Arsik adalah salah satu makanan khas Batak yang terkenal. Arsik merupakan makanan, di mana ikan mas lah yang menjadi objeknya. Arsik merupakan, ikan mas yang diolah sedemikian rupa dengan bumbu-bumbu penyedap tradiaional. Salah satu penyedap yang sangat khas dalam arsik ini adalah Andaliman. Andaliman merupakan bahan makanan khas dari suku Batak. Sebagaimana diketahui bahwa andaliman adalah bumbu yang menimbulkan rasa pedas pada lidah serta menimbulkan sensasi menggetirkan. Selain andaliman, yang menjadi bumbu yang menonjol dalam arsik ini adalah kunyit. Kunyitlah yang menyebabkan makanan arsik menjadi berwarna kuning. Selain itu juga, kelapa merupakan salah satu bahan yang berperan, serta bahan-bahan dapur umumnya seperti bawang, serai, palang, dan rias. Selain menjadi makanan khas, arsik juga memiliki peran penting dalam kehidupan adat suku Batak. Dalam adat Batak, arsik disebut sebagai "Upa-Upa", yang bisa kita artikan sebagai semacam pemberian yang sakral yang diberikan oleh Tula...
Ulos adalah salah satu kain yang sangat terkenal di Indonesia. Ulos atau biasa disebut kain ulos sangat identik dengan daerah Sumatera Utara, karena kain ini merupakan salah satu kebudayaan khas suku Batak yang mendiami daerah tersebut. Beberapa kain ulos memiliki corak yang mirip dengan songket khas Sumatera Selatan, bahkan cara pembuatannya pun hampir sama menggunakan alat tenun bukan mesin. Mayoritas ulos memiliki warna hitam, putih, dan merah dilengkapi dengan ragam tenunan benang emas atau perak. Namun seiring perkembangan zaman, ulos tidak dibatasi oleh beberapa warna itu saja. Ada banyak variasi warna untuk ulos, seperti ungu, biru, hijau, jingga, kuning, dan lainnya. Pada mulanya ulos digunakan orang Batak sebagai pakaian sehari-hari. Orang-orang dari suku Batak awalnya mengenakan ulos sebagai selendang, sarung, atau ikat kepala. Selanjutnya orang Batak mulai memasuki dunia modern dengan beragam jenis pakaian sehingga ulos mulai jarang digunakan sebagai pakaian sehari-ha...
Maha Vihara Maitreya adalah salah satu vihara terbesar di Indonesia. Vihara ini terletak pada komplek Cemara Asri Medan. Maha Vihara Maitreya dibangun pada tahun 1991. Vihara ini sangat kental dengan ajaran Buddha Maitreya yang mengajarkan cinta kasih semesta. Di bagian utama vihara terdapat ruang baktisala untuk menyembah Buddha Sakyamuni, Bodhisattva Avalokitesvara, dan Bodhisattva Satyakalama. Bangunan ini berkapasitas 1,500 orang. Pilar vihara diukir bentuk naga yang terlihat sangat nyata. Pada dindingnya juga terlihat gambar-gambar seperti gambar tembok raksasa Cina. Pada bagian halaman depan vihara, juga terdapat patung singa di sisi kanan dan kiri Pengunjung dapat menyantap makanan di restoran vegetarian vihara. Selain itu, pengunjung juga dapat membeli barang di toko souvenir vihara. Kita juga dapat melihat sebuah air mancur dengan patung teko yang tampak seperti terbang dan kolam ikan mas. Vihara ini bukan ha...
Ikan Panggang pacak??? Tentunya didalam benak kita pasti bertanya-tanya jenis ikan apakah tersebut, apa maknanya, dimanakah kita bisa mendapatkannya, dan pertanyaan lainnya. Ops! Jangan salah kaprah wahai teman. Ini bukan merupakan jenis ikan, akan tetapi ini merupakan cara memasak ikan yang khas dari Sibolga. Emang gimana masaknya bang? Sebelum itu ana mau ngasih tau dulu ni apa maksudnya ikan panggang pacak. Ikan panggang pacak merupakan masakan ikan yang diberi bumbu untuk memasaknya. Namun, tidak seperti ikan bumbu biasanya, ikan ini ditepuk-tepuk dengan lembut menggunakan batang serai. Mengapa begitu terkenal dan bersejarah? Hal ini disebabkan karena masyarakat Sibolgalah yang terlebih dahulu membuat racikan seperti ini. Hampir diseluruh rumah makan di daerah ini menyuguhkan menu masakan yang serba pedas ini. Ikan panggang pacak ini memiliki aroma yang begitu melekatnya dihidung yang serai menyeruak. Alhasil apabila kamu mencium aromanya seleramu akan langsung kepincut untu...
