3.359 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tradisi Pantauan Bunting
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

PAGARALAM POS, Pagaralam –  Usai lebaran, banyak warga yang melangsungkan pernikahan. Di Pagaralam, ada satu tradisi yang ditujukan untuk menghormati para pengantin. Dalam bahasa Besemah pengantin disebut dengan  bunting.  Tradisi itu dinamakan  pantauan bunting . Hingga kini, pantauan bunting  masih terus dijalankan masyarakat Pagaralam. Anggota Lembaga Adat Besemah, Satarudin Tjik Olah menjelaskan,  pantauan bunting  merupakan tradisi untuk menghormati pengantin. “Wadah untuk menjamu pengantin. Juga untuk mempererat tali kekeluargaan,” ucap Satar, dijumpai  Pagaralam Pos  di kediaman pribadinya di Simpang Dusun Petani, kemarin (15/7). Pantauan bunting  kata Satar, digelar oleh sanak famili pengantin. Bisa juga digelar oleh warga di dusun tempat pengantin itu melangsungkan pernikahan. “Umumnya  mantau bunting  dilaksanakan saat hari  bemasak . Sebab, di hari itu pengantin belum terlal...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Tradisi Malapeh Biduak
Ritual Ritual
Sumatera Barat

VIVA.co.id  – Ratusan nelayan di kawasan Pantai Muaro Lasak Kota Padang, Sumatera Barat, di akhir pekan kemarin menggelar prosesi ritual Malapeh Biduak ka Lauik (melepas biduk atau kapal tangkap ke laut). Ritual ini sebagai rasa syukur dan bentuk permohonan agar biduk yang baru saja dibuat mampu membawa berkah. Selain itu agar nelayan yang pergi selalu diberikan perlindungan, kesehatan, serta limpahan rezeki yang banyak.   Ritual Malapeh Biduak biasanya dilakukan warga setempat setelah biduak baru saja selesai dibuat atau direnovasi. Prosesi dimulai dengan 'mandarah', menggunakan darah ayam hitam serta penyiraman air campuran bunga tujuh rupa dengan jeruk nipis di sekeliling biduak. Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan berdoa dan makan bersama. Setelah prosesi selesai, biduak tersebut akan didorong dari tepi pantai menuju ke laut oleh ratusan nelayan dan warga. Untuk selanjutnya siap mengarungi lautan dan digunakan sebagai kapa...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Tradisi Pernikahan di Musi Banyuasin
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Secara umum tata cara pernikahan di kabupaten Musi banyuasin hampir sama dengan tata cara pernikahan melayu, karena secara turun temurun merupakan peninggalan dari kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang ada di Sumatera Selatan, dari pakaian, bentuk singgah sana maupun tata cara perkawinan. Adapun tata cara perkawinan masyarakat di Bumi Serasan Sekate ini dibagi menjadi enam bagian yaitu : Madik Dalam tradisi madik keluarga calon mempelai pria berkunjung ke rumah calon mempelai perempuan untuk berkenalan sekaligus melakukan observasi terhadap keadaan calon mempelai wanita dan keluarganya. Penting juga untuk diketahui asal usul serta silsilah keluarga masing-masing dan apakah wanita yang dituju itu belum ada orang lain yang meminangnya. Beberapa “tenong” atau “songket” yang berbentuk bulat terbuat dari anyaman bambu, juga beberapa “tenong” berbentuk songket segi empat dibungkus dengan kain batik bersulam benang emas yang berisi bah...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Tradisi Lempar Lemang
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

