Malam sura merupakan sebutan malam pergantian tahun Islam bagi masyarakat Jawa. Berbagai daerah di Jawa memiliki banyak cara dalam penyambutan pergantian tahun Islam ini, misalnya daerah Surakarta dengan ritual Sekaten, daerah Ponorogo dengan tradisi grebeg sura, daerah banten dengan pawai obor, sedangkan di daerah Wonogiri, Jawa Tengah diselenggarakan Ritual Jamasan Pusaka. Jamasan (bahasa Jawa) berarti mencuci/membersihkan/merawat. Jamasan pusaka merupakan tradisi masyarakat Jawa mencuci pusaka dengan tata cara tertentu. Pusaka Mangkunegaran yang berada di Selogiri ada dua buah keris dan sebuah tombak peninggalan Raden Mas Said atau Mangkunegara I. Keris-keris tersebut bernama Kyai Karawelang dan Kyai Jaladara, sedangkan tombaknya diberi nama Kyai Totog. Pusaka tersebut disimpan di sebuah bangunan berbentuk tugu berukuran 7x7 meter dan tinggi 6 meter. Pada ba...
Sumatera Barat atau lebih populer dengan istilah ranah minang, merupakan daerah yang kaya akan budaya. Hingga saat ini masyarakat minang masih hidup dengan budaya yang kental. Berbagai kegiatan senin juga masih tetap lestari hingga saat ini. Generasi mudah pun masih sangat menyenangi kegiatan budaya minang, mulai dari seni tari, musik, pertunjukan, dll. Sumatera barat terdiri beberapa kabupaten. Setiap kabupaten memiliki cirikhas budaya masing masing. Salag satu daerah yang pernah saya kunjungi adalah kabupaten 50 kota. Di pedalaman kabupaten tersebut terdapat suatu wilayah migrasi. Kebanyakan masyarakat disana merupakan migrasi dari daerah jawa. Sehingga kita bisa menemukan beberapa budaya unik, yang merupakan adaptasi budaya jawa dan di sesuaikan derta di lebur dengan budaya minang. Salah satu yang menarik buat saya adalah kudo kepang. Jika di wilayah jawa kita menemukan budaya yang serupa yaitu kuda lumping. Kudo kepang biasanya di tampilkan pada hari hari besar. Salah satunya...
Tinggal di lingkungan masyarakat Jawa maka kita akan mendapati banyak tradisi yang dilakukan. Salah satunya yaitu tradisi yang bernama Selapanan. Selapanan merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat pada bayi setelah 35 hari kelahirannya. Hari ke-35 kelahiran seorang manusia menjadi sangat penting bagi manusia. Perhitungan ini dilakukan berdasarkan kalendar Jawa, dimana masyarakat Jawa menghitung hari dalam hitungan minggu sebanyak 7 hari (Senin – Minggu) dan hitungan pasaran dimana satu pasaran berjumlah 5 hari (Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi). Perhitungan selapan berasal dari perkalian antara 7 dan 5 yang menghasilkan 35 hari. Pada hari ke 35 ini didapatkan pertemuan angka kelipatan antara 7 dan 5. Lantaran hari itu adalah hari lahir si bayi berdasarkan hitungan penanggalan Jawa. Contohnya, bayi yang lahir di hari Selasa Wage maka di hari ke-35 akan bertemu lagi dengan hari Selasa Wage yang sama. Tradisi Selapanan dilakukan dalam rangka rasa syukur atas kelahiran dan k...
Taman Krida Budaya Taman Krida Budaya Jawa Timur adalah tempat khusus yang diperuntukkan sebagai tempat apresiasi budaya-budaya Jawa Timur. Di tempat ini seringkali ditampilkan berbagai seni Jawa Timur-an antara lain wayang, sendra tari, pentas musik gamelan, reog ponorogo dan masih banyak lagi. Tidak hanya digunakan sebagai tempat apresiasi seni, kadangkala tempat ini juga digunakan untuk tempat ibadah sementara seperti Shalat Idul Fitri dan Idul Adha. Selain tempat ibadah, tempat ini juga seringkali digunakan untuk gedung serbaguna seperti tempat pameran dan tempat resepsi pernikahan. Lokasi dari Taman Krida Budaya yaitu di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang yang terkenal sangat strategis sehingga cukup mudah dijangkau dan banyak modal transportasi umum. Taman Krida Budaya memiliki bentuk arsitektur yang dominan sentuhan khas daerah jawa timur-an seperti atap Joglo, pendopo dll....
