masyarakat adat
260 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Upacara masa kehamilan - Suku Nuaulu (Maluku)
Ritual Ritual
Maluku

Nuaulu adalah salah satu sukubangsa yang ada di Provinsi Maluku, Indonesia. Mereka mendiami salah satu pulau yang tergabung dalam provinsi tersebut, yaitu Pulau Seram yang termasuk dalam wilayah Maluku Tengah. Di kalangan mereka ada suatu tradisi yang termasuk dalam upacara lingkaran hidup individu, yaitu upacara yang berkenaan dengan masa kandungan seseorang apabila telah mencapai usia sembilan bulan. Kehamilan bagi masyarakat Nuaulu dianggap sebagai suatu peristiwa biasa, khususnya masa kehamilan seorang perempuan pada bulan pertama hingga bulan kedelapan. Namun pada saat usia kandungan seorang perempuan telah mencapai sembilan bulan, barulah mereka akan mengadakan suatu upacara. Upacara baru diadakan pada usia kandungan telah mencapai sembilan bulan karena masyarakat Nuaulu mempunyai anggapan bahwa pada saat usia kandungan seorang perempuan telah mencapai 9 bulan, maka pada diri perempuan yang bersangkutan banyak diliputi oleh pengaruh roh-roh jahat yang dapat menimbul...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Tenun Tanimbar
Motif Kain Motif Kain
Maluku

Tenun Tanimbar Maluku umumnya dihasilkan oleh para penennun perempuan yang tersebar hampir di semua desa di Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kebanyakan motif berci khas garis vertical cuku besar yang diselingi corak. Biasanya diadopsi dari bentuk hewan dan tumbuhan. Dalam buku Kain Tenun Sebagai Pengetahuan Tradisional Masyarakat Hukum Adat Maluku, Sarah S. Kauhaty menyebut ada empat puluh satu ragam corak dengan berbgai makna dalam tiap corak. Diantara motif yang terdapat pada  tenun Tanimbar Maluku adalah pohon, manusia, ikan, katkatan (alat tenun), vatvedan (penyumbat), bunga – bungaan, sair sirakas (bendera bergerigi), siaha (anjing), kembang jambangan, niri (lebah) dan lain – lain.

avatar
Chairunissa Manoto
Gambar Entri
Sasi
Ritual Ritual
Maluku

Sasi merupakan aturan adat yang menjadi pedoman setiap warga masyarakat Maluku dalam mengelola lingkungan termasuk pedoman pemanfaatan sumber daya alam.   Sasi laut disebut juga sebagai sasi labuan. Tradisi sasi laut melarang menangkap suatu jenis hewan atau tanaman untuk selama waktu tertentu. Misalnya sasi untuk ikan lompa (di Haruku), kelapa, bialola (sejenis kerang laut) dan teripang (di Kepulauan Kei). Setelah masa larangan berakhir, masyarakat Maluku dapat menangkap lagi ikan-ikan tersebut.

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Tradisi Sasi
Ritual Ritual
Maluku

·         Sasi  ;  penetapan   larangan   untuk   mengeksploitasi  sumberdaya  alam  tertentu dalam  periode waktu tertentu.       Ada 3 hal penting dalam ketentuan “hukum adat sasi”, yaitu ; 1.      Terdapat  larangan  memanfaatkan sumberdaya alam dalam jangka waktu tertentu untuk  memberi kesempatan kepada flora dan fauna untuk memperbaharui dirinya memelihara kualitas dan memperbanyak populasi sumberdaya alam tersebut. 2.      Ketentuan  sasi   tidak  saja  mencakup  lingkungan  alam, tetapi  juga  lingkungan sosial dan lingkungan buatan manusia.  Misalnya, melarang masyarakat bepergian keluar  desa  karena alasan  tertentu,  melarang   bentuk-bentuk   keramaian ...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Hukum Belo
Ritual Ritual
Maluku

Hukum Belo terkait dengan perlindungan ekosistem dari eksploitasi.  Dalam Hukum Belo kita juga diajarkan untuk melindungi ekosistem dengan menanam Belo (tiang / saham) sebagai penanda dan pelindung lingkungan sekitar pasak. Belo telah dimasukkan dan diikat dengan daun pohon kelapa itu sudah ketentuan bahwa pohon dan alam sekitarnya tidak harus dirusak oleh siapa pun. Di wilayah Maluku hukum adat adalah hukum yang berlaku saat menebang satu pohon sagu maka kita harus memiliki 10 anak sagu sebagai penggantinya. Ada juga aturan untuk tidak membuat keributan di hutan ketika pohon-pohon berbunga, karena akan mengganggu proses pembuahan dan hubungan akan jatuh.

