Dusun Air Babatan (Puyang Penjaga Piring) ~ Menurut cerita, di dusun ini asal mulanya ada sebatang kayu, dan kayu ini disebut orang kayu babatan. Kemudian kayu ini oleh rakyat disini dijadikan sebagai salah satu bahan obat, apabila orang sakit demam malaria. Oleh karena dusun ini, dahulu bertambah lama bertambah ramai maka diangkatlah kepala dusun. Setelah diadakan pemilihan ternyata Panjaga Piring yang menang, dan kepala dusun ini disebut Puyang Penjaga Piring. Setelah dia menjadi kepala dusun, maka Puyang Penjaga Piring membuat rumah di atas sebuah bukit yang sangat tinggal dengan dikelilingi sungai yang airnya jernih sekeli, merupakan tempat mandi yang bagus sedangkan di sekeliling rumah Puyang ini sangat terkenal pula dengan keangkerannya di sini banyak setan-setan yang berdiam dan melindungi rumah Puyang Penunggu Piring. Sedangkan Puyang penjaga piring itu terkenal pula dengan kesaktiannya, yaitu beliau dapat membunuh orang dar...
Cerita Raden Sangsat dan Sangsit ~ Ada sebuah cerita bernama Sangsat dan Sangsit. Dia berdua itu adalah dua beradik, yang tua Sangsat dan yang muda Sangsit Dia berdua tinggal di daerah perladangan orang Merbau. Ayah dan ibu mereka meninggal semasa Sangsat berumur 6 tahun dan Sangsit berumur 4 tahun, sehingga kedua anak ini menjadi anak yatim piatu. Kehidupan dia berdua begitu keras dan susah ditempuh. Dia berdua berladang dan untuk mengerjakan ladangnya ia telah berkali-kali membolak-balik tanah perbukitan itu untuk menghasilkan panen, namun tidak memadai, karena tumbuhan yang ditaman tergantung keadaan tanah dan datangnya curah hujan. Setelah lima bulan barulah dapat diambil hasilnya namun kurang memadai. Pada suatu hari setelah menuai padi. Sangsat berkata kepada adiknya Sangsit; "Adikku Sangsit, tadi malam aku bermimpi akan diancam orang pertanda mimpi buruk. Aku harus meninggalkan daerah ini, tinggallah engkau di daerah ini dan pandai-pandailah...
Asal Usul Dusun Napal Melintang Asal Usul Dusun Napal Melintang ~ Dusun ini tempatnya di Kecamatan Talo Bengkulu Selatan dan dusun ini pada zaman dahulu didiami oleh seorang kepuyangan yang disebut Puyang Melintang. Pada zaman dahulu dusun ini telah didiami oleh orang, tapi belum begitu ramai jika kita bandingkan dengan penduduknya sekarang. Dusun ini pada mulanya merupakan daerah pedalaman. Karena orangnya tiap tahun bertambah, baik pertambahan di dalam dusun itu sendiri maupun yang datangnya dari daerah lain maka dusun itu makin ramai. Dusun ini diapit oleh dua buah sungai yang besar sehingga merupakan persinggahan bagi pelayar-pelayar yang mengarungi kedua buah sungai ini. Lalu dusun ini disebut dusun "Talang Alai", yang artinya dusun tempat bersinggah. Dusun ini, terletak di atas tebing yang tinggi, dan tebing ini merupakan tanah liat yang sangat keras sekali dan tanah liat inilah yang disebut orang napal. Napal inilah yang menjadikan puy...
Cerita 4 Orang Bersaudara Menyelamatkan Putri Hilang ~ Ada seorang raja, yang alim dan bijaksana. Ia mempunyai anak empat orang. Anak raja tersebut laki-laki semuanya. Sedangkan raja ini isterinya telah lama meninggal dunia. Adapun yang mengurus rumah tangga mereka adalah dayang-dayang pengasuh. Pada suatu ketika disaat raja duduk melamun seorang diri, datanglah anaknya yang tertua menghampirinya sambil berkata: "Hai Ayah izinkanlah kami empat bersaudara untuk merantau. Di sana nanti kami akan menuntut ilmu untuk bekal di masa depan. Andai kami ini hanya tinggal di negeri ini selama-lamanya sudah pasti kita akan ketinggalan dari pada daerah-daerah lain." Raja berkata: "Hai anak-anakku, ayahanda izinkan kalian pergi merantau, asalkan saja kalian bisa menjaga diri masing-masing dan carilah ilmu yang berguna dan bermanfaat." Ada satu lagi pesan ayahanda; "Apabila nanti kalian kembali, harapan ayahanda kembalilah semuanya secara serentak...
