Dendeng Ikan Kayu ikan dikeringkan ini dibentuk menjadi dendeng. makanan ini khas sekali. Sudah diberi bumbu khas Aceh. Berbagai rasa yang bisa dinikmati. Dendeng diolah dari ikan yang dikeringkan dilumuri rangkaian bumbu. Bisa disantap setelah dikukus atau digoreng terlebih dahulu. Walaupun dendeng ini bisa langsung dimakan karena sudah diolah sebelumnya. Alamat & Kontak Penjual: Rumah Dendeng Siti Nurbaya Jl. Damar 1 No.6, Olo, Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat 25116 0853-6564-4444
Kerupuk ini merupakan salah satu penganan dari Negri Serambi Mekah. Kerupuk ini berasal dari kulit sapi yang dikeringkan. Lalu digoreng dengan minyak. Khas bumbu nya yang bikin nagih. kerupuk kulit sapi dari aceh bernama kerupuk kulit latur. Isinya yang biasa dijual oleh ada yang seperempat kilogram Rp 25 ribu dan setengah kilogram Rp 50 ribu. sumber: http://sumaterapost.com/berita2/Dendeng-Seulawah-Oleh-oleh-dari-Aceh-yang-Gurih-dan-Manis-21418 Pengalaman penulis, disclaimer : walaupun penulis tidak suka kerupuk kulit tapi bagi kamu yang menyukai kerupuk wajib dicoba yaa. Gurih gurih asin gimana gitu rasanya Aceh banget. #KDD
Dendeng khas gunung Seulawah merupakan daging rusa yang dikeringkan. Makanan khas yang ini Aceh bgt, bumbu olahan rempahan Nangroe. Saat proses pengeringan, daging dicampur dengan olahan rempah-rempah dan bumbu tradisional lainnya. "Dominannya ketumbar dan sedikit gula," ujar Mirna. Dendeng ini memiliki citarasa khas manis dengan taburan ketumbar kasar di bagian daging. Dendeng dinikmati dengan cara digoreng atau diolah menjadi menu masakan seperti dendeng balado, dendeng sambal ijo dan lainnya Setelah diaduk rata, daging rusa dijemur di bawah sinar matahari. Jika matahari terik, dendeng bisa kering dan siap dikemas dalam tempo 3 hari, tapi jika musim hujan, dendeng kering lebih lama. “Ini dendeng hanya cocok dikeringkan di bawah sinar matahari, tidak bisa dioven, karena bisa meninggalkan bau asa. makanan ringan/cemilan ini dengan harga Rp 100.000 dari toko online RM Khas Aceh Rayeuk, Banda Aceh. sumb...
Berbicara masalah kuliner Aceh, pasti Anda akan membayang mie Aceh. Ya, mie Aceh memang sangat terkenal sampai tersohor ke penjuru dunia. Namun, kuliner mie tidak hanya mie Aceh saja. Di Kabupaten Pidie, ada mie yang sangat terkenal kelezatannya, namanya Mie Caluek. Bagi masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie, Mie Caluek menjadi menu favorit. Nama yang sangat unik, namun soal rasa pasti tak kalah dengan Mie Aceh. Jika Anda melihat penampakannya, dipastikan Anda akan teringat satu makanan khas Eropa yaitu Spaghetti. Banyak yang bilang Mie Caluk ini sebagai spaghettinya Aceh, ini mungkin karena ukuran mienya yang terbilang cukup besar seperti spaghetti. Harganya yang sangat murah, dan rasanya yang enak menjadikan Mie Caluk ini menjadi makanan kesukaan banyak kalangan. Dikatakan Mie Caluk dikarenakan cara penjual meletakkan mie ke piring pelanggan. Yaitu dengan cara mengambil mie tersebut dengan menggunakan sendok dan supaya mienya tidak jatuh, penjual menjepitnya lagi d...
Pernahkah Anda melihat kue di atas? Kue tersebut adalah apam atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan serabi. Kue gurih yang terbuat dari campuran tepung beras dan santan ini hanya disajikan pada waktu-waktu tertentu oleh masyarakat Aceh. Salah satunya adalah pada bulan Ra’jab sehingga bulan Ra’jab juga dikenal dengan buleun Apam dalam Almanak Aceh. Suara jingki terdengar jelas di telinga saat saya menelpon mamak di Tangse. Tuk. Tuk.Tuk. Di balik suara mamak dan jingki, juga terdengar riuh suara milik perempuan yang tidak asing lagi bagi saya, ada Po Chen, Po Saba, Po Rasyidah, dan juga Kak Na. Mereka adalah tetangga merangkap teman-teman ngerumpi mamak di kampung kami, Pulo Mesjid II, Tangse, Pidie. “ Kamoe teungoh top teupong. Singoh na khanduri apam (Kami sedang menumbuk tepung. Besok rencananya mau kenduri apam ),” ucap mamak lewat telepon. “ Apam ???” spo...
