Ritual
Ritual
tradisi ritual Jawa Timur Kabupaten Malang
Petik Laut Pantai Sendang Biru
- 12 Agustus 2018

Pantai Sendang Biru adalah salah satu pantai yang ada di pesisir selatan kabupaten Malang, tepatnya di Desa Tambakrejo Kec. Sumbermanjing Wetan. Pantai yang menghadap langsung ke Pulau Sempu ini menjadi tempat kapal kapal nelayan bersandar dengan ukuran yang bervariasi mulai dari motor kecil hingga kapal yang berukuran besar. Pantai ini juga merupakan salah satu pusat penangkapan ikan di Kab. Malang.

Setahun sekali, tepatnya setiap tanggal 27 september masyarakat daerah Pantai Sendang Biru mengadakan acara Petik Laut. Apa sih petik laut itu? “Petik laut” berasal dari kata “Petik”(bahasa Jawa) dan laut. Petik diartikan sebagai “ambil pungut” yang merupakan kependekan dari memetik, memungut, mengambil, dan secara harafiah berarti memetik hasil usaha dari laut, atau dalam bahasa Jawa dapat berarti “ngunduh”, yang berarti memetik hasil dari kelestarian kehidupan dari laut. Petik Laut adalah suatu bentuk rasa syukur para nelayan di pantai Sendang biru atas hasil panen laut yang berlimpah yang diberikan oleh Sang Pencipta, dengan acara melarungkan nasi tumpeng setinggi satu meter beserta dengan berbagai sesajin dan simbol-simbol seperti Nyai Roro Kidul dan patung sepasang pengantin. Simbol-simbol ini memiliki makna tersendiri, seperti Nyai Roro Kidul dianggap sebagai penguasa lautan, sedangkan patung penganting dilambangkan sebagai kesuburan agar hasil bumi terus berlimpah. Setelah itu di arak menuju pusaran air atau tepat berada di tengah-tengah laut kemudian nasi tumpeng dan segala sesajinnya dilempar ke laut.

Sebelum acara larung sesaji, diadakan kirab kecil dengan mengusung sebuah replika Kereta Kencana berbentuk Naga yang diatasnya berdiri seorang putri sebagai perwujudan Nyi Roro Kidul, serta sebuah kapal kecil yang berisi lauk pauk hasil laut, hasil bumi, dan sesaji-sesaji lainnya. Di sebuah aula terbuka di depan tempat pelelangan ikan, prosesi Petik Laut dimulai.

Serangkaian ritual Petik Laut yang bersumber dari informan bapak. Ismadi adalah sebagai berikut:

  • Malam tasyakuran di Tempat Pelelangan Pelabuhan Perikanan Sendang Biru menjelang tanggal 27 September.
  • Pagi harinya, dipersiapkan perahu gitik dan sesaji yang dikirap (ider bumi) berupa gunungan (tumpengan yang besar berwarna kuning) dan sepasang temanten ke perkampungan nelayan yang berakhir di pelabuhan Baru Sendang Biru, dan selanjutnya siap mengikuti upacara tersebut. 
  • Selesai upacara, simbol-simbol temanten dan gunungan di atas perahu gitik dan getek dilarung.
  • Perahu “Gitik Sesaji” berangkat menuju tempat lokasi Pelarungan (di tengah laut) dan diawali dengan memotong tali perahu yang tertambat di pelabuhan. Selanjutnya sesaji apapun diperebutkan oleh nelayan-nelayan yang hadir ditengah laut.
  • Malam hari, sebagai penutup Ritual Petik Laut diadakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk untuk menandai berakhirnya ritual tersebut

Proses ritual Petik Laut berlangsung sekitar 4 hari, ditandai dengan kegembiraan dan sukacita masyarakat nelayan Sendang Biru atas kesejahteraan serta bekerja selama melaut. Suasana pantai Sendang Biru sangatlah meriah. Di pelabuhan Pondok Dadap dilangsungkan berbagai atraksi bagi masyarakat, seperti lomba permainan, pameran hasil kelautan, pertunjukan musik, barongsai dan sebagainya. Sehari sebelum ritual itu dilangsungkan, biasanya masyarakat nelayan melakukan upacara doa, baik secara Islam maupun secara Kristen, dan dilakukan di masing-masing tempat ibadah.

