Wanita
85 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kain Tenun dari Suku Boti NTT
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Nusa Tenggara Timur

Boti merupakan sebuah kawasan terpelosok di Pulau Timor yang menyimpan banyak keunikan. Wilayah ini terletak sekitar 40 km dari kota kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Letaknya yang berada di pegunungan membuat desa ini sulit dicapai sehingga tertutup dari peradaban modern dan perkembangan zaman. Salah satu keunikan Suku Boti yang akan Saya bahas pada artikel ini adalah kain tenunnya. Kain ini dibuat oleh perempuan Boti Dalam. Disebut Boti Dalam karena suku ini memang eksklusif memegang tata cara kehidupannya sendiri.    Membuat tenunan dari kapas alam adalah pekerjaan perempuan Boti Dalam sehari-hari. Peralatan yang mereka miliki cukup lengkap jika dibandingkan dengan pemintal kapas di wilayah Timor yang lain. Di desa ini, menenun merupakan sebuah syarat bagi para wanita untuk membentuk keluarga. Sebelum menikah, seorang wanita harus membuat dua buah selimut dan sebuah kain untuk diberikan kepada keluarga laki-laki. Kain inipun bukan hanya sekedar kain, tetapi...

avatar
OSKM18_16018300_Nadya Nurzuhra
Gambar Entri
Weewini
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Nenek Wini Tange, begitulah nama perempuan tua itu. Penduduk biasa memanggilnya nene' Wini tapi beberapa perempuan lebih suka menyebutnya nenek' Tange. Nenek Wini sama seperti penduduk kampungnya yang hampir seluruh hidupnya mengandalkan dari usaha berkebun dan bertani. Nene Wini juga memiliki beberapa ekor ternak peninggalan suaminya seperti ayam, babi dan kambing. Seperti halnya rumah-rumah di kampung ini yang berbentuk panggung, kandang ternak-ternaknya ada di bawah lantai rumah. Selain untuk kandang ternak, bagian bawah rumah juga digunakan untuk menyimpan kayu bakar dan peralatan-peralatan berkebun. Mencari kayu bakar di hutan adalah kegiatan lain yang juga umum dilakukan penduduk kampung, demikian juga nenek Wini apalagi setelah suami yang dicintainya meninggalkannya sendiri.  Suaminya meninggalkannya saat umur nenek Wini belum tua dan hanya meninggalkan seorang anak perempuan. Karena ditinggal mati suaminya dalam umur yang belum tua, beberapa lelaki mencoba m...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Watu Maladong
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Dahulu kala di Sumba, hiduplah seorang petani yang sehari hari mengerjakan kebun miliknya. Pada suatu pagi, sang petani yang bermaksud melihat kondisi kebunnya sangat terkejut manakala melihat tanaman miliknya hancur berantakan. Ia mengamati sekeliling dan menemukan jejak babi hutan. Sang petani tak habis pikir bagaimana babi babi itu bisa masuk ke dalam kebunnya yang sekelilingnya pagar tinggi. Pintu masuk kebunnya pun selalu tertutup dan dikunci kalau sang petani pulang ke rumah. Rasa penasaran membuat sang petani memutuskan untuk menunggui kebunnya malam itu. Dengan bekal tombak sakti warisan leluhurnya yang bernama Numbu Ranggata, sang petani duduk diam di atas sebuah pohon sambil mengamati sekeliling. Dugaan petani itu benar. Tak berapa lama ia menunggu, terdengarlah suara sekawanan babi hutan mendatangi kebunnya. Sungguh aneh, kawanan babi itu mampu menembus tembok pembatas kebunnya dengan mudah. Sang petani mengamati seekor babi yang tengah asyik memakan umbi keladi persis di...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Desa Nggela
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Nusa Tenggara Timur

Desa Nggela, Desa Adat di kaki Gunung Kelibara, Taman Nasional Kelimutu, Flores   Masih dalam lingkaran perjalanan saya di Taman Nasional  Gunung Kelimutu , setelah melihat menariknya Desa Tenda , perjalanan dilanjutkan sedikit turun kearah selatan pesisir melewati jalan kurva berbukit-bukit dengan pemandangan megahnya laut dari ketinggian, tibalah di Desa adat yang tak kalah menarik bernama Desa Nggela. Desa yang masih masuk dalam Kecamatan Wolojita (satu kecamatan dengan Desa Tenda) termasuk salah satu pemukiman adat yang masih bertahan keasliannya sampai sekarang. Disini masih bertahan 17 orang Mosalaki (pemimpin adat) dengan jejeran 15 rumah adat beratap alang-alang kering, sepertinya tampak rapuh, namun dilihat dari umurnya alang-alang terbukti kuat dengan belasan tahun terpapar hujan dan sengatan panas.                 Setelah asik memperhatikan rumah-rum...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tari Tebe
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

