Kemerdekaan Indonesia
450 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Garis Keturunan Ibu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Memiliki kedua orang tua membuat semua orang mempunyai garis keturunan yang berasal dari ayah dan ibu. Secara umum garis keturunan yang diakui dan dipakai adalah garis keturunan yang berasal dari ayah (patrilineal). Namun masih ada beberapa suku di daerah di dunia yang mengakui dan memakai garis keturunan yang berasal dari ibu (matrilineal). Suku di Indonesia yang menggunakan sistem ini adalah suku Minangkabau. Matrilineal berasal dari bahasa latin yaitu mater yang artinya adalah ibu, dan linea yang artinya garis. Jadi matrilineal adalah garis keturunan yang ditarik dari keluarga ibu. Di Minangkabau sendiri perempuan sangat dijunjung tinggi kedudukannya. Hal inilah yang menyebabkan perempuan di Minangkabau memiliki keunikan dan keistimewaan sendiri. Perempuan di Minangkabau memperoleh hak-hak yang biasanya diterima oleh kaum laki-laki pada umumnya. Hak tersebut adalah berupa materil dan moral. Bagi masyarakat minang ibu adalah bundo kanduang yang merupakan sebuah lambang kehormat...

avatar
Metha kurnia
Gambar Entri
Randai
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Randai merupakan pertunjukan kesenian Minangkabau yang dianggap paling lengkap karena menghadirkan empat unsur kesenian sekaligus, yakni seni tari, seni suara, seni musik, dan seni sastra/seni peran/akting atau seni drama. Randai dipertunjukkan oleh sebuah tim dalam formasi lingkaran. Kesenian ini menampilkan seni tari yang berasal dari gerakan-gerakan mancak atau bungo silek (bunga silat) dan diiringi oleh musik vokal (dan juga musik instrumental) dan sastra (pantun atau drama). Randai dimainkan oleh beberapa orang (berkelompok atau beregu). Cerita dalam Randai, selalu mengangkat cerita rakyat Minangkabau, seperti cerita Cindua Mato, Malin Deman, Anggun Nan Tongga, dan cerita rakyat lainnya. Konon kabarnya, randai pertama kali dimainkan oleh masyarakat Pariangan, Padang Panjang, ketika mereka berhasil menangkaprusa yang keluar dari laut. Biasanya randai dimainkan pada perayaan pesta, seperti: pernikahan, pengangkatan penghulu atau pada hari besar tertentu. Bahkan, pemerintah Sumat...

avatar
Widra
Gambar Entri
Pesta Tabuik
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Ini merupakan pesta tahunan yang dilakukan setiap tanggal 10 Muharram di Kota Pariaman. Pesta tersebut merupakan upaya peringatan meninggalnya cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husein. Dulu, budaya ini hanya dilakukan oleh penganut Syi’ah, namun kini penganut Sunni pun ikut melestarikan budaya yang dibawa oleh pasuka Tamil Muslim Syi’ah dari India ini. Tabuik sendiri merupakan istilah untuk mengusung jenazah yang dibawa selama prosesi upacara. Saat acara melepaskan tabuik ke laut, masyarakat menampilkan kembali Pertempuran Karbala, serta memainkan alat musik drum tassa dan dhoi. http://mahligai-indonesia.com/ragam-budaya/tradisi-nusantara/tradisi-masyarakat-minangkabau-ini-masih-lestari-hingga-sekarang-siapa-yang-tidak-kenal-dengan-minangkabau-sumatera-barat-daerah-yang-terletak-di-sebelah-barat-indonesia-ini-memiliki-penduduk-yang-g-7070

avatar
Widra
Gambar Entri
Pacu Itiak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Selain sapi, masyarakay Minangkabau yang khususnya berada di daerah Payakumbuh dan Limapuluh Kota, juga suka menggelar Pacu Itiak (Balapan Itik). Event Pacu Itiak biasanya dilaksanakan di 11 tempat berbeda di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam perlombaan ini, itiak akan dilempar dan kemudian terbang menuju garis finish. Pemenang akan ditentukan dari seberapa cepat itiak mencapai garid finish. http://mahligai-indonesia.com/ragam-budaya/tradisi-nusantara/tradisi-masyarakat-minangkabau-ini-masih-lestari-hingga-sekarang-siapa-yang-tidak-kenal-dengan-minangkabau-sumatera-barat-daerah-yang-terletak-di-sebelah-barat-indonesia-ini-memiliki-penduduk-yang-g-7070

avatar
Widra
Gambar Entri
Pacu Jawin
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Pacu Jawi merupakan tradisi unik yang masih menjadi tradisi favorit para pelancong. Sekilas tradisi ini mirip dengan kerapan sapi di Madura. Namun, keunikan bisa kamu lihat dari lahan yang digunakan. Berbeda dengan karapan sapi yang dilakukan di lahan persawahan kering, pacu jawi dilakukan di lahan yang basah berlumpur, sehingga saat berlangsung akan terlihat lebih dramatis ketika terpotret di kamera. Dilihat dari cara memacu sapinya juga berbeda, lho. Kalau karapan sapi mengenakan tongkat, sedangkan saat pacu jawi, sapi akan dipacu dengan cara menggigit ekor sapi tersebut. http://mahligai-indonesia.com/ragam-budaya/tradisi-nusantara/tradisi-masyarakat-minangkabau-ini-masih-lestari-hingga-sekarang-siapa-yang-tidak-kenal-dengan-minangkabau-sumatera-barat-daerah-yang-terletak-di-sebelah-barat-indonesia-ini-memiliki-penduduk-yang-g-7070

