Wanita
105 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gendang Toraja
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Selatan

Toraja merupakan salah satu destinasi di Indonesia yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Hal ini dikarenakan, Toraja memiliki kesenian dan kebudayaan yang unik dan istimewa. Salah satu keseniannya yang terkenal yaitu tari-tarian yang dalam suku Toraja umumnya disebut Pa’gellu. Tarian pa’gellu tersebut terdiri dari sekumpulan wanita yang ma’gellu (menari) dan sekumpulan pria yang ma’gandang (menabuh gendang). Biasanya dalam tari pa’gellu, alat musik yang dimainkan yaitu gendang toraja, suling, katto’-katto’, la’pa-la’pa, dll. Gendang toraja adalah komponen utama dalam tari pa’gellu karena berperan sebagai pengatur irama, sehingga dalam setiap penampilan tari pa’gellu, gendang toraja selalu ada. Ibarat mesin menghidupkan mobil, begitupun gendang toraja menghidupkan tari pa’gellu. Gendang toraja ini menjadi daya tarik tersendiri bagi saya untuk lebih mendalami tentang alat musik y...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Bayao Nibalu - Sulawesi Selatan - Sulawesi Selatan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Bayao Nibalu biasanya dikeluarkan pada upacara pernikahan adat. Ada bagian dalam ritual di malam sebelum pernikahan yang bernama Appakanre Bunting. Dalam ritual ini, orangtua mempelai wanita menyuapi anak mereka dengan beberapa kue tradisional yang sarat dengan simbol dan pemaknaan. Kue Bayao Nibalu, Cucur Bayao, Sirikaya, Umba-Umba, Bolu Perca di tata dalam sebuah wadah besar yang disebut Bosara Lompo. Hampir semua kue yang digunakan berunsur manis. Barangkali manis (gula) dan telur disimbolkan sebagai lambang kesejahteraan/ kemakmuran. Kesejahteraan yang diharapkan dalam perkawinan pengantin baru.   Bahan : Kuning Telur Vanili larutan gula pasir   Bayao nibalu merupakan kue yang terbuat dari kuning telur (bebek atau ayam kampung). cara membuatnya: pertama-tama pisahkan kuning telur dengan putihnya. Pastikan kuning telur betul-betul bersih dari kulit arinya, karena hal ini dapat mempengaruhi kualitas kue yang dihas...

avatar
Isni
Gambar Entri
Batingna Lebonna
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Alkisah disebuah desa di Toraja yang bernama desa Bua,hiduplah seorang wanita cantik nan rupawan bernama Lebonna. Kulitnya putih,rambut panjang yang terurai dan hidung mancung membuat wanita ini tak tertandingi kecantikanya didesanya bahkan diseluruh penjuru Toraja pada waktu itu. Banyak pria yang ingin mempersuntingnya tapi dia selelu menolak. Akhirnya ia bertemu dengan seorang pria tampan dan pemberani,seorang ksatria bernama Massudilalong Paerengan. Perkenalan mereka lama kelamaan menjadi lebih erat dan semakin mesra hingga keduanya saling berjanji akan sehidup semati dan bila mati kelak dikuburkan bersama-sama.  Hubungan mereka sontak para pria dikampung mereka iri kepada Paerengan,begitupun dengan Lebonna banyak wanita-wanita yang iri kepadanya karena telah berhasil merebut hati Paerengan. Hari demi hari berlalu kedua sejoli ini yang sedang dimabuk asmara ini merencanakan hubungan yang lebih serius. Paerengan berencana ingin melamar Lebonna. Akan tetapi...

avatar
adhaagary
Gambar Entri
Tari Ma'Badong
Tarian Tarian
Sulawesi Selatan

Tari Ma'Badong adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Tarian ini pada umumnya diadakan diupacara kematian (Rambu Solo) yang dilakukan secara berkelompok, dimana para peserta (pa'badong) akan membentuk sebuah lingkaran dan kemudian saling berpegangan dengan cara mengaitkan jari kelingking.  Para pa'badong biasanya terdiri dari beberapa para pria dan wanita setengah baya ataupun para orang tua dengan pemimpin badong yang biasa disebut dengan Indo Badong (wanita) atau Ambe Badong (pria). Pemimpin badong lalu melantunkan syair (Kadong Badong) atau seperti riwayat hidup dari orang yang telah meninggal dimulai dari lahir hingga meninggal dengan memberikan sebuah kalimat-kalimat syair serta modus nada untuk dinyanyikan oleh semua kelompok para penari sambil berbalas-balasan. Untuk gerakannya pun mempunyai ritmenya tersendiri dalam mengikuti syair dari badong yang dilantunkan.  Pada tarian badong ada...

avatar
Aulahanim
Gambar Entri
Sanggul Simpolong Tattong - Suku Bugis - Sulawesi Selatan - Tata Rambut
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sulawesi Selatan

