Adat Nusantara
6.449 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Cerita Rakyat Tolelembunga di Lembah Napu Sulteng
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tengah

Cerita Rakyat Tolelembunga ini adalah salah satu legenda yang ada di Desa Sedoa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Sulawesi Tengah. Tolelembunga ini adalah seekor kerbau yang sangat disayangi oleh Puteri Bunga Manila, kemanapun kerbau ini pergi Puteri Bunga Manila pun mengikutinya, sehingga setiap tempat pemberhentian mereka di jadikan pemukiman yang sampai saat ini sudah terbentuk desa. Bahwa nenek moyang mereka pertama kali mendiami lembah Napu dan menetap di Desa Sedoa, sehingga untuk menjaga agar tetap dikenang oleh seluruh keluarganya, maka nama-nama tokoh yang berperan sangat penting dalam kisah legenda-legenda seperti Bunga Manila, Tolelembunga, dll diabadikan pada penamaan jalan-jalan diseputar pusat Desa Sedoa. Cerita Rakyat Tolelembunga ini adalah salah satu legenda yang ada di Desa Sedoa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Sulawesi Tengah. Adapun dekripsi cerita dari Tolelembunga ini adalah sebagai berikut : Pada jaman dahulu terdapat sebuah kerajaan di Kecamatan Sig...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Grebek Pancasila
Ritual Ritual
Jawa Timur

Grebeg Pancasila biasanya dimulai sejak tanggal 31 Mei dengan rangkaian acara seperti Bedhol Pusaka, Tirakatan, dan ditutup dengan Upacara Budaya. Kemudian pada tanggal 1 Juni pagi, acara dilanjutkan dengan Kirab Gunungan Lima dan Kenduri Pancasila. Namun, rundown acara bisa berubah tiap tahunnya, tergantung kondisi. Seperti tahun kemarin dan tahun ini, di mana hari Pancasila bertepatan dengan bulan suci Ramadan, sehingga dilaksanakan lebih awal. Prosesi Bedhol Pusaka dilakukan dari tanggal 31 Mei sore, dan kegiatan Kirab Gunung Lima diadakan pada malam harinya hingga dini hari. Bedhol Pusaka Ini merupakan prosesi memindahkan benda pusaka dari rumah dinas Wali Kota Blitar di Jl. Sudanco Supriyadi ke kantor Pemkot Blitar. Pusaka yang dibawa antara lain Teks Pancasila, Teks Pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945, serta Bendera Merah Putih, yang masing-masing pusaka dimasukkan dalam sebuah peti. Selain tiga pusaka itu, ada pula ukiran kayu burung Garuda dan foto Bung Karno yang diarak be...

avatar
Widra
Gambar Entri
Pesta Tabuik
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Ini merupakan pesta tahunan yang dilakukan setiap tanggal 10 Muharram di Kota Pariaman. Pesta tersebut merupakan upaya peringatan meninggalnya cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husein. Dulu, budaya ini hanya dilakukan oleh penganut Syi’ah, namun kini penganut Sunni pun ikut melestarikan budaya yang dibawa oleh pasuka Tamil Muslim Syi’ah dari India ini. Tabuik sendiri merupakan istilah untuk mengusung jenazah yang dibawa selama prosesi upacara. Saat acara melepaskan tabuik ke laut, masyarakat menampilkan kembali Pertempuran Karbala, serta memainkan alat musik drum tassa dan dhoi. http://mahligai-indonesia.com/ragam-budaya/tradisi-nusantara/tradisi-masyarakat-minangkabau-ini-masih-lestari-hingga-sekarang-siapa-yang-tidak-kenal-dengan-minangkabau-sumatera-barat-daerah-yang-terletak-di-sebelah-barat-indonesia-ini-memiliki-penduduk-yang-g-7070

avatar
Widra
Gambar Entri
Pacu Itiak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Selain sapi, masyarakay Minangkabau yang khususnya berada di daerah Payakumbuh dan Limapuluh Kota, juga suka menggelar Pacu Itiak (Balapan Itik). Event Pacu Itiak biasanya dilaksanakan di 11 tempat berbeda di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam perlombaan ini, itiak akan dilempar dan kemudian terbang menuju garis finish. Pemenang akan ditentukan dari seberapa cepat itiak mencapai garid finish. http://mahligai-indonesia.com/ragam-budaya/tradisi-nusantara/tradisi-masyarakat-minangkabau-ini-masih-lestari-hingga-sekarang-siapa-yang-tidak-kenal-dengan-minangkabau-sumatera-barat-daerah-yang-terletak-di-sebelah-barat-indonesia-ini-memiliki-penduduk-yang-g-7070

avatar
Widra
Gambar Entri
Pacu Jawin
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Pacu Jawi merupakan tradisi unik yang masih menjadi tradisi favorit para pelancong. Sekilas tradisi ini mirip dengan kerapan sapi di Madura. Namun, keunikan bisa kamu lihat dari lahan yang digunakan. Berbeda dengan karapan sapi yang dilakukan di lahan persawahan kering, pacu jawi dilakukan di lahan yang basah berlumpur, sehingga saat berlangsung akan terlihat lebih dramatis ketika terpotret di kamera. Dilihat dari cara memacu sapinya juga berbeda, lho. Kalau karapan sapi mengenakan tongkat, sedangkan saat pacu jawi, sapi akan dipacu dengan cara menggigit ekor sapi tersebut. http://mahligai-indonesia.com/ragam-budaya/tradisi-nusantara/tradisi-masyarakat-minangkabau-ini-masih-lestari-hingga-sekarang-siapa-yang-tidak-kenal-dengan-minangkabau-sumatera-barat-daerah-yang-terletak-di-sebelah-barat-indonesia-ini-memiliki-penduduk-yang-g-7070

