budaya
4.808 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Nagasari Khas Indramayu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

       Nilai Filosofi Kue Nagasari       Nagasari atau Nogosari (Jawa) adalah jenis kue tradisional dan termasuk dalam golongan kue basah. Kue Nagasari merupakan kue tradisional yang sangat populer dalam masyarakat yang diwariskan secara turun–temurun. Nama nagasari sendiri sampai sekarang belum memiliki informasi pasti dari mana berasalnya namun ditinjau dari namanya terdapat dua suku kata yakni Naga dan Sari, kita mengetahui bahwa Naga adalah hewan legenda dari daratan cina yang hidupnya kuat serta salah satunya di lambangkan sebagai jiwa yang terhormat sedangkan Sari dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai isi utama dari suatu benda. Jadi bila disatukan,Nagasari berarti isi utama dari suatu benda yang terhormat atau melegenda.         Acara yang sering menyajikan kue Nagasari adalah kenduri, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti perjamu...

avatar
Iklimah
Gambar Entri
Teh Poci Tegal
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

             Cara membuat teh poci khas tegal yang sepet dan nikmat.  Bagi temen-temen pembaca yang mengaku sebagai pecinta teh, rasanya masih kurang kalau belum merasakan nikmatnya me-nyruput teh poci khas Tegal atau yang sering disebut juga dengan teh poci Slawi. Rasanya yang benar-benar nikmat dan unik sangat sesuai sekali dengan slogan teh poci NASGITEL ( Panas Legi Kentel) atau WASGITEL (Wangi Panas Legi Kentel). Legi dalam bahasa Indonesia artinya manis.          Sedangkan kentel artinya kental. Poci sendiri maksudnya teko dari tanah liat. Bukan saya melebih-lebihkan nikmatnya teh poci ini karena saya orang Tegal ya, tapi memang teh poci ini benar-benar nikmat dan unik di antara teh-teh yang ada saat ini. Temen-temen saya yang dari berbagai daerah juga mengakuinya, bahkan mereka sering minta dibawakan poci dan teh asli Tegal.      &nbs...

avatar
Iklimah
Gambar Entri
Bakmi Godog Khas Jogja #DaftarSB19
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

            Kalau berbicara tentang makanan pasti kawan Sobat Budaya lagi membayangkan betapa nikmatnnya makanannya  dan segera ingin mencicipi makanan tersebut apalagi makanannya khas nusantara. Ada yang tau kawan Sobat Budaya, kenapa  sih makanan di Indonesia sangat enak sekali dan banyak yang menyukainya dari kalangan pribumi maupun warga asing? tidak usah diragukan lagi, itu karena Indonesia memiliki kaya akan rempah-rempah, kekayaan alam yang banyak dan besar mulai dari pemandangan alam sebagai objek wisata, tanah yang subur, hingga hasil panen yang melimpah. Disini aku mau memperkenalkan makanan khas Indonesia dari Pulau Jawa yang khususnya dari D.I.Y Yogyakarta yaitu Bakmi Godog. Pasti kawan Sobat Budaya udah tau kan atau belum pernah? hahaha kalau belum, monggo aku akan memperkenalkannya (eitss... mau kenalin ke siapa? ini lagi ta'arufan?) yang pasti aku kenalin ke kawan Sobat Budaya, ya siapa tau...

avatar
Iklimah
Gambar Entri
Tari Wura Bongi Munca
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Tari Wura Bongi Munca juga berkembang pada masa pemerintahan Sultan Bima kedua yang bernama Sultan Abdul Kahir Sirajuddin, yang memerintah antara tahun 1640 – 1682. Wura Bongi Munca berarti tabur beras kuning, jadi dalam pertunjukkannya akan ada gerakan menabur beras kuning.  Jenis tarian ini biasanya dipentaskan oleh 4 – 6 orang remaja putri yang menari dalam gerakan – gerakan lembut sambil menyunggingkan senyum dan menaburkan beras kuning ke arah rombongan tamu yang disambut. Penaburan beras kuning ini memiliki makna bahwa bagi masyarakat Bima, tamu ada raja yang dapat membawa rezeki bagi rakyat dan negeri mereka. Gendang besar, gong, tawa-tawa, dan sarone (sejenis seruling, tetapi terbuat dari daun lontar) adalah perangkat alat musik yang mengiringi Tari Wura Bongi Munca. Dahulu, irama musiknya terkesan lambat, tetapi seiring perkembangannya, irama musik pengiring tarian ini lebih atraktif dan gerakan-gerakannya pun semakin dinamis. Hi...

avatar
Oase
Gambar Entri
Tari Indang
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Seorang pemuda memasuki panggung dengan iringan musik bernuansa Melayu. Baju adat Pariaman melekat indah di tubuhnya. Pemuda tersebut melakukan gerakan menunduk dengan telapak tangan menyentuh lantai. Kemudian, dua kelompok muda-mudi keluar bersamaan dari arah kiri dan kanan. Itulah bagian awal pementasan tari tradisional Pariaman yang bernama tari indang.  Tari indang merupakan tari muda-mudi yang selalu dipentaskan setiap kali diadakan upacara tabuik – upacara yang dilakukan masyarakat Minang dalam rangka memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad setiap tanggal 10 Muharam. Tari indang merupakan tari tradisional yang diciptaan oleh Rapa’i. Rapa’i merupakan pengikut setia Syekh Burhanuddin – seorang tokoh terpandang yang selalu memperingati upacara tabuik di Minang. Dilihat dari gerakannya, tari indang hampir mirip dengan tari saman yang berasal dari Aceh. Hanya saja, gerakan dalam tari indang lebih variatif ditambah dengan penggunaan prope...

