Ritual
Ritual
Ritual Jawa Tengah Boyolali
Buka Luwur
- 5 Desember 2018

Menu Mengenal Tradisi Buka Luwur, Mengganti Mori di Makam Pengembang Islam di Boyolali Jumat, 5 Oktober 2018 16:41

tradisi-buka-luwur-kembali-digelar20181005163526.jpg Tradisi Buka Luwur Kembali Digelar - Istimewa

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Melewati hari keduapuluh Bulan Muharram atau Suro pada penanggalan Jawa sejumlah juru kunci Makam Syech Maulana Ibrahim Magribi di Desa Candisari; Kecamatan Ampel terlihat sibuk.

Mereka sedang mempersiapkan agenda ritual Buka Luwur yang akan digelar pada hari Jumat terakhir di bulan Suro tersebut.

Agenda tahunan yang juga disebut warga sebagai sadranan tersebut salah satu prosesinya yakni penggantian kain lurup di beberapa makam di komplek tersebut.

"Buka Lurup atau Gantos Mori ini maksudnya untuk nguri uri kebudayaan dari nenek moyang terdahulu. Mengenang perjuangan dan pengembangan agama Islam di Pantaran," ungkap Panitia Pelaksana, Wahyu Windiharno, disela sela ritual pada Jumat (5/10).

Terdapat lima yang diganti kainnya. Makam tersebut yakni Syech Maulana Ibrahim, Maghribi Dewi Nawangwulan, Ki Ageng Pantaran, Ki Ageng Mataram dan Ki Ageng Kebo Kanigoro.

Tradisi Buka Luwur diawali dengan kirab kain luwur dan kelengkapan lain diserahkan Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat kepada sang juru kunci makam. Dilanjutkan dengan prosesi penggantian kain tersebut. Usai rangkaian penggantian kain dilanjutkan dengan pembacaaan dzikir dan tahlil yang diikuti para ratusan peziarah yang memadati komplek makam. Sebagai akhir, digelar tradisi kenduri yang membagikan makanan kenduri yang diyakini bisa dialap berkahnya.

"Warga Pantaran membawa tumpeng nanti setelah berdoa dan makan bersama, untuk kebersamaan," ungkap Wahyu.

Salah satu pengunjung, Siti Munawiroh setelah prosesi kenduri mengatakan bahwa dia dan keluarganya sengaja datang di Pantaran untuk berziarah.

"Setiap Suro selalu kesini (Pantaran-red), kalau enggak kesini rasanya ada yang kurang. Semoga diberi keberkahan saat berjualan dan diberi kesehatan," ungkap warga Tengaran; Kabupaten Semarang ini.

Sementara Wabup, M. Said Hidayat berharap agenda ini bisa menjadi sarana untuk dapat mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Satu tradisi budaya agar kita bisa nguri - uri sekaligus bisa merekatkan kekeluargaan dan tali persaudaraan. Semoga bisa menjadi pengingat kita semua," ungkap Wabup Said.

Tradisi yang sudah turun temurun ini, diharapkan Wabup Said bisa dijaga dan diteruskan oleh generasi - generasi penerus.

Sumber: https://www.google.co.id/amp/jateng.tribunnews.com/amp/2018/10/05/mengenal-tradisi-buka-luwur-mengganti-mori-di-makam-pengembang-islam-di-boyolali

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker