Makanan ini selain dimakan sebagai lauk nasi, tidak jarang untuk digado (dimakan pelasnya saja). Biasanya jenis makanan ini dijual bersama lauk pauk dan makanan-makanan basah seperti urap kangkung, oreg, apem sapar, bubur lolos dan sebagainya. Bahan-bahan utama : Udang ½ kg Kelapa 1 gelondong Bahan-bahan bumbu : Cabe merah 5 buah Cabe ceplik 10 hingga 15 buah Bawang merah 5 siung Bawang putih 5 siung Daun salam sebanyak jumlah bungkusan Sereh 2 tangkai Kemiri 5 atau 6 buah Kunir 3 ruas jari Ketumbar 1 sdt Gula pasir 1 sendok kecil Garam 1 sdm Cara membuat : Udang dikupas (dibuang kulitnya) lalu dicuci bersih Kelapa dikupas lalu diparut Semua bumbu digerus hingga halus Udang yang sudah dibuang kulitnya di...
Bahan-bahan pembuatan Sate kentang bumbu, antara lain: Kentang, direbus lalu kupas 250 gram Kelapa parut sangrai Lalu tumpuk 1/8 butir Salam 2 lbr Kayu manis 1 cm Air 50 cc Kecap manis 3 sdm Minyak untuk menumis 1 sdm Bumbu halus : Bawang merah 1 butir Bawang putih 1 butir Ketumbar 1 sdt Gula merah 2 sdm Garam dan gula ½ sdm Cara membuat : Tumis bumbu yang dihaluskan, masukkan kelapa, salam dan kayu manis. Aduk terus sampai matang, kemudian tambahkan kentang, air dan kayu manis. Aduk rata...
Penganan ini disebut rara gudig karena ada bintik-bintik putih, coklat atau merah pada sekililing permukaannya, dan telah ada sejak jaman penjajahan Belanda. Pada awalnya panganan ini merupakan kelengkapan sajian pada slametan, terutama isi besek (makanan yang ditempatkan pada kotak anyaman bambu untuk dibawa pulang oleh peserta kendur). Dlaam perkembangannya, panganan ini tidak hanya untuk keperluan slametan saja, melainkan menjadi hidangan pada saat minum teh sore hari. Bahan-bahan : Tepung beras ketan putih 1 kg Kelapa 1 butir (diparut) Gula merah 1 kg Vanili 1 sdt Garam 1 sdt Daun pisang klutuk/plastik Air 2 geals Peralatan : Kuali waja (untuk membuat ulen) Sendok kayu adukan Cetakan loyang atau tampah (wadah adonan) Parut (untuk memarut kelapa) Saringan (untuk membersihkan air gula) Baskom (untuk membuat adonan) Pisau Cara membuat :...
Bahan-bahan pembuatan sambel dage antara lain: Dage/oncom merah 1 gebleg Cabe merah ½ ons Cabe rawit ½ ons Gula merah 1 kerek kecil Bawang merah 3 atau 4 siung Terasi ½ kuku Garam sesuai selera Vetsin 2 bungkus plastik ukuran kecil Cara pembuatan : Dage, cabe merah, cabe rawit dan bawang merah ditumbuk Setelah halus, digoreng dengan minyak tanak Setelah matang, berikan air sebanyak 1 hingga 1,5 gelas. Pada saat akan mendidih masukkan gula merah, terasi, garam dan vetsin. Biarkan hingga mendidih dan setelah itu sambal dage siap dijadikan sambel kerupuk mlarat sumber: Buku “KULINER TRADISIONAL CIREBON : Khasanah Makanan Khas”, Penerbit Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata Kota Cirebon
Bahan pembuatan sambal kerang antara lain: 250 gram cabe merah, haluskan 1 batang serai, memarkan 3 siung bawang putih, iris tipis 3 butir bawang merah, iris tipis 2 lembar daun jeruk, remas-remas 50 ml minyak untuk menumis 500 gram kerang, rebus 1 cm jahe, memarkan 1 sendok teh garam cara pembuatan: Panaskan minyak, lalu kemudian tumis bawang putih, bawang merah dan daun jeruk hingga terasa harum. Lalu kemudian masukkan cabe dan aduklah sampai matang. Masukkan kerang, serai, jahe dan garam. Lalu aduklah hingga kerang matang dan terlihat berminyak Nah Sambal Kerang pun siap untuk disajikan! sumber: Buku “KULINER TRADISIONAL CIREBON : Khasanah Makanan Khas”, Penerbit Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata Kota Cirebon
Bahan untuk cara membuat sate usus ayam : Usus ayam 300 (tiga ratus) gram Gula merah 1 (satu) sendok teh Jahe 2 (dua) cm dimemarkan Air 500 (lima ratus) mili liter Daun jeruk 3 (tiga) lembar. Tulang daunnya dibuang Air kapur sirih 1 (satu) sendok makan Minyak goreng Lengkuas 2 (dua) cm dimemarkan Santan kelapa 500 (lima ratus) mili liter Kecap manis 1 (satu) sendok makan Serai 2 (dua) batang dimemarkan Haluskan bumbu / bahan-bahan berikut : Merica 1/4 (seperempat) sendok teh Bawang putih 3 (tiga) siung Kemiri 2 (dua) buah Bawang merah 8 (delapan) siung Garam 1/2 (setengah) sendok teh Ketumbar 1 (satu) sendok teh Jintan 1/4 (seperempat sdt) Cara memasak : Usus ayam dicuci, lalu lumuri dengan air kapur sirih tadi. Kemudian cuci lagi sampai bersih Usus itu direbus dengan jahe dan air hingga, lalu tiriskan. Bumbu / bahan-bahan yang dihalu...
