Sampyong Sebagai Kearifan Lokal Kota Angin (Majalengka) Sampyong merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional masyarakat Majalengka. Nama sampyong berasal dari dua suku kata, yaitu "Sam" dan "Pyong". Sam, yang berarti tiga, dan Pyong yang berarti pukulan. Nama tersebut diambil dari salah seorang penonton keturunan Cina yang secara tidak sengaja mengucapkan kata itu ketika ia tertarik dengan jumlah pukulan pertunjukan tersebut. Menurut sejarah, pada tahun 1960, di daerah Cibodas, kecamatan Majalengka terdapat pemainan rakyat tradisional, dengan nama Ujungan (Sampyong yang dikenal saat ini). Permainan tersebut adalah permainan adu ketangkasan dan kekuatan, yaitu dimana pemain nya akan saling memukul. Terdiri dari dua orang pemain yang saling berhadapan, baik perempuan ataupun laki-laki, serta dipimpin oleh seorang wasit. Alat pemukulnya berupa rotan dengan panjang 60 cm, para pemain menggunakan pelindung kepala, yang disebut taregos atau balakutal, dan sasaran pukul...
Ngohiang merupakan makanan khas negri Cina dan menyebar ke Asia termasuk ke Indonesia. Saat Belanda menjajah Indonesia, para pedang yang berasal dari Cina disatukan di Bogor menjadi jalan Suryakencana. jalan Suryakencana yang biasanya disingkat menjadi "surken" ini menjadi kawasan pencinan yang memiliki banyak makanan makanan khas, salah satunya itu ngohiang. Ngohiang merupakan olahan daging yang digulung tepung lalu digoreng seperti batagor. Cara penyajiannya, ngohiang dipotong potong bersamaan dengan kentang dan tahu lalu disiram dengan saus khas ngohiang ditemani dengan acar lobak atau dapat ditambah sambal jika ingin rasa yang pedas. Ngohiang dapat ditemukan disepanjang jalan surken, tetapi yang paling terkenal adalah Ngohiang Gang Aut, kalian bisa mencarinya di internet. harga satu porsi kisaran 30 ribu - 40 ribuan. #OSKMITB2018
Rarawuan adalah salah satu gorengan khas Sunda yang keberadaannya memang tergolong langka. Meskipun sering kita temui pedagang gorengan, tetapi nyatanya memang sangat jarang sekali kita dapat temui gorengan ini. Hal inilah yang membuat gorengan yang satu ini unik, dan mungkin banyak orang di luaran sana yang tidak mengetahuinya. Sama dengan gorengan lainnya, bahan dasar rarawuan ini adalah tepung terigu. Yang membuat gorengan yang satu ini khas adalah campuran kelapa yang dicacah atau diparut kasar. Kelapa ini yang membuat sensasi unik ketika kita memakan gorengan ini. Selain itu bahan lain yang dipakai adalah kacang gajih/merah. Memang agaknya terasa mirip dengan rempeyek, tetapi keduanya ini memang beda. Rempeyek digoreng kering dan tipis, sedangkan rarawuan digoreng agak tebal, layaknya bala-bala (sebutan bakwan dari orang Sunda). Sebagai makanan yang tergolong langka, maka tidak ada salahnya jika kita mencoba sendiri untuk membuatnya di rumah. Berikut akan dipaparkan resep untu...
Puser Bumi Jika membahas tentang Cirebon pasti tidak akan terlepas dengan Gunung Jati, nama suatu daerah yang menjadi situs sejarah di Cirebon. Jika mendengar namanya mungkin yang terlintas dipikiran kita adalah pegunungan yang dipenuhi dengan pohon jati, nyaris betul hanya saja Gunung Jati bukanlah gunung melainkan bukit yang merupakan pemakaman tokoh masyarakat salah satunya yaitu Syekh Datul Kahfi dan warga sekitar. Di puncak Gunung Jati ini terdapat lubang yang dikenal dengan Puser Bumi atau warga sekitar biasa menyebutnya Wudel Bumi. Apakah Puser Bumi itu? Untuk mengetahui Puser Bumi itu sendiri apa, baiknya kita tahu cerita asal-usul Puser Bumi ini. Cerita yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Puser Bumi ini sendiri ada dua versi, yakni sebagai berikut. Versi Pertama Dahulu kala di sebuah daerah di pulau Jawa hiduplah para warga yang bermata pencaharian sebagai nelayan. Namun, para nelayan kerap kali kesulitan untuk pulang ke daerahnya d...
