JENISA (Jeruk Nipis Asli) didirikan sejak 2004. Pemiliknya bernama Benhardi. Awal mulanya, JENISA (Jeruk Nipis Asli) memiliki jumlah karyawan hanya 2 orang saja, karena awalnya merupakan usaha kecil. Dan produksinya pun hanya 50-70 botol per hari, kini produksinya pun meningkat dengan 3500 botol per harinya. Dan akhirnya berkembang menjadi usaha yang besar. Ada dua ukuran JENISA (Jeruk Nipis Asli) yang perusahaan ini jual, yaitu dalam dentuk botol 140 ml dan 630 ml. Letak usaha JENISA (Jeruk Nipis Asli) berada di Desa Ciawigebang, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan-Jawa Barat. Bahan baku JENISA (Jeruk Nipis Asli) ini didatangkan langsung dari daerah Lampung dan sekitarnya. Pemasaran produk ini dipasarkan di daerah Surabaya, Jabodetabek, Indramayu, dan Kuningan. Pembuatannya pun ada empat tahap, yaitu penyiapan bahan baku jeruk yang siap di proses, proses blancing jeruk nipis, proses capping botol, dan proses labeling Jenisa. #OSKMITB2018...
KAKAWIHAN BARUDAK: Gobang Kalima Gobang Gobang Kalima Gobang merupakan kakawihan (bhs sunda, lelaguan) yang sering di nyanyikan oleh anak – anak ketika bermain. Lagu ini terdiri dari 24 baris, dan poin utamanya adalah rima akhir dari setiap baris dapat disambung dengan baris selanjutnya. Berikut liriknya: (Lirik Asli/Basa Sunda) Bang kalima lima gobang, bang Bangkong ditengah sawah, wah Wahai tukang bajigur, gur Guru sakola desa, sa Saban poe diajar, jar Jarum paranti ngaput, put Putri nu gareulis, lis Lisung kadua halu, lu Luhur kapal udara, ra Ragrag di Jakarta, ta Taun tujuh hiji, ji Haji rek ka Mekah, kah Kahar tujuh rebu, bu Buah meunang ngala, la Lauk meunang nyobek, bek Beker meunang muter, ter Terus ka Ci Kampek, pek Pek na gagang kalam, lam Lampu eujeung damar, mar Mari kueh hoho, ho Hotel pamandangan, ngan Ngantos kanjeng dalem, lem Lempa lempi lempong Ngadu...
Kawih adalah istilah yang ada dalam bahasa Sunda. Kata kawih berasal dari kata kavy yang artinya sya'ir, kawih disusun oleh seorang komponis atau seorang penyanyi. Kawih adalah lagu Sunda bebas, yang tidak terikat oleh suatu aturan, baik lagunya maupun liriknya. Salah satu contoh kawih sunda yaitu Pahlawan Toha. Kawih ini menceritakan perjuangan pahlawan Indonesia Muhammad Toha yang sangat berani dalam melawan penjajah yang masuk ke Tanah Sunda. Beliau dikenal sebagai tokoh pahlawan dalam peristiwa Bandung Lautan Api di Kota Bandung, Indonesia tanggal 24 Maret 1946. Toha meninggal dalam kebakaran dalam misi penghancuran gudang amunisi milik Tentara Sekutu bersama rekannya, Ramdan, setelah meledakkan dinamit dalam gudang amunisi tersebut. PAHLAWAN TOHA (pencipta: Sonjaya E., Anang Perman, Nano Suratno) Getih suci nyiram bumi tulang setra mulang lemah babakti nyungkon pertiwi cikal bugang putra bangsa. &nbs...
Tahu Sumedang Makanan satu ini tentu tidak bisa dipisahkan dari kota Sumedang Kabupaten Jawa Barat . Berbicara tentang kota Sumedang pasti akan teringat dengan jajanan satu ini. Namanya adalah Tahu Sumedang . Tahu Sumedang ini merupakan salah satu jajanan murah khas daerah Sumedang yang terbuat dari kacang kedelai dan mengandung banyak protein nabati. Makanan yang relatif murah dan digemari berbagai usia. Tahu bisa diolah dengan berbagai cara, seperti dibacem, dipepes, ataupun digoreng. Khusus untuk tahu yang digoreng, salah satu yang paling terkenal adalah Tahu Sumedang, yang merupakan makanan khas dari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Proses pembuatannya masih tradisional, yaitu menggunakan tenaga manusia, serta tidak menggunakan bahan pengawet. Dimulai dengan merendam kacang kedelai selama 4–6 jam, kemudian dicuci, digiling, direbus, dan disaring untuk mengendapkan patinya yang nanti akan menjadi tahu Konon...
Anda yang berdomisili di wilayah Panjalu utara serta Sukamantri, atau yang mempunyai kerabat di sekitar sana, tentu tak asing dan mengenal Kurupuk Endoy. Cemilan kriuk dengan citarasa asin gurih nan sehat, tanpa banyak bumbu penyedap, ini memang amat populer. Kurupuk Endoy cocok menjadi teman ngopi, atau ditabur di atas mie instan maupun mie bakso. Kenapa disebut Kurupuk Endoy? Ternyata, terkait dengan sejarah dan asal-usulnya. Nama tersebut mengacu pada Sang Pembuat-nya. Makanan khas ini dibuat oleh Ma Endoy sejak tahun 1985 dan kemudian menjadi produk kuliner legendaris dari Hujungtiwu, Panjalu, Ciamis. Uniknya, sampai kini Ma Endoy masih mengolah kerupuknya sendiri secara tradisional. Ia terus menjalankan usaha kuliner rumahannya dengan melibatkan beberapa tetangga. Bahan kerupuk berasal dari aci sampeu (tepung tapioka, olahan dari singkong) produk rumahan. Tepung tersebut diuleni, dicetak dan kemudian dijemur di bawah sinar matahari. Semuan...
