253 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Mudun Lemah
Ritual Ritual
Jawa Timur

Dalam menyambut kelahiran, tiap daerah memiliki cara masing-masing. Terlebih lagi di Indonesia ini yang memiliki beragam suku dan budaya tentu memiliki banyak cara yang unik dan khas. Salah satunya adalah Mudun Lemah yang berasal dari suku Jawa. Mudun lemah merupakan upacara yang berisi harapan dan arahan dalam menjalani kehidupan dan ditujukan untuk bayi yang baru berumur tujuh bulan. Dalam pelaksanaannya, orangtua akan mendampingi anaknya dari awal hingga upacara selesai. Tahapan pertama yang memiliki nama lain turun tanah ini adalah bayi tersebut dipanjatkan tangga yang terbuat dari tebu. Mengapa tebu? alasannya adalah karena tebu dianggap berakronim anteping kalbu yang berarti ketetapan atau kemantapan hati dalam menjalani kehidupan. Sementara itu, tangga disimbolkan sebagai jalan kehidupan yang akan dijalani. Apabila menyimpang dari alur, yaitu berjalan lurus ke atas, maka akan roboh. Kemudian, sang anak akan melewati proses napaki jadah, yaitu berjalan di atas jena...

avatar
OSKM18_16518047_Izharul Haq
Gambar Entri
Jagoan Manten
Ritual Ritual
Jawa Timur

Jagoan Manten adalah ritual yang sudah hampir punah tentang kebiasaan di desa Kepung, Kab. Kediri, tepatnya di daerah lereng Gunung Kelud. Di daerah kecamatan Pare, Kab. Kediri kadang-kadang masih ditemukan juga prosesi ini. Tradisi ini dilakukan pada saat pernikahan dimana rombongan dari pihak pengantin laki-laki membawa seorang pendekar (jagoan) yang masuk ke halaman tempat pernikahan (sebelum dipertemukan oleh pihak pengantin perempuan) yang akan di tanding dengan pendekar (jagoan) dari mempelai perempuan. Dalam pertandingan ini, Jagoan dari pihak pengantin laki-laki sudah pasti menang. (narasumber: Bapak M. Sjubah Shobirin) #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16618140_Muhammad Yusfan Tsani Ilmawan
Gambar Entri
Cedhak Sinten/ Nginjek Tetel
Ritual Ritual
Jawa Timur

Apa itu Cedhak Sinten? dalam bahasa Indonesia sering dikenal dengan sebutan turun tanah, yang merupakan budaya warisan leluhur masyarakat Jawa, untuk bayi yang berusia tujuh bulan dalam kalender Jawa atau delapan bulan dalam kalender masehi. Budaya turun tanah ini sendiri juga memiliki ciri khas yang berbeda-beda di setiap daerah. Namun, di Jawa Timur biasa dikenal dengan cedhak sinten atau nginjek tetel. Upacara cedhak sinten ini dilakukan sebagai rangkaian acara yang bertujuan agar anak tumbuh menjadi anak mandiri. Selain itu juga diiringi dengan do'a-do'a orang tua dan sesepuh sebagai pengharapan agar anaknya kelak menjadi sukses menjalani kehidupannya. Ciri Khas: -Tradisi ini dijalankan saat anak berusia hitungan ke tujuh bulan dari hari kelahirannya dalam hitungan pasaran Jawa -Sebagai penghormatan kepada bumi tempat anak mulai belajar menginjakkan kakinya ke tanah -Menyediakan sebuah tetel atau jadah yang memiliki warna yang bervariasi, beserta makanan yaitu tumpeng dan ayam...

avatar
Oskm18_19918052_milleniasyavirapurwantyani
Gambar Entri
Tradisi Blanggur di bulan ramadhan
Ritual Ritual
Jawa Timur

Dahulu di jawa timur, khususnya kota Gresik, terdapat suatu tradisi unik pada setiap bulan ramadhan, yakni blanggur. Tradisi blanggur sendiri menggunakan alat berbentuk seperti meriam yang terbuat dari bambu, suara dentuman keras yang dihasilkannya merupakan penanda bahwa waktu berbuka telah tiba. Tradisi ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa untuk menandakan waktu adzan maghrib telah tiba. Tradisi ini menjadi daya tarik sendiri bagi orang tua maupun anak anak untuk ikut berkumpul di alun-alun menyaksikan tradisi blanggur sambil membawa ta'jil dan bersama-sama menantikan waktu berbuka. Kata blanggur sendiri berasal dari suara ledakan yang terjadi sebanyak dua kali. Yang pertama terjadi sesaat setelah bambu disulut dan akan terpental ke atas yang terdengar bunyi "blang" dan yang kedua saat terjadi ledakan di udara yang berbunyi "gurrr..". Karena itulah tradisi ini disebut blanggur. Tradisi blanggur ini bertujuan sebagai isyarat bahwa waktu maghrib telah tiba bagi masya...

avatar
OSKM18_16518195_Stella Bella vita Wijaya
Gambar Entri
Budaya Tahlilan
Ritual Ritual
Jawa Timur

