Kemerdekaan Indonesia
1.343 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sisingaan dari Subang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Sisingaan Sisingaan merupakan salah satu kesenian pertunjukan tari yang berasal dari Kota Subang, Jawa Barat. Kesenian ini menggunakan tandu sebagai sarana pertunjukannya. Lahirnya kesenian sisingaan ini bermula pada masa kolonial penjajahan, dimana saat itu daerah Subang dijajah oleh  Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.  Kesenian Sisingaan dinilai banyak kalangan sebagai bentuk pemberontakan serta perlawanan karena rasa ketidakpuasan warga pribumi terhadap pemerintah Hindia Belanda saat itu. Kesenian Sisingaan diciptakan pada tahun 1975 oleh seniman sunda. Awal mula Sisingaan diciptakan karena pada masa itu, masyarakat Subang kedatangan kaum urban dari Ponorogo yang membawa seni Reog Ponorogo. Para seniman sunda pada masa itu akhirnya melakukan diskusi dimana mereka menyimpulkan bahwa Reog Ponorogo mampu menarik perhatian dan memiliki nilai filosofi serta catatan sejarah melawan kolonial Belanda. Maka dari itu akhirnya para seniman Sunda menciptakan sebuah kesenia...

avatar
OSKM18_16418041_Fikri Akbar Widianto
Gambar Entri
Viralnya Tahu Bulat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

"Digoreng, dina katel...lima ratusan..gurih gurih nyoii.." lirik dengan nadanya yang sudah tidak asing lagi di telinga netizen, terutama wargi bandung. Yap, Tahu Bulat ! makanan ini mendadak viral di awal tahun 2016 karena nyanyiannya yang sangat khas dan cara jualannya yang unik yaitu dengan menggunakan pick up. hampir setiap siang menjelang sore sampai malam atau pagi sekalipun pick up-pick up pengangkut tahu bulat dan pedagangnya ramai berkeliaran di daerah rumah-rumah warga. Jika sore hari, pick up ini bakalan berhenti di depan rumah warga untuk menepi karena banyaknya anak yang sedang bermain dan merasa lapar, membeli tahu bulat ini.  Terbuat dari bahan yang sederhana, yaitu dengan menggunakan olahan kacang kedelai sebagaimana tahu pada umumnya, tetapi kali ini tahu itu dikemas dengan cara yang berbeda yaitu dengan bentuknya yang biasanya kubus atau balok menjadi bentuk menyerupai bumi yaitu bulat. Entah kenapa jika diperhatikan lebih lanjut, isi di dalam tahu bulat in...

avatar
Oskm_16018248_madina
Gambar Entri
ngabuburit
Ritual Ritual
Jawa Barat

Bismillahirrahmaanirrahim. ngabuburit berasal dari bahasa sunda, yaitu burit yang berarti petang, sedangkan kata nga + bu(suku kata pertama kata dasar) berarti melakukannya secara berulang, sehingga dapat kita simpulkan bahwa ngabuburit berarti mengunggu waktu petang. ngabuburit sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh masyarakat jawa barat, dahulu kala ibu-ibu di jawa barat biasa keluar dari rumah setelah ashar untuk berkunjung ke rumah tetangga sambil menganyam dan bersenda gurau, dan anak-anak bermain di luar rumah sembari menunggu para ayah pulang dari ladang, adapun ketika ramadhan tiba maka orang-orang akan menghabiskan waktu mereka setelah ashar di masjid-masjid atau di surau-surau demi menambah pahala ibadah mereka, baik dengan mambaca al-qur'an, belajar hadits, maupun kegiatan ibadah lainnya. hal ini terus berlanjut di setiap bulan ramadhan hingga saat ini dan dilakukan bukan hanya di jawa barat, tapi di seluruh pelosok negeri, menjadi tradisi yang mendar...

