fc points playstation 4 Besuche die Website Buyfc26coins.com. Fairer Deal..UD9i
1.449 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kisah Sumur Gemuling yang Lurus Menjadi Miring
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Jejak-jejak yang mulia Sunan Giri bertebaran di Kota Santri. Wali Allah SWT tersebut meninggalkan, antara lain, bangunan fenomenal berupa Giri Kedaton. Di atas bukit itulah, lelaki berjuluk Joko Samudro tersebut memimpin pemerintahan dengan gelar Prabu Satmata.   Ada pula bangunan masjid Kedaton di Desa Sekarkurung, Kebomas. Masjid yang berdiri pada ketinggian 200 meter di atas permukaan air laut itu dibangun pada 1485. Bukit kapur menopangnya. Jamaah bisa melihat secara jelas hamparan laut luas dari bukit dengan kemiringan 45 derajat.   Peninggalan sumber air juga menjadi ciri khas salah seorang penyebar agama Islam di Pulau Jawa itu. Ada Telaga Pegat di Jalan Sunan Giri, Telaga Sumber di Desa Kembangan, dan Sumur Gemuling di Desa Gulomantung, Kecamatan Kebomas. Termasuk Telaga Suci di Manyar.   Semua sumber air peninggalan Sunan Giri tersebut masih penting bagi warga sekitarnya. Padahal, rata-rata umur...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Danau Kastoba
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Danau Kastota di Tengah Pulau Bawean (Foto: journal kinchan) BeritaGresik . com  – Danau Kastoba merupakan satu di antara sekian banyak wisata alam yang menjadi unggulan di Pulau Bawean. Danau ini memang memiliki daya tarik tersendiri, selain menawarkan kesejukan, di tempat ini terdapat pohon raksasa yang sudah berumur ratusan tahun. Di balik keindahannya, Danau Kastoba ini menyimpan cerita yang sangat menarik terkait dengan asal-usulnya. Meskipun hanya sebatas legenda yang berkembang di masyarakat, namun cerita ini sangat menarik diikuti dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat Bawean, pada zaman dahulu Pulau Bawean masih bernama Pulau Majeti. Di tengahnya terdapat pohon besar dan anggun, tetapi rindang sehingga jika seseorang berdiri di bawahnya bisa menjangkau sebagian daun pohon tersebut. Kala itu Pulau Majeti diperintah oleh Ratu jin yang sangat berwibawa. Bahkan semua makhluk y...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tradisi Sedekah Bumi di Desa Sawo Kabupaten Gresik
Ritual Ritual
Jawa Timur

Sawo adalah suatu desa yang terletak di daerah gresik yang tidak jauh tempatnya dengan kabupaten lamongan karena memang desa sawo ini terletak persis di pinggir kabupaten gresik yang bersebelahan dengan kabupaten lamongan desa sawo tersebut memiliki sebuah tradisi berupa sedekah bumi. Tempat desa sawo ini geografisnya cukup bagus, karena berada di suatu tempat yang di situ buminya masih belum terlalu banyak dipenuhi oleh gedung-gedung tinggi, ataupun pabrik-pabrik penghasil polusi, melainkan masih menyatu dengan alam dan masih dikelilingi ladang-ladang persawahan dan juga dekat dengan hutan jati, sehingga mayoritas penduduk desa tersebut penghasilannya banyak melalui hasil buminya seperti bertani, berternak dan bercocok tanam dan lain sebagainya. Oleh karena itu sedekah bumi di desa sawu ini rutin dilaksanakan dengan tujuan untuk manyambung tali persaudaraan dan membangun suatu kebersamaan, selain itu sedekah bumi ini juga sebagai wujud dari rasa syukur penduduk masyarakat desa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Kebo Kicak Karang Kejambon
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Jombang merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Jawa Timur. Selain dikenal sebagai  Kota Santri  karena banyaknya sekolah berbasis agama islam atau Pondok Pesantren yakni Tebu Ireng, Mambaul Ma’arif, Darul ‘Ulum, dan Tambak beras, Jombang juga melahirkan tokoh terkenal seperti KH. Hasyim Asyari seorang pahlawan nasional, Mantan Presiden RI KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur), serta budayawan Emha Ainun Najib.  Kebo kicak merupakan legenda klasik yang menandai asal muasal atas nama-nama desa yang ada di Kabupaten Jombang seperti Pondok Pesantren Tebu Ireng, Megaluh, dan Mojongapit. Terkisah, pada zaman dahulu kala ada seorang  yang bernama Kebo kicak. Karena durhakanya,  dia disabda menjadi manusia berkepala kerbau ( dalam bahasa jawa kebo ) oleh orang tuanya. Kemudian Kebo kicak berguru kepada seorang kyai yang sakti mandraguna hingga akhirnya ia menjadi seorang yang soleh, dia sadar atas segala kesalahanya dimasa lalu hingga memiliki k...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Desa Manduro, Kabupaten Jombang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Manduro adalah nama sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Asal mula terbentuknya Desa Manduro menurut tradisi oral penduduk setempat adalah dari adanya dua orang pelarian Madura yang kemudian menetap di daerah perbukitan tersebut yang masih berupa hutan. Kemudian kedua pelarian tersebut beranak pinak hingga daerah tersebut berkembang sebagaimana kondisi saat ini. Siapakah kedua pelarian tersebut dan kapan keberadaan pelarian tersebut di Desa Manduro tidak didapatkan informasi yang jelas. Menurut Warito (Sekretaris Desa Manduro) berdasarkan informasi yang di dapatkan dari ‘Mbah Lurah Sepuh’, berpendapat bahwa kedua pelarian tersebut adalah dari laskar Trunajaya yang kalah perang, dan karena kalah perang malu pulang ke Madura. Akhirnya para pelarian tersebut menetap diperbukitan kapur, karena perbukitan kapur aman untuk tempat pelarian. Nasrulillahi (Kasi Kebudayaan ) berpendapat bahwa kehadiran orang Madura di Manduro k...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Panji Laras Liris Dan Putri Kediri
