makanan
11.268 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ngarujak : Ritual Menghormati Arwah Para Leluhur
Ritual Ritual
Jawa Barat

Dahulu kepercayaan akan adanya kekuatan dari alam ghaib sangat besar. Sehingga banyak sekali masyarakat yang selalu melakukan pemujaan terhadap roh leluhur saat melakukan suatu hal besar untuk meminta keselamatan dan izin. Pemujaan ini disebut dengan Ngarujak. Biasanya ngarujak dilakukan setiap hari Senin dan Kamis, pada hari besar perayaan, dan pada saat syukuran. Dalam Ngarujak kita harus menyiapkan rujakeun yang terdiri dari berbagai macam minuman, makanan, rokok, sirih, apu, pala. Selain itu kita juga harus menyiapkan parukuyan (tungku apa) dan menyan. Minumannya terdiri kopi, kopi pait, teh, teh manis, kelapa yang dipotong potong lalu diberi air, roti yang direndam air gula merah, air 7 jenis bunga, dan minuman lainnya. Sedangkan makanannya terdiri dari berbagai buah-buahan dan berbagai jenis kue. Bahan-bahan Ngarujak di hari raya seperti Lebaran berbeda dengan ngarujak pada saat melakukan syukuran untuk sunatan. Pada saat hari Lebaran ada tambahan menyiapkan pakaian yang akan di...

avatar
OSKM18_16318197_Cindy Siti_Sulastri
Gambar Entri
Tahu Bakso Makanan Khas Ungaran
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Tahu bakso adalah makanan khas Ungaran yang memadukan tahu dan bakso. Tahu bakso telah menjadi oleh-oleh wajib bagi para pelancong yang mampir ke Kabupaten Semarang dan sekitarnya. Awalnya makanan yang dipelopori oleh Ibu Pudji ini ada dan mulai popular sejak tahun 1996. Makanan ini cukup sederhana namun rasanya yang gurih dan enak sangat pas untuk cemilan maupun dimakan bersama nasi. Berikut ini resep membuat tahu bakso :   Bahan : Tahu pong atau tahu yang sudah digoreng dan dalamnya bolong 250 gram daging sapi giling 250 gram fillet dada ayam digiling halus 100 gram tepung tapioca 2 putih telur Bumbu : 5 siung bawang putih 1 sendok makan bawang merah goreng 1 sendok teh merica butiran 1 sendok teh gula pasir 1  sendok the garam (sesuai selera) Cara membuat : Pembuatan adonan bakso : Haluskan semua bumbu Siapkan wadah. Masukan daging sapi, daging ayam, dan bumbu yang tela...

avatar
Oskm18_16018310_chandra
Gambar Entri
Ampas Tahu Bertepung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Ampas Tahu Bertepung Templek merupakan sebuah makanan ringan yang terbuat dari ampas tahu yang dilapisi oleh tepung. Templek atau juga disebut niwo merupakan makanan khas Banyumas. Templek biasanya dijadikan lauk bersama nasi. Templek biasanya ada yang digoreng setengah mateng atau bahkan ada juga yang sampai kering. Bahan : 1. Ampas tahu 2. Bumbu gorengan (bawang putih,ketumbar,garam,juga bisa ditambahkan dengan kunyit) 3. Tepung beras 4. Air secukupnya 5. Minyak goreng 6. Daun bawang yang dipotong kecil-kecil Cara Membuat : 1. Bulatkan ampas tahu kecil-kecil atau bisa sedang 2. Buatlah adonan tepung yang dicampur dengan bumbu gorengan 3. Panaskan minyak 4. Masukan bulatan ampas tahu ke dalam adonan tepung 5. Digoreng sampai tepung berwarna kecoklatan 6. Tiriskan dan templek siap dihidangka. Tips saat menaroh bulatan ampas tahu ke tepung jangan terlalu lama makasimal 2 menit hal ini dikarenakan ampas tahu yang telah dibula...

avatar
Oskm18_19718102_Pipin Yusep Adestasari
Gambar Entri
Lapa-Lapa
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Tenggara

LAPA-LAPA     Lapa-lapa merupakan salah satu makanan khas Sulawesi Tenggara yang umumnya disajikan saat hari raya . Makanan ini mirip dengan ketupat dengan bentuk memanjang. Lapa-lapa terbuat dari beras, ketan putih atau bisa juga hitam yang dimasak setengah matang bersama santan kelapa. Kemudian dibungkus memanjang dengan lilitan daun kelapa muda dan tali. Lapa-lapa direbus sampai matang, kurang lebih 4 jam. Rasanya yang gurih dapat disajikan dengan opor ayam, sate daging, sup ikan, parutan kelapa yang dikukus, dsb. Berikut ini adalah bahan dan langkah pembuatan lapa-lapa khas Sulawesi Tenggara. Bahan dan Bumbu Beras/Ketan putih/Ketan hitam Santan kelapa Garam halus Daun pisang Tali (dari pelepah pohon pisang) Daun kelapa muda (Janur) Alat Kukusan Panci untuk merebus Wadah untuk mencampurkan beras dan santan Pengaduk Kompor Langkah Membuat Lapa-Lapa B...

avatar
OSKM_16118041_Yasmiin Nur Afifah
Gambar Entri
Lagu-lagu khas Rejang Lebong
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Bengkulu

