SIGER KHAS LAMPUNG Siger merupakan simbol khas daerah Lampung. Jika kita berkunjung ke Kota Lampung, kita banyak menemukan ornamen siger ini di atas atap bangunan, restoran, dan berbagai pusat perbelanjaan. Bahkan, di Lampung sendiri sekarang telah didirikan menara siger. Siger sendiri telah diadaptasikan dalam berbagai bentuk aksesoris, seperti gantungan kunci, lukisan, patung, boneka, dll. Sebelumnya, apa itu siger? Siger merupakan mahkota berbentuk segitiga, berwarna emas, dan memiliki cabang berjumlah sembilan atau tujuh. Siger dibuat dari lempengan tembaga, kuningan, atau logam lain yang dicat dengan warna emas. Ada beberapa jenis siger, perbedaan jenis ini tergantung dari budaya-budaya yang mempengaruhi pembuatan siger tersebut. Siger sendiri hanya digunakan oleh wanita, tidak untuk pria. Siger digunakan saat diadakan upacara adat atau perkawinan oleh mempelai wanita. Tetapi, pada zaman dahulu siger digunakan sebagai perhiasan yang dipakai untuk sehari-hari....
Asal Usul Sukadana Di suatu desa yang berpenduduk, namun desa itu belum memiliki nama. Para tokoh masyarakat sudah sering mengadakan rapat mengenai nama desa tersebut, namun belum menemukan kesepakatan. Pertemuan untuk membahas nama desa adalah pertemuan khusus, artinya, tidak boleh ada orang yang masuk ke rapat tersebut kecuali tokoh masyarakat. Jika ada yang masuk, maka akan dikenakan sanksi. Pada suatu hari, terdapat seorang petani miskin bernama Ki Badaruddin dan istrinya bernama Cik Hamidah. Mereka memiliki seorang putra yang bernama Ki Agus Sulaiman. Ia adalah anak tunggal sehingga semua keinginannya dituruti. Ki Agus Sulaiman dibelikan sebuah gitar, rebana, dan suling. Dengan alat musiknya, Ki Agus Sulaiman bernyanyi layaknya seorang pengamen. Ki Agus Sulaiman pintar memainkan lagu dengan serius, tak heran kedatangannya dinanti-nanti. Namun, Ki Agus Sulaiman aadalah anak yang pemalas. Sehari-hari ia hanya bermain gitar dan jika mendapat uang atau makan...
"Ngupei pai", kalimat tersebut seringkali disebut saat orang-orang Lampung berkumpul yang mempunyai arti "ngopi dulu". Kopi Lampung telah dikenal dan dibudidayakan di daratan Lampung sejak dahulu kala tepatnya pada masa penjajahan kolonial Belanda. Daratan Lampung memang dikenal sebagai dataran tinggi yang cocok untuk menanam tanaman kopi terutama di Liwa, Lampung Barat. Jenis kopi yang biasa dikembangkan di daerah Lampung adalah kopi robusta dan arabica. Perkebunan kopi telah menjadi mata pencaharian bagi kebanyakan masyarakat Lampung Barat dan tentu saja berdampak bagi kesejahteraan masyarakatnya. Tanaman kopi biasa ditanam menggunakan pohon penyangga dan dipanen setiap 4-5bulan pada pohon yang sudah mencapai umur 2,5-3 tahun. Kopi dipanen disaat biji kopi telah berubah menjadi merah, lalu kopi dijemur sampai kering selama 1-2 hari, lalu dimasukkan kedalam mesin penggiling untuk memisahkan biji dan kulitnya, setelah terpisah biji kopi pun di sangrai hingga kehita...
Nyubuk Perkawinan adalah suatu ikatan yang membentuk hubungan kekerabatan antara dua insan. Setiap daerah tentu memliki ciri khas tersendiri dalam melaksanakann upacara perkawinannya, termasuk Propinsi Lampung. Sebagian masyarakat suku Lampung terutama yang bertempat tinggal di wilayah kabupaten, mereka masih sangat menjunjung tinggi setiap tradisi adat yang ada. Terdapat satu tradisi adat yang masih dilakukan oleh sebagian suku Lampung sebelum melaksanakan perkawinan adat Lampung, ‘Nyubuk’ namanya. Nyubuk sendiri berasal dari kata dasar ‘subuk’ yang artinya intip atau mengintip. Nyubuk memiliki pengertian mengintip atau mengintai sesuatu yang akan kita ketahui keadaan sebenarnya. Nyubuk terdiri atas 3 bagian, yaitu nyubuk muli, nyubuk mengian, dan nyubuk maju. Nyubuk muli atau mengunjungi gadis adalah suatu kegiatan pada malam hari yang dilakukan pemuda (Mekhanai) mengunjungi kediaman gadis (Muli). Sama seperti tradisi adat lainnya, ny...
