Istana Amantubillah merupakan nama istana dari Kerajaan Mempawah. Nama Amantubillah berasal dari bahasa Arab, yang berarti “Aku beriman kepada Allah”. Istana yang didominasi oleh warna biru muda ini terletak di Jalan Adiwijaya RT.04 RW.12 Kelurahan Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Berdasarkan catatan sejarah, Istana Amantubillah dibangun pada masa pemerintahan Gusti Jamiril pada tahun 1761. Setelah Gusti Jamiril dinobatkan menjadi raja di Kerajaan Mempawah untuk menggantikan ayahandanya yang bernama Upu Alinu Malinu Daeng Menambon yang kelak ketika menjadi raja bergelar Pangeran Mas Surya Negara. Saat Gusti Jamiril diangkat menjadi Raja Mempawah, beliau menyandang gelar sebagai Panembahan Adiwijaya Kesuma Jaya yang berkuasa atas seluruh rakyat yang berada di daerah Kerajaan Mempawah. Belum berapa lama usai Gusti Jamiril dinobatkan menjadi Raja Mempawah, atas nasihat Mufti K...
Sejarah Puntu Mang Pihit adalah nama nenek moyang Suku Dayak Paus, beliau memperistri Tap Ya Dinekng dan memperoleh delapan anak antara lain: Kangket Ranongk Salep Dawuk Ma Lapak Entinga Ma Dagak Gire’u Ma Limpik Kae Ma Lile Suir Ma Bangau Puntu Mang Pihit. Keluarga besar dari Puntu Mang Pihit pada awalnya bermukim di Perebu, setelah pindah dari But Tembawang. Menurut sejarah Puntu Mang Pihit adalah orang yang sangat sakti, karena kesaktiannyalah Puntu Mang Pihit bisa bertahan hidup. Ia kemudian mewariskan ilmunya kepada delapan anak-anaknya sehingga mereka memiliki kesaktian seperti orang tuanya. Setelah dewasa anak-anak dari Puntu Mangpihit masing-masing mencari daerah tempat tinggalnya. Kangket pindah ke Nengeh Tehe (Muara Tehe) Balai Karangan III, anaknya bernama Ranongk dan Salep pindah ke Labak (sekarang Dusun Kampuh, Kecamatan Kembayan), Dawuk Ma Lapak dan Entinga Ma Dagak menetap di Buh Panant (Dusun Paus),...
Bujang Senang – Konon ia adalah Buaya yang sangat besar dan menguasai Sungai Batang Lupar, Sarawak. Buaya ini buaya yang sangat ganas dan banyak memangsa orang di sekitar Sungai Batang Lupar ini. Menurut legenda, ia adalah seorang Pahlawan Sakti Dayak Iban, saking saktinya tidak ada mampu yang mengalahkannya. Namun kemudian, ia dikhianati oleh isterinya sehingga ia berhasil dibunuh. Ia kemudian menjelma menjadi seekor buaya dan bersumpah akan membunuh setiap keturunan kelurga orang-orang yang membunuhnya. Mengikut cerita lisan, ilmu kebal beliau adalah air, sebab itu mereka berhasil membunuh beliau ditebingan sungai batang lupar. Mayat beliau dibiarkan telengkup (menirap). Namun dengan bantuan Dewa yang mendampinginya ketika hidup, maka mayat tersebut dijelmakan menjadi seekor buaya yang diberi nama bujang senang. Dalam sejarahnya Buaya ini dikatakan merajalela di sungai Batang Lupar sejak tahun 1941. Tidak diketahui berapa banyak orang yang telah menjadi mangsa buaya ini,...
Alkisah disuatu daerah Dayak Darat – hiduplah seroang pria bernama KALENG BURAN. Dia adalah seorang laki-laki yang sangat tampan. Nama KALENG BURAN ini memiliki arti – “MANUSIA BULAN”. Kaleng Buran ini menikahi seorang gadis bernama KUMANG. Kumang juga adalah seorang gadis yang sangat cantik jelita. Namun demikian KALENG BURAN ini memiliki suatu kebiasaan yang aneh, dimana setiap menjelang siklus bulan baru ( tidak ada cahaya bulan dilangit ), Kaleng Buran selalu pergi dari rumah dan pergi untuk bermalam di pondok ladang mereka dan ini berlangsung setiap bulan. Awalnya Kumang tidaklah begitu menaruh rasa curiga apa-apa, namun lama kelamaan, Kumang menjadi penasaran apa yang dilakukan suaminya di pondok ladang mereka itu?. Ternyata Kaleng Burang memiliki penyakit yang parah; setiap kali memasuki siklus bulan baru, tidak adanya cahaya bulan dilangit – tubuhnya akan seperti membusuk dan banyak ulat – cacing yang keluar dari tubuhnya...
