Cirebon. Selain terkenal akan batik mega mendung, keraton dan juga kebudayaan lainnya, salah satu kota di Jawa Barat ini juga memiliki barbagai makanan khas yang tidak kalah popular. Sebut saja nasi jamblang, tahu gejrot, kerupuk melarat, docang, empal gentong, dan masih banyak yang lainnya. Berbicara mengenai empal gentong, apa sih empal gentong itu? Empal gentong adalah makanan khas masyarakat Cirebon, Jawa Barat. Makanan ini mirip dengan gulai (gule) Daging yang digunakan adalah usus, babat dan daging sapi. Empal gentong berasal dari desa Battembat, kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon. Nama empal menunjukkan bahan utamanya yaitu daging sapi dengan sedikit lemak. Sedangkan sebutan gentong untuk menunjukkan proses memasaknya menggunakan kuali atau periuk tanah liat. Empal dimasak menggunakan bahan bakar khusus, yaitu kayu dari pohon asam. Hal ini guna menciptakan rasa dan tingkat keempukan daging. Cara memasak dengan kuali ini sudah dilakukan secara turun te...
Hahampangan dan Beubeutian adalah makanan khas dari daerah Sunda yang sering muncul di beberapa upacara adat Sunda. Diantaranya hahampangan dan beubeutian sering muncul pada acara 7 bulanan, dan upacara adat pernikahan di daerah Sunda. â¢Hahampangan dicirikan dengan makanan yang ringan-ringan. Biasanya hahampangan terdiri dari makanan-makanan khas daerah Sunda, seperti rengginang, opak, saroja, tengteng, getas, kue kering, dan sebagainya. â¢Beubeutian terdiri dari makanan umbi-umbian yang dimasak dengan cara dikukus atau di rebus. Umbi-umbiannya diantaranya adalah, ubi, singkong, suuk, talas, bengkoang, wortel, dan lain-lainnya. Hahampangan memiliki makna ialah bahwa apa segala usaha yang akan kita kerjakan menjadi lancar dan mudah dilakukan. Sedangkan Beubeutian memiliki makna yang sama dengan umbi-umbian, sesuai dengan kepercayaan masyarakat mengenai: mati, kiamat, esok hari, dan kandungan. Sumber referensi: http://1stdha.blogspot.com/20...
Apa itu Peuyeum? [ Gambar 1. Peuyeum Ketan] [ Gambar 2. Peuyeum Singkong ] Peuyeum, atau biasa disebut juga Tapai (Tape), adalah sebuah makanan khas beberapa daerah di asia yang dihasilkan dari proses fermentasi makanan berkarbohidrat sebagai subtrat untuk raginya. Secara umum di Indonesia, subtrat untuk peuyeum ini biasanya merupakan umbi singkong dan beras ketan. Ragi peuyeum ini merupakan campuran beberapa mikroorganisme, terutama fungi, seperti Saccharomyces Cervisiae, Rhizopus Oryzae, Endomycopsis Burtonii, Mucor sp., Candida Utilis, Saccharomycopsis Fibuligera, dan Pediococcus sp.. Jenis peuyeum yang paling sering ditemui merupakan hasil fermentasi dengan ragi yand didominasi S. Cerevisae . Peuyeum hasil fermentasi ini umumnya berbentuk semi-cair, lunak, berasa manis keasaman, mengandung alcohol, dan memiliki tekstur lengket. Peueyum di berbagai daerah Tapai (Tape) sendiri bukanlah sebuah makanan yang khas hanya di Indo...
Pareresan merupakan tradisi syukuran pasca panen raya masyarakat Desa Sunia Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka. Desa ini merupakan desa yang sedikit terpencil dan jauh dari pusat kota. Jarak dan waktu tempuh dari tempat lain : jarak tempuh dari pusat Kota Majalengka menuju Suniabaru ± 27 km, dengan waktu tempuh 2 jam. Jarak tempuh dari Kantor Kecamatan Banjaran ± 8 km, dengan waktu tempuh 1 jam. Jarak tempuh dari ibukota provinsi Jawa Barat ± 85 km, dengan waktu tempuh 3 jam. Waktu tempuh ke pusat fasilitas terdekat (ekonomi, kesehatan, pemerintahan) 30 menit. Tradisi ini biasanya dilaksanakan dua tahun sekali, tentunya pasca panen raya dan diadakan selama 7 hari 7 malam. Pareresan diisi oleh yang acara tablig akbar, wayang golek, dangdutan, seni adu domba, dan sesajen untuk para leluhur desa setempat. Inti dari acara ini adalah syukuran kepada Yang Maha Kuasa. Melihat sejarah dari Kecamatan Talaga itu sendiri, dahulu orang-orang yang berdomisili di...
Upacara Nyalawean Tanggal 12 Rabiul Awal telah menjadi salah satu hari istimewa bagi sebagian kaum muslimin. Hari ini dianggap sebagai hari kelahiran Nabi akhir zaman, sang pembawa risalah penyempurna, Nabi agung Muhammad shallallahu alaihi wa ‘alaa alihi wa sahbihi wa sallam . Perayaan dengan berbagai acara dari mulai pengajian dan dzikir jamaah sampai permainan dan perlombaan digelar untuk memeriahkan peringatan hari yang dianggap istimewa ini. Bahkan ada di antara kelompok tarekat yang memperingati maulid dengan dzikir dan syair-syair yang isinya pujian-pujian berlebihan kepada Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam . Mereka meyakini bahwa roh Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam yang mulia akan datang di puncak acara maulid. Oleh karena itu, pada saat puncak acara pemimpin tarekat tersebut memberikan komando kepada peserta dzikir untuk berdiri dalam rangka menyambut kedatangan roh Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam yang han...
