Seunungkee Batee - Aceh - Nanggroe Aceh Darussalam - Peralatan Masak

Tanggal oleh Wulan
Kategori: Peralatan Masak
Elemen Budaya: Ornamen
Provinsi: Nanggroe Aceh Darussalam
Asal Daerah: Aceh
Seunungkee adalah tungku tradisional yang banyak terdapat di kalangan masyarakat Aceh. Tungku ini hingga sekarang masih digunakan oleh masyarakat Aceh, terutama mereka yang tinggal di wilayah perdesaan. 
 
Seunungkee batee 
Seunungkee batee berarti tungku batu. Dari namanya telah jelas bahwa bahan baku tungku ini ialah batu. Batu yang baik sebagai bahan untuk membuat seunungkee batee adalah batu kali yang berukuran sama dan berbentuk lonjong. Batu kali tahan terhadap api dan biasanya permukaannya halus. Jumlah batu untuk membuat tungku tergantung keperluan. Untuk membuat sebuah tungku satu mata, diperlukan tiga batu. Kalau ingin menambah satu mata lagi, cukup menambah dua batu, begitu seterusnya. Tungku dua mata menggunakan batu lima buah sedangkan untuk membuat tiga mata tungku digunakan tujuh buah batu. 
 
Cara Pembuatan 
  1. Cara membuat tungku berbahan batu relatif mudah. Caranya membuatnya adalah: pilih lokasi di mana tungku akan ditempatkan. 
  2. Kemudian, tanam batu tersebut di tanah dengan sepertiga atau seperempat bagiannya dipendam di dalam tanah. 
  3. Bentuk formasi batu tersebut adalah segitiga dengan kedua sudutnya masing-masing berada di kanan dan kiri. 
  4. Ini adalah tungku dengan satu mata tungku. 
  5. Bila ingin menambah mata tungku satu lagi, cukup menanam dua batu lagi berbentuk segitiga yang lain di sebelah tungku yang telah dibuat. 
  6. Penambahan satu mata tungku baru cukup dilakukan dengan cara menanam dua buah batu dengan formasi segitiga di sebelah tungku yang telah dibuat dengan salah satu sudutnya bergabung dengan tungku yang dibuat sebelumnya. 
  7. Pembuatan tungku ini lebih praktis. Kayu bakar bisa dimasukkan kayu melalui tiga lubang yang ada. 
  8. Namun, seunungkee batee mempunyai kekurangan, yaitu angin mudah masuk ke dalam tungku karena ada dua lubang selain lubang di bagian depan tungku. 
  9. Kekurangan lainnya, peralatan panci mudah goyah karena bagian atas masing-masing batu sering tidak rata. 
 
Sumber:
http://melayuonline.com/ind/culture/dig/2612

wulan_seunungkeebatee-Aceh.jpg