Taman Tugu Kota Malang dikenal juga dengan nama Alun-Alun Tugu atau Alun-Alun Bunder. Bentuk taman ini memang bunder, dalam Bahasa Jawa, yang berarti bundar atau lingkaran. Taman ini berlokasi di depan Balaikota Malang yakni di Jalan Tugu. Taman Tugu Kota Malang dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Pada awal pembangunannya, taman ini dibangun tanpa pagar dan masih belum terdapat tugu di tengah taman seperti yang bisa kita lihat saat ini. Konsep taman ini aslinya memang sederhana yakni hanya sebagai pelengkap halaman gedung Gubernuran Hindia Belanda. Setelah dibangun kembali pada masa Presiden Soekarno, jadilah Taman Tugu Kota Malang yang tampak kurang lebih seperti yang terlihat saat ini. Terdapat monumen tugu yang berdiri tegak di pusat taman dikelilingi oleh kolam air dengan ikan-ikan di dalamnya dan bunga-bunga teratai yang mengambang di permukaannya. Di tepian kolam ini ada air mancur yang memancarkan air dipagi dan malam hari. Tak hanya membantu sirkulasi air kol...
Wonogiri merupakan sebuah kabupaten yang terletak di ujung selatan Provinsi Jawa Tengah. Wonogiri menyimpan banyak sekali potensi yang dapat menjadi unggulan, baik dari segi pariwisata, keindahan alam, hingga kebudayaan yang banyak berkembang di dalamnya. Salah satu diantaranya adalah peodalan. Tak disangka ternyata di daerah yang cukup terpencil ini didirikan pura. Pura ini didirikan di puncak bukit kapur pegunungan sewu yang juga termasuk dalam daerah kompleks Museum Karst seluas 25 hektar yang berada di desa Gebangharjo dusun Mudal Pracimantoro, Wonogiri. (50 Kilometer arah barat daya Kota Wonogiri). Pura yang diberi nama Pura Puncak Jagad Spiritual ini sudah mulai dibangun sejak tahun 2007 saat masa pemerintahan H. Begug Purnomosidi. Lalu apa itu peodalan? Secara umum, peodalan atau odalan, merupakan upacara keagamaan untuk memperingati hari kelahiran pura (tempat suc...
Sembahyang Rebut (Hakka: Chiong Si Ku ) merupakan salah satu warisan budaya Tionghoa yang jatuh pada tanggal 15 bulan 7 (Hakka: Chit Ngiat Pan ) penanggalan Imlek. Sembahyang Rebut masih dilakukan setiap tahun hingga saat ini. Sembahyang Rebut dilakukan di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Kepulauan Bangka Belitung. Dalam kepercayaan warga Tionghoa, pada Chit Ngiat Pan , pintu akhirat terbuka dan arwah-arwah yang berada di dalamnya akan keluar dan bergentayangan. Arwah-arwah tersebut akan turun ke dunia. Ada yang pulang ke rumah keluarganya dan ada yang turun terlantar dan tidak terawat, sehingga para manusia akan menyiapkan ritual khusus untuk arwah yang terlantar tersebut. Selain itu, tersedia rumah-rumahan dari kertas, uang dari kertas, dan baju-baju dari kertas pula. Barang barang tersebut merupakan persembahan khusus untuk para arwah. Ritual ini diadakan di kelenteng di mana umat Tionghoa memanjatkan doa keselamatan dan keberkahan kepada De...
Balado Daun Biloto Makanan Khas Minang kabupaten Solok Selatan Balado Daun Biloto, adalah makanan khas Minang kabupaten Solok Selatan, daerah Seribu Rumah Gadang. Bahannya menggunakan daun biloto yang hanya ada di Padang, dan keunikannya adalah jika ditanam di Jakarta justru tidak tumbuh dengan baik. Biasanya Balado Daun Biloto ini dihidangkan untuk dimakan oleh suku Solok. Walaupun namanya daun Biloto, tetapi ini berbeda dengan daun yang bernama Sambiloto. Karena berasal dari daerah yang agak ke pedalaman, daun ini untuk sementara ini diketahui bernama Biloto, belum diketahui nama ilmiahnya apa (termasuk kingdom apa, ordo apa, famili apa, genus apa, spesies apa) karena itu saya berharap artikel yang saya buat ini bisa diteruskan oleh orang lain yang penasaran dengan daun khas tersebut dan meninjau secara langsung di tempat tumbuhnya daun ini. Foto di sebelah kiri, adalah daun...
Reog Ponorogo merupakan kesenian budaya dari daerah Jawa Timur, dimana Ponorogo depercaya merupakan tempat asli lahirnya seni pertunjukan Reog ini sendiri. Reog Ponorogo adalah salah satu seni pertunjukan asli Indonesia yang masih memiliki unsur hal-hal mistis yang menjadikannya memiliki sebagai daya tarik tertentu. Cerita yang disampaikan melalui pertunjukan ini merupakan kisah tentang Raja Ponorogo yang hendak memperistri putri Kediri, Dewi Ragil Kuning, tetapi dihadang oleh Raja Singabarong dari Kediri. Tarian dari Reog Ponorogo ini menggambarkan "tarian perang" antara kerajaan Ponorogo dan kerajaan kediri yang saling beradu ilmu hitam. Terdapat beberapa tokoh-tokoh dalam Reog Ponorogo ini sendiri, beberapa peran pentingnya adalah Jathil, seorang prajurit kuda; Warok, penguasa ilmu lahir dan batin; Barongan , tokoh berkepala harimau yang kerap dikenal; Klono Sewandono , raja muda yang selalu membawa pusaka Cemeti yang sedang jatuh cinta; Bujang Gano...