Barongan adalah salah satu jenis kesenian tradisional yang ritual. “Barong(an)” ialah nama yang diperuntukkan bagi wajah yang sangat menakutkan dan seolah-olah buas. Sering kali istilah Barongan dirangkaikan dengan kata kepet (ejekan dari penonton) artinya tidak suka membersihkan diri (nyopet, Sunda). Kesenian ini disebut juga Barokan yang artinya sama dengan Barongan. Sejarah Kelahiran dan Perkembangan Sulit ditentukan secara pasti mulai kapan kesenian Barongan ini lahir. Satu-satunya bahan yang dapat dijadikan petunjuk ialah ceritera rakyat yang sangat besar pengaruhnya di kalangan masyarakat pedesaan. Ceritera rakyat menuturkan: Seorang puteri cantik mencintai pemuda tampan Udrayaka, tetapi sang raja, ayah puteri tidak merestui karena Udrayaka hanyalah anak pungut Patih Dirgabahu. Agar Udrayaka enyah dari kerajaan, raja memberi tugas agar Udrayaka menggambar segala jenis binatang yang ada di daratan. Pemuda itu ternyata berhasil, tetapi menyusul per...
Calung merupakan alat musik tradisional Jawa Barat yang terdiri dari deretan tabung bambu yang disusun berurutan dengan tangga nada pentatonik dan dimainkan dengan cara memukul bagian bilah atau tabungnya.Bambu yang dipakai untuk membuat alat musik calung berasal dari jenis awi temen(Gigantochloa Atter (Hassk.) Kurz) atau awi wulung(Gigantochloa Atroviolacea Widjaja). Secara etimologi, kata calung berasal dari "caca cici sing kurulung" yang berarti suara bilah bambu yang dipukul. Ada dua jenis calung yang terdapat di Jawa Barat, yakni Calung Rantay dan Calung Jinjing. Calung Rantay Calung rantay disebut juga calung renteng, calung gambang atau calung runtuy. Beberapa ahli mengklasifikasikan bahwa calung rantay dan calung gambang berbeda jenis, sebab di beberapa daerah calung gambang memiliki dudukan yang paten, kurang lebih berbentuk seperti xylophon atau kolintang di Minahasa. Untuk memainkan calug rantay biasanya dipukul menggunakan dua buah alat pemukul sambil duduk...
Cara Membuat Gula Aren A.Pendahuluan Pembuatan Gula Aren Seperti kita tahu bahwa gula aren merupakan produk yang dihasilan oleh pemekatan nira aren yang secara tradisional melalui pemanasan atau dimasak. Proses pemanasan berlangsung beberapa jam sampai kadar air berkurang hingga 6-5 persen. Dengan mendinginkan ke dalam cetakan lama-lama produk mengeras yang sekarang bisa disebut sebagai gula. Proses membuat gula aren sama seperti sirup aren. Yakni nira segar dimasukan ke dalam kuali dengan panas tertentu sampai bahan menjadi kental. Bila tujuannya adalah membuat sirup aren atau gula aren cair pemanasan berlangsung sampai volume tinggal (seperlima) 1/5 dari volume semula.Sementara jika bertujuan membuat gula pemanasan berlangsung sampai volume nira (sirup aren) berkurang sampai 1/10 dari volume semula. Baru setelah itu cairan kental dituangkan ke dalam cetakan yang berupa batok kelapa atau bambu atau cetakan lain dan ditunggu sampai dingin....