Taur-taur Musik Vokal Masyarakat Simalungun Salah satu kekayaan kesenian tradisional masyarakat Simalungun adalah musik vokal (nyanyian), di mana hampir semua aktivitas kehidupannya memiliki nyanyian. Dengan kata lain hampir seluruh peristiwa penting dalam siklus kehidupan masyarakat Simalungun ada nyanyiannya. Bermain dengan anak (lullaby songs), nyanyian bermain (game songs), nyanyian yang berhubungan dengan perkawinan, nyanyian yang berhubungan dengan kematian (lament), dan juga nyanyian yang berhubungan dengan kegembiraan serta hiburan yang dapat dinyanyikan oleh siapa saja. Dalam hal menyajikan musik vokal tersebut, memiliki gaya yang berbeda-beda, ada yang secara solo, grup satu suara (homophoni), bersahut-sahutan (call and respon), dan seperti gaya orang berbicara . Sedang berdasarkan instrumen pengiring, ada yang tanpa iringan alat musik (accapella) dan ada yang mempergunakan iringan alat musik, di antaranya sulim(seruling), tulila (sejenis recorder), sordam(ketig...
Sappele Sappele adalah salah satu nyanyian permainan anak di masyarakat Batak Toba. Nyanyiannya berfungsi untuk menghibur, mengedukasi, dan menekankan norma sosial, serta menguatkan ikatan persaudaraan. NIlai lokal yang ada dalam nyanyian permainan anak adalah berbagi, menjaga kesehatan, mengeratkan persaudaraan, dan memelihara lingkungan. Salah satu nyanyian permainan anak, yaitu Sappele Sappele, mempunyai nilai lokal yang disampaikan secara turun temurun dan perlu dipertahankan sebagai tradisi lisan di masyarakat Batak Toba. LIRIK: Sappele sappele siria ria mangakkat jarum bosi toho tu bariba tungkot jom amani mallotom nabibi namalamun takkup gaol natata anggikku menteng etteng, ibotokku martata. Talu au marjuji sayang getep, ise pataluhon si ganjang mise Sadia ganjangna sahat tu bariba SUMBER: Silaban, Demak M.P., 2016, Tradisi Lisan Nyanyian Rakyat Anak-anak Pada Masyarakat Batak Toba Di...
Tangiang ni dainang I namaparorot tondiki Manang di dia pe au manang di dia pe au Tontong diramoti Nang sipata salah au tartutuk au dilangkahi Diboanho di tagiangmu diboanho ditagiangmu Inanghu naburju Hu dai natonggi dipargoluonon Upah ni lojami humongkop gellengmon Mauliate ma inang disude panbaenanmi Penggeng sari matua penggeng saor matua Paihut ihut hami Nang sipata salah au tartutuk au dilangkahi Diboanho di tagiangmu diboanho ditagiangmu Inanghu naburju Hu dai natonggi dipargoluonon Upah ni lojami humongkop gellengmon Mauliate ma inang disude panbaenanmi Penggeng sari matua penggeng saor matua Paihut ihut hami Penggeng sari matua penggeng saor matua Paihut ihut hami Arti dalam Bahasa Indonesia: doa ibu yang selalu menyelamatkan hidupku entah di mana pun aku, entah dimanapun selalau...
Apa yang para pembaca pikirkan ketika mendengar kata ‘Tebing’? pasti sebuah jurang yang tinggi jika dilihat dari atas dan sangat dalam jika dilihat dari bawah. Lalu, bagaimana dengan kata ‘Tinggi’ ? Pasti suatu kata sifat yang menggambarkan bahwa sesuatu itu menjulang ke atas. Lalu bagaimana jika kedua kata itu kita gabungkan menjadi ‘ Tebing Tinggi’ ? pasti anda membayangkan sebuah dinding curam yang menjulan ke atas yang hampir menyentuh langit. Tetapi sangat disayangkan bahwa ‘Tebing Tinggi’ yang akan saya ceritakan disini bukan definisi yang sudah kita ketahui bersama, melainkan adalah ‘Tebing Tinggi’ yang mana merupakan sebuah Kota di Provinsi Sumatera Utara. Disini saya akan mengulas tentang sejarah dan cerita rakyat mengenai asal usul terbentuknya Kota kelahiran saya ini. Disini saya juga akan mewawancarai teman saya sewaktu Sekolah Menengah Atas dulu, yang mana beliau merupakan Ketua Tim Peneliti Asal Usul Kot...
Kematian. Satu kata yang identik dengan kesedihan dan air mata, serta biasanya dihindari manusia untuk diperbincangkan. Namun, sebenarnya itulah yang ditunggu-tunggu manusia yang sadar bahwa tanpa kematian tidak ada proses pada kehidupan yang kekal dan abadi. Kehidupan terdiri dari dua kutub pertentangan, antara “hidup” dan “mati”, yang menjadi paham dasar manusia sejak masa purba sebagai bentuk dualisme keberadaan hidup hingga masa kini (Sumardjo,2002:107). Kematian merupakan akhir dari perjalanan hidup manusia. Maka kematian pada dasarnya adalah hal yang biasa, yang semestinya tidak perlu ditakuti, karena cepat atau lambat akan menjemput kehidupan dari masing-masing manusia. Namun, wajar bila kematian bukan menjadi keinginan utama manusia. Berbagai usaha akan selalu ditempuh manusia untuk menghindari kematian, paling tidak memperlambat kematian itu datang. Idealnya kematian itu datang pada usia yang sudah sangat tua. Pada masyarakat Batak, k...