avatar
OSKM18_19918093_Ikbar farabi
Gambar Entri
Kisah Bagal Buntung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Dalam cerita pewayangan ditataran Pasundan ada tokoh karakter wayang bernama Bagal buntung. Penampilannya dicirikan dengan salah satu kakinya yang buntung/cacat dan Bagal Buntung ingin hidup seperti manusia normal. Panakawan Bagal Buntung adalah salah satu karakter panakawan Cirebon dalam bentuk wayang kulit gagrak Cirebon. Wayang Kulit Cirebon, hidup dan berkembang bersamaan dengan masuk dan berkembangnya agama Islam di Cirebon yang dibawa para Wali. Berdasarkan sejarah dalam babad Cirebon, Pakeliran wayang Kulit pertama di Cirebon dilakukan oleh Sunan Panggung atau Sunan Kalijaga sebagai dalang dan diringi gamelan sekaten Cirebon. Dari pengaruh ajaran agama yang dibawa Wali Sanga itulah sehingga muncul tambahan tokoh panakawan menjadi sembilan yakni : Semar, Curis, Bitarota, Ceblok, Dawala, Cungkring, Bagong, Bagal Buntung dan Gareng. Kehadiran sembilan panakawan ini didasarkan pada lambang Wali Sanga, hal ini disebabkan masyarakat Cirebon percaya bahwa awal keberadaan agama I...

avatar
OSKM18_16818144_Fernanda Fernanda Daffa Ezra Agira Tama
Gambar Entri
Budaya masyarakat jawa
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Barat

Petanan atau dalam bahasa Indonesia mencari kutu adalah salah satu kebiasaan orang Jawa yang mulai ditinggalkan. Pada zaman dahulu, petanan sering dilakukan pada waktu senggang atau saat beristirahat. Petanan lebih sering dilakukan oleh kaum wanita, sambil saling mengobrol atau bercerita. Petanan sebenarnya bukan sekedar aktivitas mencari kutu, akan tetapi juga merupakan interaksi sosial antara orang tua dengan anak, atau seseorang dengan tetangganya. Petanan sangat menjaga keakraban antara individu satu dengan individu lainnya, karena interaksi yang telah dilakukan itu. "Kemajuan zaman sedikit demi sedikit telah menggerus adat atau kebiasaan orang Jawa seperti petanan. Orang Jawa pada zaman dahulu menjaga kebersihan kepalanya dengan melakukan aktivitas seperti petanan. Akan tetapi orang Jawa zaman sekarang lebih memilih pergi ke salon atau spa untuk menjaga kebersihan rambut mereka. Alasan orang zaman sekarang lebih memilih pergi ke salon dan spa karena masalah waktu dan merasa me...

avatar
Dwinamaulia1
Gambar Entri
Budaya masyarakat jawa jarikan
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Jarikan dalam bahasa Indonesia adalah memakai jarik. Jarik sendiri adalah sebuah kain bercorak batik yang biasanya dipakai dengan cara dililitkan dipinggang sampai menutupi kaki. Jarik biasanya dipakai oleh kaum wanita. Akan tetapi, pada acara-acara adat tertentu, kaum pria di Jawa juga memakai jarik. Jariakan sebenarnya mengajarkan kesopanan dalam berpakaian untuk wanita Jawa. Motif jarik pada zaman dahulu, sangat menentukan status sosial orang Jawa. Ada motif-motif jarik tertentu, yang pada zaman dahulu hanya boleh di pakai oleh raja dan ratu di keraton. Seiring perkembangan zaman, kini semua orang bebas memakai motif jarik yang diinginkan. Akan tetapi, jumlah orang pemakai jarik di zaman sekarang mulai sedikit. Pemakai jarik yang biasanya adalah orang lanjut usia, kini lebih memilih memakai baju daster atau rok, coba perhatikan gambar di atas. Terlihat gambar nenek yang memakai daster dan jarikan. Penyebab semakin sedikit orang jarikan karena memakai jarik yang terlalu rumit dan me...

