wayang
666 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kulit Tatah Sungging
Ornamen Ornamen
Daerah Istimewa Yogyakarta

Seni Kriya Kulit Tatah Sungging adalah kelompok seni kriya kulit yang menggunakan bahan utama ( bahan baku ) kulit mentah (perkamen) dari kulit binatang dengan teknik ditatah (ukir) dan disungging dalam mewujudkan suatu karya. Jadi walaupun dengan mnenggunakan bahan baku kulit mentah, tetapi dalam mewujudkan karya tidak menggunakan teknik ditatah dan disungging bukanlah kriya kulit Tatah Sungging. Tatah diartikan sebagai aktivitas memahat dan Sungging diartikan sebagai aktivitas mewarnai. Jadi Tatah Sungging adalah proses untuk memahat dan mewarnai objek wayang tertentu. Makna yang terkandung pada Tatah Sungging adalah agung dan berwibawa. Maksudnya adalah sebuah gagasan tentang penciptaan karya seni yang memberi kiasan agung dan berwibawa dari penokohan atau karakter-karakter wayang yang akan ditatah sungging. Tatah Sungging mempunyai suatu yang istimewa bila dibandingkan dengan teknik lainnya, sedangkan teknik yang khusus ini akan menghasilkan suatu karya kriya yang khusus pula (...

avatar
Widra
Gambar Entri
AI MANGKUNG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Berawal dari sebuah desa yang tenteram dan damai bernama Jompang. Letaknya disebuah bukit dekat Olat Pamanto Asu Sumbawa NTB. Didesa itu memerintah seorang Datu yang dikenal dengan sebutan Datu Palowe. Datu mempunyai dua orang anak terdiri dari seorang putra bernama Lalu Manru dan seorang putri bernama Lala Sri Menanti . Putri Datu Palowe ini terkenal berparas cantik dan rupawan sehingga banyak orang tertarik dibuatnya. Lala Sri Menanti merupakan satu – satunya anak kesayangan Datu Palowe. Demi anak semata wayang itu, segala kemauan dan keinginan anaknya selalu dituruti oleh Datu palowe. Mulai dari bermacam – macam yang dikenakan Lala, sampai kepada berbagai perhiasan indah – indah. Suatu ketika Lala ingin makan udang. Maka diperintahkan Bapak Bangkel dan Ina Bangkel dan beberapa orang lainnya pergi nempas . Mereka menempas kali yang ada disekitar Desa Jompang. Tidak ketinggalan Lala juga ikut serta. Sambil menunggu udang hasil tangkapan, Lala duduk di atas sebuah batu besar menya...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
AI MANGKUNG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Berawal dari sebuah desa yang tenteram dan damai bernama Jompang. Letaknya disebuah bukit dekat Olat Pamanto Asu Sumbawa NTB. Didesa itu memerintah seorang Datu yang dikenal dengan sebutan Datu Palowe. Datu mempunyai dua orang anak terdiri dari seorang putra bernama Lalu Manru dan seorang putri bernama Lala Sri Menanti . Putri Datu Palowe ini terkenal berparas cantik dan rupawan sehingga banyak orang tertarik dibuatnya. Lala Sri Menanti merupakan satu – satunya anak kesayangan Datu Palowe. Demi anak semata wayang itu, segala kemauan dan keinginan anaknya selalu dituruti oleh Datu palowe. Mulai dari bermacam – macam yang dikenakan Lala, sampai kepada berbagai perhiasan indah – indah. Suatu ketika Lala ingin makan udang. Maka diperintahkan Bapak Bangkel dan Ina Bangkel dan beberapa orang lainnya pergi nempas . Mereka menempas kali yang ada disekitar Desa Jompang. Tidak ketinggalan Lala juga ikut serta. Sambil menunggu udang hasil tangkapan, Lala duduk di atas sebuah batu besar menya...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Legenda Asal-Usul Terjadinya Gunung Rinjani dan Kearifan Lokal yang terdapat di Dalamnya
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Pengantar Cerita rakyat merupakan dokumen kebudayaan yang dapat memberikan gambaran atau merefleksikan adat-istiadat dan tata kehidupan masyarakat. Sebuah cerita rakyat dapat mengandung berbagai macam nilai yang dapat menjadi panduan hidup masyarakat dalam berperilaku, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang akan mengarah pada pendidikan budi pekerti, sikap hidup, dan tata perilaku yang susila sehingga mampu membangun watak manusia yang luhur dan mulia (Santosa, 2010:141--142). Setiap tempat di Indonesia memiliki kebudayaan sendiri dan umumnya juga memiliki cerita rakyatnya sendiri. Hal itu disebut legenda setempat, yaitu cerita yang berhubungan dengan suatu tempat, nama tempat dan bentuk topografi, yakni bentuk permukaan suatu daerah, apakah berbukit-bukit, berjurang, dan sebagainya (Danandjaja, 1984:75). Legenda setempat memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam rangka membangun karakter masyarakat. Jika mengingat masa kini, hadirnya gerakan globalisasi yang mengesa...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Sumur Keramat Jati Herang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

