Anak Gunung Sindoro Menangis

Tanggal oleh OSKM2018_16218045_Ifah ITB_2018. Revisi 2
Kategori: Legenda
Elemen Budaya: Cerita Rakyat
Provinsi: Jawa Tengah
Asal Daerah: Wonosobo

Konon, di suatu kerajaan, hidup seorang raja yang gagah perkasa dan rupawan. Raja tersebut merupakan raja tersohor yang terkenal hingga ke seluruh negeri bahkan dikalangan bangsa-bangsa jin. Nyi Roro Kidul, Sang Penguasa Pantai Selatan mendengar berita tersebut. Tanpa bertatap muka dengan Si Raja Rupawan, ia jatuh cinta. Nyi Roro memutuskan untuk mengutus seorang punggawa-nya yang bernama Nyi Kembang untuk meminang Sang Raja. Sang Raja yang mengetahui hal tersebut, meminta Panglima Perangnya yang bernama Raden Aryo Galuh untuk menghalau Nyi Kembang. Pada akhirnya mereka bersua di depan kerajaan. Terjadilahpeperangan yang dahsyat antara Nyi Kembang dan Raden Aryo Galuh karena raja tidak mau menikah dengan Nyi Roro Kidul. Raden Aryo Galuh pergi ke sebuah tempat untuk bersembunyi dan bersemedi dengan tujuan supaya dapat mengalahkan Nyi Kembang. Raden Aryo Galuh bersemedi di suatu gunung, yaitu Gunung Sindoro. Raden Aryo Galuh dibantu dengan resi utusan rajanya, dapat menghalau Nyi Kembang. Nyi Kembang berhasil dikalahkan dan dipenjarakan dalam sebuah bukit. Oleh karena itu bukit tersebut diberi nama Bukit Nyi Kembang atau Gunung Anak Sindoro atau yang dikenal dengan Gunung Kembang. Di dekat Gunung Kembang, mengalir aliran sungai yang jernih. Aliran tersebut disebut sebagai air mata dari Nyi Kembang. Sungai tersebut dinamakan Sungai Galuh dikarenakan timbul dari ulah Raden Aryo Galuh yang membuat Nyi Kembang Menangis. Narasumber : Bapak Sukardi gambar kali galuh : http://vinabilla.blogspot.com/2011/08/kali-galuh-kertek-wonosobo.html?m=1

OSKM ITB 2018

asifaokta10_images1.jpg

asifaokta10_images1.jpg

asifaokta10_images1.jpg