Tahukan kamu bahwa di Cimahi terdapat suatu tempat yang menyimpan sejuta sejarah didalamnya? ya, tempat itu adalah Taman Makam Kehormatan Belanda (Ereveld) Leuwigajah yang berlokasi di leuwigajah, Cimahi Selatan, Jawa Barat. Setelah melalui panjangnya perjuangan meraih kemerdekaan, sisa-sisa perjuangan itu dapat dibuktikan dengan adanya taman makam ini, karena hal ini adalah salah satu bukti nyata dimana bangsa Indonesia dengan titik darah dan keringatnya sendiri untuk meraih kemerdekaanya yang hakiki. Di Indonesia terdapat 7 taman makam kehormatan Belanda (Ereveld) yang diantaranya adalah Ereveld Menteng Pulo dan Ereveld Ancol di Jakarta, Ereveld Kalibanteng dan Candi di Semarang, Ereveld Kembang Kuning di Surabaya dan Ereveld Leuwigajah di Cimahi ini. Ketika memasuki area pemakaman, akan terlihat nisan yang disusun rapi dengan dilatar belakangi perbukitan hijau sejauh mata memandang. Meskipun luasnya hanya 3hektare, tapi ereveld ini menyimpan sekitar kurang lebih 5200 jasad ta...
Sejak dahulu, Kabupaten Cianjur sudah terkenal dengan budaya 3M (Maos, Mamaos, Maenpo) yang menjadi ciri Kabupaten Cianjur. Bupati Cianjur saat ini, Bapak Irvan Rivano Muchtar, berinisiatif menambahkan 4 pilar budaya yang menurut beliau relevan dengan keadaan masyarakat Cianjur sehingga "7 pilar budaya" menjadi sebuah tagline yang mewakili masyarakat Cianjur. 7 pilar budaya ini merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat Cianjur karena mengandung semua aspek kehidupan, meliputi olah rasa, olah jiwa, juga olahraga. Berikut ialah penjelasan mengenai 7 pilar budaya Cianjur 1. Maos Maos atau mengaji merupakan budaya pertama yang menjadi prinsip masyarakat Cianjur. Agama dipercaya merupakan fondasi yang sangat penting untuk membangun masyarakat Cianjur yang sejak dahulu dikenal sebagai Kota Santri. 2. Mamaos Mamaos atau tembang cianjuran merupakan kesenian menyanyi seperti Sinden di Jawa. Lagu yang dinyanyikan merupakan tembang khas yang hanya ada di Cianjur dan biasa diiri...
Sale pisang adalah salah satu jenis makanan yang terbuat dari bahan dasar pisang. Makanan ini biasa dibuat dengan cara diris tipis terlebih dahulu kemudian dijemur lalu digoreng dengan tepung supaya lebih renyah. Sale pisang merupakan salah satu makanan asli dari Indonesia yang banyak terdapat diseluruh wilayah di Indonesia. Makanan tradisional ini biasa dijadikan oleh-leh ketika sedang bepergian. Jenis makanan ini memiliki rasa yang manis dan memiliki tekstur yang sangat kenyal. Sale pisang banyak digemari oleh semua orang dari mulai kalangan rakyat biasa sampai pejabat tinggi. Nama sale pisang kini sudah tekenal dimana bahkan sudah sampai mancanegara. Bahan : 2 kg pisang ambon yang sudah tua dan matang 500 gr tepung beras 250 gr tepung terigu margarine secukupnya gula pasir secukupnya garam secukupnya minyak untuk menggoreng secukupnya Cara Membuat Sale Pisang Kering : kupas kulit pisang la...
Tradisi Sangjit adalah salah satu prosesi pernikahan dalam budaya Tionghoa, tak terkecuali keturunan Tionghoa di Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, sangjit berarti proses seserahan atau lamaran dari pihak keluarga mempelai pria dengan membawa “persembahan” ke pihak keluarga mempelai wanita. Tradisi ini merupakan salah satu dari banyak tradisi yang dibawa oleh orang-orang Tionghoa yang bermigrasi dari negeri Tiongkok ke Indonesia. Tradisi ini pun tidak melekat pada kepercayaan agama tertentu, walaupun sudah banyak diantara warga etnis Tionghoa yang memeluk agama lain seperti Kristen, katolik dan lain lain, mereka tetap melakukan tradisi ini sebelum melakukan pernikahan. Sangjit dilakukan sebelum hari pernikahan. Hari sangjit ini didiskusikan bersama oleh kedua pihak mempelai. Dalam prakteknya saat ini, tradisi ini seringkali ditiadakan atau digabungkan dengan prosesi lamaran yang terkesan lebih moderen. Adapun tata cara dalam prosesi sang...
Indonesia terkenal dengan suku bangsa yang begitu banyak dan menarik. Masing-masing suku bangsa itu pun memiliki adat dan budaya yang begitu banyak dan menarik pula. Lais adalah salah satu dari banyaknya budaya menarik tersebut. Seni Lais merupakan salah satu kesenian khas sebuah daerah di Indonesia yaitu Garut. Nama "Lais" berasal dari nama seorang pemanjat pohon pada masa kolonial Belanda yang bernama Laisan. Laisan berasal dari Kampung Nangka Pait, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Laisan sangat terampil memanjat pohon. Karena keahliannya, Laisan selalu ditonton masyarakat ketika memetik buah kelapa. Biasanya, para penonton bersorak sembari menabuh benda yang ada disekitarnya untuk menyemangati Laisan. Karena kebiasaan inilah, para tokoh kesenian di daerah tersebut meminta agar keterampilan ini dimodifikasi untuk dipentaskan di depan khalayak ramai. Seni Lais sendiri adalah sebuah seni pertunjukan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terdiri dari 8 orang. D...