avatar
Widra
Gambar Entri
Piring Terbang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Apabila dalam tradisi Barat kita mengenal gaya perjamuan standing party dan seating party, sementara dalam adat Tionghoa ada istilah perjamuan ciakciu, namun lain hal dengan gaya perjamuan adat Solo – Jogja yang disebut piring terbang. Piring terbang sendiri mengacu pada pesta pernikahan dengan gaya perjamuan yang disajikan langsung oleh pramusaji kepada tamu undangan. Jadi para tamu hanya perlu duduk di kursi yang sudah diatur untuk kemudian menerima “piring terbang” atau makanan dari pramusaji. Meskipun gaya penyajian ini terkesan merepotkan dan membutuhkan waktu lama, namun tak dipungkiri jika perjamuan piring terbang semakin sulit ditemui. Diawali dengan kirab keluarga Resepsi piring terbang diawali dengan kirab pengantin dan keluarga kedua mempelai saat memasuki area resepsi pernikahan. Biasanya kirab diawali dari kedua mempelai kemudian diikuti keluarga dari pihak pria lalu keluarga pihak wanita. Selayaknya acara kirab dalam prosesi adat, pada acara kirab di resepsi piring t...

avatar
Widra
Gambar Entri
Prosesi Pernikahan Adat Jambi
Ritual Ritual
Jambi

Masa Perkenalan Suatu hubungan pernikahan tentu selalu diawali dengan masa perkenalan dan pendekatan. Nah, masa perkenalan ini terbagi menjadi dua tahapan. Tahap pertama adalah berusik sirih begurau pinang (pertemuan antara laki-laki dengan perempuan yang biasanya terjadi di tempat keramaian atau kegiatan masyarakat). Setelah itu, sang laki-laki akan bertandang ke rumah perempuan untuk menyampaikan rasa cinta kasih dengan bahasa yang lebih halus dan indah. Orang Jambi senang menggunakan seloko (pantun) dalam prosesi adat pernikahannya. Tahap berikutnya adalah pemilihan jodoh yang merupakan langkah awal dalam menentukan kebahagiaan hidup berumahtangga. Pada tahapan ini, orang tua cukup berpengaruh dalam memberikan pertimbangan kepada anaknya, misalnya memilih pasangan yang masih ada pertalian darah untuk mempertahankan harta warisan datuk dan nenek. Setelah terjadi kesepakatan antara orang tua kedua belah pihak, selanjutnya perwakilan pihak laki-laki datang ke rumah pihak perempuan...

avatar
Widra
Gambar Entri
Lagenda Dewi Sri
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Dahulu kala, hidup seorang penguasa tertinggi kerajaan langit bernama Batara Guru. Suatu hari ia memerintahkan para dewa dan dewi untuk melakukan kerja bakti guna membangun sebuah istana baru yang lebih megah di Kahyangan. Ia pun mengancam akan memotong tangan dan kaki siapa saja yang malas mengerjakan perintahnya. Dialah Antaboga, seorang dewa ular yang merasa cemas dengan ancaman yang dibuat oleh Batara Guru. Mengetahui kondisi tubuhnya yang tidak memiliki tangan dan kaki, tentu ia akan merasa kesulitan untuk bekerja. Namun, jika ia tidak bekerja, lehernya akan dipenggal. Dihantui rasa takut, ia pun pergi meminta nasihat kepada Batara Narada, yang merupakan saudara Batara Guru. Sesampainya di kediaman milik Batara Narada, ia menyampaikan tentang apa yang membuatnya risau. Mendengar curahan hati Antaboga, Batara Narada justru kebingungan dan tidak memiliki solusi. Kemudian Antaboga menangis meratapi nasib buruk yang harus menimpa dirinya. Tak disangka, tetesan air matanya berubah...

avatar
Widra
Gambar Entri
Ritual Puasa Mutih
Ritual Ritual
Jawa Barat

Bagi sebagian orang, istilah mutih mungkin masih terdengar asing. Namun bagi keturunan Jawa (terutama penganut kejawen) yang masih memegang tradisi erat tradisi leluhur, puasa mutih ini lazim dilakukan oleh calon pengantin yang akan menikah. Calon pengantin yang menjalankan puasa mutih hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan yang berwarna putih seperti nasi putih tanpa lauk dan garam, serta minum air mineral. Konon ritual ini bertujuan memancarkan aura kecantikan sang pengantin pada hari pernikahan. Selain mutih, dalam tradisi Jawa dikenal pula jenis puasa lain seperti ngrowot, ngalong, dan pantang. Ngrowot artinya calon pengantin hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan yang tumbuuh dalam tanah seperti umbi-umbian, wortel, kacang-kacangan, dan sayur-mayur. Sedangkan ngalong berarti hanya mengonsumsi buah-buahan yang menggantung seperti apel, pisang, jeruk, dan mangga. Lalu pantang adalah tidak mengonsumsi yang bernyawa. Dalam menjalankan puasa tersebut ada pula jadwal yang perlu...

avatar
Widra