Malang, merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang terkenal akan apelnya yang khas. Masyarakat disana sangat beragam mulai dari masyarakat modern hingga masyarakat tradisional. Malang sendiri menyimpan banyak tradisi dari berbagai macam elemen budaya, salah satunya adalah elemen budaya ritual. Malang sebagai kampung halaman ayahku memiliki beberapa ritual khusus salah satu contohnya ialah budaya tahlilan saat ada yang meninggal. Di Malang sendiri, setiap kali ada warganya yang meninggal, satu kampung langsung riuh, kabar meninggal yang sangat cepat menyebar, warga yang berdatangan untuk mengunjungi keluarga yang ditinggalkan, ada yang menyediakan keperluan-keperluan jenasah, seperti kursi, meja, keranda, kain kafan, sembako dll. Para warga disana melakukan apapun yang mereka bisa untuk meringankan beban dari keluarga yang ditinggalkan seakan akan yang wafat tersebut merupakan keluarga mereka juga. Apabila memungkinkan proses pemandian dan penguburan akan dilakuka...

avatar
OSKM_16318009_SYAHRIL SIDDIQ RAMADHAN
Gambar Entri
Petik Laut Pantai Sendang Biru
Ritual Ritual
Jawa Timur

Pantai Sendang Biru adalah salah satu pantai yang ada di pesisir selatan kabupaten Malang, tepatnya di Desa Tambakrejo Kec. Sumbermanjing Wetan. Pantai yang menghadap langsung ke Pulau Sempu ini menjadi tempat kapal kapal nelayan bersandar dengan ukuran yang bervariasi mulai dari motor kecil hingga kapal yang berukuran besar. Pantai ini juga merupakan salah satu pusat penangkapan ikan di Kab. Malang. Setahun sekali, tepatnya setiap tanggal 27 september masyarakat daerah Pantai Sendang Biru mengadakan acara Petik Laut. Apa sih petik laut itu? “Petik laut” berasal dari kata “Petik”(bahasa Jawa) dan laut. Petik diartikan sebagai “ambil pungut” yang merupakan kependekan dari memetik, memungut, mengambil, dan secara harafiah berarti memetik hasil usaha dari laut, atau dalam bahasa Jawa dapat berarti “ngunduh”, yang berarti memetik hasil dari kelestarian kehidupan dari laut. Petik Laut adalah suatu bentuk rasa syukur para nelayan di pant...

avatar
OSKM18_16518389_Muhammad
Gambar Entri
Menenangkan bayi rewel
Ritual Ritual
Jawa Timur

Kampung Gandongan terletak di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.Sebuah Kampung yang berada di sebelah utara Kota Malang dan berbatasan dengan Kabupaten Malang. Ada sebuah tradisi yang dianut oleh masyarakat Kampung Gandongan berkaitan dengan cara menenangkan bayi yang rewel. Kadang-kadang bayi menangis terus-menerus tanpa tahu apa penyebabnya. Setelah berbagai cara, biasanya ibu membawa bayinya ke "orang pintar" atau dukun bayi untuk menenangkan bayinya. Dukun bayi tersebut akan membacakan mantera dengan komat-kamit dengan meletakkan tangan kanannya di kening bayi. Setelah selesai, dukun bayi itu akan meniup kening si bayi. Alhasil, walaupun terdengar aneh, si bayi berhenti menangis dan langsung tertidur lelap. Kata dukun bayi itu, biasanya bayi yang menangis tak kunjung henti disebabkan arwah leluhur yang mengunjungi mereka, seperti nenek atau kakek. Sebagai ganti resep, dukun bayi meminta sesajen berupa 1 ekor ikan bandeng goreng, 1 batang rokok dan 1 cangkir k...

avatar
Oskm18_16618270_sadra
Gambar Entri
Adat Endhog-Endhogan
Ritual Ritual
Jawa Timur

Adat endhog-endhogan merupakan suatu acara tahunan yang diadakan di Banyuwangi, ketika bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Setiap desa di Banyuwangi terutama desa-desa Using (suku khas Banyuwangi) berlomba-lomba memeriahkan acara ini. Adat ini dilakukan dengan beramai-ramai mengelilingi desa sambil membawa telur yang ditancapkan di pelepah pisang yang sudah kering dan diakhiri ketika sampai di masjid setempat.   Endhog artinya telur. Maka ketika bulan kelahiran Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba, masyarakat setempat beramai-ramai merebus telur. Telur ini nantinya akan dimasukkan ke dalam plastik yang sudah dibentuk bermacam-macam. Ada bentuk kerucut, keranjang, serta kotak. Wadah ini nantinya akan dihiasi oleh kertas berwarna-warni. Kemudian, wadah ini diikatkan ke tusuk bambu dan kemudian tusuk bambu tersebut ditancapkan di pelepah pisang yang sudah mengering. Adapun nanti pelepah pisangnya juga akan dihias dengan...

avatar
Oskm18_16818194_donny
Gambar Entri
Toron Tana
Ritual Ritual
Jawa Timur

        Tradisi yang sangat terkenal bagi warga Madura ialah toron tana. Tradisi ini diperuntukan untuk bayi yang berumur 7 bulan. Kata  toron sendiri memiliki arti turun dan tana  sendiri memiliki arti tanah. Sesuai dengan namanya  toron tana memiliki arti luas yaitu suatu tanda yang menandakan bahwa seseorang manusia akan siap untuk menjalankan proses aktivitas kehidupannya di bumi kelak.          Dalam pelaksanaannya sang bayi dituntut oleh orang tuanya untuk menginjak bubur yang terbuat dari beras merah bercampur santan. Dengan mengijak bubur tersebut, bayi tersebut diyakini oleh masyarakat Madura menjadikan si bayi memiliki keberanian untuk menjalani hidup di muka bumi. Selanjutnya orang tua si bayi akan menyediakan beberapa untuk si bayi. Si bayi akan mengambil beberapa benda yang disediakan.           Setiap pengambilan benda yan diambil oleh si bayi, benda tersebut memiliki a...

avatar
Yoyon