dongeng cerita rakyat
106 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
MANJAU-MANJAU
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Selatan

Manjau…. manjau….. manjau….. manjau….. Manjau…. manjau….. manjau….. manjau…..2x Tabik-tabik sikam cerita, cara manjau di martapura Meranai ratong ulah semaya, Muli nunggu senangon sengaja. Manjau… manjau…. manjau…. manjau….. Manjau. manjau.. manjau…. manjau….2x Pukul walu seradu isya’, Nengis bunyi kosetan baya Buka tinggkap mak salah duga, Meranai dinah masangko gaya. Manjau… manjau…. manjau…. manjau….. Manjau… manjau… manjau… manjau..2x Ganta Meranai mulai cawa, warahan bumacam rupa Pantit agas makwat tirasa, bingi relom betambah lika Manjau.. manjau.. manjau.. manjau… Manjau.. manjau.. manjau… manjau…..2x Sai niat uwat asal mula, ngjak hurik bujama-jama Tunggu ganta makwat ticawa, ulah Muli betipu daya. . Manjau. manja...

avatar
Niafauzi
Gambar Entri
Hayuk-hayukkan
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Selatan

Matahari tenggelam.2x Tanda bingi kok ratong. 2x Muli Meranai…. Saling bepadu janji…. Payu do ganta ram lapah diwai mandi Payu do ganta ngeramik di unggak pulau Reff.   Hayuk-hayukkan 2x           Sina sai janji kita           Jak unggak pulau 2x           Belanting arah liba Hayuk-hayukkan 2x Jadi tungguan Muli Meranai diwai Komering 2x Kadang tunggu di penganggonan Amon tini ram lapah jawoh Dang tunggu di lupako Jadi ingokkan guwai anak umpu Jadi cerita guwai anak umpu Sumber http://masyarakat-komering.blogspot.co.id/2014/05/lagu-lagu-komering-ulu.html

avatar
Niafauzi
Gambar Entri
Mallogo/Allogo
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Selatan

Mallogo  adalah permainan tradisional yang berasal dari  Sulawesi Selatan ,  Indonesia .  Dalam bahasa  Bugis  disebut dengan Mallogo sedangkan dalam bahasa  Makassar  disebut dengan  Allogo.  Permainan mengandung makna kejujuran dan sportivitas.   Permainan Mallogo berupa  tempurung   kelapa  kering yang dibentuk  segitiga  ( logo ), lalu dipukul dengan sepotong bambu yang bentuknya seperti pemukul golf.  Dahulu Mallogo dimainkan oleh seluruh kalangan masyarakat Sulawesi Selatan, baik rakyat biasa maupun bangsawan.  Sehingga ada dua jenis logo (tempurung bentuk segitiga), yakni logo dari tempurung kelapa untuk rakyat biasa dan logo dari tanduk  kerbau ,  seng , atau  besi  yang disepuh  emas  untuk kalangan bangsawan. [1]  Mallogo (allogo) dimainkan oleh dua orang atau lebih, biasanya di halaman rumah atau pinggira...

avatar
Rickricky
Gambar Entri
Tari Kipas Serumpun - Sumatera Selatan
Tarian Tarian
Sumatera Selatan

Tari Kipas Serumpun merupakan tari kreasi yang berasal dari Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Tari ini bercerita tentang jalinan persahabatan antar masyarakat. Banyuasin sebagai salah satu kabupaten di Sumatera Selatan dikenal sebagai daerah yang ditinggali oleh banyak suku dan agama. Tari kreasi kipas serumpun inilah yang kemudian diciptakan untuk menyatukan mereka dalam kegembiraan. Tari kipas serumpun ditarikan oleh delapan orang penari yang semuanya perempuan. Sebagai tari kreasi, jumlah tersebut bukanlah patokan baku dalam tarian sehingga bisa ditambah atau dikurangi dan disesuaikan dengan besar kecil ukuran panggung. Penari kipas serumpun mengenakan baju kurung yang didominasi oleh warna keemasan sebagai ciri khas adat Sumatera Selatan. Ciri tersebut juga terlihat dari penggunaan siger sebagai penutup kepala yang biasa dikenakan oleh mempelai perempuan dalam pernikahan adat. Sesuai dengan nama tarian ini, kipas menjadi properti utama dalam pementasan. Gerak tari...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Tari Kubu
Tarian Tarian
Sumatera Selatan

