1
1.086 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Batik Pamiluto
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Yogyakarta Selain dikenal sebagai kota pelajar, Yogyakarta juga dikenal sebagai kota batik. Banyak sekali batik khas yogyakarta, yg sudah tersebar di seantero nusantara. Sebut saja, batik kawung, truntum, dan sido asih. Masing-masing batik tersebut, memiliki filosofinya sendiri-sendiri. Sebut saja Truntum, yg memiliki filosofi sebagai simbol cinta yang tulus tanpas syarat, abid, dan semakin lama semakin subur (Tumaruntum). Disini, kita akan membahas Batik Pamiluto. Apa sih Batik Pamiluto itu? Batik Pamiluto biasa dikenal sebagai batik pengantin, yang biasanya digunakan oleh ibu dari pihak mempelai wanita. Batik pamiluto biasa digunakan untuk kain panjang pada saat pertunangan. Batik Pamiluto sendiri menggunakan zat warna yang berasal dari soga alam. Batik Pamiluto merupakan perpaduan motif Parang, Ceplok, Truntum, dan lainnya. Batik Pamiluto sendiri mempunyai filosofi dari asal kata "pulut", yang artinya adalah perekat, atau dalam bahasa jawa bisa berarti "kepilut", yang artinya...

avatar
Oskm18_19718041_alhan
Gambar Entri
Gethok Dino
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Gethok Dino merupakan salah satu tahapan dalam adat pernikahan jawa setelah direstui oleh pihak orangtua mempelai wanita. Gethok Dino adalah tahapan pernikahan yang menentukan hari yang baik untuk waktu pelaksanaan ijab kabul dan resepsi pernikahan. Proses ini tidak hanya terdapat kebudayaan jawa di Jogja saja, tetapi menyebar ke semua suku jawa dan sebagian masyarakat sunda.  Bagi orang Jawa ada pilihan hari-hari tertentu yang dipandang "lebih baik" untuk menyelenggarakan sebuah hajatan, meskipun saat ini banyak masyarakat jawa yang menyelenggarakan pernikahan tanpa melewati proses ini terlebih dahulu. Pemilihan hari baik ini biasanya ditentukan berdasarkan jumlah weton (hari kelahiran) kedua mempelai, menghindari hari pasaran meninggalnya anggota keluarga (ayah, ibu, nenek dan kakek, saudara kandung), dan menghindari hari atau bulan tertentu yang menurut adat jawa tidak baik untuk menjalankan prosesi pernikahan. Hari- hari yang dihindari sebagai w...

avatar
Oskm18_16018210_muhammad
Gambar Entri
Beksan Etheng
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Daerah Istimewa Yogyakarta

Beksan Etheng, Beksan Lawung, Tari Bedhaya serta tari Srimpi Renggowati digolongkan sebagai tari-tarian keramat di Keraton Yogyakarta. Pada zaman dahulu tidak boleh dipergelar¬kan diluar tembok istana (kraton).  Tarian ini yaitu tari Lawung dan Etheng serta beberapa tari Bedhaya dan Srimpi dicipta oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada abad ke-18. Tari-tarian ini sejak dahulu jarang sekali dipentaskan, kecuali untuk Upacara perkawinan Agung atau menjamu Tamu Agung Raja. Pada zaman dahulu hingga tahun 1918 dikala pengantin Kraton diboyong ke Kepatihan setelah upacara kepanggih di dalam Kraton, maka pada hari resepsi kedua di Kepatihan yang dihadiri oleh Sri Sultan, beliau selalu membawa Tarian Etheng ini untuk dipergelarkan di dalam Kepatihan. Pada malam resepsi pertama di mana menurut adat istiadat Kraton Sri Sultan tidak menghadiri upacara tersebut, melainkan beliau mengirimkan sebagai wakilnya yaitu suatu rangkaian beksan Lawung dan beksan Etheng. Adapun ma...

avatar
Dibyantara
Gambar Entri
Tari Klana Alus
Tarian Tarian
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tari Klana Alus merupakan salah satu judul dari tari klasik gaya Yogyakarta. Tarian ini merupakan tarian putra tunggal yang menceritakan seorang raja yang sedang jatuh cinta atau dalam pencarian kekasihnya. Karakter putra yang halus merupakan ciri tarian ini, bukan berarti menunjukan karakter yang lemah melainkan menunjukan karakter yang berwibawa dan tampan. Tari Klana Alus diciptakan oleh KRT. Sasminta Mardawa dan oleh KRT. Condro Radono, adapun tarian ini terbagi menjadi 3 judul dimana musik yang mengiringi dan tokoh yang digambarkan berbeda. Klana Alus Cangklek Klana Alus Cangklek merupakan penggambaran raja yang bernama Prabu Dasalengkara yang ingin menikahi Dewi Siti Sendari. Gending yang mengiringi berjudul Ladrang Cangklek laras slendro Klana Alus Sumyar Klana Alus Sumyar bercerita tentang wanita yang menyamar sebagai laki-laki, yaitu Dewi Arimbi yang menyamar menjadi Prabu Sri Suwela untuk mencari keberadaan Bima. Tari Klana Alus ini mengambil beberapa gerak...

