Permainan ini memiliki kemiripan dalam permainan merboni-boni sapu tangan, hanya saja apabila merboni-noni sapu tangan menjatuhkan sapu tangan secara diam-diam, permainan ini berusaha untuk mengejar si pelempar sapu tangan, dan permainan ini diiringi dengan lagu "Saputangan" karya Indi,Mikha, dan Nicky. SAPUTANGAN Sapu tangan , sapu tangan Terbuat dari kain Bagusnya bukan main Siapa yang belum punya Harus mengajar saya Permainan ini biasa dimainkan oleh anak-anak, dan biasanya terdiri dari 20 anak atau lebih ( seperti ukuran 1 kelas ) yang masing masing duduk melingkar. Cara Bermain : Pemilik saputangan ( yang dipilih secara random atau acak dalam awal permainan ) berlari memutari lingkaran, sementara pada saat yang bersamaan, semua orang menyanyikan lagu "Saputangan". Bila lagu yang dinyanyikan sudah habis ( mencapai kata saya ) pemilik sapu tangan harus melempar sapu tangan tersebut ke orang yang berada paling de...
Ketika saya masih duduk di kelas lima SD, sekolah saya mengadakan studi wisata dan salah satu tempat yang kami kunjungi adalah Desa Cinangneng di kawasan Bogor. Di sana kami banyak mempelajari kebudayaan tradisional, mulai dari makanan (waktu itu kami membuat kue pukis) sampai mempelajari sedikit tarian tradisional. Salah satu hal paling berkesan yang saya pelajari adalah membuat gogolekan dari batang daun singkong. Gogolekan atau yang lebih umum dikenal sebagai wayang adalah media yang sangat terkenal di Indonesia, terutama di masyarakat Sunda dan Jawa. Gogolekan yang sering kita jumpai kini biasanya terbuat dari kulit atau kayu, namun pada awal lahirnya gogolekan dibuat dari batang daun pohon lontar atau singkong dengan membentuk dan menganyamnya menjadi seorang tokoh. Biasanya antar tokoh dibedakan dari bentuk dan arah hidungnya, namun kreativitas tanpa batas anak-anak melahirkan berbagai bentuk dengan variasi yang unik. Sebagai contoh, tokoh ksatria memiliki hidung yang manc...
Permainan pecle atau yang sering dikenal sebagai permainan engklek sangat terkenal dengan istilah sunda manda. Pecle merupakan suatu permainan tradisional indonesia yang berasal dan menjadi suatu ciri khas dari daerah tatar sunda. Permainan tradisional pecel atau permainan engklek sangat terkenal dikalangan masyarakat khusunya anak-anak. Setiap daerah mempunyai perminan yang hampit mirip dengan pecle namun dari setiap daerah tersebut mempunyai keistimewaan tersendjri dan keunikan tersendiri terhadap permainan pecle tersebut entah dari cara permainannya aturannya dan lain sebagainya. Permainan ini sering dikatakan sebagai permainan tradisional yang digemari atau menjadi favorit anak perempuan namun tidak menutup kemungkinan bahwa anak laki-laki bisa memainkan permainan ini. Sejarah adanya permainan ini berasal dari daerah belanda atau dikenal dengan sebutan negeri kincir angin, karena pecle disini memiliki kesamaan dengan permainan zondag...
Tuju Lubang adalah suatu permainan yang awalnya berkembang di Kepulauan Riau. Permainan ini berawal dari kegiatan para nelayan yang sering menggali pasir di sekitar pantai untuk mendapatkan kerang kelimpat. Setelah kerang tersebut dimakan, kulitnya dibuang dan akhirnya kulit kerang yang dibuang tersebut digunakan untuk bermain oleh anak-anak sekitar yaitu anak-anak para nelayan. Lama kelamaan permainan ini tidak hanya digemari oleh anak nelayan saja, melainkan anak-anak bangsawan yang menggunakan uang sen sebagai pengganti kerang. Cara bermainnya sangat mudah, pemain hanya perlu melemparkan kulit kerang atau uang sen tersebut mendorong punya lawan ke sebuah lubang. Biasanya lubang tersebut berukuran sebesar telur ayam di tengah tanah yang dibatasi seluas 2 x 2 meter, para pemain akan membuat garis batas lontaran sekitar 6 sampai dengan 12 langkah kaki pemain. Aturan permainan tuju lubang adalah sebagai berikut : 1. Pada saat melontar, salah satu koin harus melewati garis...
