Tuju Lubang adalah suatu permainan yang awalnya berkembang di Kepulauan Riau. Permainan ini berawal dari kegiatan para nelayan yang sering menggali pasir di sekitar pantai untuk mendapatkan kerang kelimpat. Setelah kerang tersebut dimakan, kulitnya dibuang dan akhirnya kulit kerang yang dibuang tersebut digunakan untuk bermain oleh anak-anak sekitar yaitu anak-anak para nelayan. Lama kelamaan permainan ini tidak hanya digemari oleh anak nelayan saja, melainkan anak-anak bangsawan yang menggunakan uang sen sebagai pengganti kerang. Cara bermainnya sangat mudah, pemain hanya perlu melemparkan kulit kerang atau uang sen tersebut mendorong punya lawan ke sebuah lubang. Biasanya lubang tersebut berukuran sebesar telur ayam di tengah tanah yang dibatasi seluas 2 x 2 meter, para pemain akan membuat garis batas lontaran sekitar 6 sampai dengan 12 langkah kaki pemain. Aturan permainan tuju lubang adalah sebagai berikut : 1. Pada saat melontar, salah satu koin harus melewati garis...
Festival Perang Air ( Cian Cui ), merupakan tradisi yang sangat unik dalam rangka memeriahkan Imlek di kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Perang Air ( Cian Cui ) dilaksanakan selama 6 hari berturut-turut. Masyarakat berkumpul dipinggiran jalan dan sebagian mengelilingi kota Selatpanjang dengan menggunakan becak untuk saling menyiram air dengan menggunakan pistol air atau melempar kantong plastik atau balon yang berisi air. Awalnya tradisi ini dikenal dengan Perang Air, tetapi mulai tahun 2016 lalu dilakukanlah pergantian nama menjadi Cian Cui . Kabupaten Kepulauan Meranti memang sudah dikenal sebagai pemilik tradisi perang air. Helat tahunan ini dipandang unik dan di dunia hanya dilaksanakan di dua negara, yakni di Thailand dengan sebutan Songkran , dan di Indonesia persisnya di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang belakangan perang air. Mereka yang terlibat Perang Air di Selatpanjang tak mengenal usia, dan tidak mengenal etnis, hanya saj...
Permainan sangat erat di tengah masyarakat. Tidak ada yang bisa mengelak jika diperhadapkan dengan permainan. Menurut keterangan orang-orang tua bahwa permainan ini sudah ditemui, tumbuh serta berkembang dalam masyarakat lama sekali. Kapan lahirnya permainan itu, tak seorangpun dapat menjelaskan. Ada yang menjelaskan bahwa sejak peristiwa Kratakau meletus, permainan tersebut sudah ada. Ada dua penafsiran orang-orang Melayu tentang perkataan "Cina Buta" tersebut yaitu : Cina Buta dalam arti sebenarnya adalah seorang orang Cina yang buta matanya, dan adapula Cina Buta dalam arti kiasan bagi seorang yang menjadi penebus "kawin" sementara bagi orang yang telah bercerai "talak tiga" yang ingin rujuk kembali; konon, tersebutlah kisah seorang Cina yang buta matanya masuk Melayu (Islam) yang lazim disebut "Muallaf". Kemudian ia dijadikan "Nuja" (pesuruh) mesjid. Saat itu pula ada sepasang suami istri yang bercerai dengan talak tiga. Tetapi kemudiannya ingin rujuk kembali. Menurut hukum...
Bagi masyarakat Melayu rumah bukan saja sebagai tempat tinggal di mana kegiatan kehidupan dilakukan dengan sebaik-baiknya. Tetapi juga menjadi lambang kesempurnaan hidup. Beberapa ungkapan tradisional Melayu menyebutkan rumah sebagai “Cahaya Hidup di Bumi, Tempat Beradat Berketurunan, Tempat Berlabuh Kaum Kerabat, Tempat Singgah Dagang Lalu, Hutang Orang tua kepada Anaknya”. Langkah pertama yang dilakukan sebelum mendirikan rumah adalah melakukan musyawarah, baik antarkeluarga maupun dengan melibatkan anggota masyarakat lain. Biasanya dalam musyawarah, dijelaskan tentang segala pantangan dan larangan, serta adat dan kebiasaan yang harus dilakukan dengan tertib. Pengerjaannya ditekankan pada asas kegotong-royongan yang disebut batobo , besolang, bepiari , atau betayan . Seseorang yang mendirikan suatu bangunan tanpa mengadakan musyawarah dapat dianggap sebagai orang yang “kurang adab” atau “tak tahu adat”. Bangunan yang didirikan tanpa musya...