Rejang Lebong merupakan suatu kabupaten di Provinsi Bengkulu yang sangat kaya akan budaya, terutama dalam hal lagu daerah. Berbagai lagu daerah yang diciptakan para leluhur ini hampir tidak terdengar lagi di daerah Rejang Lebong. Berikut adalah beberapa lagu khas Rejang Lebong yang cukup menarik dan enak untuk dinyanyikan maupun didengar. ANAK KUNANG ako laleu dete asoak sayang ku tingga suang 2x tebo leceak be pagar pinang tebo dawen be deret bae api madeak gicolak senang cuma babagei tenimo bae ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang karang tinggei nak lubuk tabah dalen belek kak tabeak penanjung amen cigei indok ngen bapak awei ba kacang gi pateak junjung ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang 4x keleak doo si burung ponoi mesoa umpan nak padang lalang lueng kelmen uku menginoe semesoa bagei gituun malang ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang 2x asen tuein cao menoo...

avatar
OSKM18_16318067_Aditya Tirta Kusuma
Gambar Entri
Sejarah Cap Go Meh
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Perayaan Cap Go Meh sudah tidak asing lagi di kalangan orang Tionghoa di Indonesia. Selain perayaan tersebut melambangkan kekentalan budaya Tionghoa di Indonesia, Cap Go Meh juga menandakan bahwa budaya Tionghoa juga diterima di Indonesia sebagai budayanya sendiri. Maka dari itu, kita perlu mengetahui asal-muasal perayaan ini dan bagaimana sejarahnya. Cap Go Meh melambangkan hari kelima belas bulan pertama Imlek dan merupakan hari terakhir dari rangkaian masa perayaan Imlek bagi komunitas migran Tionghoa yang tinggal di luar China. Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian yang bila diartikan secara harafiah bermakna “15 hari atau malam setelah Imlek”. Bila dipenggal per kata, ‘Cap’ mempunyai arti sepuluh, ‘Go’ adalah lima, dan ‘Meh’ berarti malam.  Perayaan Cap Go Meh atau Perayaan Lampion ini tidak hanya dirayakan di Indonesia saja. Beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga ikut merayakan har...

avatar
Aryadipta Setiadi
Gambar Entri
Sejarah Cap Go Meh
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Perayaan Cap Go Meh sudah tidak asing lagi di kalangan orang Tionghoa di Indonesia. Selain perayaan tersebut melambangkan kekentalan budaya Tionghoa di Indonesia, Cap Go Meh juga menandakan bahwa budaya Tionghoa juga diterima di Indonesia sebagai budayanya sendiri. Maka dari itu, kita perlu mengetahui asal-muasal perayaan ini dan bagaimana sejarahnya. Cap Go Meh melambangkan hari kelima belas bulan pertama Imlek dan merupakan hari terakhir dari rangkaian masa perayaan Imlek bagi komunitas migran Tionghoa yang tinggal di luar China. Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian yang bila diartikan secara harafiah bermakna “15 hari atau malam setelah Imlek”. Bila dipenggal per kata, ‘Cap’ mempunyai arti sepuluh, ‘Go’ adalah lima, dan ‘Meh’ berarti malam.  Perayaan Cap Go Meh atau Perayaan Lampion ini tidak hanya dirayakan di Indonesia saja. Beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga ikut merayakan har...

avatar
Aryadipta Setiadi
Gambar Entri
Nasi Tutug dan Cara Membuatnya
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Nasi tutug atau  sangu tutug adalah makanan khas sunda selain Nasi Liwet yang sudah populer di kalangan masyarakat. Olahan nasi yang indentik dengan kesundaannya ini biasanya terjual di warung-warung makanan sunda di pinggir-pinggir jalan maupun restoran-restoran besar sunda yang tersebar di daerah Jawa Barat. Secara tradisional, nasi tutug ini terbuat dari kerupuk Opak yang dimasak sedikit gosong atau dalam bahasa sunda  opak tutung dan nasi yang ditumbuk bersama-sama dan ditaburi sedikit garam supaya ada rasanya. Namun dari tahun ke tahun, nasi ini berkembang mengikuti zaman. Nasi tutug sering dijumpai dengan adanya modifikasi contohnya perpaduan nasi merah dengan isian oncom. Nasi tutug opak ini rasanya enak walaupun tidak dimakan bersama lauk karena rasanya yang sedikit asin dan tekstur nya yang lembek tetapi renyah. Kerenyahan ini datang dari opak apalagi jika opaknya  tutung atau gosong. Secara garis besar, makanan yang kaya akan karbohidrat   ini su...

avatar
OSKM18_16918133_Evan Ariella
Gambar Entri
Ligu
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Riau

Riau memiliki beragam kebudayaan tradisional. Mulai dari makanan dan minuman tradisional, lagu tradisional, tarian tradisional daerah, sampai permainan tradisional. Sekarang, saya akan menjelaskan salah permainan tradisional dari Riau yang bernama Ligu. Ligu merupakan jenis permainan yang terbuat dari bambu sebagai pemukul dan juga tempurung kelapa yang dibentuk menyerupai wajik dan hati. Ligu dimainkan oleh 2 orang atau 2 kelompok . Ligu biasa dimainkan di tanah yang lapang dengan membuat garis kira-kira 1 meter lalu diletakkan ligu digaris secara berjejer. Pemain berkumpul antara 2 orang atau 2 kelompok dengan melakukan amplong dengan menggunakan telapak tangan untuk menentukan pemenangnya. Bila dinyatakan galah maka ligunya dipasangkan pada tempat yang ditentukan dan yang menang dialah yang pertama kali memukul . Sipemukul menggunakan ligunya lalu dipukul menggunakan alat pemukul yang terbuat dari bambu (teta) ke arah ligu lawan yang telah dipasangkan tadi. Jika dapat mengena ligu...

avatar
Stephaniecaterine