Benjang, salah satu kesenian tradisional dari Ujungberu dan Cibiru, Bandung Timur. Tidak ada yang tahu pasti kapan seni Benjang lahir, konon seni Benjang mulai dikenal secara luas pada tahun 1920-an. Benjang dinilai bisa menjadi media untuk mendekatkan diri dengan sang pencipta, dan sebelum pertunjukan dimulai para pebenjang selalu melakukan upacara baca doa untuk memohon keselamatan tanpa ada gangguan selama pertunjukan. Selain sebagai seni beladiri, Benjang juga termasuk dalam seni pertunjukkan rakyat. Alat musik yang digunakan dalam seni Benjang adalah gendang atau kendang, terbang, kempring, kecrek, pingprung, terompet, kempul dan bedung. Dalam pertunjukkannya Benjang diiringi dengan lagu Sunda seperti lagu Rancik Manik, Ela-Ela, Renggong Gancang dan Sorong Dayung di mana pemain Benjang melakukan gerakan-gerakan yang disebut dogong, yakni antar pemain saling mendorong dengan menggunakan alu (antan atau alat penumbuk padi) dalam arena dan yang keluar dari arena maka dinyatakan k...
Pada awal hidupnya Sang Penguasa pantai Selatan, Nyi Roro Kidul, merupakan seorang gadis biasa yang terlahir dengan paras cantik. Dengan parasnya tersebut, Nyi Roro Kidul menjadi primadona yang kerap dirayu oleh kaum Adam pada saat itu. Alih-alih merasa tersanjung, Nyi Roro Kidul merasa risih dan menganggap bahwa kecantikan yang ia miliki adalah sebuah kutukan. Hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari sebuah jurang di Karanghawu. Akibat aksinya tersebut rupanya Nyi Roro Kidul dikutuk oleh Dewa laut karena tidak bersyukur atas apa yang telah ia miliki. Maka dari itu, ia bangkit dari kematian untuk menguasai kerajaannya di laut selatan. Setiap Hari Nelayan, para nelayan akan melepas kepala kerbau yang diikat pada sebuah balok kayu ke laut lepas. Setelah beberapa ombak, kepala kerbau tersebut akan hilang dan hanya menyisakan balok kayu dan bunga. Ritual yang dilakukan di Kampung Nelayan Pajagan, Pelabuhan Ratu, ini merupakan persembahan para nel...
Pada awal hidupnya Sang Penguasa pantai Selatan, Nyi Roro Kidul, merupakan seorang gadis biasa yang terlahir dengan paras cantik. Dengan parasnya tersebut, Nyi Roro Kidul menjadi primadona yang kerap dirayu oleh kaum Adam pada saat itu. Alih-alih merasa tersanjung, Nyi Roro Kidul merasa risih dan menganggap bahwa kecantikan yang ia miliki adalah sebuah kutukan. Hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari sebuah jurang di Karanghawu. Akibat aksinya tersebut rupanya Nyi Roro Kidul dikutuk oleh Dewa laut karena tidak bersyukur atas apa yang telah ia miliki. Maka dari itu, ia bangkit dari kematian untuk menguasai kerajaannya di laut selatan. Setiap Hari Nelayan, para nelayan akan melepas kepala kerbau yang diikat pada sebuah balok kayu ke laut lepas. Setelah beberapa ombak, kepala kerbau tersebut akan hilang dan hanya menyisakan balok kayu dan bunga. Ritual yang dilakukan di Kampung Nelayan Pajagan, Pelabuhan Ratu, ini merupakan persembahan para nel...
"Digoreng, dina katel...lima ratusan..gurih gurih nyoii.." lirik dengan nadanya yang sudah tidak asing lagi di telinga netizen, terutama wargi bandung. Yap, Tahu Bulat ! makanan ini mendadak viral di awal tahun 2016 karena nyanyiannya yang sangat khas dan cara jualannya yang unik yaitu dengan menggunakan pick up. hampir setiap siang menjelang sore sampai malam atau pagi sekalipun pick up-pick up pengangkut tahu bulat dan pedagangnya ramai berkeliaran di daerah rumah-rumah warga. Jika sore hari, pick up ini bakalan berhenti di depan rumah warga untuk menepi karena banyaknya anak yang sedang bermain dan merasa lapar, membeli tahu bulat ini. Terbuat dari bahan yang sederhana, yaitu dengan menggunakan olahan kacang kedelai sebagaimana tahu pada umumnya, tetapi kali ini tahu itu dikemas dengan cara yang berbeda yaitu dengan bentuknya yang biasanya kubus atau balok menjadi bentuk menyerupai bumi yaitu bulat. Entah kenapa jika diperhatikan lebih lanjut, isi di dalam tahu bulat in...