Sunda yang dipadukan dengan unsur agama Islam. Lagu lagu yang dibawakan umumnya berupa Shalwat Nabi dan lagu yang bernuansa agama islam lainnya. Namun ada juga shalawat versi bahasa sunda yang juga menyejukkan hati. Kesenian ini ada di Kampung Pasir Handap, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Alat musik yang dipakai berupa: Celempung Gendang Bedug Kecrek dan kosrek Berdiri tahun 2010, grup kesenian awalnya hanya bermula dari para pemuda dan warga yang ingin melestarikan budaya seni sunda di kampungnya dan menggabungkannya dengan sholawatan. Bermodal paralon dan celempung saja pada awalnya, grup ini terus berkembang dan mendapat bantuan sumbangan dari berbagai pihak sehingga eksis sampai sekarang. Grup Kesenian ini sering tampil di acara-acara islami seperti hari raya umat islam, tampil di acara pernikahan, khitanan dll. Anggota aktif grup ini sampai sekarang ada 11 or...

avatar
OSKM18_16118035_Febriyanto
Gambar Entri
Paribasa : Peribahasa dalam Bahasa Sunda
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa daerah yang tersohor di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan. Alasan pertama adalah bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa tertua di Nusantara. Alasan lainnya ialah bahasa Sunda merupakan salah satu bahasa daerah yang memiliki pengguna terbanyak di Indonesia, yaitu penduduk Jawa Barat yang populasinya sangat besar. Sebagaimana bahasa lain pada umumnya, bahasa Sunda memiliki beragam kekayaan, baik dari segi kata maupun makna. Salah satu penerapan kekayaan tersebut bisa kita lihat dalam sastranya, yaitu sastra Sunda. Sastra Sunda terdiri dari berbagai macam bentuk. Beberapa di antaranya yaitu puisi, pantun, cerita rakyat, peribahasa, sajak, syair, dan lagu. Namun, yang akan dibahas pada artikel ini adalah peribahasa Sunda, yang dikenal dengan sebutan Paribasa. Paribasa sebenarnya tidak berbeda jauh dengan peribahasa yang kita kenal dalam bahasa Indonesia. Bedanya, tentu Paribasa menggunakan bahasa Sunda. Paribasa memiliki...

avatar
Oskm18_16418149_zidan
Gambar Entri
Mahkota wangsa
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Mahkota wangsa atau makutawangsa merupakan salah satu jenis iket kepala yang berasal dari daerah Jawa Barat.   Saat ini, memakai makutawangsa merupakan budaya yang sedang "trend" di kalangan para pemuda.   Saat Anda memakai makutawangsa ada beberapa pancadarma yg harus dipenuhi, yaitu mengagungkan sang pencipta, menyadari dan menghormat kepada asal usul diri, tunduk kepada hukum dan aturan, berilmu, serta berbakti pada bangsa.   #OSKMITB2018

avatar
Oskm18_19918115_afra
Gambar Entri
Karinding "Si Kecil" Yang Kaya Makna
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

  Karinding adalah salah satu alat musik tradisional  asli Jawa barat yang terbuat dari bambu.  Walaupun sampai saat ini tidak diketahu pasti asal daerahnya ,  namun karinding cukup berkembang di beberapa daerah di jawa Barat  seperti  di Suku Banduy, Bandung, Banten, Malangbong (Garut), Sumedang,Citamiang, pasir Mukti ( Tasikmalaya)  ,  Cikalong kulon (Cinajur) dan Bogor dengan cirikhas suara masing-masing.  Namun Berapa sumber mengatakan bahwa  daerah lain di Indonesia memiliki alat musik sejenis karinding dengan nama yang berbeda. Karinding Dulu dan Sekarang Konon katanya  Karinding sebenarnya telah ada sejak zaman Kerajaan Galunggung. Dari berbagai sumber, keberadaan karinding dipercaya tertulis dalam naskah Amanat Galunggung. Dalam naskah tersebut ditafsirkan kutipan yang menceritakan bahwa  ada suatu alat yang menyerupai karinding tertulis di sana, melalui gambaran Hikayat Amarta Galunggung.  Dicerita...

avatar
OSKM18_FITB_Syahna
Gambar Entri
Kisah Nyi Mas Belimbing
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Nyi Mas Belimbing bermimpi bertemu seorang pemuda tampan dari Cirebon yang bernama Sunan Gunung Jati. Ia jatuh cinta pada Sunan Gunung Jati walaupun hanya bertemu lewat mimpi. Rasa cintanya yang mendalam membuat Nyi Mas merasa sedih dan selalu termenung selama berhari-hari. Hal ini diketahui oleh ayahandanya Resi Rarata.   Resi Rarata bertanya kepada putrinya perihal penyebab kesediahannya. Nyi Mas kemudian mengakui bahwa ia mencintai seorang pemuda yang hanya ditemuinya lewat mimpi. Pemuda tersebut bernama Sunan Gunung Jati di Cirebon. Nyi Mas Belimbing kemudian meminta izin kepada ayahnya bahwa ia ingin pergi ke Cirebon menemui pujaan hatinya, Sunan Gunung Jati.   Resi Rarata tidak mengizinkan putrinya pergi ke Cirebon dengan alasan tidak pantas seorang perempuan mendatangi laki-laki. Resi Rarata menasihati putrinya, bahwa jika memang mereka berdua berjodoh, Tuhan pasti akan mempertemuk...

avatar
Admin Budaya