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada zaman dahulu kala di Jawa Timur pada tahun 1640 masehi, terdapat adipati yang sangat berwibawa dan tangguh bernama Raden Panji Puspa Kusuma. Raden Panji Puspa Kusuma memimpin kadipaten di Lamongan. Daerah yang dipimpinnya sangat subur dan makmur. Padi-padi di sawah menguning dan panen melimpah setiap tahunnya, tak terkecuali dalam hal perdagangan. Rakyatnya pun sangat mencintainya dan memberi gelar Kanjeng Gusti adipati. Selain itu, Raden Panji Puspa Kusuma juga terkenal mempunyai putra kembar yang sangat rupawan dari perkawinannya dengan putri Sunan Pakubuwono 11 raja Surakarta Adiningrat. Kedua putranya itu diberi nama Panji Laras dan Panji Liris yang artinya seorang putra bangsawan yang mempesona. Tidak heran kalau banyak putri-putri dari daerah lain ingin dipersunting dua pangeran yang rupawan itu. Dari kalangan rakyat pun sama, ibu-ibu yang mempunyai anak gadis juga ingin menikahkan anaknya dengan pangeran tapi maksud hati memeluk gunung apalah daya tangan t...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sejarah, Perjuangan “KAPTEN KYAI ILYAS” Dalam Mengusir Belanda di Lumajang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah perjuangan bangsa mempunyai motivasi yang luar biasa bagi suatu bangsa untuk terus berjuang mengisi kemerdekaan dengan semangat kebangsaan yang telah diperjuangkan sebelumnya oleh para pahlawan kusuma bangsa. Semangat keteladanan para pejuang harus diwarisi oleh generasi muda demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa dan negara. Jiwa nasionalisme harus muncul untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan, para pahlawan di Lumajang telah memberikan suatu teladan yang berupa keikhlasan untuk berjuang tanpa memperhitungkan harta benda, keluarga, tempat tinggal, bahkan keselamatan jiwa raganya sendiri. Keteladanan ini telah ditunjukkan oleh para pahlawan kita, khususnya Kapten Kyai Ilyas yang besar jasanya dalam mengusir Belanda di Lumajang. perjuangan Kapten Kyai Ilyas patut diapresiasi karena beliau berjuang berangkat dari seorang petani desa yang bukan apa-apa, bahkan beliau ikhlas mengabdikan diri untuk berjuang dimedan pertempuran.    Ketokohan Kapten Kyai Ilyas...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Pesugihan Gunung Kawi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Gunung Kawi adalah sebuah gunung berapi di Jawa Timur, Indonesia, dekat dengan Gunung Butak. Tidak ada catatan sejarah mengenai letusan gunung berapi ini. Gunung Kawi, terletak di sebelah barat kota Malang merupakan obyek wisata yang perlu untuk dikunjungi bila kita berada di Jawa Timur karena keunikannya, obyek wisata ini lebih tepat dijuluki sebagai "kota di pegunungan". Di sini kita tidak akan menemukan suasana gunung yang sepi, tapi justru kita akan disuguhi sebuah pemandangan mirip di negeri tiongkok zaman dulu. Di sepanjang jalan kita akan menemui bangunan bangunan dengan arsitektur khas Tiongkok, dimana terdapat sebuah kuil/klenteng tempat untuk bersembahyang atau melakukan ritual khas Kong Hu Cu. "Gunung tidak perlu tinggi asal ada dewanya." Pepatah populer di kalangan warga Tionghoa ini bisa menjelaskan kenapa Gunung Kawi di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sangat populer. Kawi bukan gunung tinggi, hanya sekitar 2.000 met...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Candi Bajangratu
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Candi Bajangratu terletah di Dukuh Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, sekitar 3,5 km dari Candi Wringinlawang dan sekitar 600 m dari Candi Tikus. Candi ini masih menyimpan banyak hal yang belum diketahui secara pasti, baik mengenai tahun pembuatannya, raja yang memerintahkan pembangunannya, fungsinya, maupun segi-segi lainnya. Nama Bajangratu pertama kali disebut dalam Oudheidkunding Verslag (OV) tahun 1915. Arkeolog Sri Soeyatmi Satari menduga nama Bajangratu ada hubungannya dengan Raja Jayanegara dari Majapahit, karena kata 'bajang' berarti kerdil. Menurut Kitab Pararaton dan cerita rakyat, Jayanegara dinobatkan tatkala masih berusia bajang atau masih kecil, sehingga gelar Ratu Bajang atau Bajangratu melekat padanya.   Mengenai fungsi candi, diperkirakan bahwa Candi Bajangratu didirikan untuk menghormati Jayanegara. Dasar perkiraan ini adalah adanya relief Sri Tanjung di bagian kaki gapura yang menggambarkan cerita peruwatan. Reli...

avatar
Deni Andrian