Anak
688 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Mie Kocok Bandung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Mie kocok merupakan salah satu kuliner khas milik nusantara yang cocok disantap dalam berbagai suasana. Kuliner yang satu ini merupakan kuliner lintas generasi karena bisa dinikmati oleh siapapun, baik anak-anak hingga orangtua. Meski penjualnya banyak ditemukan di berbagai daerah, ternyata mie kocok berasal dari Bandung. Tidak mengherankan jika jajanan yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga orang Indonesia. Entah darimana toponimi mie kocok berasal, namun menurut buku wisata jajan Bandung, nama mie kocok berasal dari cara pembuatannya, yaitu dengan mencelupkan dan mengocok mie dan tauge ke dalam air panas hingga nampak layu. Meski begitu, tidak semua warung makan yang menyediakan mie kocok menggunakan cara pengolahan dengan cara demikian. Mie kocok menggunakan bahan baku berupa mie telor, mie jenis ini banyak dijumpai di pasar tradisional maupun di supermarket. Meski demikian, pengusaha warung mie kocok lebih banyak membuatnya sendiri ketimbang membeli yang sudah j...

avatar
OSKM18_16718292_Farrel Hariana
Gambar Entri
Mo'moro'an Langlayang
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Jika kalian pikir layangan hanya diterbangkan dan di'adu' dengan teman, di tempat kami layangan tidak hanya dimainkan demikian. Mungkin karena asyiknya 'moro langlayang' (mengejar layangan yang putus) menginspirasi anak-anak di daerah kami untuk terus melakukan hal tersebut, hal yang mereka lakukan yaitu menerbangkan kembali layangan yang putus hasil dari 'moro langlayang' tadi. Jadi, awalnya masing-masing anak yang senang bermain layangan suka mengejar layangan temannya yang putus karena kalah saat 'diadu'(melawan layangan lain dengan menggesekan senar/tali layangannya agar salah satu pihak talinya putus) dan saat mendapatkan layangan tersebut, kawan lainnya mengajak untuk 'moro' lagi. Alhasil layangan tadi kembali diterbangkan walau dengan tali yang pendek. Jika ada yang mendapatkannya lagi, ia yang akan menerbangkan layangan itu juga. Lalu yang lain mengejar dan mendapatkannya, diterbangkan lagi. Memang permainannya 'simple' tapi rasa kebersamaan saat bermain, kekeluargaan saat...

avatar
OSKM18_16018162_Muhammad Rizqi
Gambar Entri
Singkong Ceria
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Singkong Ceria, Makanan Olahan Jawa Barat   Sumber foto : http://infofokus21.blogspot.com/2015/12/lapis-singkong-ceria.html   Kuliner merupakan salah satu hal yang banyak diminati oleh masyarakat. Di era modern ini, sudah banyak perkembangan dalam bidang kuliner. Bahkan untuk makanan tradisional pun, sesederhana apapun bahan dasarnya, sudah banyak macam-macam olahannya. Salah satunya adalah singkong. Salah satu makanan khas daerah Jawa Barat. Disini, saya akan mengenalkan makanan olahan khas Jawa Barat yang berbahan dasar singkong. Narasumber menyebutkan namanya adalah “Singkong Ceria”. Terdengar unik bukan? Sebenarnya seperti apa singkong ceria itu? Narasumber masih tergolong sering membuat singkong ceria ini. Biasanya untuk acara keluarga, acara arisan di rumah, bahan untuk kegiatan dana usaha anak-anak, atau sekedar untuk cemilan di rumah. Kata ceria yang mendampingi kata singkong ini, nampaknya dipakai karena warna pada singkong...

avatar
Oskm18_16118071_nurhamidah
Gambar Entri
Angklung, Kesenian Tradisional Penuh Nilai Kehidupan
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Angklung, Kesenian Tradisional yang Penuh Nilai Kehidupan Alat musik tradisional ini tidak dipukul ataupun dipetik, melainkan digetarkan agar mengeluarkan bunyi. Bernada ganda dan terbuat dari pipa-pipa bambu dalam berbagai ukuran, masyarakat lebih mengenalnya dengan nama "Angklung". Dalam Dictionary of the Sunda Language (1862), Jonathan Rigg memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai angklung. Ia menjelaskan bahwa angklung merupakan sebuah alat musik yang terbuat dari pipa-pipa bambu, yang dipotong ujung-ujungnya, menyerupai pipa-pipa dalam suatu organ, dan diikat bersama dalam suatu bingkai, digetarkan untuk menghasilkan bunyi. Catatan mengenai keberadaan angklung muncul pada masa Kerajaan Sunda (abad ke-12 sampai abad ke-16), dan hingga kini alat musik tersebut telah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat Sunda (Priangan). Berdasarkan catatan yang ada, angklung tercipta karena pandangan hidup masyarakat Sunda yang agraris dengan sumber kehidupan dari padi (pare) sebagai ma...

