Bagi anda penggemar masakan Padang, pasti tak asing lagi dengan menu yang satu ini. Sebenarnya ada beberapa jenis dendeng dari Sumatra Barat, di antaranya yaitu Dendeng Balado dan Dendeng Batokok. O ya ngomong2 istilah dendeng dalam khasanah kuliner Sumatra Barat sangat berbeda dengan dendeng yang berasal dari Jawa misalnya Dendeng Ragi atau Gepuk Sunda. Dendeng Jawa berupa sajian daging yang lunak dan umumnya berasa manis. Sementara Dendeng dari Sumatra berbumbu sambal yang pedas, bertekstur tipis dan keras dari proses pembakaran atau kadang dijemur langsung di terik matahari. Dari namanya Dendeng Batokok berarti Dendeng yang Ditokok, artinya dipukul-pukul. Di daerah asalnya dendeng ini dibuat dengan cara dipukul-pukul pakai batu lado (cabe). Aslinya Dendeng Batokok bikinnya dibakar langsung di atas bara api sampai dendeng kering kecoklatan. Bahan: 500 gr daging sapi tanpa lemak 500 ml air kelapa ( ganti dgn air biasa jika tak ada)...
Bagi anda penggemar masakan Padang pasti tak asing lagi dengan menu yang satu ini: "Gulai Cubadak" atau bahasa Indonesianya Gulai Nangka Muda. Bumbu dan proses pembuatannya mirip rendang hanya jumlah santan dan waktu masak tidak selama seperti saat membikin rendang daging. Tetapi jika masakan ini dimasak sampai kering bisa juga disebut Rendang Cubadak. Terserah mau anda santap sebagai gulai atau rendang yang jelas sajian ini menurut saya sangat istimewa. Kalau mau bikin gulai ini secara total, sertakan juga kelapa parut sangrai yang dihaluskan dan ditambahkan ke dalam kuah. Bahan: 500 gr nangka muda, kupas, potong2 sesuai selera (atau ganti dengan sediaan nangka jadi) 250 gr daging sop/tetelan potong2 bentuk dadu 100 gr kacang panjang (ganti dengan buncis jika tak ada), potong sepanjang 3 cm 1 batang serai, geprak, potong jadi 2 bagian 3 helai daun jeruk purut 1 buah asam kandis (jika ta...
Tidak semua gulai dari Sumatera Barat sarat dengan bumbu2 beraroma kari, salah satunya yaitu : Gulai Gajebo. Menurut saya bumbu gulai ini mirip bumbu sambal goreng dari Jawa tetapi berasa lumayan pedas!!. Di daerah asalnya di Sumatra Barat, gulai gajebo dibuat dari daging gajebo (sandung lamur) yang berasal dari punggung atau punuk sapi yang banyak mengandung lemak atau orang jawa menyebutnya gajih. Makanya makanan ini pantangan bagi penderita penyakit kolesterol tinggi. Bahan: 500 gr daging sapi yang banyak mengandung lemak 1.5 l air untuk merebus daging 1 batang serai, potong jadi 2, memarkan 1 sdt asam, larutkan dengan 2 sdm air 2 lembar daun salam 2 cm lengkuas, geprak 5 lembar daun jeruk purut, buang tulangnya 400 ml santan sangat kental 2 sdt garam atau sesuai selera 2 sdt gula pasir ( jika suka) Minyak secukupnya Bumbu...
Di daerah asalnya di Sumatra Barat, gulai daun ini biasanya dibuat dengan bahan dasar daun paku, makanya disebut "Gulai Daun Paku". Sementara di restauran padang saya sering melihat dengan bahan dasar kacang panjang dan kol. Daun singkong adalah favorit saya, sayangnya daun ini tidak tersedia di tempat tinggal saya sekarang. Catatan : Jika anda menggunakan daun kale, buang bagian tulangnya yang keras, kemudian iris kasar dan bisa langsung direbus. Tips bagi anda yang memakai daun Wirsing atau Savoy : Daun sejenis kol ini cukup keras menyerupai daun pepaya. Untuk mendapatkan tekstur yang lembut, buang tulang daun yang keras, remas2 daun dengan garam sampai daun lemas, kemudian rebus dalam air mendidih. Tiriskan dan peras sampai air keluar. Baru potong2 kasar. Bahan: 500 gr daun singkong 50 gr ikan teri, goreng (jika suka) 1 buah serai, potong jadi 2, memarkan 1 sdt asam, larutkan dengan 2 sdm air 2 lem...
