Tebing Karaton yang berlokasi di RT 03 RW 10, Kampung Cihargem Puncak, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung kini populer sebagai tempat wisata di Bandung. Sebetulnya siapa yang pertama mengetahui soal view Indah di Tebing Karaton? Adalah Ase Sobana (43) atau yang biasa disapa dengan Abah Ase, ia merupakan warga asli Kampung Cihargem Puncak. Sejak kecil, ia sering bermain di kawasan tersebut. Ia juga kerap mengambil rumput di daerah yang memiliki pemandangan yang indah itu. Sedikit cerita tentang Tebing Keraton, A bah Ase selaku sesepuh Kampung menceritakan bahwa dulunya tempat ini adalah hutan belantara, di mana orang-orang didesa tersebut biasa menyebutnya Tebing Jontor dan berada dijalur patahan Lembang. M ula-mula Tebing Keraton ini muncul pada awal Mei 2014 tepatnya pukul 24.00. Ase mengaku mendapat wangsit. Pada malam hari, saat ia sedang duduk terdiam, di benak Ase tiba-tiba muncul nama "Tebing Karaton". Pad...
Iketan Jeroan adalah makanan asal Cirebon yang biasanya dihidangkan pada saat acara keluarga. Nama Iketan Jeroan diambil dari cara menghidangkan makanan ini, yaitu dengan mennggabungkan bahan-bahan menggunakan usus kambing. Makanan khas Cirebon ini memiliki rasa manis yang dominan dan bertekstur sedikit alot. Bahan-bahan : -Paru kambing : 500gr -Babat kambing : 500gr -Usus kambing : 500gr -Bawang putih : 6 siung -Bawang merah : 8 siung -Garam : 1/2 sendok makan -Gula : 1 sendok teh -Minyak : 5 sendok makan -Jahe : 1 ibu jari -Merica : 1 sendok teh -kecap : 1 sendok teh / sesuai selera -air mineral : 1 Liter Langkah pembuatan: 1. Potong babat dan paru sepanjang telunjuk orang dewasa 2. satukan potongan babat dan paru dan ikat menggunakan usus 2. Masukan bawang putih, bawang merah, garam, gula, jahe, merica ke dalam cobek 3. Ulek seluruh bahan tersebut sampai lumat 4. tuangkan 1 liter air ke dalam lumatan tersebut lalu...
Ciwang merupakan salah satu makanan yang sangat digemari di Cianjur. Biasanya, saat hari-hari penting, ciwang banyak dimasak untuk dinikmati dan dihidangkan dengan mie goreng. Rasa ciwang yang kenyal dan asin sendiri merupakan ciri khas dari ciwang yang sangat dikenal di wilayah Cianjur. Berikut adalah tata cara pembuatan ciwang: Bahan: 50 gram tepung aci kawung 800 mil air secukupnya Garam 3 sdm minyak goreng Bawang goreng untuk taburan 1 batang seledri untuk taburan Bumbu kacang 150 gram kacang 70 gram gula merah 15 biji cabe Rawit kecil secukupnya Garam Cara Membuat: 1. Pertama-tama, gore...
Pada tahun 1950an seorang kareografer bernama Raden Tjetjep Somantri menciptakan gerakan Tari Merak. Beliau mengimplentasikan kehidupan burung Merak dalam gerakan tari tersebut. Utamanya tingkah merak jantan yang mengembangkan bulu ekornya ketika ingin memikat merak betina. Gerakan merak jantan tersebut tergambar jelas dalam Tari Merak. Seiring perkembangan jaman, Tari Merak Jawa Barat telah mengalami perubahan dari gerakan asli yang diciptakan oleh Raden Tjetjep Somantri. Yaitu oleh Dra. Irawati Durban Arjon yang menambahkan beberapa koreografi ke dalam Tari Merak versi asli. Dalam pertunjukannya, biasanya tari merak ditampilkan dengan cara berpasang-pasangan. Masing-masing berperan sebagai burung merak jantan dan burung merak betina. Dengan musik pengiring gending macan ucul, maka penari mulai menggerakan tubuhnya dengan gemulai layaknya tingkah laku burung merak. Gerakan merak yang sangat indah dan mempesona membuat suasana penuh keceriaan dan keistimewaan tersendir...
Kue Satu Kue Satu adalah salahsatu jajanan legendaris di tahun 90-an. Dan pasti hampir di setiap toko menjual kue ini. Asal-muasal mengapa disebut kue satu karena saat proses pembuatannya butuh pengerjaan yang detil sehingga membuat kue ini harus dicetak secara satu per satu, maka kue ini dinamakanlah kue satu. Bahan dasar dari kue ini adalah dominan kacang. Sebenarnya kue satu ini mempunyai nama lain yaitu kue koya jika di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Biasanya kue ini banyak diproduksi saat hari - hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri, Tahun Baru, Hari Raya Imlek, dan lain-lain. Bahan: 1. Air 2. Tepung Sagu 3. Kacang 4. Gula 5. Garam 6. Vanili 7. Telur Cara Pembuatan: 1. Pertama, sangrai kacang dan buang kulitnya kemudian dihaluskan dengan ditumbuk sampai hancur.. 2. Kemudian, campurkan semua bahan tepung sagu, kacang, gula, garam, vanili dan telur. 3. Setelah itu, aduk...