SUMUR KERAMAT JATI HERANG Suasana sore ini begitu cerah, anak-anak di Kampung Tampeuyan yang sudah beberapa hari tidak dapat keluar rumah karena hujan terus-menerus mengguyur kampung yang subur itu, kini tampak bersenang-senang. Cuaca cerah seperti ini makin membuat anak-anak bersemangat dan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bermain di luar rumah sore ini. Kosim berlari sekuat tenaga mengejar temanteman sebayanya agar bisa menangkap salah satu dari mereka. Bermain kejar-kejaran pada sore hari sudah menjadi kebiasaan bagi anak-anak kampung itu, sambil menunggu beduk Magrib. Sesekali terdengar jeritan mereka yang polos karena hampir saja tertangkap oleh Kosim yang larinya begitu cepat. Jika mereka tertangkap oleh Kosim, jadilah mereka. Artinya, yang tertangkap akan berganti mengejar yang lainnya. Mereka tidak akan lelah bermain sampai waktu Magrib tiba atau dipanggil oleh orang tuanya untuk berangkat mengaji ke sebuah langgar di Kampung Tampeuyan. ”Nyai..., kopinya sudah belum...

avatar
Widra
Gambar Entri
Wayang Kulit Purwa Gagrak Pakualaman
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Daerah Istimewa Yogyakarta

Wayang Kulit Purwa Gagrak Pakualaman ini mungkin jarang didengar oleh masyarakat umum, secara memang wayang ini dianggap kurang disosialisasikan dengan masyarakat sekitar. Wayang Kulit satu ini terkesan lebih familiar di area Keraton Pakualaman, Yogyakarta. Namun, dikarenakan keberadaannya yang kurang disosialisasikan, wayang kulit satu ini perkembangannya sedikit terhambat dan menjadi langka (sulit ditemukan). Wayang Kulit Purwa Gagrak Pakualaman ini bisa disebut sebagai wayang gaya Yogyakarta yang mengenakan keris dan wayang ini menjadi ciri khas di wilayah Keraton Pakualaman. Gagrak sendiri bermakna corak atau dapat juga disebut gaya. Wayang kulit ini cenderung mengikuti gaya Mataraman hingga terjadinya peralihan ke jaman Surakartan, salah satu ciri perubahan wayang gaya Surakartan adalah bentuknya yang dirampingkan supaya memudahkan dalang melakukan olah wayang. Sekilas mengenai sejarah dari Wayang Kulit Gagrak Pakualaman yang diawali dari Perjanjian Giyanti, yang menyangkut pe...

avatar
Kala Tara
Gambar Entri
Wayang Golek
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Wayang golek merupakan salah satu dari ragam kesenian wayang yang terbuat dari bahan kayu yang merupakan hasil perkembangan wayang kulit dari keterbatasan waktu supaya dapat ditampilkan pada siang atau malam hari. Pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kudus di daerah Kudus (dikenal Wayang Menak), Cirebon (dikenal Wayang cepak) lalu Parahyangan. Wayang golek sangat populer di wilayah Jawa Barat, daerah penyebarannya terbentang luas dari Cirebon hingga Banten.

avatar
Arinda rahmadiani
Gambar Entri
Taman Budaya Jawa Tengah
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) atau biasa disebut Taman Budaya Surakarta (TBS) merupakan tempat yang menjadi wadah pengembangan, penelitian, dokumentasi, dan apresiasi seni budaya. TBJT terletak di Jl. Ir. Sutami No. 57, Kota Surakarta. Letaknya strategis berdampingan dengan Institusi Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Berbagai pagelaran seni digelar di TBJT. Mulai dari modern, kontemporer, hingga pameran-pameran seni lainnya. TBJT didirikan sebagai pusat kebudayaan berdasarkan pada surat keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan RI No : 0276/0/1978 tanggal 16 Agustus 1978 dan mulai dirintis pembangunannya oleh almarhum SD. Humardani pada 1981 yang saat itu menjabat sebagai Direktur Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) Surakarta dan Pimpinan Proyek Pengembangan Kesenian Jawa Tengah (PKJT) Latar belakang dibangunnya TBJT yaitu karena Surakarta merupakan kota budaya yang memiliki pusat kebudayaan Jawa yaitu Keraton Kasunanan dan Keraton Mangku...

avatar
Istiqomah Dita
Gambar Entri
Si Dayang Rindu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Lampung

Pada zaman dahulu di pinggiran Sungai Musi terdapat sebuah kerajaan bernama Kerajaan Palembang. Kerajaan tersebut sangat subur, makmur dan tentram dengan penduduk yang cukup banyak. Kerajaan tersebut diperintah oleh Pangeran Riyo yang tidak hanya tampan tetapi juga gagah. Ia merupakan putra sulung Sultan Palembang. Sayangnya, hingga kini Pangeran Riyo belum memiliki permaisuri. Oleh karena itu, ia belum diberi gelar sultan hingga kedua orang tuanya mangkat. Sesungguhnya, sudah banyak gadis rupawan yang dikenalkan namun belum ada satu wanita yang berhasil memikat hati pangeran Riyo. Pangeran Riyo sendiri menginginkan calon permaisuri yang tidak hanya cantik tetapi juga memiliki budi pekerti yang baik pula. Ia berharap pendampingnya kelak mampu memberikan warna baru pada kerajaan sehingga derajat rakyatnya semakin meningkat dan disegani oleh kerajaan tetangga. Lalu, pada suatu siang yang cerah datanglah dua orang punakawan (prajurit) menghadap. “Ampun, Tuanku, kami berdua ingin me...

avatar
Widra