"Digoreng, dina katel...lima ratusan..gurih gurih nyoii.." lirik dengan nadanya yang sudah tidak asing lagi di telinga netizen, terutama wargi bandung. Yap, Tahu Bulat ! makanan ini mendadak viral di awal tahun 2016 karena nyanyiannya yang sangat khas dan cara jualannya yang unik yaitu dengan menggunakan pick up. hampir setiap siang menjelang sore sampai malam atau pagi sekalipun pick up-pick up pengangkut tahu bulat dan pedagangnya ramai berkeliaran di daerah rumah-rumah warga. Jika sore hari, pick up ini bakalan berhenti di depan rumah warga untuk menepi karena banyaknya anak yang sedang bermain dan merasa lapar, membeli tahu bulat ini.
Terbuat dari bahan yang sederhana, yaitu dengan menggunakan olahan kacang kedelai sebagaimana tahu pada umumnya, tetapi kali ini tahu itu dikemas dengan cara yang berbeda yaitu dengan bentuknya yang biasanya kubus atau balok menjadi bentuk menyerupai bumi yaitu bulat. Entah kenapa jika diperhatikan lebih lanjut, isi di dalam tahu bulat ini sebenarnya tidak terlalu padat seperti tahu pada umumnya, malahan banyak bagian yang kosong. Mungkin, tahu bulat banyak disukai oleh orang karena perpaduan tahu bulat dengan bumbu-bumbu khas pedagang jalanan yang beraneka rasa dan itu yang membuat tahu bulat semakin laku di indonesia.
Kabarnya, tahu bulat kini sudah menyebar di beberapa wilayah Jawa seperti Bogor, Sentul, Jonggol, Cileungsi, Sukabumi, Semarang, Solo, Yogyakarta, hingga Wonosobo. Dan tak hanya itu, pengemasan tahu bulat yang awalnya sangat sederhana bisa menjadi lebih modern oleh generasi millenial zaman now. Bahkan, pedagang tahu bulat pick up menambah variasi makanan tradisionalnya selain tahu bulat, seperti sotong, cipuk dan juga basmut. Ini menambah banyak orang terutama anak-anak yang terus ingin membeli makanan ini dan mencoba variasi makanan lainnya. Selain murah, tahu bulat ini juga sangat mudah ditemukan. Tak heran pedagang tahu bulat semakin lama ini semakin bertambah. Tahu bulat ini dibanderol dengan harga 500 rupiah 1 bijinya, sangat terjangkau bukan? Yuk beli tahu bulat, lestarikan makanan tradisional Indonesia yang melegendaris ini, tapi tentu saja makan pada porsinya ya, jangan berlebihan
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...