Ayam arak atau yang dalam bahasa tradisional Tio Ciu disebut Koi Ciu adalah makanan tradisional suku Tionghoa asal Pontianak. Koi Ciu dimasak dengan arak dan daun kacangma. Menurut kepercayaan, makanan ini bagus untuk kesehatan tubuh,terutama untuk para perempuan Tionghoa yang baru melahirkan anak yang biasa kita sebut sebagai masa nifas. Dipercaya demikian karena koi ciu dimasak dengan arak yang dipercaya oleh orang Tionghoa manfaatnya bagus untuk kelancaran peredaran darah. Tradisi dan kepercayaan ini sudah ada turun temurun dari nenek moyang pada zaman dulu. Karena itu orang Tionghoa Pontianak biasanya tidak minum jamu untuk melahirkan dan lebih percaya makan koi ciu. Selain itu, koi ciu juga menjadi makanan di acara-acara perayaan orang Tionghoa Pontianak karena berbagai manfaat baik yang dipercaya serta rasanya yang enak. * Bahan yang diperlukan untuk membuat koi ciu : 1. Ayam 2. Daun kacangma 3. Arak putih 4. Air secukupnya 5. Garam secukupnya * Cara memasa...
Cap Go Meh merupakan hari dimana suku Tionghoa merayakan hari ke-15 dari Tahun Baru Imlek, sekaligus menjadi sebuah highlight dan menutup perayaan Tahun Baru Imlek. Pada saat Cap Go Meh, keluarga suku Tionghoa biasa merayakannya dengan makan bersama keluarga besar, entah itu di rumah maupun di restoran. Selain itu, diadakan juga parade naga dan barongsai di sekitar jalan raya, terutama di Jalan Gajahmada Kota Pontianak. Parade naga dan barongsai selalu disambut dengan meriah oleh warga setempat karena bisa menjadi hiburan yang hanya diadakan satu kali setiap tahunnya. Tidak hanya diramaikan oleh naga dan barongsai, ada juga tatung yang melakukan aksi-aksi ekstrim seperti menusuk dirinya sendiri dengan pisau dan paku, koko mei-mei Kalimantan Barat, dan masih banyak lagi. Parade ini biasanya berlangsung lebih ramai dan meriah pada malam hari, karena banyak naga yang dihiasi dengan lampu-lampu gemerlap dan bahkan ada yang glow in the dark loh ! Setelah naga...
Resep Dodol Labu Kuning Khas Pontianak, Kalimantan Barat (KALBAR) Sederhana Spesial Legit Asli Enak. Rasa dodol pastilah manis. Sebenarnya dodol labu kuning Pontianak ini hampir sama dengan resep jenang waluh khas Banyuwangi, Jawa Timur (JATIM) hanya berbeda dari beberapa bahan dan proses pengolahannya, kalau soal rasa berani diadu dan tergantung selera. Dodol labu termasuk jenis dodol buah. Dodol buah paling terkenal enak yaitu dodol buah Along. Jajanan atau makanan tradisional ini sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh dan juga cocok disajikan sebagai pendamping aneka kue-kue lebaran, karena disukai oleh tamu anak-anak karena rasa manisnya dan orang-orang dewasa atau orang-orang tua juga suka tapi biasanya tidak terlalu kuat makan dodol sebab jika kebanyakan makan dodol sakit giginya kumat. Berikut kumpulan rahasia aneka kreasi dan variasi olahan resepi dodol labu kuning ala Potianak sajian sedap istimewa lengkap dengan cara bikin sendiri di rumah ala rumahan (Homemade) yang simp...
Suku Dayak merupakan salah satu suku dari 1000an suku di Indonesia, Suku Dayak mempati wilayah di bagian Kalimantan. Suku Dayak juga mempunyai permainan tradisonal, yaitu Gabat Permainan ini dimainkan oleh beberapa anak kecil. Permainan diawali dengan menggambar sebuah bentuk di tanah dan di dalamnya dibagi-bagi menjadi kotak-kotak untuk tempat jalan pemain. Setiap pemain diharuskan mempunyai gabat atau tanda sebagai syarat permainanan. Setiap pemain harus mempunyai 1 gabat masing-masing. Gabat biasanya berbentuk pipih, dan pemain bebas memilih gabat mereka dari benda apapun yang disukainya. Biasanya yang digunakan sebagai gabat adalah batu, pecahan genteng, pecahan plafon atau bahkan kayu tipis. Ukuran gabat tidak ditentukan, sesuai keinginan pemain. Awalnya, setiap gabat diletakkan di urutan pertama jalanny...
Pada sebagian sub suku Dayak, mengenal yang namanya bersunat. Bersunat bagi sebagian Masyarakat Dayak bukan hanya untuk kesehatan, tapi juga merupakan Adat yg mempunyai ritual tertentu. Pada masyarakat Dayak Ketungau Sesat di Sekadau (Kalimantan Barat) , jaman dulu jika seseorang belum Besepie’ (bersunat) maka ia tidak boleh menduduki jabatan dalam masyarakat, sulit dapat jodoh bahkan hidupnya dikucilkan. Pada masa kini menurut kepercayaan mereka orang yg tidak Besepie’ tidak mempunyai harga diri dan dianggap belum dewasa. Besepie’ biasanya dilakukan jika anak lelaki berumur 10-15 tahun. Besepie’ dipimpin oleh seorang Manangg Sepie’ (pemimpin upacara adat Besepie’). Dan memasang sepie’ biasanya dilakukan pagi hari. Tata Cara Upacara adat Besepie’ (Bersunat) di Dayak Ketungau Sesat, Kalimantan Barat : Upacara biasa di awali dengan menggigit besi pihak yang di Sepie’ (yan...