avatar
OSKM_16518342_ASIYA MUFIDA YUMNA
Gambar Entri
Odong - Odong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Pertama kalian mendengar kata odong - odong mungkin kalian akan berpikir permainan anak - anak yang sering kalian jumpai di daerah kalian. Odong - odong yang di gowes oleh abang - abangnya dan anak kecil yang menaikinya akan senang karena mereka akan bergoyang diatas mobil ataupun bentuk lainnya. Tapi ternyata bukan teman - teman, odong - odong disini yaitu odong - odong yang biasa digunakan untuk acara pertunjukkan di pernikahan maupun sunatan. Jadi nanti pengantin atau anak yang di sunat anak diangkat ke suatu boneka besar dan dia akan diangkat oleh 4 orang lalu berkeliling kampung dengan diiringi musik tradisional sunda. #OSKM2018

avatar
Febriyanto_sk
Gambar Entri
Odong - Odong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

 Pertama kalian mendengar kata odong - odong mungkin kalian akan berpikir permainan anak - anak yang sering kalian jumpai di daerah - daerah kalian masing - masing. Odong - odong yang dgowes oleh abang - abangnya dan anak kecil yang menaikinya akan senang karena mereka akan bergoyang diatas mobil ataupun bentuk lainnya yang mereka naiki. Tapi ternyata bukan teman - teman, odong - odong disini yaitu pertunjukan di pernikahan ataupun sunatan. Jadi nanti pengantin atau anak yang disunat akan diangkat oleh 4 orang lalu diarak keliling kampung diiringi oleh musik - musik tradisional Sunda. #OSKM2018

avatar
OSKM18_16418222_Febriyanto Suparto Kartawijaya
Gambar Entri
Sejarah dan fungsi bangklung
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Awal mula atau sejarah bangklung yang ada di wilayah Desa Cisero tidak diketahui pasti sejak kapan. Namun menurut Bapak Adjuk, sesepuh di Desa Cisero, bangklung sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda di Indonesia dan turun temurun diwariskan dari generasi ke generasi selanjutnya. Pak Adjuk sendiri diperkenalkan dan diwarisi bangklung oleh kakek beliau. Dari catatan dari Bapak Adjuk, alkisah daerah kampung Babakan Garut dibangun dari orang-orang yang berasal dari daerah Sukapura, yaitu Eyang Jangkung dan Bapak Nurhikam yang awalnya adalah sarana hiburan untuk masyarakat dan media dakwah agama Islam. Pada awalnya, kesenian ini bernama Yami Rudat dengan alat musik rebana dan melantunkan syair-syair sholawat Rasul. Lama kelamaan kesenian ini berubah, terutama alat musiknya, merekan menciptakan alat music yang hamper serupa dengan rebana yang disebut terebang dan berjumlah 5 buah. Lima terebang ini dinamai sesuai dengan ukurannya mulai dari kempring sampai anak. Kata 'bangklung' sendiri...

avatar
Oskm18_16918089_m_firdaus_fathurrohman_t
Gambar Entri
Tradisi Ngurus Orok
Ritual Ritual
Jawa Barat

Tradisi Ngurus Orok                 Di daerah Sunda, Jawa Barat terdapat suatu tradisi yang masih dilakukan oleh sebagian orang terutama yang masih tinggal di daerah pedesaan. Tradisi tersebut bernama “ Ngurus Orok ( mengurus bayi yang baru lahir ) “, ada beberapa runtutan tradisi yang dilakukan dalam Ngurus Orok.                 Orok adalah bayi yang baru lahir dari Rahim ibunya. Pada zaman dahulu, proses melahirkan dibantu oleh Paraji ( dukun beranak) namun, sekarang sudah jarang sekali orang yang menggunakan jasa dukun beranak terutama di kota-kota sudah menggunakan dokter sebagai ahli medis yang membantu proses melahirkan. Pada zaman dahulu, biasanya bayi tersebut di rawat oleh Paraji selama empat puluh hari. Di tradisi Sunda, setelah orok lahir dari ibunya dengan bantuan Paraji orok tersebut disimpan diatas...

avatar
Oskm18_19718245_meliana
Gambar Entri
Cing Ciripit
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Cing ciripit adalah permainan anak-anak umumnya dilakukan oleh kelompok 3 orang atau lebih. Permainan ini merupakan permainan yang dilakukan hanya untuk bersenang-senang dan melatih refleks terhadap lagu. Cara bermain: Dalam permainan ini, satu orang akan membuka telapak tangannya dan yang lainnya akan menaruh masing-masing satu jari telunjuknya di telapak tangan tersebut. Pemain yang membuka telapak tangannya akan menyanyikan lagu: "Cing ciripit Satulang Sabawang Saha nu kacepit Tunggu Lawang!" Ritme dan ketukan lagu ditentukan oleh si penyanyi, ketika lagu berakhir semua pemain yang menaruh telunjuknya harus dengan cepat menarik telunjuknya, dan si penyanyi dengan cepat menutup telapak tangannya. Jika ada pemain yang telunjuknya tertangkap maka dia harus menggantikan posisi si penyanyi. sumber: pengalaman pribadi.

avatar
Oskm18_16818279_abdullahazam