KUE satu ini dikenal dengan nama Adee Ie Leubeue atau sering juga disebut Adee Kembang Tanjung. Itulah salah satu penganan terkenal di daerah pesisir Kabupaten Pidie. Karena itu, belum lengkap rasanya mengunjungi Kabupaten Pidie apabila belum mencicipi kue adee ini. Rasanya legit, manis dan maknyus. Biasanya adee dijual dalam kap berisi sepuluh gulungan adee. Kue ini merupakan hasil racikan tangan kaum perempuan di Kembang Tanjung dan merupakan kue yang paling diburu selama bulan puasa dan saat lebaran nanti. Adee ini terbuat dari tepung beras putih, telur, dan gula pasir. Berbentuk pipih, berwarna kuning. Ada yang digulung dan ada pula dijual tanpa digulung, melebar seperti halnya kue talam. “Kue adee ini bisa tahan dari sore sampai sahur,” kata Intan, seorang pedagang adee kepada Serambi.Menurut pengakuan Nanda, pembuat kue adee asal Gampong Ara Blang Gapu, selama bulan puasa ini dirinya mempersiapkan sebanyak 60 kap adee per hari. Per kap berisi 10 adee yang digulung...
Berwisata kuliner di Aceh, ada banyak pilihan untuk dicoba. Salah satunya Lincah Busu, kuliner rujak enak yang khas dari Aceh. Rujak Aceh rasanya emang enak. Berbagai cincangan buah buahan segar diaduk rata dengan ditambah beberapa bumbu khas, sehingga membuat ketagihan jika merasakannya. Periuk atau coberk yang besar membuat keunikan tersendiri bagi kita yang jarang melihatnya. Lokasi rujak Aceh ini di jumpai di Jalan Banda Aceh-Medan, tepatnya di Kawasan Bambi, Kabupaten Pidie, Aceh. Rujak Busu namanya. Rujak cabang Busu (Nama Salah Satu Desa Di Pidie) memang dicari oleh para pecinta kuliner rujak di Kabupaten Pidie dan sekitarnya. Banyak pengunjung yang singgah, bahkan membungkusnya untuk dibawa pulang dan dimakan bersama keluarga. Rasanya tentu saja enak! Harganya yang relatif murah menjadikan rujak ini salah satu destinasi kuliner untuk dicoba di Pidie, Aceh. Mau coba? Sumber : https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-3413793/lincah-busu-ku...
Jika Mesir dikenal sebagai negeri seribu masjid, maka Provinsi Aceh dikenal dengan nama negeri seribu warung kopi. Sebutan ini tak lain karena kegemaran warga setempat meminum kopi. Bahkan di daerah Gayo, dataran tinggi di Aceh yang menjadi penghasil kopi terbaik, aktivitas pagi hari ‘wajib’ diawali dengan menenggak segelas kopi. Selain kebiasaan rutin, minum kopi bagi warga Aceh ternyata juga dianggap sebagai penambah stamina 'pria' alias obat kuat. Kopi yang dianggap bisa menambah stamina pria ini punya nama khusus, yakni 'poding'. Poding sejatinya adalah kopi campur telur. Kopi telur kocok ini mudah didapati di kedai-kedai kopi yang tersebar di Aceh. Namun, di Kabupaten Pidie, ada kedai kopi yang biasa dikunjungi para penikmat kopi telur kocok. Kedai tersebut dikenal dengan nama Warung Kopi Boh Manok Lameue. Lokasinya berada di Desa Lameue, Kecamatan Sakti, Pidie. Kedai ini sangat ramai dikunjungi para pria yang ingin menambah staminany...
Nahhh...!! Untuk kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang mie Aceh dengan citarasa yang berbeda, yaitu "Mie Eungkot Suree" atau yang lebih dikenal dengan "mie ikan tongkol", ada juga yang menyebutnya "Mie Tongkol" saja. Mie Aceh yang satu ini punya cita rasa yang berbeda dengan yang lain karena ditambahkan ikan Tongkol untuk menambah aroma dan rasa nikmatnya, sehingga mempunyai perbedaan daya tarik tersendiri dari kenikmatan dan rasanya tersebut. Bila ingin merasakan mie Eungkot Suree ini, anda bisa lansung datang dan mengunjungi tempatnya di daerah Laweung, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. selain terkenal dengan destinasi wisata Guha Tujoh, daerahLaweung juga terkenal dengan kuliner mie ikan tongkol ini. Letaknya pun tidak terlalu jauh, sekitar 2 jam perjalanan dari kota Banda Aceh. Bagi anda yang berminat untuk merasakan aroma dan nikmatnya mie ikan tongkol yang menggugah selera ini, silahkan berkunjung langsung ke "Warmindo Ungkot Suree" Laweung, tepatnya di jalan p...