Simpolong artinya ‘sanggul’, sedangkan tattong artinya ‘berdiri’. Sanggul ini berbentuk tanduk. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh animisme, meskipun suku Bugis penganut agama Islam yang taat. Kerbau atau tanduk kerbau dianggap binatang yang mempunyai kekuatan gaib dan di dalam buku Kielich yang berjudul Volken Stammaen dikatakan bahwa wanita Bugis mendapat kedudukan yang tinggi dalam masyarakatnya. Oleh karena itu, secara simbolis sanggul yang berbentuk tanduk ini dapat diartikan sebagai penghargaan kepada pengantin. Simpolong tattong adalah sanggul pengantin suku Bugis.   - Aksesoris bunga sibali/ pattodo sibali yaitu bunga yang terbuat dari emas dan diletakkan pada kanan dan kiri sanggul bunga mawar, aster, melati ( bunga setaman) yang terdiri dari lima warna, diletakkan kanan dan kiri sanggul sebelah bawah kembang pinang goyang yang terbuat dari emas banyaknya tergantung dari tingkat social , bagi bangsawan 9 buah, masyar...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Tarian Ma'badong
Tarian Tarian
Sulawesi Selatan

Ma' Badong merupakan salah satu tarian adat Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Tarian ma' badong diadakan pada upacara kematian (Rambu Solo') yang dilakukan secara berkelompok, para peserta (pa'badong) membentuk lingkaran dan saling berpegangan dengan mengaitkan jari kelingking. Para pa' badong terdiri dari pria dan wanita setengah baya atau para orang tua dengan pemimpin badong yang biasa disebut sebagai Indo' Badong (perempuan) atau Ambe' Badong (Laki-laki). pemimpin badong akan melantunkan syair (Kadong Badong) atau semacam riwayat hidup dari orang yang meninggal mulai dari lahir sampai ia wafat dengan memberikan kalimat-kalimat syair dan modus nada untuk dinyanyikan oleh semua kelompok penari sambil berbalas-balasan. gerakannyapun memiliki ritme tersendiri mengikuti syair dari badong yang dilantunkan. Dalam Tarian badong beberapa hal yang menjadi keharusan sebagai tata baku badong adalah; Penari badong paling sedikit berjumlah lima orang, Syair lagu badong adalah syair yang sudah ters...

avatar
Hanna Bado
Gambar Entri
Museum Ne' Gandeng
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Museum Ne’ gandeng berada di tengah sawah. Tepatnya di Desa Palangi, Kecamatan Sa’dan Balusu. Ne’Gandeng adalah salah satu tempat wisata yang juga berada di Tana Toraja. Akan tetapi tempat wisata yang satu ini, dikenal bukan karena wisata alamnya, atau wahananya, melainkan karena Tongkonannya yang begitu banyak sehingga membuat tempat ini memiliki keunikan dari tempat wisata yang lain. Untuk lokasi sendiri, Museum Ne’ Gandeng letaknya tidak terlalu jauh dari Rantepao, hanya sekitar 10 kilometer. Transportasinya bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Tempat ini sendiri awalnya adalah tempat pelaksanaan prosesi pemakaman Ne’ Gandeng yang merupakan leluhur kampung di tahun 1994, sebagaimana yang diketahui bersama masyarakat Toraja adalah masyarakat yang menghormati leluhurnya. Kemudian dibangunlah bangunan tersebut dan lambat laun akhirnya beralih menjadi tempat wisata yang lebih menonjolkan bangunan Tongkonannya. Semasa hidupny...

avatar
Rizki Azizah
Gambar Entri
Tari Ma’badong
Tarian Tarian
Sulawesi Selatan

Tari Ma’badong hanya diadakan pada saat upacara kematian. Penari membuat lingkaran dengan mengaitkan jari-jari kelingking, Penarinya bisa pria atau bisa wanita. Mereka biasanya berpakaian serba hitam, namun terkadang memakai pakaian bebas karena tarian ini terbuka untuk umum. Tarian yang hanya diadakan pada  upacara kematian  ini hanya dilakukan dengan gerakan langkah yang silih berganti sambil melangtungkan lagu kadong badong. Lagu tersebut syairnya berisikan riwayat manusia malai dari lahir hingga mati, agar arwah si Mati diterima di negeri arwah atau alam baka. Tarian Badong bisanya belansung berjam-jam, sering juga berlansung semalam suntuk. Tarian Ma’badong bisanya dibawakan hanya pada upacara pemakaman yang lamanya tiga hari tiga malam khusus bagi kaum bangsawan di daerah Tana Toraja Sulawesi Selatan.   Sumber: https://daradaeng.com/kesenian-dan-khas-budaya-sulawesi-selatan.html

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Appakdekko, Nikmati Budaya Lewat Gema Pukulan Lesung
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sulawesi Selatan

Appakdekko merupakan salah satu tradisi yang dipegang teguh masyarakat Suku Makassar sejak dahulu kala. Jika suku Makassar menyebut tradisi ini dengan istilah Appakdekko, maka Suku Bugis biasa menamainya dengan istilah Mappadendang. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa setelah rutinitas panen padi berlangsung. Awal tahun kisaran bulan Februari, Maret atau April menjadi waktu pelaksanaannya. Dalam pelaksanaannya tersebut, tradisi ini dilangsungkan selama sehari. Biasanya dari pagi hingga sore hari. Alat yang digunakan dalam pelaksanaan tradisi Appakdekko ini berupa sebuah kayu panjang yang berbentuk seperti perahu. Kayu tersebut dinamai assung (lesung). Alat yang disediakan sebagai alat untuk menumbuk lesung berbentuk perahu tersebut adalah sebuah alu yang dipakai oleh enam orang wanita. Di dalam lesung, dimasukkan ase lolo (padi muda) sebagai bahan yang akan ditumbuk. Kemudian, terdapat satu orang laki-laki sebagai pemukul dua buah alu kecil....

avatar
Nurvayanti