avatar
Widra
Gambar Entri
Pendekar Sejati Bukit Matahari
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Fajar baru saja tiba. Matahari mulai menampakkan dirinya di kaki cakrawala. Semburat sinarnya yang kuning keemasan mulai menerangi seluruh alam. Bari, bocah berusia sepuluh tahun itu mulai menuruni tangga Omo Hada miliknya. Omo Hada adalah rumah adat khas suku Nias yang terdapat di Desa Bawomataluo. Pagi ini, ia berniat menjumpai Ina yang tengah sibuk menumbuk padi di dalam lisung batu. Ia sudah tak sabar ingin memulai hari-hari barunya di Tano Niha, sebutan suku Nias untuk menyebut kampung halaman mereka, Tanah Nias. Ia yakin hari ini adalah waktu yang tepat baginya untuk menyapa dunia barunya ini. Sejak kedatangannya sebulan yang lalu, ia sama sekali belum pernah ke luar rumah walaupun hanya sekadar bercengkrama dengan keluarga barunya. “Bari! Mau ke mana kau? Siapa yang suruh kau ke luar rumah?” teriak Ina yang langsung meletakkan alu, alat untu kemnumbuk padi di dalam suatu wadah yang biasanya disebut lisuung batu. Ia bergegas menarik Bari kembali ke dalam Omo Hada mereka....

avatar
Widra
Gambar Entri
Batombe khas Sumatra Barat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Berpantun memang menjadi salah satu ciri khas yang melekat di masyarakat Indonesia. Di lingkungan Sumatra Barat terdapat tradisi berpantun, tepatnya berasal dari Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok yaitu Kesenian Batombe. Pada mulanya Batombe adalah tradisi yang biasa dilakukan ketika membangun rumah gadang. Masyarakat Nagari Abai membangun rumah yang akan ditempati bersama-sama agar terhindar dari ancaman satwa liar serta cuaca yang tidak bersahabat. Pada intinya tradisi ini tercipta karena hasrat untuk menghibur dan memotivasi orang yang bekerja agar lebih bersemangat. Selain berpantun, tradisi batombe juga mengharuskan para pemainnya untuk menari. Perihal aturan adat yang menjadi syarat dilaksanakannya tradisi kesenian Batombe adalah diawali dengan keberadaan sebatang pohon yang hendak dijadikan tiang Rumah Gadang 21 Ruang. Pohon yang dimaksud tidak bisa ditarik setelah ditebang. Menariknya, tatkala seekor kerbau disembelih, pohon tersebut pun bisa ditari...

avatar
Fahira shanin nadifa
Gambar Entri
Merawat Indonesia dengan Membumikan Pancasila dan Toleransi dalam Pluralitas
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Barat

Indonesia adalah negara besar dengan ragam etnik, bahasa dan agama serta kepercayaan. Penduduknya yang heterogen sangat memungkinkan terjadinya konflik etnik yang muncul disebabkan ketidakpahaman tentang Pancasila sebagai dasar negara. Sebagai dasar negara, Pancasila merupakan ideologi yang disepakati oleh seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Agar Pancasila itu dapat dipahami dengan benar maka dibentuklah BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila). Pancasila sebagai pandangan hidup tentu harus diperkuat dengan kebulatan tekad menyatukan pandangan hidup seluruh elemen bangsa, memberikan keyakinan bahwa perbedaan merupakan keniscayaan lahiriah, bahkan rahmat dari Tuhan. Hal ini disampaikan oleh Prof.Yudian Wahyudi sebagai Ketua BPIP yang dapat diakses melalui You Tube Sekretariat Presiden Republik Indonesia (kampus.republika.co.id, diakses 25 Mei 2023). Masih teringat dalam benak penulis bagaimana kejamnya konflik etnik dan agama yang terjadi pask...

avatar
Iswadi
Gambar Entri
Jipang Jagung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Di negeri ini, ada satu makanan ringan yang mampu mencuri hati setiap orang dengan kelezatan yang tak terbantahkan. Namanya berondong jagung atau jipang. Terkenal di seluruh Indonesia, namun sentuhan magisnya khusus terasa di tanah Jawa dan Sumatera. Bagaimana bisa sebutir biji jagung yang dimasak dengan gula aren khas lawang atau saka lawang menjadi begitu istimewa? Rasanya yang manis dan renyah menjadi penawar dahaga di tengah teriknya matahari. Tapi jangan salah, jipang ini tidak hanya sekadar makanan biasa. Di balik kelezatannya, tersembunyi nilai-nilai sejarah dan kebudayaan yang menjadikannya sebagai bagian tak terpisahkan dari Indonesia. Cara Membuat Jipang Jagung Jipang jagung atau di Sumatera Barat biasa disebut Kipang Jagung biasanya disajikan dalam bentuk kotak yang cocok dinikmati saat bersantai. Kita akan membahas cara membuat jipang jagung sendiri di rumah dengan langkah-langkah yang sederhana. I. Pengenalan Jipang Jagung Apa itu jipang jagung? Jipang jagu...

avatar
Sulisanawati