avatar
Oase
Gambar Entri
Tari Piriang Talang
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Diantara banyak jenis tarian yang berkembang di Sumatera Barat, tari piring menjadi salah satu yang berhasil bertahan dalam hitungan abad. Tari ini dipercaya sudah ada sejak Kerajaan Sriwijaya masih memiliki pengaruh kuat di Sumatera Barat. Pada masa itu, tari piring menjadi wujud rasa syukur pada para dewa atas karunia yang diberikan dalam wujud hasil panen yang melimpah. Seiring masuknya pengaruh Islam, terjadi penyesuaian dan pergeseran fungsi tarian ini. Tarian ini berkembang lebih sebagai hiburan rakyat yang ditampilkan dalam perhelatan-perhelatan besar. Jika pada era sebelumnya tarian ini diwarnai dengan beraneka jenis sesajian yang dipersembahkan kepada para dewa, maka setelah datangnya Islam, hidangan tersebut disajikan sebagai suguhan bagi para tamu kehormatan. Tarian ini tetap bertahan dan terus mengalami perkembangan meskipun zaman telah berubah. Bahkan, seiring dengan meluasnya area persebaran tarian ini, muncul berbagai variasi tari piring yang semakin mem...

avatar
Oase
Gambar Entri
Tari Periri Sesamungan
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Periri Sesamungan dalam bahasa Lombok mempunyai arti memperbaiki hubungan. Tradisi memperbaiki hubungan sudah ada sejak lama dan tertanam dalam diri masyarakat Suku Sasak untuk meminimalisasi terjadinya konflik adat. Tradisi yang berakar pada kearifan lokal masyarakat Sasak ini kemudian menginpirasi lahirnya sebuah garapan tari kreasi yang bernama tari Periri Sesamungan.  Terciptanya tari Periri Sesamungan berawal dari adanya konflik personal antara orang dari bali dengan masyarakat pribumi Pulau Sumbawa yang umumnya Suku Sasak. Konflik tersebut kemudian berkembang menjadi konflik kelompok adat yang menciptakan perpecahan.  Masyarakat menyadari bahwa konflik tersebut hanya menciptakan kerugian dan tidak menghasilkan apa-apa selain kehancuran. Terbukti konflik dan peperangan tidak menyelesaikan masalah, hanya toleransi dan kerukunan yang membuat hidup menjadi tentram.  Secara ide, garapan kreasi tari Periri Sesamungan mengadopsi berbagai unsur da...

avatar
Oase
Gambar Entri
Barapan Kebo
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Pulau Sumbawa memiliki  barapan kebo  yang menjadi kebanggaan masyarakatnya. Tepatnya di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat,  barapan kebo  telah mengakar dan menjadi tradisi yang selalu dinantikan keberlangsungannya. Kemeriahan akan selalu tercipta saat  barapan kebo  diadakan. Para pemilik kerbau dengan antusias mendatangkan kerbau pilihan untuk ditandingkan dengan kerbau lainnya. Biasa diadakan sebelum dan setelah musim panen,  barapan kebo  merupakan wujud rasa syukur masyarakat Sumbawa kepada Yang Maha Kuasa, sekaligus menjadi cara untuk menggemburkan tanah. Selain itu,  barapan kebo  juga menjadi penyambung silaturahmi masyarakat Sumbawa terhadap sesama dengan berbagi kebahagiaan. Tradisi yang telah mengakar dalam budaya masyarakat Sumbawa ini dilaksanakan di area sawah yang telah dipilih. Setiap kerbau yang menjadi peserta dibedakan berdasarkan umur, mulai kelas TK sampai kelas dewasa. Umur k...

avatar
Oase
Gambar Entri
Bagamat
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Barat

Seperti karakteristik umum rumpun Melayu, musik Minangkabau dicirikan dengan adanya cengkok dan grenek yang menciptakan lantunan nada yang mendayu-dayu. Ciri khas ini muncul dari improvisasi melodi yang dilakukan baik pada vokal maupun aransemen yang digunakan. Karena kekhasannya tersebut, musik tradisional asal Minangkabau umumnya mudah diterima di telinga banyak kalangan. Hal ini tercermin pada salah satu aliran yang ada dalam musik Minangkabau, yaitu Bagamat. Bagamat atau bagamad merupakan jenis musik tradisional yang berkembang di kawasan pesisir Provinsi Sumatera Barat. Musik ini diduga berkembang dibawah pengaruh budaya Portugis yang masuk ke Minangkabau melalui jalur perdagangan. Musik ini dahulu dibawakan oleh orang-orang keturunan India (kaliang/keling) yang tinggal di pesisir. Seiring berjalannya waktu, pemusik gamad berkembang dari berbagai macam latar belakang etnis, antara lain Minangkabau, Nias dan India. Selain unsur musik barat klasik, kita dapat menemu...

avatar
Oase