Asal Mula Pesta Sakura Suku Lampung mempunyai banyak sekali tradisi baik yang masih hidup dan berkembang maupun yang sudah hampir punah. Salah satu tradisi yang ada di Lampung yakni tuping/sakura. Kegiatan tuping/sakura berkembang di wilayah Lampung Barat yakni Sukau, Belalau, dan kenali Liwa Lampung Barat. Ditengah masyarakat Lampung Barat tradisi ini dikenal dengan sebutan pesta sakura. Menurut cerita turun temurun sakura bermula dari serombongan manusia tua yang sakti atau orang yang terbuang dari kerabatnya karena melanggar adat. Mereka menggunakan topeng muncul secara beramai-ramai menuju permukiman penduduk pada saat perayaan hari besar. Mereka meminta makanan kepada setiap rumah yang didatangi, bila tuan rumah berkenan memberi sedekah maka mereka secara bersama-sama menghibur dengan gerakan yang lucu. Kehadiran mereka menjadikan suasana tambah gembira terutama bagi anak-anak. Layaknya sebuah pesta sehingga masyarakat memberi nama Pesta Sakura . Manusia topeng ini...
TATA CARA PELAKSANAAN UPACARA PERNIKAHAN ADAT LAMPUNG Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki banyak pulau dan termasuk kedalam negara kepulauan terbesar di dunia. Selain itu pula, Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke-4 dengan jumlah 261,1 juta jiwa. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara yang kaya akan budaya, baik itu berupa bahasa, adat istiadat, alat musik tradisional dan yang lainnya. Karena banyaknya budaya yang ada, ditambah dengan publikasi yang kurang mengenai budaya yang ada di Indonesia membuat kita sebagai generasi penerus bangsa khawatir akan kepunahan serta klaim budaya Indonesia oleh negara lain. Sebagai contoh adalah upacara pernikahan adat di setiap daerah. Sebagian dari kita pasti mengetahui bahwa pelaksanaan upacara pernikahan di masing-masing daerah dan suku pasti memiki perbedaan serta keunikan masing-masing. Sebagai ornag Lampung, saya tertarik untuk mengangkat topik mengenai tat acara pernikahan a...
Legenda berawal saat pada era mulai runtuhnya Kerajaan Majapahit dan Islam masuk Indonesia. Di kawasan awalnya menjadi umbul atau perladangan masyarakat Pekon Bawang, dikenal seorang pendatang yang sangat sakti. Dia adalah Raden Mas Arya, ada dua versi asal orang tersebut ada yang menyebut berasal dari Malaka juga ada yang menyebut dari kawasan Banten. Karena kesaktiannya yang belum terkalahkan pada saat itu, bahkan karena kesaktiannya dia dapat mengetahui kapan ajalnya akan tiba. Dan, suatu hari Raden Mas Arya ditantang tanding salah seorang warga setempat (masyarakat tidak mengetahui siapa identitas penantang ini). Menurut salah satu versi, sang penantang ini adalah seorang guru silat dari daerah Kotaagung, Tanggamus. Karena tahu ajal segera tiba di tangan penantangnya itu, Raden Mas Arya meminta dimakamkan di suatu pulau. Dia juga memberi tahu kelemahannya pada bagian tertentu tubuhnya yang ditusuk dengan senjata bukan dari besi. Kalau mati dalam pertem...
Indonesia kaya akan beragam kuliner. Setiap daerah memiliki makanan khas nya masing – masing yang sangat unik dan membuat penasaran. Seperti contohnya tempoyak. Tempoyak adalah makanan khas daerah Bandar Lampung. Tempoyak terbuat dari durian yang sudah di fermentasi sehingga rasanya sedikit asam. Tempoyak biasa dikonsumsi sebagai lauk untuk disantap bersama nasi atau terkadang dijadikan tambahan bumbu masakan. Ada cara lain yang unik untuk menyantap tempoyak, yaitu dengan mencampurkan tempoyak dengan seruit (hidangan khas Bandar Lampung dengan mencampurkan ikan, sayuran, kuah, sambal dan tempoyak). Dengan mencampurkan tempoyak dengan seruit, biasanya rasa seruit akan terasa lebih segar. Cara membuat tempoyak pun tidak sulit. Cukup memerlukan buah durian yang sangat matang dan sedikit garam. Kemudian daging durian di pisahkan dari bijinya dan ditaburi dengan garam. Setelah itu, masukkan kedalam toples dan simpan selama 5 – 7 hari sebelum digunakan. Mudah bukan?...
Piil Pesenggiri adalah tatanan moral yang merupakan pedoman bersikap dan berperilaku masyarakat adat Lampung dalam segala aktivitas hidupnya. Falsafah hidup orang Lampung sejak terbentuk dan tertatanya masyarakat adat adalah piil pesenggiri. Piil (fiil=arab) artinya perilaku, dan pesenggiri maksudnya bermoral tinggi, berjiwa besar, tahu diri, tahu hak dan kewajiban. Piil pesenggiri merupakan potensi sosial budaya daerah yang memiliki makna sebagai sumber motivasi agar setiap orang dinamis dalam usaha memperjuangkan nilai-nilai positif, hidup terhormat dan dihargai di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Sebagai konsekuensi untuk memperjuangkan dan mempertahankan kehormatan dalam kehidupan bermasyarakat, maka masyarakat Lampung berkewajiban untuk mengendalikan perilaku dan menjaga nama baiknya agar terhindar dari sikap dan perbuatan yang tidak terpuji. Piil pesenggiri merupakan suatu keutuhan dari unsur-unsur yang mencakup Juluk-adek, Nemui-nyimah, Nengah-nyappur, dan Sakai-Samb...