SRIPOKU.COM, SEKAYU --  Tradisi unik yang biasa digelar setiap tahunnya oleh masyarakat Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi ciri khas tersendiri dari kecamatan yang ada di Bumi Serasa Sekate.   Seperti sedekah Rami Puyang Burung Jauh di Desa Kertayu Kecamatan Sungai Keruh pada Rabu (11/4/18) menarik perhatian wisawatan lokal.   Dari pantauan Sripoku.com dilapangan, ratusan masyarakat Kecamatan Sungai Keruh memadati Desa Kertayu.   Dimana warga berbondong-bodong menunggu lemang yakni makanan terbuat dari beras dibakar dalam bambu yang dilemparkan kepada masyarakat dari rumah juru kunci Makam Puyang Burung Jauh.   Tokoh Masyarakat Desa Kertayu, Syaiful, didampingi Juru Kunci Makam Tarmizi mengatakan, tujuan dilakukannya sedekah rami ini bentuk rasa syukur masyarakat terhadap hasil panen dan dijauhkan dari rasa musibah sepanjang tahun ini.   "Prosesi sedekah rami ini dimulai dengan berzia...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Bekerang
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Bekerang merupakan tradisi masyarakat Muba berupa aktivitas mencari ikan. Bekarang dilakukan saat air atau sungai surut. Tradisi ini juga menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat Muba tepatnya di Kecamatan Batang Hari Leko. Keunikan dari tradisi bekarang ini yaitu masyarakat tidak mengambil ikan melakui pancing dan berada di pinggir sungai, melainkan turun langsung menggunakan tangan atau alat bernama tangkul atau jala. Wakil Bupati Beni Hernedi saat diwawancarai oleh tim beritamuba mengatakan kegiatan bekarang ini merupakan tradisi masyarakat Muba yang harus terus dilestarikan. “Kalau bukan kita sebagai warga Muba, siapa lagi yang mau melestarikan tradisi,” pungkasnya. Seperti diketahui, pada saat acara bekarang berlangsung, Beni beserta rombongan turun langsung ke lokasi bekarang. Beliau terlihat sangat bersemangat bergabung dengan masyarakat Desa Tanah Abang di Danau Siara. Sumber :  http://tabloid-desa.com/bekerang-tradisi-mencari-ikan-masy...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Tradisi Mandi Bongen
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Tidak selalu musim kemarau menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. Musim yang dikenal dengan keadaan gersang dan bersuhu panas ini dapat membuat sebuah daerah menjadi kekeringan. Tetapi hal ini berbeda yang dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) khususnya Kecamatan Lawang Wetan, Sekayu dan Lais malahan sebaliknya menerima dengan suka cita. Karena musim kemarau memberikan tradisi yang menghangatkan. Pada musim kemarau, masyarakat di sekitar tersebut berbondong-bondong untuk melaksanakan ritual untuk bersosialisasi. Tradisi yang hanya bisa dijumpai satu kali dalam satu tahun ini memang berbeda dengan kebanyakan tradisi yang ada. Mandi  bongen  berarti mandi dengan pasir, kedua kata tersebut berasal dari bahasa Sekayu, yaitu Mani atau Mandi yang berarti Mandi, sedangkan  Bongen  artinya Pasir. Maka kebudayaan Mandi  bongen  adalah kebudayaan mandi dengan pasir masyarakat pesisir Sungai Musi Kota Sekayu di waktu Sungai Musi dangk...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Timbang Kepala Kebo
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Timbang Kepala Kebo  adalah tradisi (prosesi adat turun temurun) masyarakat Pangkalan Balai yang biasanya dilakukan oleh Orangtua yang melakukan nazar (suatu janji yang diwajibkan dilaksanakan apabila suatu tujuannya tercapai). Tak banyak yang tahu tentang adat Timbang Kepala Kebo ini. Masyarakat sekarang,  terutama di Pangkalan Balai perlu diberi informasi memadai secara terus -menerus  yang agar prosesi adat ini terus tetap dilestarikan. Dalam konteks yang lain, biasanya Timbang Kepala Kebo dilakukan pada saat salah  seorang masyarakat ingin meminta diberi keturunan kepada Allah dan berjanji akan  melakukan adat Timbang Kepala Kebo jika keinginannya tercapai (nazar). Nazar ini dalam adat Pangkalan Balai lebih di kenal dengan istilah  sangi. Sangi  biasanya dilakukan pada saat anak yang lahir setelah bernazar melakukan khitan bagi  anak laki-laki dan dapat pula dilakukan berupa syukuran bagi anak laki-laki maupun&nb...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Tradisi Manambang
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Padang  - Begitu Lebaran tiba, banyak anak kecil di Sumatera Barat kegirangan. Ketika itu mereka akan mendapat uang dari orang dewasa lewat tradisi Manambang. Ini tradisi yang bisa Anda nikmati kalau berlebaran di Ranah Minang. Lebaran merupakan momen istimewa bagi seluruh umat Muslim. Mulai dari tua muda ikut memeriahkan Hari Kemenangan ini. Ketika itu, ada banyak daerah yang menggelar tradisi seru setiap Lebaran. Salah satu tradisi yang bisa Anda lihat ketika datang ke Sumatera Barat. Daerah asal Siti Nurbaya ini punya tradisi khas yang diikuti anak-anak kecil, Manambang namanya. Bisa dibilang, inilah waktu yang paling dinantikan banyak anak Minang. Betapa tidak, ketika itu, mereka bisa mendapat banyak uang dari kerabat. Sebenarnya, manambang tidak hanya bisa Anda jumpai di Sumatera Barat, tetapi juga di daerah lain. Hanya saja, penamaaan tradisi di tiap daerah berbeda-beda. "Manambang itu sama seperti di Jakarta, kalau di Jakarta disebutn...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Lelang Ongkol
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Lelang Ongkol Lelang Ongkol merupakan salah satu budaya yang berasal dari pulau sumatera, khususnya sumatera selatan. Budaya tersebut  tercipta dari desa-desa lubai yang telah ada sejak zaman penjajahan tepatnya pada kecamatan lubai, kabupaten muara enim. Lelang Ongkol merupakan salah satu budaya yang popular pada masanya karena merupakan salah satu cara efektif dalam mengadakan prosesi resepsi pernikahan. Lelang Ongkol merupakan budaya dimana terjadi pelelangan dalam suatu acara resepsi guna mendapatkan uang sambungan dalam hal membantu pembiayaan resepsi bagi orang yang kurang mampu. Seperti yang ada pada namanya, dalam acara tersebut terjadi pelelangan suatu benda. Akan tetapi benda yang di lelang bukanlah Ongkol, melainkan kue ketan ataupun ayam panggang. Budaya Lelang Ongkol biasanya dilaksanakan setelah prosesi kata sambutan. Lelang Ongkol pun juga biasanya sambil diiringi oleh music atau orgen tunggal. Para panitia Lelang Ongkol akan menyediakan meja di atas...

avatar
OSKM18_16618223_Muhammad Rifqiyulqowy