Suku Kubu merupakan suku yang menetap di perbatasan antara Jambi dan Sumatera Selatan. Kehidupannya yang masih semi-nomaden di sekitar hutan Taman Nasional Bukit 12, menjadikan masyarakat Kubu masih mempunyai pola kehidupan yang homogen. Hal tersebut terlihat dari pola mata pencaharian masyarakat Suku Kubu yang masih terfokus pada kegiatan berladang dan berburu. Kedekatan masyarakat Suku Kubu dengan alam menjadikan suku yang hidup di pedalaman ini kerap memanfaatkan hutan untuk keperluan hidup sehari-hari, seperti untuk makan dan pengobatan. Kedekatan dengan alam inilah yang mempengaruhi pola pikir masyarakat Suku Kubu untuk terus memanfaatkan hutan dan terus menjaga kelestariannya. Bagi masyarakat Suku Kubu, menghancurkan hutan sama halnya dengan menghancurkan kehidupan. Salah satu bentuk ketergantungan Suku Kubu dengan alam terlihat dari upacara pengobatan tradisional, yang kerap dilakukan ketika ada seseorang yang terjangkit sakit parah. Masyarakat Suku Kubu percaya ...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Legenda Batu Cino
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Seorang nenek duduk termenung di bale yang terbuat dari bambu, sementara sorotan lampu mengarah kepadanya. Kemudian, datanglah dua orang cucu kehadapannya. Mereka meminta sang nenek menceritakan sebuah dongeng seperti yang mereka lakukan setiap ingin tidur. Lantas sang nenek dengan semangat menceritakan sebuah dongeng, dongengan itu berjudul Legenda Batu Cino. Cerita sang nenek kepada kedua cucunya tersebut menjadi bingkai pembuka bagi pementasan tari kreasi Legenda Batu Cino dari Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Legenda Batu Cino menceritakan tentang sepasang kekasih bernama Jaka dan Hasnah. Mereka mengucapkan janji setia untuk kelak membangun rumah tangga bersama-sama. Namun Jaka mengakui belum mampu untuk mewujudkan janji surganya kepada Hasnah, ia pun lantas bertekad merantau ke negeri seberang. Tak lama setelah kepergian Jaka ke negeri seberang, datanglah seorang pedagang Palembang ke wilayah Empat Lawang. Pedagang tersebut menggunakan perahu besar menyusuri Su...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Tebing Peninjauan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatra Selatan, merupakan daerah yang subur. Pada zaman dahulu, di daerah itu terdapat tiga orang raja: Pangeran Mas, Raja Kubu, dan Raja Empedu. Pangeran Mas berkuasa di wilayah Lesung Batu, Raja Kubu berkuasa di Kampung Suku Kubu, sedangkan Raja Empedu bekuasa di Hulu Sungai Nusa. Ketiganya hidup rukun dan damai. Mereka tersohor dengan kelebihan masing-masing. Pangeran Mas terkenal akan kekayarayaannya, Raja Kubu tersohor akan kesaktiannya, sedangkan Raja Empedu ternama akan kearifbijaksanaannya. Alkisah, Pangeran Mas merasa kewalahan mengurus harta kekayaaannya. Ternak kerbaunya mengalami perkembangan yang luar biasa. Meskipun sudah dibantu oleh hampir seluruh penduduk Lesung Batu, Pangeran Mas tetap saja tidak mampu mengurus kerbau-kerbaunya yang terus berkembang biak dengan pesat itu. Untuk mengatasi masalah itu, Pangeran Mas berniat untuk menggadohkan kerbau-kerbaunya. Artinya, kerbau-kerbau itu akan dititipk...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Kisah Pengorbanan Putri Kemarau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Putri Jelitani adalah seorang putri raja di sebuah kerajaan di daerah Sumatra Selatan. Suatu ketika, negeri sang Putri dilanda kemarau yang amat panjang. Keadaan yang sulit itu baru akan pulih jika ada seorang gadis yang mau berkorban dengan mencebur ke laut. Oleh karena tak seorang pun yang mau berkorban, maka dengan ikhlas sang Putri rela melakukannya demi keselamatan rakyatnya dari bahaya kelaparan. Bagaimana nasib Putri Kemarau selanjutnya? Simak kisahnya dalam cerita Pengorbanan Putri Kemarau berikut ini! * * * Dahulu, di Sumatra Selatan ada seorang putri raja bernama Putri Jelitani. Namun, ia akrab dipanggil Putri Kemarau karena dilahirkan pada musim kemarau. Ia merupakan putri semata wayang sang Raja. Ibunda sang Putri baru saja wafat. Sebagai putri tunggal, ia pun amat disayangi oleh ayahnya. Sementara itu, ayahnya adalah seorang pemimpin yang arif dan bijaksana. Negeri dan rakyatnya pun hidup makmur dan tenteram. Suatu ketika, negeri itu dilanda kemarau yang s...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
5_Asal Mula Sungai Musi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Alkisah pada zaman dahulu transportasi laut dan sungai sering sekali di gunakan untuk hubungan suatu wilayah, dan juga perdagangan. Menggunakan kapal dan perahu layar untuk transportasi dan hubungan perdangan laut. Karena transportasi laut yang lebih mudah dan murah di gunakan, dan juga transportasi laut dapat lebih banyak membawa barang. Jadi tempat – tempat strategis di jalus laut pastinya menjadi kian ramai. Bukan hanya para pedagang yang suka menggunakan transportasi ini, Bajak laut juga. Pada suatu hari di kisakah kan ada para bajak laut dari negeri china yang terdiri dari tiga perahu layar , berlayar ke selat bangka . Kawanan perompak ini di pimpin seorang kapitan , Ketika melewati muara sungai musi Palembang, karena melihat sungai musi yang lebar dan tempat nya strategis. Sang kapitan mencoba mencari nama dan informasi sungai ini di peta, setelah di cari nya ternyata nama berserta informasi sungai tidak ada di dalam peta. Para perompak itu melihat banyak perahu layar da...

avatar
Sobat Budaya