Dampleng merupakan salah satu makanan khas tradisional dari daerah Banyumas, Jawa Tengah. Makanan yang terbuat dari bahan dasar berupa singkong ini hampir mirip dengan combro. Yang membedakan hanya isiannya saja. Jika combro adalah olahan singkong yang diisi dengan sambal oncom, dampleng diisi dengan sisa pembuatan (ampas) tahu yang telah diberi bumbu. Dampleng biasanya dijual oleh pedagang keliling yang juga menjual makanan tradisional lain seperti ondol, combro, kraca, gethuk, dan sebagainya. Harganya relatif murah antara Rp 500,- sampai Rp 2000,- per buahnya. Cara pembuatannya pun cukup mudah. Pertama-tama pisahkan singkong dari kulitnya dengan cara mengupasnya, kemudian cuci singkong hingga bersih. Langkah kedua, parut singkong yang telah dibersihkan, lalu peras parutan singkong dan buanglah airnya. Tambahkan potongan daun bawang (optional), tepung kanji, kelapa (agar terasa lebih gurih) serta garam, aduk hingga adonan menjadi rata. Bentuk adonan menjadi bulatan-bulatan kemu...
Emping ceplis adalah salah satu makanan berbahan dasar melinjo yang khas dari Banten. Berbeda dari emping biasanya yang berbentuk datar atau pipih, emping ceplis bentuknya cenderung lebih gembung dan memiliki rongga di dalamnya. Emping ceplis dapat ditemukan di pasar-pasar atau toko makanan khas di daerah Banten. Berikut angkah-langkah untuk membuat emping ceplis: 1. Siapkan melinjo yang sudah matang, melinjo yang sudah matang berwarna merah atau kuning. 2. Kupas kulitnya sampai bersih, jangan dibuang, karna bisa dijadikan sayur tangkil khas banten juga. 3. Setelah dikupas, biji melinjo dijemur dibawah sinar matahari selama satu hari agar melinjo menjadi kering. 4. Sangrai biji melinjo kurang lebih 4 menit atau sampai kulitnya berwarna hitam, lalu angkat. 5. Pecah kulit melinjo yang hitam tadi sampai terpisah dengan isi biji melinjo yang berwarna putih. 6. Letakkan biji melinijo diatas talenan dan pukul menggunakan cobek atau palu sampai bentuknya gepeng,...
Kembang temu adalah salah satu makanan tradisional yang berasal dari Indramayu, Jawa Barat. Makanan yang terbuat dari tepung beras ini memiliki bentuk menyerupai Bunga Kembang Temu, tanaman yang berasal dari genus curcuma, dengan warna putih, merah muda, hijau, hingga kuning. Kembang temu dapat disajikan basah dengan direndam dalam santan sebagai kuahnya atau disantap kering dengan parutan kelapa. Adanya unsur kelapa dan tepung beras sendiri membuat rasanya cukup gurih, sedikit asin, dan sedikit manis. Kembang temu biasa dijual di pasar tradisional, namun kini cukup sulit untuk ditemukan. Untuk itu membuatnya sendiri di rumah dapat menjadi solusi untuk dapat menyantap Kembang Temu. Cara membuat Kembang Temu: Siapkan bahan yaitu tepung beras, air panas, pewarna (opsional), kelapa parut, dan santan; Campur tepung beras dengan santan, lalu aduk dengan tangan hingga bercampur; Beri pewarna bila diperlukan, campur hingga merata; Ambil sedikit...
Sempora Indramayu terbuat dari tepung beras yang dicampur parutan kelapa muda dan gula pasir. Semua bahan diaduk dan dibungkus daun pisang membentuk kerucut. Kemudian dikukus setengah matang. Rasanya manis dan gurih dengan tampilan berwarna putih. Biasanya dibuat saat acara hajatan. #OSKMITB2018
Kulit singkong yang biasanya hanya menjadi limbah makanan dikreasikan oleh orang sunda pada zaman dahulu menjadi salah satu makanan khas sunda. Alasan ide tersebut muncul mungkin karena pada masa tersebut orang-orang kekurangan makanan sehingga mengkreasikan salah satu limbah makanan, yaitu kulit singkong menjadi lauk pauk. Kreasi kulit singkong ini di beri nama kadedemes, ada juga yang menyebutnya empoy. Kadedemes terbuat dari kulit singkong yang sudah di cuci bersih lalu di rebus sampai lunak kemudian di iris kecil. Selain kulit singkong ada juga bahan lain yang digunakan untuk membuat kadedemes, yaitu cabai hijau dan daun bawang yang sudah di iris. Selain bahan yang di iris ada juga bahan yang di haluskan lalu di tumis, antara lain oncom bandung, bawang merah, bawang putih, kencur, cabai rawit, dan terasi. Setalah bahan yang di tumis sudah tercium harumnya, masukkan bahan yang sudah di iris dan juga kulit singkong yang sudah di rebus dan di iris, dan jangan lupa untuk menamba...