avatar
Oskm18_16818016_dwinamaulianoorfatma
Gambar Entri
Si Manis dari Cililin
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Tidak lengkap rasanya bila tidak membeli wajit Cililin sebagai makanan oleh – oleh khas Kabupaten Bandung Barat ketika berkunjung kesana. Tetapi wajit Cililin memang tidak sepopuler dodol Garut, padahal wajit dan dodol memiliki beberapa kemiripan seperti rasanya yang manis karena di dalamnya terdapat gula aren. Bentuknya yang mngerucut dan dibungkus oleh daun jagung yang sudah kering sehingga tampak cantik dan indah. Bahan dasarnya pun terbuat dari beras ketan, gula aren dan sedikit vanili untuk menambah aroma wangi dari wajit. Dari segi pembuatan wajit Cililin masih menggunakan alat dan cara yang tradisional sehingga citarasanya masih terjaga hingga sekarang. Membuat wajit cukup mudah yaitu dengan cara mencampurkan semua bahan seperti beras ketan dan gula aren serta air lalu dipanaskan dan diaduk hingga wajit mengental. Perlu tenaga yang besar untuk mengaduk wajit dan waktu yang cukup lama sehingga diperlukan kesabaran.   Konon, pada zaman dahulu wajit hanya...

avatar
OSKM18_16018225_Salma Salma Aqilah Zahroh
Gambar Entri
Gerakan Tari 'Ronggeng Menor'
Tarian Tarian
Jawa Barat

Seni rakyat Jawa Barat yang unik dan potensial namun sering mendapat perlakuan kurang adil dari kaum intelektual maupun masyarakat. Bahkan sering dianggap sebagai seni rendahan dan kampungan. Oleh karena itu kita harus mengubah cara pikir mereka dengan membuktikan bahwa seni rakyat itu sangat bernilai, menarik, dan bukan seni murahan. Saya disini akan menjelaskan tentang gerakan-gerakan dalam tari ‘Ronggeng Menor’ Berikut gerakannya : Mincid orang-orang bubuka (memakai topeng) Dimulai langkah kaki kanan, langkah dobel bergantian dengan kaki kiri. Tangan memegang selendang menutup muka. Badan berputar kearah kiri dan kanan, maju, goyang sambil mundur. Posisi kaki adeg-adeg. Tutup buka selendang di depan muka ke arah samping kanan dan kiri. Berputar ke kiri, seblak selendang sambil maju.   Gerak kombinasi variasi Posisi badan miring ke kiri, besot tangan kanan dan kiri, kemudian kedua tangan pasan...

avatar
OSKM_16618294_rayhan khashib
Gambar Entri
Dodol Nanas Khas Subang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Subang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Subang terbentang dari utara yang berbatasan dengan Laut Jawa hingga selatan yang berbatasan dengan Bandung. Sehingga Subang memiliki sumber daya alam yang melimpah, mulai dari hasil tangkap ikan di daerah Blanakan hingga hasil tanam teh di daerah Ciater. Subang merupakan daerah penghasil nanas terbaik di Indonesia. Jika nanas yang sering kita jumpai rasanya masam, nanas asli Subang berbeda dengan jenis nanas-nanas di daerah lain. Nanas ini rasanya manis, pulen dan menyegarkan. Nanas asli Subang ini bernama “Nanas Simadu”. Ketika pertama kali mendengar kata dodol, kita akan membayangkan makanan yang rasanya manis dan bertekstur sedikit lengket. Kata dodol juga mungkin orang akan menghubungkannya dengan daerah Garut, karena memang Dodol Garut sudah terkenal. Padahal hampir di setiap daerah memiliki dodol khasnya. Salah satunya di Subang ada Dodol Nanas. Dodol nanas khas Subang memiliki rasa yan...

avatar
Oskm18_16018103_muhammad_agam Islami Al Mutaqin