Lontong Rumo adalah salah satu makanan khas gresik. Penduduk setempat lebih akrab menyebut makanan ini dengan nama “Sego Rumo”. Perbedaan penyebutan nama ini berasal dari bahan pokoknya yakni “Sego” (dalam bahasa Jawa berarti nasi) dan “Lontong” (beras yang dikukus dalam daun pisang, lalu dikukus). Sedangkan nama “Rumo” sendiri berasal dari nama Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Lontong Rumo ini terdiri dari lontong atau nasi, sayur (bisa daun semanggi, daun pepaya, dll) yang sudah direbus dan dipotong, bubur rumo, krupuk, koyah (kelapa yang sudah dihaluskan dan disangrai), dan sambal. Makanan ini biasa disajikan diatas pincuk (piring dari daun pisang). Cara penyajiannya yakni lontong atau nasi diberi sayur dan dilumuri bubur rumo, lalu diberi pelengkap krupuk, koyah, dan sambal. Bila makan langsung ditempat, biasanya menggunakan sendok dari daun pisang yang dibentuk persegi panjang. Keunikan dari m...
Nasi Kuning Ternate identik dengan pilihan lauk yang berbeda dari nasi kuning pada umumnya. Nasi kuning yang ini biasanya disertai dengan ikan, telur, mie goreng dan sambal goreng. Nasi kuning ini diberi harga sebesar Rp. 20,000 per porsi. Ikan yang dipakai sebagai lauk adalah Ikan Tongkol yang dibumbui gula merah, kecap dan merica. Ikan kayu ini juga merupakan masakan khas Ternate yang digemari masyarakat Ternate. Nasi kuning merupakan pilihan favorit masyarakat Ternate sebagai menu sarapan sehingga pada umumnya rumah makan yang menjual nasi kuning dibuka pada pagi hari. Rumah makan nasi kuning ini kerap dapat ditemui di pasar kota serta di antara kumpulan ruko oleh-oleh khas Ternate. Nasi Kuning Gamalama merupakan salah satu contoh rumah makan yang menyajikan nasi kuning ini. Tempat kuliner ini telah berhasil membuka cabang di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara karena mempunyai banyak peminat dan harga yang cukup terjangkau. Jika mengunjungi Ternate, rasanya belum lengkap...
Sidat merupakan ikan yang bergenus sama dengn ikan unagi di Jepang. Tubuhnya memanjang seperti belut tetapi lebih besar dalam diameternya. Sidat banyak ditemukan di sungai-sungai yang bermuara di danau Maninjau. Sidat pun merupakan ikan yang mirip dengan salmon dalam cara perkembangbiakannya. Ikan sidat dewasa akan berenang ke hilir dan bertelur di laut dan mati karena kelelahan. Telur-telur banyak menjadi makann ikan-ikan di laut dan sebagian kecil telur tersebut menetas dan berhasil menuju hilir dan tumbuh besar disana. Siklus ini merupkan kebalikan siklus hidup salmon dimana ikan tersebut bertelur di hulu, bukan hilir, sebagaimana yang dijelaskan oleh Bapak Yodfitfinda pada hari Minggu, 12 Agustus 2018 lalu. Daging ikan sidat dipandang mewah dan lezat oleh masyarakat pada dewasa ini. Tetapi ikan sidat sudah tidak banyak ditemukan di habitat asalnya. Dikarenakan nilai permintaan meningkat sedangkan jumlah populasi ikan sidat di alam berkuang seiring waktu, maka para pete...
Kesawan Square merupakan sebuah kawasan bersejarah yang terletak di jalan Ahmad Yani (Jalan tertua di Medan) , Kecamatan Medan Barat, Medan. Dulunya kawasan ini dihuni oleh orang Melayu sebelum orang Tionghoa dari Malaka datang dan menetap di kawasan ini. Terjadi kebakaran besar pada tahun 1890 di kawasan ini, namun setelah itu kawasan ini mulai dibaangun kembali. Banyak bangunan - bangunan peninggalan orang tionghoa dan Belanda masi utuh di kawasan ini. Contohnya rumah tjong a fie, kantor pos besar Medan , cafe Tip Top, Bank Indonesia dan lain - lain. Pada tahun 2000an kawasan ini dibuat menjadi kawasan kuliner dengan ditutup nya jalan Ahmad Yani pada malam hari, namun karena berbagai masalah yang ditimbulkan seperti kemacetan, kawasan ini kembali dibuka untuk dilewati kendaraan dan didirikan Merdeka Walk didekat Kesawan Square untuk menggantikan fungsinya sebagai tempat kuliner. Namun, sampai saat artikel ini dibuat, Kesawan Square masih menjadi ikon bersejarah kota Medan yang...