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum
Gambar Entri
Resep Ayam Goreng Bawang Putih Renyah, Gurih Harum Bikin Nagih
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun ide jualan. Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu...

avatar
Apitsupriatna
Gambar Entri
Resep Ayam Ungkep Bumbu Kuning Cepat, Praktis untuk Masakan Harian
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ayam ungkep bumbu kuning adalah salah satu menu rumahan yang paling praktis dibuat. Rasanya gurih, aromanya harum, dan bisa diolah lagi menjadi berbagai hidangan seperti ayam goreng, ayam bakar, hingga pelengkap nasi kuning. Keunggulan lainnya, resep ini termasuk cepat dan cocok untuk kamu yang ingin memasak tanpa ribet namun tetap enak. Berikut resep ayam ungkep bumbu kuning cepat yang bisa kamu coba di rumah. Bahan-Bahan ½ kg ayam, potong sesuai selera 4 siung bawang putih 5 siung bawang merah 1 ruas kunyit 1 ruas jahe 1 ruas lengkuas (geprek) 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 batang serai (geprek) 1 sdt ketumbar bubuk (opsional) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400–500 ml Minyak sedikit untuk menumis Cara Membuat Haluskan bumbu Blender atau ulek bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan ketumbar bubuk (jika dipakai). Semakin halus bumbunya, semakin meresap ke ayam. Tumis bumbu hingga harum Panaskan sedikit m...

avatar
Apitsupriatna
Gambar Entri
Konsep Ikan Keramat Sebagai Konservasi Lokal Air Bersih Kawasan Goa Ngerong Tuban
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sumber daya air merupakan sebuah unsur esensial dalam mendukung keberlangsungan kehidupan di bumi. Ketersediaan air dengan kualitas baik dan jumlah yang cukup menjadi faktor utama keseimbangan ekosistem serta kesejahteraan manusia. Namun, pada era modern saat ini, dunia menghadapi krisis air yang semakin mengkhawatirkan (Sari et al., 2024). Berkurangnya ketersediaan air disebabkan oleh berbagai faktor global seperti pemanasan, degradasi lingkungan, dan pertumbuhan penduduk yang pesat. Kondisi tersebut menuntut adanya langkah-langkah strategis dalam pengelolaan air dengan memperhatikan berbagai faktor yang tidak hanya teknis, tetapi juga memperhatikan sosial dan budaya masyarakat. Salah satu langkah yang relevan adalah konservasi air berbasis kearifan lokal. Langkah strategis ini memprioritaskan nilai-nilai budaya masyarakat sebagai dasar dalam menjaga sumber daya air. Salah satu wilayah yang mengimplementasikan konservasi berbasis kearifan lokal yaitu Goa Ngerong di kecamatan Rengel,...

avatar
Muhammad Rofiul Alim
Gambar Entri
Upacara Kelahiran di Nias
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Kelahiran seorang anak yang dinantikan tentu membuat seorang ibu serta keluarga menjadi bahagia karena dapat bertemu dengan buah hatinya, terutama bagi ibu (melahirkan anak pertama). Tetapi tidak sedikit pula ibu yang mengalami stress yang bersamaan dengan rasa bahagia itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang makna dari pra-kelahiran seseorang dalam adat Nias khusunya di Nias Barat, Kecamatan Lahomi Desa Tigaserangkai, dan menjelaskan tentang proses kelahiran anak mulai dari memberikan nama famanoro ono khora sibaya. Metode pelaksanaan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan pendekatan deskriptif. pendekatan deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan fakta sosial dan memberikan keterangan yang jelas mengenai Pra-Kelahiran dalam adat Nias. Adapun hasil dalam pembahasan ini adalah pra-kelahiran, pada waktu melahirkan anak,Pemberian Nama (Famatorõ Tõi), acara famangõrõ ono khõ zibaya (Mengantar anak ke rumah paman),...

avatar
Admin Budaya