Wanita
115 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bako
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Bako adalah istilah dalam bahasa minang yang berarti keluarga dari pihak ayah. pihak bako ini wajib berpartisipasi dalam beberapa adat yang dijalani oleh seorang anak minang untuk mengisi acara serta melaksanakan suatu kegiatan. Adat-adat tersebut diantaranya adalah perkawinan, kematian, khitanan, memotong rambut anak beberapa hari setelah dilahirkan, ataupun saat diangkat menjadi datuk. Contohnya saat perkawinan adalah sebelum menikah ada proses yang disebut babako / meminang. Meminang tidak hanya mempertemukan orang tua kedua belah pihak namun juga keluarga Ayah dari masing-masing mempelai. Disini pihak bako memiliki hak untuk menyetujui atau tidak dengan calon pasangan hidup anaknya masing-masing. Jika setuju maka mereka turut andil dalam waktu pelaksanaan pernikahan. Selain itu contoh lain yaitu saat setelah disunat tradisinya disebut 'manyilau anak bako', dalam acara ini keluarga bako khususnya para wanita membawa berbagai macam makanan. Namun yang unik adalah cara membawa mak...

avatar
OSKM18_16718222_Puti Annisa
Gambar Entri
Baju Basiba
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Barat

Baju Basiba – Agam – Sumbar Kategori             : Pakaian Elemen Budaya : Pakaian Tradisional Provinsi             : Sumatera Barat Asal Daerah     : Agam   Wilayah Minangkabau terbagi atas tiga kelompok yaitu wilayah Darek atau Luhak, wilayah Rantau dan wilayah Pasisia (Pesisir). Luhak adalah daerah inti Minangkabau yang terdiri dari tiga luhak yakni Luhak Tanah Data, Luhak Limo Puluah Koto dan Luhak Agam. Daerah Luhak memiliki pakaian tradisional yang dikenal dengan nama baju Kuruang Basiba. Baju Kuruang Basiba dipakai oleh Bundo Kanduang di Minangkabau pada saat acara-acara adat seperti penikahan, kematian dan pengangkatan penghulu atau Datuak pada suatu suku. Selain itu baju Kuruang Basiba dahulu digunakan sebagai baju pengantin wanita atau di Minangkabau disebut Anak Daro dan dipakai juga oleh p...

avatar
OSKM18_16618262_[Ardelia] Adithia
Gambar Entri
Tari Payung
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Sumatera Barat kaya akan budaya yg beragam. salah satunya adalah Tari Payung. Pementasan tarian ini identik dengan kisah yang menggambarkan sebuah cerita kasih sayang dua orang manusia. Sebagaimana kata yang mengikutinya tarian ini menggunakan properti utama berupa payung.  Pada awalnya tari yang dilakukan oleh suku Minang ini menjadi salah satu ritual dalam sebuah acara adat setempat. Tidak banyak sumber yang menceritakan tentang sejarah tari payung  Minangkabau, namun demikian dilihat dari ragam bentuk gerakan dalam tarian tersebut dapat kita ketahui bahwa tarian ini merupakan tarian pergaulan yang diperuntukkan bagi muda-mudi suku Minang. Jika kita kaitkan dengan pergaulan remaja saat ini tentu saja pesan moral yang disampaikan dalam pertunjukan tari klasik etnis Minangkabau ini sangat besar maknanya bagi kaum pria. Pasalnya pergaulan remaja saat ini jika tidak diimbangi dengan norma agama dan norma adat tentu identik dengan penyelewengan hubungan yang kerap be...

avatar
Oskm_16718283_Rafli
Gambar Entri
Tari Payung
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Tari Payung, adalah tarian kasih sayang yang ditarikan oleh pasangan muda mudi dengan payung, sang pria selalu melindungi kepala sang wanita, sebuah perlambangan perlindungan lelaki terhadap wanita. Sejarah Tari Payung pula tidak terlepas dari kebudayaan suku Minangkabau. dulunya tari ini adalah sebuah ritual yang cukup sering dilakukan di setiap acara adat suku suku seperti suku koto, bodi, piliang, dan caniago. Salah satu perlengkapan utama dalam tarian ini adalah payung dan selendang. Payung yang digunakan oleh pria menggambarkan sikap seorang pria yangmelindungi seorang gadis. Sementara makna selendang yang diikatkan kepada penari gadis ke leher pria pasangannya =merupakan lambang penerimaan cinta dan janji suci dalam kesetiaan. Musik yang digunakan dalam tari payung ini adalah hasil dari permainan alat musik tradisional. yang berupa rebana, akordeon, gendang, gamelan khas Melayu. Syair yang digunakan adalah syair khusus yang dinyanyikan yang berjudul "Babendi-bendi ke S...

avatar
Mraihandhai
Gambar Entri
Harta Pusako sebagai Metodologi Warisan Berkelanjutan Suku Minangkabau
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Harta pusako tinggi dapat didefinisikan sebagai harta yang telah diwarisi secara turun-temurun oleh sebuah kaum. Adapun jika dilihat dari dimensi wujudnya, maka harta tersebut terbagi dua, yaitu konkrit dan abstrak. Harta konkrit bersifat nyata secara wujud, seperti tanah, sawah, peladangan, rumah, dsb. Sementara itu, harta pusako yang berwujud abstrak yaitu salah satunya berupa gelar pusaka, atau lebih dikenal dalam bahasa minangnya sebagai  sako . Jika dianalisa dari garis asal harta pusako ini, maka dapat ditemukan bahwa harta ini sebagai salah satu wujud material yang bersifat dijaga dan dipelihara secara berkelanjutan, berkaitan langsung dengan titik temu asalnya yaitu dari hasil usaha dan kerja nenek moyang kaum tersebut dahulu dijadikan lahan pertanian, perumahan, dan persawahan. Dengan bermodalkan peralatan sederhana dan jenis pekerjaan yang masih bersifat rendah tingkat kompleksitasnya, maka tentulah perjuangan dalam menjaga dan memelihara kemurnian serta keberd...