Menu tradisional dari Sumatra Barat ini bisa anda sajikan saat tahun baru sebagai menu utama santapan makan malam keluarga. Wah rasanya bisa nyaingi Kalkun Panggang, hidangan internasional yang sudah ngetop untuk malam tahun baru. Tips: Pakailah ayam yang masih muda sehingga dagingnya tidak alot. Setelah ayam anda bersihkan, potong membujur di bagian punggung, dada biarkan utuh. Setelah itu ikat kembali dengan benang saat dimasak. Dengan cara ini anda akan mendapatkan bentuk ayam yang menarik untuk disajikan. Jika anda tak mempermasalahkan penampilan yang penting rasa, silahkan potong ayam menjadi 2 bagian sampai putus. Keuntungan cara ini adalah ayam lebih mudah dimasak. Tidak perlu perhatian ekstra. Bahan: 1 ekor ayam muda, utuh ( 1000 gr), cuci bersih. 800 ml santan kental 5 helai daun jeruk purut 2 serai, ambil bagian yang putih, geprak 2 lembar daun salam 1 lembar daun kunyit (jika ada) Bumbu Halus:...
Tauco Ikan, salah satu bukti pengaruh kuliner mancanegara yang diadaptasi penduduk lokal dan sukses memperkaya khasanah kuliner tradisional Indonesia saat ini. Kuah santan yang menjadi ciri khas masakan Padang dipadu dengan saus tauco dari daratan Tiongkok. Paduan yang eksotik dan lezat ;-) Sajian ini hanya salah satu contoh masakan hasil mix match yang sudah tumbuh beberapa abad lalu saat saudagar2 dari Portugis, India dan Cina berlayar ke kepulauan Nusantara untuk melakukan perdagangan dengan penduduk lokal khususnya di daerah pesisir yg dekat dengan pelabuhan sekaligus pusat perdagangan. Masih banyak contoh yang lain mulai dari Martabak Telur atau Martabak Mesir, Tauto/Soto Pekalongan , Soto Banjar yang kental dengan aroma bumbu 5 Spice atau Ngo Hiong, Panada dari Manado yang mirip dengan Empanada dari Portugis dll dll. Ngelantur?? Tentu saja tidak, setiap masakan tradisional menyimpan nilai sejarah dan identitas yang disandangnya, ta...
Makanan khas Minangkabau yang satu ini memiliki bentuk bulat seperti bakso tetapi disajikan dengan tidak memberi kuah. Makanan sala lauak cocok dijadikan cemilan atau makanan ringan. Sala lauak jika diartikan ke bahasa Indonesia berarti sala ikan. Bahan utama membuat sala lauak menggunakan ikan laut yang telah dihaluskan kemudian dicampur dengan tepung beras. Masyarakat Minangkabau biasanya menyajikan sala lauak sebagai makaan pelengkap lontong sayur. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-minangkabau/
Pakaian Adat Bundo Kanduang - Padang Bundo Kanduang (diterjemahkan secara kasar ke dalam bahasa Indonesia sebagai Bunda Kandung ) adalah personifikasi suku bangsa Minangkabau sekaligus julukan yang diberikan kepada perempuan yang memimpin suatu keluarga dalam Minangkabau baik sebagai ratu maupun selaku ibu dari raja (ibu suri). Secara harfiah Bundo Kanduang berarti ibu sejati atau ibu kanduang tetapi secara makna Bundo Kanduang adalah pemimpin wanita di Minangkabau, yang menggambarkan sosok seorang perempuan bijaksana yang membuat adat Minangkabau lestari semenjak zaman sejarah Minanga Tamwan hingga zaman adat Minangkabau . Gelar ini diwariskan secara turun-menurun di Minangkabau dan dipilih pada lembaga Bundo Kanduang Sumatera Barat . Istri seorang Datuk kadang-kadang juga disebut sebagai Bundo Kanduang untuk level klan / suku. Sebagian pendapat menyatakan bahwa gelar...
Solok Selatan adalah salah satu wilayah di Sumatra Barat yang terkenal dengan kopinya. Sumatra sendiri memiliki banyak kopi khas. Namun, Solok Selatan lebih dikenal dengan kopinya dibanding daerah-daerah lain di Sumatra Barat. Sesuai dengan nama daerahnya, kopi ini disebut kopi Solok Selatan. Meskipun tak sepopuler kopi Aceh, kopi Lombok, dan kopi-kopi terkenal lainnya, kopi ini tak kalah nikmatnya. Mungkin banyak orang yang belum tahu tentang rasa kopi ini bahkan para pecinta kopi sekalipun. Tetapi, sekali mencoba minum kopi ini, kalian pasti akan ketagihan dengan kenikmatannya. Minat Penduduk Solok Selatan dalam Menanam Kopi Solok selatan adalah wilayah yang memiliki lahan perkebunan kopi sangat luas. Meskipun dulu pernah diganti dengan tanaman atau pohon karet, namun sekarang orang-orang kembali lebih tertarik menanam kopi. Apalagi saat ini harga karet sangat rendah dan peminatnya pun semakin sedikit. Bahkan, budidaya kopi sekarang bisa dikatakan sebagai salah satu prof...