Kue Maksuba Jika kita menelusuri kuliner kota Palembang, jelas yang terlintas di otak kita pertama kali adalah "pempek". Namun, Palembang mempunyai jutaan kuliner di dalamnya, diantaranya adalah kue maksuba. Kue maksuba ini merupakan adaptasi dari kue bingka pontianak namun mirip dengan kue 8 jam khas Palembang juga. Kue maksuba di Palembang termasuk makanan yang sangat autentik, sehingga banyak para leluhur memahami cara membuat kue ini namun hampir punah saat ini. Karena, kue maksuba ini hanya akan dihidangkan di hari hari besar saja, seperti idul fitri dan idul adha. Kue maksuba memang tidak dihidangkan di sembarang waktu. Dalam tradisi Palembang kue ini dihidangkan pada acara besar saja seperti idul fitri atau pesta perkawinan yang tidak menghidangkan nasi. Menyajikan hal yang istimewa memang disengaja untuk menghormati para tamu dan kerabat. Akan tetapi pada kenyataannya, kue maksuba tidak terbuat dari tepung. Menu resep tradisional tidak memerlukan bany...
Kue Keranjang Apa sih yang sangat identik dari perayaan Imlek? Selain lampion, barongsai, dan pernak-pernik berwarna merah, ada satu makanan khas yang selalu menjadi incaran warga Tionghoa setiap tahunnya. Mungkin teman-teman sudah pernah melihat kue ini di pasar, mall, ataupun supermarket, tetapi belum tau namanya. Kue berwarna cokelat ini dinamakan kue keranjang. Kue keranjang? Bukan berarti kue ini disajikan dalam keranjang lho ya karena penyajiannya hanya dalam bentuk balutan plastik bening nih teman-teman! Penasaran akan si kue coklat ini? Yuk kita simak bareng-bareng! Asal Usul Nama Kue keranjang dalam bahasa mandarin disebut “Nian Gao” atau kue tahunan karena hanya dibuat setahun sekali menjelang perayaan Imlek. “Gao” dalam bahasa mandarin juga dapat diartikan sebagai “tinggi”, dengan maksud rejeki yang diperoleh terus meningkat. Di Jawa Timur, kue keranjang ini dibuat menggunakan cetakan berbentuk keranjang bolong-b...
Cina Manok merupakan makanan khas suku Karo di Sumatera Utara yang menyerupai urap. Dalam bahasa Karo, cina artinya cabai, sedangkan manok artinya ayam. Jadi secara harfiah cina manok adalah cabai ayam. Pada kenyataannya cina manok merupakan lauk yang terbuat dari daging ayam cincang, daun singkong cincang, kelapa, cabai, dan kadang juga darah ayam. Cina Manok dimasak dengan cara ditumis. Masakan tradisional ini memiliki rasa yang gurih, asam, dan pedas. Cara Pembuatan Bahan yang dicincang: 1. Dada ayam 1/4 bagian + hati/ampela yang sudah direbus 2. Daun singkong yang sudah rebus 1 ikat 3. Kelapa parut 4. Sereh 2 buah ambil putihnya saja 5. Daun Jeruk 3 lembar Bahan yang dihaluskan: 1. Cabai rawit 10 buah (sesuai selera) 2. Bawang merah 4 buah 3. Andaliman 1 sendok makan 4. Garam Baha...
Es kacang merah merupakan salah satu minuman yang berasal dari daerah Bangka Belitung. Di sepanjang jalanan di daerah Bangka, penjual es kacang merah tak luput dari pandangan. Dengan kondisi cuaca di Bangka yang panas, maka es kacang merah menjadi incaran para wisatawan ataupun masyarakat luar untuk menghapus dahaga. Es kacang merah tentunya berbahan dasar kacang merah. Ingin tahu cara membuatnya? Yuk simak artikel di bawah ini! Bahan yang diperlukan untuk membuat es kacang merah adalah sebagai berikut : kacang merah gula cair santan matang es serut susu kental manis sirup rasa cocopandan Alat yang diperlukan untuk membuat es kacang merah adalah sebagai berikut : mangkuk wajan untuk merebus / panci presto Berikut cara membuat es kacang merah khas Bangka: Rebus atau presto kacang merah sampai lunak. Jangan lupa tambahkan gula agar rasa kacang merah yang akan kita makan memiliki rasa manis. Jika tidak mena...