avatar
OSKM18_16918118_Aby Lafkin
Gambar Entri
Malam Sebelum Malam Pertama
Ritual Ritual
Sumatera Barat

        Malam Bainai. Mungkin ada beberapa dari kita yang kurang familiar dengan ritual khas suku Minangkabau ini. Bainai diambil dari kata tumbuhan inai yang digunakan untuk mewarnai kuku pada malam tersebut. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, Bainai berarti berinai atau memakai inai. Malam ini adalah malam-malam terakhir pengantin wanita berstatus lajang dan merasakan kebebasan sebelum menjadi pengantin baru. Malam ini biasanya, di habiskan dengan bersenang-senang bersama keluarga dan teman dekat pengantin wanita.           Sebelum acara malam Bainai ini dimulai, pengantin wanita melakukan ritual mandi-mandi. Namun tidak seperti adat jawa, pada ritual mandi-mandi ala Minang tidaklah sampai basah kuyup. Hanya dicimprati dengan air beberapa kali dalam jumlah yang ganjil. Air ini dicampur dengan haruman tujuh bunga. Hanya sesepuh keluarga terdekat yang dapat memercikan air kepada calon pengantin wanita menggunakan daun sitawa siding...

avatar
OSKM18_19718136_Shasya
Gambar Entri
Sistem Waris Minangkabau
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Kebudayaan Minangkabau memiliki sistem matrilineal, atau adat masyarakat yang mengatur alur keturunan berasal dari pihak ibu, yang mengatur sebagian besar dari kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Namun, dengan masuknya agama Islam, dibuat adaptasi dan kompromi dari hukum syariah dan adat Minangkabau, salah satunya dalam sistem waris keluarga. Harta waris dalam adat Minangkabau dibagi menjadi dua jenis, yakni harta pusaka tinggi dan harta pusaka rendah. Harta pusaka dari kesukuan adalah harta yang merupakan warisan secara turun-temurun dalam suku yang bersangkutan yang diperoleh bukan dari hasil pencaharian perorangan, melainkan merupakan kepemilikan bersama suku tersebut, seperti rumah adat dan tanah garapan. Harta pusaka tinggi ini diwariskan dan dimiliki oleh anak perempuan, bukan anak laki-laki. Hal ini disebabkan budaya bahwa anak laki-laki merupakan pencari nafkah sedangkan anak perempuan merupakan penjaga harta pusaka. Jika harta pusaka tinggi akan dijual atau di...

avatar
OSKM_16718253_Bryan Hafidz_Abdulaziz
Gambar Entri
Memaknai Tari Payung
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Tari Payung merupakan salah satu tarian dari Sumatera Barat yang memiliki makna menarik. Sebagai salah satu tarian daerah, tari payung mengajarkan nilai-nilai penting dalam suatu hubungan antara pria dan wanita. Tari payung menceritakan kisah cinta antara sepasang suami istri, dengan payung dan selendang sebagai properti, tari payung menggambarkan perlindungan dari sang suami dan ikatan cinta dari sang istri. Selain itu, tari payung juga dapat dijadikan sebagai contoh agar muda-mudi bangsa ini dapat menahan nafsu serta godaan dan segera menikah jika sudah mampu. Tarian ini biasanya ditampilkan saat pesta pernikahan, pameran, dan festival budaya. Gerakan gerakan yang terdapat dalam tari payung sudah mengalami perkembangan dari masa ke masa. Terkadang variasi tarian tersebut disalah artikan, seperti ketika penari pria berganti pasangan, bukan berarti sang pria membagi hatinya dengan wanita lain. Sebenarnya penari hanya menggambarkan satu pasangan, seperti yang dapat dilihat dari kos...

avatar
OSKM_16218112_Ismah
Gambar Entri
Balopeh
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Balopeh merupakan upacara adat yang dilakukan oleh orang Silungkang, Sumatera Barat. Balopeh adalah acara pemberian gelar kepada calon mempelai pria di Silungkang. Pria dewasa yang telah menikah di Silungkang harus memiliki gelar, contohnya D atuk Maringgi, Rajo Sampono, dsb.  Pria yang telah menikah dan memiliki gelar di Silungkang  sudah tidak dipanggil sesuai nama panggilannya, melainkan dipanggil dengan gelarnya. Pemberian gelar ini dilakukan oleh tetua adat di desa tersebut. Nama yang digunakan di gelar adalah nama turun temurun dari keluarga calon mempelai pria tersebut. Pemberian gelar ditunjukkan agar jika suatu saat terjadi sengketa lahan atau permasalahan yang lain, lebih mudah diselesaikan karena orang-orang yang bermasalah bisa dilihat gelarnya, dan diselesaikan dengan para tetua pemilik gelar yang sama. Acara balopeh dilakukan di Rumah calon mempelai pria. Pada pagi hari  induk bako atau tante dari calon mempelai wanita mendatangi rumah calon mempe...

avatar
OSKM_16518193_Rifqi Ghifari