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Sasi
Ritual Ritual
Maluku

Sasi dapat diartikan sebagai larangan untuk mengambil hasil sumber daya alam tertentu sebagai upaya pelestarian demi menjaga mutu dan populasi sumber daya hayati (hewani maupun nabati) alam tersebut, suatu upaya untuk memelihara tata-krama hidup bermasyarakat, termasuk upaya ke arah pemerataan pembagian atau pendapatan dari hasil sumber daya alam sekitar kepada seluruh penduduk setempat. Saat ini, sasi memang lebih cenderung bersifat hukum adat bukan tradisi, sasi digunakan sebagai cara mengambil kebijakan dalam pengambilan hasil laut dan hasil pertanian. Namun, secara umum, sasi berlaku di masayarakat sebagai bentuk etika tradisional. Sasi tidak berhubungan dengan ritus kelahiran, perkawinan, kematian dan pewarisan, melainkan lebih cenderung bersifat tabu dan kewajiban setiap individu dan masyarakat dalam mengelola sumber daya alam yang dimiliki. Sasi merupakan adat khusus yang berlaku hampir di seluruh pulau di Provinsi Maluku (Halmahera, Ternate, Buru, Seram, Ambon, Kep....

avatar
Oase
Gambar Entri
Ikan Kuah Pala Banda
Makanan Minuman Makanan Minuman
Maluku

Ikan Kuah Pala Banda ini merupakan kuliner khas dari Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku . Ikan Kuah Pala Banda ini merupakan salah satu kuliner kebanggaan masyarakat setempat.  Bahan dasarnya terbuat dari ikan segar, biasanya menggunakan ikan kakap atau kerapu yang dicampur dengan buah pala sebagai bumbunya. Rasanya cukup unik yakni campuran antara asam dan pedas. Pedas yang dihasilkan bukan berasal dari pedas cabai, namun berasal dari pedas merica dan bumbu rempah lainnya. Sekali mencoba, Anda pasti akan ketagihan. Konon karena rasanya yang sangat istimewa, pada jaman Belanda dulu masakan ini hanya disajikan khusus untuk para petinggi Belanda. Cara membuat makanan ini adalah sebagai berikut : Bahan 1 : 400 gr ikan tongkol/tengiri/kakap ptong bulat dan bersihkan 50 gr air asam 2 sdt garam   Bahan 2 :(haluskan) 5 buah bawang merah 1 sdt Desaku Ketumbar Bubuk 4 siung bawang putih 5 buah cabe keriting 1 sdt...

avatar
Ziahazkia
Gambar Entri
Sambal Colo Colo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Maluku

Sambal colo-colo ini merupakan sambal khas yang terkenal sangat pedas rasanya. Sambal ini merupakan sajian wajib bagi masyarakat Maluku. Sambal ini terbuat dari tomat muda, bawang merah, dan cabe rawit yang diiris tipis lalu diberi taburan garam dan disiram jeruk nipis. Tanpa diulek. Sambal colo-colo ini juga dapat ditambahkan dengan daun kemangi, irisan kenari mentah, atau rarobang. biasanya juga di tambahkan kecap manis. Bahan-bahan yang harus dipersiapkan : 10 buah cabe merah, iris kasar 6 siung bawang merah, iris kasar 2 sdm kecap manis 1 sdm mentega cair atau minyak goreng 1 sdm jeruk nipis Cara Membuat sambal ikan colo-colo : Campur semua bahan, aduk sampai rata. Hidangkan sambal sebagai pendamping ikan bakar, ditemani lalap sayur mentah, seperti terung, kacang panjang dan daun selada. Sambal Ikan Colo-Colo siap dihidangkan Tempat yang menyediakan: RM Ikan Bakar Sari Rasa Ambon Jln. Anthony Rhebok, N...

avatar
Ziahazkia
Gambar Entri
Kohu-kohu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Maluku

Kohu-kohu adalah salah satu masakan khas daerah Maluku. Kohu-kohu mirip atau sejenis dengan urap, yakni beberapa sayuran rebus atau kukus yang dicampur dengan kelapa parut berbumbu. Sayuran yang biasa digunakan adalah kacang panjang dan buncis, terkadang ada kangkung dan bayam. Kohu-kohu Ambon biasanya dinikmati bersama Singkong Rebus atau bahasa lokalnya "Kasbi Rebus". Masyarakat Ambon menjadikan kohu-kohu sebagai makanan sehari-hari, baik itu untuk dikonsumsi sekeluarga atau untuk acara perayaan besar seperti pesta pernikahan atau syukuran. Bahan-bahan: 350 gram daging ikan tongkol, dikukus 250 gram ketimun, dipotong-potong kotak 1 cm 200 gram taoge 20 tangkai daun kemangi 5 lonjor kacang panjang, dipotong 1/2 cm 1 1/4 sdt garam 1 sdt jeruk nipis 1/2 buah kelapa setengah tua, diparut kasar Bumbu yang Dihaluskan: 5 butir bawang merah 3 buah cabai merah 1 sendok teh air jeruk nipis 1 sendok teh terasi 1 1/4 sendok teh garam Cara membuat: 1. Campurkan ketimun dengan 1/2 sendok...

avatar
Dhika