Cerita Biawak Sepiak ~ Pada zaman dahulu kala di sebuah desa yang terpencil tinggallah seorang ibu yang sangat miskin hidupnya. Ia mempunyai seorang anak laki-laki. Biawak Sepiak (Biawak Sebelah) namanya. Kenyataan nantinya Biawak Sepiak ini setelah dewasa bukanlah Biawak Sepiak, akan tetapi ia adalah seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa. Sang ibu tidak berputus asa dan ia tetap menyayangi anaknya walaupun berupa Biawak Sepiak Lama Kelamaan Biawak Sepiak ini bertambah dewasa ia sudah mempunyai cita-cita untuk berumah tangga. Pada suatu hari ketika sedang makan bersama-sama dengan ibunya, ia berkata; "Oh ibu, tolonglah ibu pinangkan anak putri raja yang tak jauh dari kampung kita ini." Jawab ibunya: "Hai anakku, dimanakah ibu akan menghadapkan muka, kita orang miskin, sedangkan kau adalah Biawak Sepiak. Ibu merasa malu menghadap tuan raja." Akan tetapi Biawak Sepiak terus mendesak ibunya untuk melamar putri raja. Maka...
Api dan Angin Dalam Kertas ~ Alkisah, di suatu negeri terdapat seorang raja yang lalim dan gila hormat. Wataknya sangat keras. Pendapat dan perintahnya tidak boleh dibantah. Membantah dan mengingkari perintah raja berarti bersedia menerima hukuman dari sang raja, Pembantu dan pegawalnya pun bengis-bengis. Tidak ada seorang pun yang pernah melanggar perintahnya bisa lepas dan bebas. Tugas para pengawal bukan hanya menjaga dan mengawal raja, tetapi juga bertugas menjaga keamanan keluarga, harta dan ternak peliharaan raja. Oleh karena itu, sering terjadi penangkapan dan penahanan terhadap rakyat jelata yang menggangggu hewan peliharaan raja. Hampir setiap hari sang raja mengenakan pakaian kebesarannya. Berbagai tanda pangkat, tanda jabatan, bintang jasa, dan lambang identitas lain bergantungan di bajunya. Selain itu, senjata dan tongkat wasiat tidak pernah lepas dari dirinya. Pada suatu ketika, sang raja dan beberapa orang pengawal, pengiring, dan tentaranya m...
Si Kancil Jahil ~ Pada zaman dahulu kala, hidup seekor kancil yang cerdik. Akan tetapi, perangainya sangat licik. Setiap bertemu dengan binatang-binatang lain, timbul keinginannya untuk mengganggu. Baik binatang besar seperti gajah, harimau, babi, ataupun binatang kecil seperti kura-kura, monyet, musang, tidak luput dari usikannya. Dia sangat senang jika binatang yang diganggu mendapat kesusahan ataupun teraniaya akibat ulahnya yang licik. Karena kelakuannya yang sangat jahat dia disebut si Kancil Jahil. Pada suatu hari, si Kancil Jahil pergi mencari makan. Walaupun hari masih pagi, dia sudah merasa sangat lapar. Dia segera berjalan meninggalkan tempat persembunyiannya untuk mencari makanan. Rumput-rumput muda dan pucak-pucak pohon yang dapat dijangkau, dilahapnya dengan rakus. Setelah beberapa saat berjalan melewati beberapa padang rumput dan semak belukar, sampailah dia disebidang kebun sayur-sayuran. Berbagai tanaman sayuran di dalam kebun itu tumbuh dengan subur....
Alkisah Rakyat ~ Pak Sugeak adalah seorang pedagang kaya yang tinggal di desa Hulu Sungai.Ia hidup seorang diri karena istrinya meningal sebelum dikaruniai anak. Desa tempat tinggalnya itu di dekat hutan lindung, sangat jauh dari keramian kota. Ia orang kaya, tetapi tingkah lakunya menyimpang dari ajaran agama dan sangat kikir. Oleh karena itu, ia sangat dibenci oleh tetangga di desanya. Bahkan, hewan-hewan disekitarnya turut memusuhinya. Menurut cerita, zaman dahulu hewan dan benda-benda pandai berbicara. Mereka dapat bercakap-cakap seperti manusia. Pada setiap pertemuan, mereka sering membicarakan kejahatan Pak Sugeak. Suatu hari, seekor puyuh sedang beristirahat karena letih. Dia bercakap-cakap dengan kayu kopi. "Aku pernah dilempar batu oleh Pak Sugeak ketika sedang mencari cacing di belakang rumahnya. Alasannya, cacing-cacing itu sedang disuruh menggemburkan kebun," kata puyuh iba. "Astaga! Aku punya pengalaman yang sama. Perh...
A. Upacara Sebelum Pernikahan 1. Peminangan Adalah menanyakan seorang gadis untuk dijodohkan pada seorang jejaka. Prosesnya diawali dengan saling komunikasi antara pihak keluarga laki-laki dan pihak keluarga wanita atas calon pengantin mereka. Kesepakatan didapat setelah dilaksanakan komunikasi informil yang biasa disebut dengan menanyo dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan atas kemungkinan-kemungkinan untuk dijadikan usaha peresmian menjelang penentuan perjodohan. 2. Mengantar Uang Yang dimaksud mengantar uang atau ngantek piti atau ngantek belanjo adalah ketua adat dari pihak laki-laki diutus menghubungi pihak wanita yang diwakili juga oleh ketua adat setempat untuk mengantar uang berikut alat-alat kelengkapannya. Tujuan dari upacara ini adalah untuk memberitahu kepada khalayak ramai bahwa antara seorang jejaka sudah diikat oleh tali pertunangan dengan seorang gadis dengan janji akan nikah menurut waktu yang telah ditentukan atas pemufakatan a...