Kota Sumedang memiliki julukan "Puseur Budaya sunda" (artinya : pusat budaya sunda) ada begitu banyak elemen-elemen budaya yang berasal dari Sumedang. Mulai dari seni musik, tari, pertunjukkan, makanan tradisional dan masih banyak lagi. Disini saya akan menjelaskan satu dari sekian banyak kesenian asli Sumedang yaitu tari umbul. Tari umbul merupakan tari tradisional yang dikenal berasal dari Situraja, Sumedang, Jawa Barat. Menurut seorang seniman dan budayawan dari Desa Cijeler yang bernama Bapak Dadi, seni tari umbul diperkirakan muncul pada tahun 1940-an di Desa Pasir Reungit Kecamatan Paseh dan kemudian juga berkembang di daerah Kecamatan Situraja. Seiring berjalannya waktu tari ini menyebar ke daerah lain di Sumedang. Awalnya tari umbul dikenal dengan gerak atau tarian yang terdapat pada seni pertunjukkan reog. Gerak tarian yang mengandung unsur erotik dan kelucuan ini menjadi landasan dari penciptaan kesenian umbul. Hal tersebut menandakan bahwa umbul merupa...
Kalijaga Monyet adalah salah satu tempat bersejarah yang ada di Kota Cirebon. Dinamakan Kalijaga Monyet karena petilasan ini adalah peninggalan Sunan Kalijaga dan ditempat ini banyak monyet. Bangunan ini dibuat oleh Sunan Kalijaga disaat ia tinggal di daerah Cirebon. Dahulu kala, tempat ini di kelilingi oleh hutan belantara namun saat ini hanya tersisa hutan yang tidak terlalu besar. Di tempat ini kita bisa menemukan banyak monyet yang bebas berkeliaran dan menjadi hiburan bagi para pengunjung. Salah satu dari monyet tersebut dulunya ada yang albino atau berwarna putih namun sekarang sudah tidak ada. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat asli, monyet ini adalah jelmaan dari murid-murid Sunan Kalijaga yang melanggar perintah untuk sholat Jumat. Sunan Kalijaga memergoki para muridnya justru memancing ikan di sungai yang berada tak jauh dari petilasan, Sunan Kalijaga kecewa dan berkata bahwa kelakuan mereka sama saja seperti binatang. Setelah mengatakan demikian, mereka semua be...
Mie kocok adalah salah satu dari banyak makanan khas kota kembang, Bandung. Hal yang membuatnya memiliki citarasa unik adalah kaldu sapinya yang kental. Hidangan ini terdiri atas mi kuning yang disajikan dalam kuah kaldu sapi kental, irisan kikil (tendon kaki sapi), taoge, bakso, jeruk nipis, dan ditaburi irisan seledri, daun bawang, dan bawang goreng. Istilah kocok dalam nama hidangan ini merujuk kepada proses memasaknya, yaitu mengocok-ngocok mi dalam wadah logam bolong-bolong bergagang, seraya mencelupkannya ke dalam air panas. Jenis mi yang digunakan adalah mi kuning gepeng yang bertekstur lebih lembut. Berikut resep lengkap mie kocok Bahan-bahan yang di siapkan : 1 ons mie gepeng 1 batang daun bawang tulang kaki sapi 1 buah kemiri 1 siung bawang putih 1/4 sdt lada putih bubuk 1/4 sdt Kecap Manis 1/4 sdt cuka 1/2 ons toge 1/4 sdt penyedap rasa 1/2 sdt tongcai 1/4 sdt garam halus / secukupnya 10 potong kikil yang sudah empuk, potong dadu ukuran 1 cm 1 sdt sambel cabe rawit...
Tradisi Nganjang Nganjang merupakan kebiasaan yang banyak dilakukan oleh masyarakat di Cirebon, khususnya Cirebon timur. Kebiasaan ini berupa hantaran makanan dari mempelai wanita kepada keluarga besar mempelai pria yang dilakukan beberapa hari setelah acara pernikahan. Keluarga besar yang dikunjungi misalnya nenek, uwa, paman, ponakan-ponakan. Jenis makanan yang dikirim adalah makanan yang disajikan ketika acara pernikahan, contohnya acar timun, sambal goreng, bakakak (ayam panggang satu ekor utuh), pisang masih dalam bentuk sisir, dan makanan itu dihantarkan dengan cara dipanggul jika diantarkan ke keluarga yang dekat. Timbal balik setelah kedua mempelai menghantarkan makanan tersebut, maka keluarga yang didatangi memberikan sejumlah uang sebagai bentuk rasa terimakasih telah dikirim makanan. Dengan berkembangnya jaman, kebiasaan ini hampir ditinggalkan masyarakat terutama cara mengantarnya sudah menggunakan alat tra...