Bubur ayam mudah ditemui sebagai pilihan sarapan yang lumrah bagi masyarakat daerah Bandung. Bukan jarang pula, kita temui gerobak 'Bubur Ayam Bandung' di kota-kota lain seperti Surabaya dan Jakarta. Sebenarnya, bagaimana sih awal mula masakan ini, tanpa kita sadari, menjadi khas Bandung? Aku mendatangi salah satu gerai bubur ayam, langgananku sejak kecil, Bubur Ayam Lahar Galunggung untuk mencari tahu lebih lanjut. Saya bertemu dengan Bapak Tion Nurdiono atau yang lebih dikenal dengan Mang Edun, pemilik, penjual, sekaligus narasumber kali ini. Semanguk datar bubur nasi disajikan dengan suwir ayam, cahkwe (cakue), seledri, kacang, dan sedikit siraman kaldu kuning gurih yang menyerupai minyak. Kemudian, segelas teh tawar dan semangkuk kecil kerupuk diberikan. Botol kecap asin, kecap manis, dan sambal sudah siap di kedua meja yang ada di warung ini. Rasa dan tekstur bubur ayam yang mudah diterima selera pagi hari yang tidak terlalu berat mampu membekali diriku dengan energ...
Idul Fitri atau yang biasa disebut Lebaran merupakan hari yang spesial. Selain sebagai penanda selesainya bulan Ramadhan, hari Lebaran juga identik dengan mudik (pulang kampung) dan makanan-makanan khas Lebaran, yang utamanya adalah ketupat. Berbeda dengan mayoritas daerah, di Pandeglang ketupat justru dimakan di pertengahan bulan Ramadhan, disantap dengan semur daging kerbau dan pepes ikan mas. Kalau begitu, apa yang menjadi kudapan istimewa Lebaran di Pandeglang? Jawabannya adalah Uli, semacam gemblong. Rakyat Pandeglang merayakan hari kemenangan dengan uli yang disantap dengan tapai ketan maupun semur daging kerbau. Tertarik? Yuk, datang ke Pandeglang saat Lebaran nanti!
Teronan adalah salah satu acara adat dari daerah jawa timur. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati hari lahir seseorang, namun dalam hari ‘weton’-nya. Jika biasanya kita mengenal nama-nama hari yaitu senin, selasa dan seterusnya, masyarakat jawa juga mengenal sistem penamaan hari weton, yang terdiri dari hari Pon, wage, kliwon, legi, pahing. Jadi misalnya seseorang lahir pada hari jumat kliwon, maka setiap hari jumat kliwon akan diadakan acara Teronan. Biasanya acara ini berselang sekitar setiap sebulan. Jadi setiap hari wetonnya, pihak keluarga akan membuatkan bubur dari beras merah dan putih, lalu dibagikan ke tetangga sekitar dan saudara dekat. Acara ini dipercaya oleh warga sekitar dapat mempermudah rejeki dan agar dijaga kesehatannya. #OSKM18
Tradisi ini berasal dari tradisi kerajaan di zaman dulu. Ceng Beng (baca : Qing Ming = cerah dan cemerlang) dipilih karena 15 hari setelah Chunhun, biasanya dipercayai merupakan hari yang baik, cerah, terkadang diiringi hujan gerimis dan cocok untuk melaksanakan ziarah makam. Sebuah legenda asal mula Ceng Beng menceritakan tentang kaum Tionghoa yang memang punya tradisi yang sedikit banyak tertuju pada peringatan leluhur. Pada jaman dinasti Tang, implementasi hari Ceng Beng hampir sama dengan kegiatan sekarang, misalnya seperti membakar uang-uangan, menggantung lembaran kertas pada pohon Liu, sembayang dan membersihkan kuburan. Yang hilang pada saat ini adalah menggantung lembaran kertas, yang sebagai gantinya lembaran kertas itu ditaruh di atas kuburan. Kebiasaan lainnya adalah bermain layang-layang, makan telur, melukis telur dan mengukir kulit telur. Permainan layang-layang dilakukan pada saat Ceng Beng karena selain cuaca yang cerah dan langit yang terang,kondisi ang...
Kota Kediri adalah salah satu kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, 130 km sebelah barat daya Ibukota provinsi Surabaya. Menurut jumlah penduduk, Kota Kediri adalah kota terbesar ketiga di Jawa Timur setelah Surabaya dan Malang. Kota Kediri sendiri terkenal dengan berbagai makanan khasnya. Namun, ada satu makanan yang belum diketahui banyak orang. Padahal, makanan ini sangat digemari warga Kediri dan dapat ditemukan dengan sangat mudah. Walaupun belum menjadi kota yang benar-benar mentropolitan, Kota Kediri tidak bisa dibilang sepi. Saat malam hari, pusat Kota Kediri yang berada di sekitar Jalah Dhoho menjadi lebih hidup dengan berbagai pedagang makanan menggelar lapaknya di sepanjang bahu jalan. Salah satu yang akan sering kita temui adalah penjual nasi goreng. Namun, mereka biasanya tidak hanya menjual satu jenis makanan saja. Tersedia pula mie kuah, mie goreng, capcay, nasi mawut, dan satu makanan yang akan kita bahas kali ini, Krengsengan Kediri. Krengsengan K...