Pernikahan, bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dianggap sebagai suatu hal yang sakral. Hampir seluruh suku bangsa di Indonesia memiliki adat pernikahannya sendiri dengan berbagai proses dan rangkaian acara yang cukup rumit. Masing - masing upacara adat pernikahan tentunya memiliki ciri khas tersendiri, yang membedakan satu suku dengan suku yang lain. Salah satunya ialah busana adat dari para calon pengantin. Busana Kepangeranan merupakan busana adat pengantin yang berasal dari daerah Cirebon, Jawa Barat. Sesuai dengan namanya, busana ini bergaya "kepangeranan" atau "mirip seperti pangeran (atau bangsawan)", karena diadaptasi dari pakaian para bangsawan dari Keraton Kasepuhan yang berada di Cirebon. Busana Pengantin Pria Pengantin pria menggunakan jas takwa berwarna hijau dengan corak keemasan, dan bawahan berupa kain batik khas Cirebon. Bagian kepala dihiasi dengan semcam mahkota atau blangkon dengan roncengan melati di satu sisi kepala. Untuk alas kaki, menggunakan...
Bebentengan sering dikenal sebagai rerebonan di daerah Jawa Barat, sedangkan di daerah lain dikenal juga dengan nama pris-prisan, oal-palan, omer, dan jek-jekan . Bebentengan berasal dari kata "benteng" yang berarti pertahanan. Bebentengan adalan Dwipurwa (pengulangan suku kata pertama) dan berakhiran -an yang berarti menyerupai. Permainan ini memiliki relevansi dengan bangsa Indonesia pada zaman penjajahan Belanda dulu, yakni pertahanan bangsa Indonesia saat melawan penjajahan Belanda dengan menggunakan benteng. Menurut Yayat Sudaryat, Guru Besar Sastra Universitas Pasundan Bandung, permainan bebentengan sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dulu. Permainan bebentengan merupakan permainan yang memerlukan kecepatan, ketangkasan, kerja sama dan strategi yang baik antar anggota kelompok. Kedua tim, biasanya 4-8 orang, memiliki "benteng" masing-masing yang bisa berupa tiang, pohon, atau batu bata. Setiap anggota kelompok bertugas untuk menjaga benteng ji...
Assalamualaikum teman-teman, saya Alya Fiska Rahnia, dari SF 2018 akan menceritakan tentang ritual upacara adat sunda yang berjudul "Puput Puseur" Bayi yang baru terlahir pastinya masih terikat dengan tali ari-ari atau tali pusat bayi,tali yang menghubungkan antara pusat bayi dengan ibunya untuk pemberian nutrisi pada bayi ketika masih didalam kandungan, tali ari-ari itu pada akhirnya akan digunting dan dibuang. Namun di daerah Jawa Barat, khususnya Bandung, ada hal-hal tertentu yang berkaitan dengan tali ari-ari bayi atau tali pusat bayi. Di daerah Jawa barat, Bandung, ketika bayi baru lahir biasanya diadakan beberapa upacara adat salah satunya adalah puput puseur. Puput puseur adalah upacara adat sunda yang berkaitan dengan tata cara pemotongan hingga perawatan tali pusat bayi atau tali ari-ari. Puput puseur ini biasanya diadakan sekaligus dengan pemberian nama bayi, didalamnya terdapat acara pemberian doa selamat dan bubur merah-bubur putih yang kelak akan dibagikan ke war...
Ngomong-ngomong tentang jengkol, kebanyakan orang langsung berfikir pada suatu makanan yang berbentuk gepeng berbelit, bau dan agak pahit. Yap, tapi sayangnya saya tidak akan membahas tentang jengkol tersebut, disini saya akan mencoba mengulas sedikit tentang permainan perepet jengkol khas Jawa Barat . Ngomong-ngomong soal nama, meskipun nama permainannya perepet jengkol namun permainan ini tidak sama sekali melibatkan jengkol. Perepet jengkol atau bisa disebut juga jejengkolan merupakan permainan tradisional Jawa Barat. Dimana permainan ini sangatlah sederhana, tidak memerlukan alat atau bahan apapun, dan hanya memerlukan 3 - 4 orang pemain. Cara bermainnya para pemain berdiri saling membelakangi satu sama lain kemudian para pemain tersebut berpegangan tangan untuk saling mengikat, kemudian salah satu kaki dari tiap-tiap pemain diangkat kebelakang dan saling berkaitan satu sama lain, jika sudah pada posisi yang benar dan pertahanan kaki sudah kuat lalu tangan dilepas dari gen...