avatar
Yanu
Gambar Entri
Upacara Ruwatan Sukerta
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Upacara Ruwatan merupakan sarana masyarakat Jawa untuk membersihkan hal-hal negatif dalam diri. Upacara ini tidak boleh dilakukan sembarangan orang, ada urutan aturan dan sarana yang wajib disiapkan.  Orang yang harus diruwat adalah orang yang tergolong  anak-anak Sukerta . Yang dimaksud Sukerta adalah mereka yang dipercaya sebagai makanan  Bethara Kala  atau membawa hal-hal negatif dalam dirinya. Mereka yang disebut Sukerta adalah yang dilahirkan: 1. Anak 1 laki-laki atau perempuan 2. Anak 2 Laki-laki semua, perempuan semua atau laki-laki dan perempuan 3. Anak 3 Laki-laki semua, perempuan semua, laki-laki di tengah atau perempuan di tengah 4. Anak 5 Laki-laki semua atau perempuan semua   Yang boleh meruwat anak-anak Sukerta adalah seorang dalang, dalang yang sudah senior dan diakui mampu memenuhi syarat untuk meruwat. Berbagai macam sesaji juga harus disiapkan sebagai contoh macam-macam tumpeng, Pisang Sanggan, binatang berpasang...

avatar
Yanu
Gambar Entri
Tari Klana Topeng Alus
Tarian Tarian
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tari Klana Topeng Alus adalah tari tunggal putra yang merupakan salah satu jenis tari Klasik gaya Yogyakarta. Sesuai namanya tarian ini menggunakan topeng sebagai properti utama. Karater yang ditampilkan adalah tokoh Raden Panji Gunungsari, diambil dari cerita Panji atau Wayang Gedog. Karekter yang ditunjukan merupakan tokoh pangeran yang halus dan gerakanya hati-hati namun sesekali dinamis. dikisahkan dalam tarian ini yaitu Raden Panji Gunungsari yang sedang jatuh cinta kepada Putri Ragil Kuning.  Sesuai dengan karakter tari topeng gaya Yogyakarta ada gerakan menjadi ciri khas yaitu  ogek lambung  dan  Nyepak Wiron. M eski terkesan agak kasar namun dua gerakan itu yang membedalkan tari topeng dengan tari klasik gaya Yogyakarta yang lainnya. Kostum yang dipakai adalah: 1. Irah-irahan tekes  2. Kulitan: Sumping, Kelat bahu, kalung 3. Celana Panji 4. Kain Jarik parang gendreh  5. sampur cindhe dan sampur nglana  6. ker...

avatar
Yanu
Gambar Entri
Ternyata Nasi Goreng Pernah di Nobatkan Menjadi Masakan No.2 Paling Lezat di Dunia!
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Menurut saya pribadi, kata Nusantara lebih mantap di ucap, jadi merasa lebih bangga gitu, lebih mengena di hati dan juga rasa persaudaraan kita ini dari Sabang sampai Merauke terasa banget. Ini hanya pendapat saya yang tidak sempurna ini, jadi jangan di ambil hati ya. Yang namanya masakan tidak bisa di pisahkan dari kehidupan kita sehari-hari, manusia tiap harinya butuh yang namanya makan. Di era digital saat ini yang namanya resep masakan sudah banyak sekali yang membahas di internet ini. Situs resep masakan mulai bermunculan, seperti yang paling merajai di google saat ini adalah cokkpad. Website tersebut berisi kumpulan resep masakan dari berbagai negara-negara. Mereka membuat resep berdasarkan pengalaman pribadi ketika memasak di dapur sendiri. Untuk pencarian masakan paling banyak di google saat ini adalah cara membuat nasi goreng. Mungkin karena masakan ini dalam pembuatannya sangat cepat dan bahan yang di gunakan relatif mudah untuk di peroleh...

avatar
Ardi55
Gambar Entri
Robyongan
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Upacara Tradisi Robyongan ini hanya dilaksanakan di kelurahan Bleberan , kec. playen , kabupaten Gunungkidul , Yogyakarta .    untuk daerah lainya tidak ada upacara tersebut. Upacara Robyongan di kenal sejak keberadaan pengembaraan laskar mataram dari wilayah timur ( Madiun ) yaitu Kyi Kromowongso yang merupakan cikal bakal masyarakat Padukuhan Bleberan.  Ketika dalam pengembaraan  Kyai Kromowongso seperti dalam cerita berdirinya Desa Bleberan beliau adalah merupakan sosok yang suka akan laku topo broto dalam setiap pekerjaan yang akan di laksanakan pasti akan di lakukan semedi/topo broto untuk mencari wisik atau petunjuk dari yang kuasa agar setiap apa yang   dilakukan akan mendapatkan keselamatan. Di Yogyakarta ada dua Dusun yang melaksanakan upacara ritual robyongan yaitu Dusun Kemadang Desa Kemadang dan Dusun Bleberan berdasarkan legenda antara Desa Bleberan dan kemadang di hubungkan oleh seekor naga besar dengan kepala berada di Kemad...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Kulhu Sungsang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Pendapat yang sangat menarik dari Ki Umar Jogja yang menjelaskan latar belakang sejarah lahirnya ilmu Kulhu Sungsang. Agar semakin jelas dan migunani sebagai kawruh, kita tampilkan saja komentar beliau di artikel utama blog. Kepada Ki Umar Jogja, mohon maaf saya telah dahului Anda dengan tanpa ijin langsung menempel di artikel utama di sini. Kita mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan kerelaannya memaparkan kepada kita semua. Jadi semakin jelaslah sekarang, blog ini memang bukan milik pribadi tapi milik semua pembaca yang ikut nguri-uri budaya mistik nusantara yang kaya ini. Matur nuwun. (wongalus) Ajian Kulhu Sungsang merupakan warisan dari Wali Allah yang ketika itu mengalahkan panglima jin dipulau Jawa. Yang keilmuannya diambil dari Ayat 1 Surat Al-Ikhlas, kemudian dilanjutkan dengan doa dalam bahasa Jawa. Jadi Ajian Kulhu Sungsang bisa dikategorikan sebagai hizb, hanya saja formatnya dalam bahasa Jawa. Alkisah riwayat ilmu Kulhu Sungsang ini lahir ketika jaman wali...

avatar
Deni Andrian