Tradisi chinese mengenai postpatrum confinement atau yang dikenal dengan istilah "Guek Lai" sudah dimulai sejak 2000 tahun yang lalu. Dalam tradisi chinese, ibu yang baru saja melahirkan harus istirahat total atau di"karantina" selama 30-40 hari. Hal ini bertujuan untuk memulihkan kesehatan sang ibu pasca melahirkan. Selama 30-40 hari, sang ibu harus menjalankan serangkaian aturan rumit. Makanan merupakan suatu komponen yang sangat diperhatikan dalam menjalankan " Guek Lai ". Biasanya dalam menjalankan " Guek Lai " sang ibu dibantu oleh ibunya maupun mertuanya. Namun, pada era ini, tak jarang orang menggunakan jasa "pengasuh" atau yang dikenal dengan confinement lady . Tugas dari confinement lady adalah menyediakan makanan untuk sang ibu, segala keperluan sang ibu selama menjalankan masa "karantina"nya, serta membantu sang ibu menjaga anaknya. Kebanyakan yang menjadi confinement lady adalah tante-tante setengah baya yang sudah berpengalaman dalam menjaga ana...
Kerajaan keritang , berada di kabupaten indragiri. beberapa sumber mengatakan bahwa kerajaan ini berdiri pada abad ke-6, sementara itu beberapa sumber lain menyatakan keritang berada pada abad 12-14. asal mula kerajaan keritang belum diketahui jelas ,nama ini berasal dari akar itang,( itang adalah sejenis tumbuhan yang terdapat di sepanjang anak Sungai Gangsal). #OSKMITB2018 Sumber / Source – Sejarah kerajaan Keritang: http://ilmukesaktian.blogspot.co.id/2014/06/sejarah-kerajaan-keritang-indragiri.html – Sejarah kerajaan Keritang di Riaudaily: http://www.riaudailyphoto.com/2010/01/kerajaan-keritang.html – Sejarah kerajaan Keritang: http://wartasejarah.blogspot.co.id/2013/12/kerajaan-keritangindragiri.html – Kerajaan Keritang cikal bakal kerajaan Indragiri: http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/2103/kerajaan-keritang-cikal-bakal-kerajaan-indragiri – Kesultanan Indragiri, Keritang:...
Adu Buah Para adalah salah satu permainan tradisional yang berasal dari Riau. Arti Buah Para sendiri adalah buah karet. Jadi permainan ini berarti mengadu buah karet. Permainan ini umumnya dimainkan oleh rakyat dari daerah pedalaman Riau yang rata-rata penduduknya bekerja sebagai petani karet atau petani ojol. Pohon karet sangat banyak di daerah Riau Kepri, sehingga anak buah karet banyak dimanfaatkan oleh anak-anak petani itu sebagai bahan permainan, adu buah para. Cara bermain Adu Buah Para ini cukup mudah. Pertama setiap pemain harus memiliki buah para yang akan dipertandingkan. Kemudian para pemain harus sud atau suit terlebih dahulu untuk menentukan siapa pemain yang akan menumbuk buah para terlebih dahulu. Setiap pemain yang kalah harus meletakkan buah paranya dibawah buah para pemain yang menang. Kemudian pemain yang menang akan menumbuk kedua buah para itu dengan tangannya, hingga salah satu diantara keduanya ada yang pecah. Setiap pemain hanya diberikan satu kali kesemp...
Budaya Silat Pengantin Indonesia merupakan negara yang sangat besar, terdiri dari ribuan pulau-pulau yang membentang dari Sabang sampai Marauke. Dimana berbagai ragam budaya menyatu menjadi budaya Indonesia. Disini saya akan mengulas secara singkat tentang budaya melayu “Silat Pengantin” atau yang biasa disebut oleh warga melayu sebagai "Silat Penganten", yang terdapat di tanah kelahiran ibu saya di kabupaten Lingga dengan ibukota bernama Daik di kepulauan Riau. Dalam acara perkawinan di tanah melayu terdapat satu tradisi yang disebut Silat Pengantin dan masih berlangsung hingga saat ini. Menurut saya tradisi ini sangat unik. Mempelai pria yang datang disambut dengan silat dari tuan rumah, biasanya rombongan pihak pengantin pria menampilkan silat juga. Pertarungan dengan gerakan-gerakan yang sangat artistik, istilah orang melayu Daik, permainan bunga-bunga silat, karena gerakannya lebih menyerupai tarian. Pertarungan kedua belah pi...
Gulai Tempoyak Riau Gulai tempoyak ikan patin adalah satu dari sekian banyak makanan khas Riau yang sangat banyak digemari, selain rasanya enak tentunya hal lain yang itu daging ikan patin juga bisa membuat tubuh kita menjadi sehat. Gulai tempoyak ikan patin sebaiknya dibuat dengan menggunakan ikan patin segar sehingga masakan yang dibuat bisa menghasilkan masakan yang mempunyai cita rasa yang tinggi. Berikut saya akan membantu ibu-ibu di rumah untuk memasak gulai ikan patin dengan resep bumbu tradisional yang pastinya sangat aman untuk kesehatan dan yang lebih penting supaya ibu-ibu dirumah tambah disayang lagi sama suami dan anak-anaknya, berikut ini resepnya Bahan: 1 kg ikan patin 2 batang serai (dimemarkan) 100 gram tempoyak 4 cm lengkuas, memarkan Gula pasir secukupnya Garam secukupnya Penyedap rasa...