Sepak Bola Api atau Laliang merupakan permainan tradisional khas Indonesia. Permainan ini berasal dari daerah Sumba Barat NTT tetapi sudah menyebar juga ke Pulau Jawa. Laliang hanyalah permainan sepak bola biasa yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari lima orang. Bedanya seperti namanya, bola yang dimainkan adalah bola api yang terbuat dari batok kelapa yang sudah kering, lalu direndam minyak tanah selama beberapa hari, kemudian dibakar. Biasanya Laliang dimainkan pada malam hari oleh santri-santri di pesantren pada Bulan Ramadhan. Sebelum bermain, biasanya santri-santri melakukan syarat khusus (ritual), setiap daerah mempunyai ritualnya masing-masing. Tentu permainan ini hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa, bahaya jika yang memainkan bola api adalah anak-anak tanpa pengawasan orang dewasa. Selain itu, permainan ini juga membutuhkan keberanian dan kekuatan karena resiko cederanya cukup besar. Bagaimana tidak? kulit orang yang memainkan sangat mungkin m...
Sepak Bola Api atau Laliang merupakan permainan tradisional khas Indonesia. Permainan ini berasal dari daerah Sumba Barat NTT tetapi sudah menyebar juga ke Pulau Jawa. Laliang hanyalah permainan sepak bola biasa yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari lima orang. Bedanya seperti namanya, bola yang dimainkan adalah bola api yang terbuat dari batok kelapa yang sudah kering, lalu direndam minyak tanah selama beberapa hari, kemudian dibakar. Biasanya Laliang dimainkan pada malam hari oleh santri-santri di pesantren pada Bulan Ramadhan. Sebelum bermain, biasanya santri-santri melakukan syarat khusus (ritual), setiap daerah mempunyai ritualnya masing-masing. Tentu permainan ini hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa, bahaya jika yang memainkan bola api adalah anak-anak tanpa pengawasan orang dewasa. Selain itu, permainan ini juga membutuhkan keberanian dan kekuatan karena resiko cederanya cukup besar. Bagaimana tidak? kulit orang yang memainkan sangat mungkin m...
Permainan ini merupakan salah satu permainan simpel yang tidak memerlukan alat apapun. Permainan ini dinamai dari 7 warna pelangi yaitu Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, Ungu. Permainan ini mirip dengan permainan ABC Lima Dasar namun dia bermain dengan warna. Sebelum permainan dimulai para pemain yang biasanya diikuti oleh 5-7 orang memilih satu warna dari ketujuh pilihan warna diatas, setelah hitungan ke tiga pemain akan mengeluarkan jari mereka dari 0-10 jari. Jari-jari yang dikeluarkan tersebut akan dihitung lewat kalimat “Me Ji Ku Hi Bi Ni U”, bila berhenti di kata “Me” yang berarti merah maka si pemilik warna tersebut akan memberikan misi atau hukuman kepada pemain lainnya, dan hal yang sama berlaku pada warna lainnya. Bila permainan berhenti di warna yang tidak dimiliki siapapun maka penghitungan akan diulang kembali. Misi dan hukuman yang diberikan adalah bebas namun hukuman yang terkenal adalah dengan sebutan “Tak Tik Bum Wer&rdq...
Sumatera Utara adalah provinsi yang luas dan indah.Memiliki banyak budaya khas sendiri.Mulai dari makanan, lagu , tari -tarian , permainan, dan banyak lagi.Hal yang akan saya bahas kali ini adalah permainan adat dari silindung atau disebut juga tarutung. Nama permainan ini adalah marhusip.Anggota yang dibutuhkan sekitar 4-6 orang dalam satu grup dan dimainkan oleh 2 grup atau lebih serta dibutuhkan 2 atau 3 orang untuk memandu jalannya permainan.Cara bermainnya adalah satu grup terdiri dari 4-6 dan membentuk sebuah barisan serta menghadap ke grup lawan.Pemandu permainan akan memberikan sebuah kategori kepada grup yang mulai pertama.Setelah itu pemain yang paling belakang akan membisikkan sebuah kata ke depan yang sesuai dengan kategori tersebut.Terus berbisik sampai paling depan, lalu yang paling depan akan berbicara kata tersebut tanpa suara.Sehingga grup lawan harus menebak kata tersebut.Permainan ini dilakukan sebanyak 3 ronde, dengan satu rondenya dilakukan secara bergantian.Bila...
Festival Perang Air ( Cian Cui ), merupakan tradisi yang sangat unik dalam rangka memeriahkan Imlek di kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Perang Air ( Cian Cui ) dilaksanakan selama 6 hari berturut-turut. Masyarakat berkumpul dipinggiran jalan dan sebagian mengelilingi kota Selatpanjang dengan menggunakan becak untuk saling menyiram air dengan menggunakan pistol air atau melempar kantong plastik atau balon yang berisi air. Awalnya tradisi ini dikenal dengan Perang Air, tetapi mulai tahun 2016 lalu dilakukanlah pergantian nama menjadi Cian Cui . Kabupaten Kepulauan Meranti memang sudah dikenal sebagai pemilik tradisi perang air. Helat tahunan ini dipandang unik dan di dunia hanya dilaksanakan di dua negara, yakni di Thailand dengan sebutan Songkran , dan di Indonesia persisnya di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang belakangan perang air. Mereka yang terlibat Perang Air di Selatpanjang tak mengenal usia, dan tidak mengenal etnis, hanya saj...