Tari Tebe berasal dari Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tari Tebe merupakan tarian khas masyarakat Belu dan Kabupaten Malaka yang menandakan pergaulan yang akrab di antara warga. Selain itu, Tari Tebe juga sebagai suatu luapan kegembiraan atas keberhasilan atau kemenangan. Tari Tebe diperagakan oleh para pria dan wanita bergandengan tangan sambil bernyanyi bersahut-sahutan melantunkan syair dan pantun yang berisikan puji-pujian, kritikan atau permohonan, sambil menghentakan kaki sesuai irama lagunya. Tari Tebe berakhir ketika semua penarik duduk bersilang diatas tikar besar untuk bersama-sama mencicipi hidangan ringan sebagai tanda untuk berpisah dan pulang ke rumah masing - masing. Tari Tebe yang merupakan salah satu budaya dari NTT ini biasanya dilakukan pada malam hari waktu adat pesta perkawinan atau acara lainnya. Menurut catatan sejarah, pada zaman dahulu dilaksanakan para Meo pulang dari medan perang membawa kepala musuh, kemudian dipancangkan ditengah l...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Pernikahan Suku Marae
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Adapun tahap-tahap yang harus dilewati oleh seorang pemuda dan seorang pemudi menjelang upacara perkawinan adalah sebagai berikut :  Ba’boe (Masa Pacaran) merupakan kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain. Membuka diri untuk menerima segala masukan sebagai persiapan dalam memasuki masa yang akan datang.  Lolo leten (Tahap pengenalan secara akrab) Pada tahap ini, pihak keluarga dari kedua insan pun dilibatkan karena ditahap ini, pasangan muda-mudi akan memutuskan sebuah kesepakatan penting dalam rangka perkawinan nanti. Perlengkapan yang harus disiapkan oleh si pria pada tahap ini adalah fuik (sirih) dan bu’a (pinang). Acara ini dilakukan hanya pada malam hari. Caranya ialah si pria harus ke rumah si gadis dan menyodorkan sirih pinang yang dibawanya melalui pintu depan rumah bagian atas dalam keadaan terkunci. Keduanya hanya boleh berkomunikasi tanpa bertatapan langsung antara mata dengan mata.  Labu...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tais Belu
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Timur

Menenun adalah pekerjaan, memakai adalah kehormatan   Jes A. Therik dalam bukunya Tenun Ikat dari Timur pernah menuliskan sepenggal puisi berjudul “Mengukur Tenun Nusa Tenggara Timur” dengan sajak yang begitu menggugah.   Bila kau datang berlabuh nun di tempat kami yang jauh Kau akan mendapatkan sambutan dalam kepolosan Mereka akan bersenang hati menunjukkan karya seni abadi Yang orang buta pun dapat merasa keangungannya yang luar biasa Kami tidak mengada - ada , tidak meniru semena - mena Kami tak dapat berpura - pura , tetapi dapat mengira - ngira Hanya kepada kawan , budaya ini akan kami turunkan Dan bukan kepada mereka , yang hanya merusak segala - galanya Demikianlah agar orang mengerti , apa sebenarnya citra kami Cita dan citra Nusa Tenggara Timur...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Hel Keta
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Indonesia timur salah satunya, terkenal dengan adat istiadatnya yang masih kental dipegang oleh masyarakat setempat secara turun-temurun dari para nenek moyang hingga kini. Upacara-upacara atau ritual keagamaan dan adat istiadat masih dipegang teguh dan dilaksanakan oleh masyarakat setempat. Salah satu tradisi yang masih dilakukan bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur, khususnya Kota Kupang dan sekitarnya adalah acara "Hel Keta" bagi para calon pengantin baru yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Setiap orang yang ikut dalam acara ini wajib memakai pakaian adat seperti kain beti bagi kaum laki-laki, dan kain tais bagi perempuan. Acara "Hel Keta" merupakan salah satu tahap yang harus dilalui sebelum acara malam adat untuk penyerahan mahar atau dalam istilah di Timor disebut Belis. Setelah itu dilakukan pemberkatan sah di gereja karena mayoritas penduduk asli adalah pemeluk agama Katholik dan Kristen Protestan. Acara ini biasa dilakukan sebagai simbol pertemuan an...

avatar
Aze
Gambar Entri
Rogare
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Umat Katolik di Paroki Santa Maria Mater Dei,Oepoli, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu, pekan lalu, menggelar   Rogare atau doa untuk meminta hujan agar tanaman bisa tumbuh subur di atas lahan pertanian rakyat,,karena kondisi wilayah tersebut sudah sangat memprihatinkan.umat katolik setempat melakukannya dalam bentuk Rogare (bahasa latin) atau berdoa dengan intensi khusus meminta hujan turun ke bumi. Ogare atau masyarakat setempat menyebutnya Roga biasanya diawali dengan doa dan tapa selama tiga hari (senin-rabu) oleh tua adat atau pemimpin setempat di dalam Kapela Santu Reliqi Oepoli, sedang umat lainnya melakukan selama sembilan hari.yang unik dalam Doa Roga  ini adalah tiap kutub memiliki pelindungnya masing-masing. Arah selatan adalah Nossa Senhora (Bunda Maria), Utara St Antonio Lagnio (St. Antonius Padua), Timur St Fransiskus Xaverius dan Barat St Don Louis IX. Dalam kegiatan Roga ini, peserta wanita memakai mahkota dari lingkaran batang dan da...

avatar
Aze